Love Starts From The School Hall

Love Starts From The School Hall
Chapter 20



"Silence between two persons is always awkward, but not with friendship. Silence can be comfortable with friendship".


****


Saat mereka telah sampai di rumah sakit, Mark turun dan memanggil suster untuk membantu mereka.


Suster pun keluar dengan membawa kasur gawat darurat , Samuel langsung menaruh Keyla diatas kasur tersebut dan semua teman-temannya ikut membantu mendorong sampai ke  ruang VVIP.


Dokter spesialis yang selalu merawat Keyla pun segera menangani Keyla sebaik mungkin , semuanya menunggu Keyla di luar ruangan.


Tak Lama kemudian, Dokter pun keluar dari ruangan tersebut dan memberitahu keadaan Keyla.


"Samuel, sebaiknya Keyla dirawat disini dulu yaa paling sampai malam saja" ucap Dokter.


"Siap Dok, oh iya dok untuk administrasinya bisa saya urus sekarang?" Tanya Samuel.


"Oh tidak perlu Sam, Saya dan pihak rumah sakit akan memberikan penanganan terbaik untuk Keyla sampai ia sembuh" jawab Dokter.


"Apakah keadaan lambungnya semakin parah dok?" Tanya Rino.


"Lambungnya masih sedikit luka karena Keyla telat makan hingga 4 jam, untuk kalian semua saya mohon untuk mengajak Keyla makan tepat waktu karena ini untuk kesehatan Keyla juga" jawab Dokter.


"Pasti dok, tadi kita lagi ada acara dok makanya lupa" ucap Fasya.


"Ya sudah tidak apa-apa, kalian boleh menjenguknya tetapi jangan berisik ya" ucap Dokter dan meninggalkan ruang VVIP Keyla.


Setelah dokternya sudah pergi, mereka semua masuk ke dalam ruangan tersebut dan menghampiri Keyla yang masih tertidur pulas.


Mark hanya memperhatikan Keyla yang sedang tidur, tiba-tiba Rino dan Alex mendekat ke Mark dan bertanya , "Nama lo siapa?".


"gue Mark kak" jawab Mark.


"Ohh, lo beneran gapapa nih disini dulu?" Tanya Alex.


"Gapapa kok kak" jawab Mark.


"Kaku banget lu, santai aja kali" ucap Rino.


"Hahaha iyaa iyaa".


Samuel,Fasya dan Nicole berdiri tepat di samping Keyla, Samuel mengambil kursi lalu memegang tangan Keyla dan  menciumnya.


"Gue akan selalu disamping lo Key, gue akan ngelindungi lo dari siapapun yang mau nyakitin lo" ucap Samuel.


Ternyata Keyla mendengar perkataan Samuel tadi, Ia bangun lalu berkata "Lo gak sakit kan?".


Sontak saja Samuel terkejut akan pertanyaan dari Keyla karena yang ia tau bahwa Keyla masih tertidur.


"Enggak, emang cuma lo kan sahabat yang gue punya sejak bayi".


"Reza dll gak lo anggap sahabat?" Tanya Keyla.


"Mereka juga sahabat gue tapii cuma lo sahabat terbaik gue Key" jawab Samuel.


"Iyaa deh, Btw Sya,Nic. Kyra kemana? Kok ga ada disini?" Keyla mencari Kyra di sekelilingnya namun tidak ada.


"Loh kan tadi dia pergi sama kak Hema setelah dia ngebentak lo" jawab Fasya.


"Oh yaudah deh, Sam,Nic,Sya. Itu kak Rino sama kak Alex lagi ngobrol sama siapa sih? Kok mukanya ga asing ya bagi gue" ucap Keyla yang melihat ke arah Rino dan Alex.


"itu adik kelasnya Mika, namanya Mark deh kalau gak salah" jawab Samuel.


"Sok tau lo Sam" ucap Nicole.


"Yeh gue emang tau lah, tadi gue denger Mika pas nyuruh dia ikut".


"Sam , gue mau pulang gak mau disini"keluh Keyla.


"Nanti malam lo pulang kok".


Tak lama kemudian, Rino dan Alex menengok ke Keyla.


Rino,Alex dan Mark menghampiri Keyla yang masih lemas.


"Gue Mark" tiba-tiba Mark mengulurkan tangannya kepada Keyla.


Keyla menjabat tangan Mark, "Gue Keyla, salam kenal".


Mark tersenyum, "Salam kenal juga".


"Thanks" ucap Keyla.


"For?" Tanya Mark.


"Karena lo udah bantu temen-temen gue untuk bawa gue kesini" jawab Keyla.


"Santai aja".


Waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore, Fasya,Nicole,Alex dan Rino berpamitan pulang karena sudah terlalu sore dan mereka sedang ada urusan lain terutama Rino.


Setelah mereka pulang, di rumah sakit masih ada Samuel dan Mark yang menemani Keyla disana.


"Mark, lo mau gue anterin balik gak?" Tawar Samuel.


"Gak usah kak, nanti temen-temen gue kesini kok sekalian mau touring" jawab Mark.


"Gak usah panggil kak, panggilnya Samuel aja umur kita ga beda jauh kok" ucap Samuel.


"Haha siap".


"Mark, tolong jagain Keyla dulu yaa. Gue mau beli makan nih, lo mau makan apa ?" Ucap Samuel.


"Siap, gue ga usah Sam".


"Bener? yaudah gue makan di kantin sini dulu ya. Jangan ninggalin Keyla".


"Iya tenang aja".


Samuel pun segera ke kantin untuk makan karena ia belum makan dari siang, sedangkan Keyla yang sedang tertidur di temani oleh Mark.


Tidak lama Keyla tidur, ia pun bangun kembali dan ia hanya melihat Mark yang sekarang berada di sampingnya.


"Samuel kemana?" Tanya Keyla.


"Lagi makan di kantin, terus dia nyuruh gue untuk nemenin lo dulu disini" jawab Mark.


"Lo udah makan belum?".


"Udah kok tadi".


Mereka berdua pun menjadi akrab dan berbagi cerita satu sama lain, tiba-tiba saja Kyra masuk ke ruangan tersebut dan ia melihat Keyla sedang bercanda dengan cowok lain.


Alhasil Kyra memotret mereka lalu pergi dari ruangan tersebut, saat ia keluar dari rumah sakit ia bertemu dengan Mika,Khairan,Renal,Pras dan Devan yang ingin menjenguk Keyla.


"Lo abis jenguk Keyla ya?" Tanya Mika.


"Iya, tapi di dalam Keyla lagi berduaan sama cowok" jawab Kyra.


"Cowok? Siapa?" Tanya Mika.


"Yelah Mik, paling itu mah si Samuel kan tadi dia sama Samuel juga" sahut Devan.


"Bukan Sam, tapi cowok lain lumayan ganteng sih orangnya" ucap Kyra.


"Ada bukti apa lo?" Tanya Renal.


Kyra memberikan buktinya yang ia sudah foto tadi, Mika nampak terkejut dengan foto tersebut. Walaupun Mika belum pacaran dengan Keyla namun ia merasa di selingkuhi karena sejujurnya ia sangat mencintai Keyla.


Raut wajah Mika langsung berubah menjadi marah dan ia berlari menuju ruangan tersebut tanpa mengajak teman-temannya.


"Lo tuh sahabatnya Keyla apa bukan sih? Itu sama aja lo ngerusak pendekatan Mika dan Keyla!" Bentak Khairan.


"Gue emang sahabatnya, tapi semua orang tuh pada lebih khawatir dan sikapnya lebay ke Keyla. Contohnya tadi deh cuma sakit kaya gitu aja sampe pada lebay banget" jelas Kyra.


"Heh, lo tuh ga tau seberapa sakitnya yang Keyla rasain. Kalau Keyla sampe tau sifat lo yang sebenarnya mungkin dia akan nyesel pernah jadi sahabat lo!" Ucap Pras.


"Bela aja terus si Keyla sampe lo semua sukses!".


"Jangan bilang sikap lo kaya gini karena lo juga suka sama Mika?" Ucap Devan.


"Kalo iya kenapa? Masalah buat kalian?".


"Lo kan udah punya pacar" ucap Khai.


"Emang, gue cuman gak suka aja kalo Mika deket-deket sama Keyla apalagi akhir-akhir ini sikap kalian semua tuh kayak nge spesialin Keyla banget".


"Mending lo pergi ya dari sini, daripada lo gue pukul" ucap Renal.


Kyra pun langsung meninggalkan rumah sakit dan mengendarai mobil dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Devan,Pras,Khairan dan Renal menyusul Mika yang sedari tadi sudah berada di dalam.


Mika baru ketemu ruangan yang dimana Keyla dirawat, saat Mika masuk. Ia langsung menarik Mark dan memukulnya dengan sangat keras.


Keyla langsung duduk , "Mikaa! Apa-apaan sih lo".


"Dasarr playgirl!" Teriak Mika.


Samuel beserta teman-temannya tiba-tiba masuk, Samuel melihat Keyla yang ternyata sudah menangis dengan perkataan kasar yang diucapkan oleh Mika.


Pras dan Devan menghampiri Keyla yang sedang menangis, lalu Keyla memeluk Devan dengan erat.


Samuel langsung menarik Mika keluar dari rumah sakit diikuti oleh Mark,Khairan dan Renal.


Saat sudah menjauh dari rumah sakit tersebut, Samuel menonjok Mika dengan keras.


Mika membalasnya dengan penuh kekesalan, Khairan dan Renal berusaha memisahkan mereka berdua.


"Stop! Selesaiin masalah ini dengan kepala dingin Mik" ucap Khairan.


Akhirnya Mika berhenti memukuli Samuel, Samuel yang sudah babak belur di tonjok oleh Mika begitupun sebaliknya.


"Lo kenapa sih Mik? Dateng-dateng mukul Mark dan ngebuat Keyla nangis" ucap Samuel.


"Gue ga suka aja ngeliat Mark dan Keyla seromantis itu".


"Maksudnya?" Tanya Mark.


"Jadi tadi kita ketemu Kyra yang abis jenguk Keyla terus dia nunjukin foto lo yang lagi megang tangan Keyla" jelas Khairan.


"Pegang tangan? Sumpah itu gue cuma lagi minta maaf karena tadi gue bikin dia kesel" Mark menjelaskan kejadian yang ada di foto.


"Banyak omong lo!" Satu pukulan terkena pipi Mark.


"KYRAA!! AWAS AJA SAMPE KETEMU GUE!" teriak Samuel.


Samuel meninggalkan Mika sambil memegang memar di bibirnya, sedangkan Mika langsung pulang kerumahnya.


Mark diantar pulang oleh Khairan dan Renal, sedangkan Keyla di dalam masih menangis dan ditenangkan oleh Devan dan juga Pras.


Dokter pun masuk keruangan Keyla, "Keyla kenapa nangis?".


"Gapapa dok cuma mimpi buruk aja" jawab Devan.


"Keyla sudah boleh pulang, saya buatkan resep obat dulu ya".


Keyla langsung melepas infusannya dan berjalan keluar dari ruangan itu tetapi ia di gandeng oleh Devan dan juga Pras.


Ketika sudah berada di luar, ia bertemu Samuel yang sedang menutupi memar di bibirnya, Keyla langsung menarik tangan Samuel dan melihat lukanya.


"Lo berantem sama Mika?".


Samuel mengangguk , "Gausah panik, gue akan ngelakuin apa aja asal lo gak kenapa-kenapa".


"Kenapa harus berantem sih kalian? Devan, Pras tolong jelasin kejadian yang sebenarnya" ucap Keyla.


Samuel memberi kode kepada Devan dan Pras agar tidak memberi tahu Keyla dulu karena kondisi Keyla masih sangat lemah untuk mengetahui hal yang sebenarnya.


"Gue juga gak ngerti Key kenapa si Mika tiba-tiba kayak gitu, tadi gue lagi parkir mobil jadinya gatau deh" ucap Devan berbohong.


"Yaudah deh, sini Sam gue obatin dulu".


"Gak usah Key".


"Pras, gue boleh minta tolong sama lo gak?" Ucap Keyla.


"Tolong keruangan dokter gue deh, bilang minta alkohol sama kapas" ucap Keyla.


"Ok, gue sekalian ambil obat lo ya Key di ruang dokternya" ucap Pras.


"Iya , makasih ya Pras".


Pras tersenyum dan segera mengambil obat yang diperlukan oleh Keyla.


Setelah Pras meminta alkohol,kapas dan obat Keyla, ia langsung kembali ke Keyla dan memberikan apa yang diminta oleh Keyla.


Keyla pun mengobati Samuel dengan pelan-pelan, Samuel melihat ketulusan Keyla padanya dan ia sangat bahagia karena memiliki seorang sahabat yang peduli dengannya.


Samuel memegang tangan Keyla yang sedang mengobatinya.


"Ehh maaf sakit yaa".


"Makasih Key udah jadi sahabat terbaik gue".


"Harusnya gue yang makasih sama lo, karena lo selalu ngelindungi gue dan jadi sahabat terbaik dalam hidup gue".


Samuel tersenyum, Devan dan Pras pun ikut tersenyum.


"Devan maaf ya tadi gue meluk lo" ucap Keyla.


"Santai aja kali Key".


"Coba lu meluknya gue Key hahaha" goda Pras.


Semuanya pun tertawa mendengar godaan Pras, setelah selesai mengobati Keyla mereka pun langsung pulang kerumah masing-masing karena sudah larut malam.


***


Keesokkan harinya, hari dimana Samuel dan Keyla akan quality time berdua.


Keluarga Keyla sudah berada di ruang tamu menunggu Keyla turun karena ada yang ingin dibicarakan secara tertutup.


Keyla yang sudah rapi langsung kebawah untuk menemui keluarganya , Keyla langsung duduk tepat disamping abangnya.


"Papa mau bahas apa?" Tanya Keyla.


"Sepertinya kita tidak jadi berlibur ke Bali karena sedang banyak pekerjaan di kantor dan papa juga tidak tega dengan semua syarat yang papa kasih ke kalian bertiga".


"Iya pa, gapapa kok. Kan kita bisa liburan berempat kalau papa,mama dan abang lagi ada waktu senggang" ucap Keyla.


"Kamu tidak kecewa kan sayang?" Tanya Mamanya.


"Enggak lah Ma, masa karena batal liburan terus Keyla jadi kecewa".


"Syukurlah kalau kamu mengerti pekerjaan papa dan mama".


Kelvin melihat tangan adiknya yang seperti habis di infus, lalu ia bertanya "De, ini tangan kamu abis di infus?kamu sakit?".


Keyla bukannya menjawab tetapi ia malah cengar-cengir.


"Coba sini papa liat"ucap papanya.


Dan benar saja bekas infus Keyla masih terlihat jelas ditangannya, sebelum Keyla menjelaskan kepada keluarganya tiba-tiba Samuel menghampiri mereka sambil senyum-senyum.


Papa nya langsung melihat di area sekitar bibir Samuel yang banyak sekali memar , papa Keyla menghampiri Samuel dan langsung memegang wajah Samuel.


"Ini kenapa? Berantem? Papa tau kalau wajah kamu memar kaya gini?" Tanya Papa Keyla.


"Iya om sedikit , tau kok om semalam sudah Samuel jelaskan ke papa dan juga mama" jawab Samuel.


Papa Keyla mengajak Samuel untuk duduk dan menjelaskan kejadian kemarin.


Samuel pun menjelaskan secara rinci dari awal Keyla masuk rumah sakit hanya beberapa jam sampai ia berantem dengan Mika, namun Samuel tidak menjelaskan sebab ia berantem dengan Mika.


Papa, Mama dan Abang Keyla paham akan apa yang dijelaskan oleh Samuel, papanya hanya berpesan kepada Samuel "jika mempunyai masalah maka selesaikan dengan kepala dingin dan tidak perlu mengotori tangan untuk bertengkar".


Pesan dari papanya Keyla akan selalu di ingat oleh Samuel, setelah itu Samuel meminta izin kedua orang tua Keyla untuk mengajak Keyla pergi.


Samuel pun mendapat izin dari orang tua Keyla ,mereka pun langsung berangkat menuju suatu mall terbesar di Jakarta untuk menghabiskan waktu bersama.


Diperjalanan Samuel dan Keyla benar-benar quality time, mereka bernyanyi bersama,tertawa bersama sampai akhirnya mereka sudah sampai di basement mall tersebut.


Mereka pun segera turun dari mobil dan masuk ke mall tersebut.


"Mau kemana dulu nih Key?" Tanya Samuel.


"Nonton dulu yuk abis itu kita main timezone" jawab Keyla.


Samuel tersenyum dan merangkul Keyla, "Yuk untuk sahabat terbaik gue yang gemas ini".


Mereka pun menuju bioskop, setelah sudah sampai di bioskop Samuel membeli 2 tiket nonton film horror dan ternyata mereka harus menunggu terlebih dahulu sekitar 2 jam-an.


Akhirnya mereka duduk di tempat duduk yang telah disediakan oleh pihak bioskop untuk menunggu, Samuel memotret Keyla yang sedang duduk lalu ia memposting nya di status whatsapp dengan caption "Ngedate dulu sama best friend 😂".


Keyla yang sedang membuka whatsapp langsung melihat status Samuel dan ternyata itu adalah fotonya,Keyla membalas status Samuel dengan memotret Samuel yang sedang duduk di sampingnya.


Potret-an Keyla sangat lah bagus, ia langsung menguploadnya dengan caption "Foto guenya diem-diem si nih gue bales awokwok".


Samuel pun langsung menghampiri Keyla setelah ia membuka status Keyla, mereka bercerita tentang masa kecilnya hingga mereka bertengkar dan sampai saat ini.


Tak terasa sudah 2 jam mereka mengobrol dan tertawa bersama, jam tayang film nya sudah dimulai. Mereka pun segera masuk ke studio untuk menonton.


Setelah selesai menonton, mereka langsung pergi ke area bermain untuk seru-seruan disana.


Pertama-tama Keyla mengajak Samuel untuk tanding Basket dan memiliki peraturan tersendiri, jika skornya lebih banyak maka yang kalah harus traktir makan.


Mereka bermain dengan sangat bersemangat dan penuh kebahagiaan, akhirnya skor Keyla lebih besar dari pada Samuel.


"Traktir gue makan apa yang gue pengen yaa Sam".


"Iya Keyla, ayuk main yang lain dulu nanti hukumannya baru kita kerjain" ucap Samuel.


Mereka pun tertarik oleh permainan balap mobil dan siapapun yang kalah harus membelikan style dari baju hingga sepatu, keduanya menyetujui apa yang telah mereka sepakati.


Mereka bermain dengan sportif sampai akhirnya pemenangnya itu Samuel, otomatis Keyla harus membelikan style untuk Samuel dari baju sampai sepatu.


Setelah selesai balap mobil, Keyla mengajak Samuel untuk bermain permainan lainnya yang jauh lebih seru.


±4 jam mereka telah menghabiskan waktu di area bermain, mereka memutuskan untuk pergi ke suatu restoran untuk makan terlebih dahulu lalu mereka pergi ke suatu toko baju hingga sepatu yang dimana toko tersebut adalah toko favorit Keyla.


Setelah sampai di toko favorit Keyla, Keyla sedang sibuk mencari style yang cocok untuk Samuel, namun Samuel sibuk sendiri  mencari sesuatu untuk Keyla.


Tak lama kemudian, Keyla telah selesai memilih, Keyla mencari Samuel yang ternyata berada di area baju perempuan.


"Sam, ngapain disini?nih coba pake deh baju yang udah gue pilih" ucap Keyla dan memberikan beberapa potongan baju.


Samuel menerima bajunya dan segera berganti di fitting room, sedangkan Keyla mencari baju yang cocok untuknya dan ia berniat untuk membelikan ketiga sahabatnya itu.


Samuel masih mencoba-coba bajunya, Keyla sudah menemukan baju yang cocok untuk dirinya sendiri,untuk Fasya, untuk Nicole dan juga untuk Kyra.


Ia juga tak lupa membelikan baju untuk kedua orang tuanya, abangnya bahkan kedua orang tua Samuel.


Setelah selesai memilih beberapa style untuk keluarganya, ia menghampiri fitting room tempat Samuel berganti pakaian.


Tak lama kemudian, Samuel keluar dengan fashion yang dipilihkan oleh Keyla.


"Woww, you look so handsome" ucap Keyla.


"Iya dong kan style by best friend gue" ucap Samuel.


"Yeh bisa aja, yaudah yuk bayar".


"Tunggu, lo harus cobain baju ini dan sepatunya juga" ucap Samuel dan memberikan 2 style beserta sepatu.


Keyla langsung mencobanya, tak lama kemudian ia keluar dari fitting room tersebut. Samuel terkejut akan kecantikan Keyla yang menggunakan style darinya.


"So pretty girl" ucap Samuel.


"Thank you my the best friend".


Akhirnya Keyla mengganti pakaiannya lagi dan mereka berdua pergi ke kasir untuk membayar baju yang telah mereka pilih.


Keyla memberikan 2 totebag kepada Samuel, Samuel menerimanya namun ia heran.


"Untuk siapa? Kan ini udah Key" tanya Samuel.


"Untuk orang tua lo lah" jawab Keyla.


"Thank you, terus ini lo beli banyak banget buat siapa?" Tanya Samuel lagi.


"Ini untuk orang tua gue, yang ini untuk bang Kelvin, yang ini untuk Fasya,yang ini untuk Nicole, ini untuk gue dan yang ini untuk Kyra" Keyla menjelaskan 1 persatu totebagnya.


"Lo emang bener-bener sahabat terbaik banget Key" ucap Samuel dan tersenyum kepada Keyla.


Keyla hanya tersenyum dan langsung meninggalkan Samuel dibelakangnya.


"Lo gak tau sifat Kyra yang sebenarnya Key, Kyra itu fake friend Key, dia nusuk lo dari belakang. Tapi lo masih baik banget sama dia" ucap Samuel dalam hati.


Keyla yang melihat disampingnya tidak ada Samuel, sontak ia menengok ke belakang dan ia langsung menarik tangan Samuel yang hanya terdiam di tempat.


"Lo ngapain diem disitu si Sam? Mikirin apa emang?" Tanya Keyla.


"Mikirin lo" jawab Samuel.


Keyla mencubit Samuel, "Bisa banget gombalnya, ehh nonton konser yuk".


"Dimana? Emang lu ada tiketnya?" Tanya Samuel.


"Ada 2 nih" jawab Keyla dan memperlihatkan tiket konser VVIP.


"Yaudah ayuk".


Mereka pun bergegas ke tempat konser artis inggris, setelah sampai disana ternyata ia sudah disambut oleh security dengan baik dan menunjukkan tempat parkir VVIP yaitu tepat di samping mobil artis tersebut.


Sesudah memarkirkan mobilnya, security tersebut mengantarkan Samuel dan Keyla untuk duduk di tempat yang sudah disediakan.


Saat mereka sudah duduk, ternyata ada 2 orang crew nya memberikan dua kaos dan memberikan dua gelang spesial. Mereka hanya menerimanya lalu tersenyum.


Tak lama kemudian konser di mulai, Samuel dan Keyla ikut bernyanyi dengan kebahagiaan, mereka seperti melepas beban pikiran yang berada di otaknya.


Setelah selesai, security mengajak mereka berdua untuk ke ruang istirahatnya artis-artis inggris. Saat mereka berdua masuk, mereka pun bertemu dengan Shawn Mendes,Ariana Grande,Justin Bieber,Ed Sheeran,Bruno Mars.


"Hello" ucap Keyla malu-malu.


"Hi pretty" sahut Shawn Mendes.


Mereka pun berfoto bersama, berbagi cerita, bercanda-canda bersama sampai akhirnya Samuel dan juga Keyla lupa waktu bahwa hari sudah semakin larut malam.


Akhirnya mereka berdua pamit pulang dan Samuel segera mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi karena ia izin ke papa Keyla sampai jam 10 malam tetapi ini sudah hampir jam 11 malam.


Setelah sampai dirumah Keyla, Mereka turun dan langsung masuk kerumah Keyla.


Sebelum Samuel pulang, ia meminta maaf kepada kedua orang tua nya lalu Samuel diterima maafnya dengan sangat baik, Samuel pun merasa lega akhirnya ia pulang kerumah.


Ia meminta Keyla untuk berangkat ke sekolah bersama besok pagi, karena ia tidak mau berangkat sendirian.


Keyla memberikan totebag kepada orang tuanya dan juga abangnya, lalu ia pergi ke kamar untuk beres-beres buku dan tidur.


***


Heii gengskii🙌


Ini adalah part spesial Samuel dan juga Keyla.


Gimana-gimana seru ga?


Oh iya kira-kira persahabatan Keyla dan Kyra gimana ya?


Dan bagaimana ya reaksi Keyla saat tau sifat Kyra yang asli?


Tunggu di part selanjutnya ❤


Jangan lupa Vote dan follow author 😘


Hope you enjoy this story 💋


and


Happy Reading gengski📖