Love Starts From The School Hall

Love Starts From The School Hall
Chapter 28



^^^"The truth is not always beautiful, or beautiful words the truth." - Lao Tzu, Tao Te Ching.^^^


...*** ...


Weekend terakhir pun tiba, Andika sudah menjemput Keyla sejak pukul 10 pagi karena Meira mengajaknya untuk sarapan bersama.


Style Keyla hari ini memakai rok levis selutut, sweater crop soft pink, memakai sepatu sneakers berwarna putih,membawa sling bag kecil berwarna soft pink dan dengan rambut di curly.


Keyla sudah rapi,  ia pun turun kebawah menemui keluarganya serta menemui Andika yang sudah sedari tadi menunggu dirinya.


Seperti biasa rutinitas pagi di keluarga Keyla yaitu saling menyapa,mencium pipi dan kening serta memberikan pelukan hangat.


"Lo beneran gapapa kan Dik nemenin gue ke Pras?" Tanya Keyla untuk memastikan.


"Bawel lo, gapapa lah lagi pula gue gabut dirumah doang ditambah bokap gue nyuruh bawa mobil kan momen yang bagus gue dibolehin bawa mobil" Jawab Andika.


Keyla tertawa kecil,  Adit pun bertanya pada Andika.  "Kamu selama ini gak boleh bawa mobil? Terus sekolah nya di anter?".


"Naik motor om, sebenernya boleh cuma ya gitu om kadang saya nya suka ga kenal waktu kalo udah bawa mobil jadi jarang di bolehin" Jawab Andika.


Adit hanya menggelengkan kepala dan tersenyum karena ia juga merasakan saat membolehkan Kelvin membawa mobil,  maka Kelvin akan pulang larut malam.


"Samuel tumben gak mau ikut de,kemana dia?" Tanya Kelvin.


"Ada acara keluarga bang" Jawab Keyla.


"Lagi sih masih SMA udah pacaran serumit itu kalian, gue pacaran jarang ada problem" Sahut Kelvin.


Keyla mencubit lengan abangnya, "Bang mending buruan nikah deh biar pisah rumah terus Key dapet keponakan".


"Sabar lah urusin aja dulu hubungan lu sama Mika Yang rumit banget" Ledek Kelvin.


"PAPAA... MAMAA...  Abangg tuhh ihh ngeselinn" Keyla merajuk kepada kedua orang tuanya.


Adit dan Meira hanya tertawa melihat tingkah kedua anaknya karena mereka jarang sekali terlihat akur,  sekalinya akur hanya beberapa menit saja.


Mereka pun melanjutkan sarapannya dan beberapa menit kemudian, waktu sudah pukul set 11.


Keyla mengambil ponselnya dan segera menghubungi Pras untuk bertemu jam 11 di Cafe seperti biasa dan tak Lama Pras langsung mengangkat telponnya.


-On Call-


Pras : Iya kenapa Key?


Keyla : ketemuan di Cafe biasa aja ya jam 11.


Pras : Oke, gue kontek Mark sama William ya.


Keyla : Iyaa Pras, gue mau kontek Nicole sama Ka Rino dulu.


Pras : Oke siap,  See you Key.


Keyla : See you too.


-End Call-


Keyla langsung menghubungi Rino karena Rino Yang akan menjemput Nicole dirumahnya.


3 kali panggilan baru di angkat oleh Rino.


-On Call-


Keyla :  Halo,  Kak Rino sudah jemput Nicole belum?.


Rino : sudah nih lagi nunggu dia belum turun juga.


Keyla : Oke nanti langsung ke Cafe biasa ya kak.


Rino : Iya adikku.


-End Call-


Andika sedang bermain game online di samping Keyla,  Keyla menoleh ke arahnya dan memperhatikan style Andika hari ini.


Style Andika hari ini adalah memakai kaos hitam pendek, memakai celana levis, memakai jaket kulit hitam dan memakai sneakers warna putih.


Ia baru kali ini melihat penampilan Andika yang rapi dan keren karena biasanya Andika hanya menggunakan kaos dan levis saja.


Andika yang merasa diperhatikan oleh Keyla langsung menoleh ke arahnya, "Key kenapa?  Kok ngeliatnya kayak gitu banget?  Jelek ya? ".


"Gapapa,  tumben rapi biasanya ga serapi ini Lo" Jawab Keyla.


"Iya lah masa gue pake baju tidur" Sahut Andika.


Keyla hanya tertawa, sedangkan di rumah Nicole sudah ada Rino Yang menunggunya sejak tadi dan akhirnya Nicole pun turun dari kamarnya.


Style Rino hari ini adalah memakai hoodie putih dengan celana levis,  memakai topi hitam dan juga memakai kacamata being miliknya serta memakai sneakers berwarna putih biru.


Sedangkan Style Nicole hari ini adalah memakai sweater over-sized berwarna soft blue dengan bawahan rok levis selutut, dengan rambut di ikat satu dan memakai sneakers berwarna putih.


Rino dan Nicole pun segera pergi ke Cafe tersebut begitupun dengan Keyla bersama Andika.


—————


Andika menyalakan musik agar mobilnya tidak hening. Namun, ia melihat ke arah Keyla yang sedang melamun sambil memegang ponselnya.


"Lo kenapa ? Jangan ngelamun tar kesambet lo haha" Ucap Andika yang hendak menghibur Keyla.


Keyla menoleh,  "Gue takut sama kebenarannya nanti Dik,  gue cuma takut ga bisa nerima karena gue terlalu sayang sama Mika".


"Daripada Lo selalu di gentayangi oleh kebohongan dan rasa penasaran, apapun itu lo harus bisa nerima Key. Inget, lo ga sendiri Key. Lo tuh punya kita semua jadi jangan takut ya" Andika berusaha membuat Keyla tenang.


Keyla hanya tersenyum, ia terus memperhatikan ponselnya yang sama sekali tidak ada notif dari pacarnya.


Akhirnya Andika mengambil ponsel Keyla dan menaruhnya di dashboard mobil dan ia juga menyuruh Keyla untuk lebih bersenang-senang.


Tak Lama kemudian, mereka telah sampai di Cafe tersebut segeralah Andika memarkirkan mobil miliknya dan ternyata diparkiran sudah ada Nicole yang bersama Rino.


Mereka berdua turun dari mobil dan menghampiri Nicole dan juga Rino.


"Ka Rino, gue boleh minta something sama lo?" Tanya Keyla.


"Pasti lagi gelisah ya, gue tau kok lo minta apa" Jawab Rino.


Rino pun langsung memeluk Keyla dengan erat serta mencium kening Keyla, Rino sudah mengetahuinya karena setiap dia sedang galau atau takut pasti ia meminta peluk.


Karena Keyla menganggap Rino sebagai abangnya dan menurut Keyla, Sifat Rino yang  mirip dengan Kelvin dan ia merasa aman berada di pelukan Rino.


Rino mengelus kepala Keyla, "Lo tenang aja ya, kakak akan selalu ada buat kamu".


Keyla yang sudah merasa lebih tenang dan akhirnya ia melepaskan pelukannya dengan Rino.


Mereka semua masuk ke dalam Cafe dan segera memesan cemilan serta memesan minuman.


Setelah mereka sudah memesannya, Pras,Mark dan William pun masuk ke dalam Cafe dan segera menghampiri meja yang sudah ada Keyla.


Pras duduk tepat di depan Keyla dan sebelum berbicara mereka bertiga memesan makanan serta minuman terlebih dahulu.


Mata Mark terus memperhatikan Keyla, karena menurut Mark. Mika sangat salah sudah menyia-nyiakan hati tulus Keyla.


"Kenapa diem aja? Jadii apa yang kalian ingin kasih tau tentang kebenarannya?" Ucap Rino mencairkan suasana Yang sangat hening.


Pras mulai menceritakan semuanya yang sudah ia tahan berminggu-minggu hanya demi menutupi sifat asli Mika dan hari ini ia sudah tidak bisa menahannya.


Mata Keyla sudah mulai berkaca-kaca mendengar semua penjelasan Pras tentang pacarnya itu.


Setelah Pras sudah menjelaskan semuanya,  ia memegang tangan Keyla dan menghapus air mata Yang berhasil jatuh.


"Sekarang keputusan ada di tangan lo Key, lo mau bertahan sama dia atau putus. Gue disini cuma ngasih tau kebenaran aja, jangan nangis Key lo harus tetap senyum" Ucap Pras.


Keyla tersenyum sedikit, "Gue akan tetap bertahan walau nantinya gue bakal sakit sendiri".


"Enggak Key, lo gak bakal sakit sendirian kok. Menurut gue, lo gak usah hubungi Mika lagi dan kalau lo ada waktu luang usahain lo jalan sama Andika biar si Mika liat" Sahut Nicole.


"Caranya biar Mika liat gimana Nic?" Tanya Pras.


"Ya Lo kan sahabat deketnya Mika, lo kasih tau keberadaan Mika dan kasih tau Keyla lah" Jawab Nicole.


"Gue gak setuju Nic sama cara lo, itu sama aja gue stalker-in dia dong" Ucap Keyla.


"Gue punya cara lain Key" Sahut Mark.


"Apa?".


"Kan Pras punya jas nih, besok lo balikin jas Pras tapi lo ajak Andika" Jawab Mark.


"Kalo kayak gitu nanti ujung-ujungnya gue yang kena" Ucap Pras.


"Kenapa harus gue?" Tanya Andika.


"Karena cuma lo yang bisa bikin Mika cemburu, kalo Samuel atau Reza dia udah tau lagipula mereka udah punya pacar" Jawab Pras.


"Oke, gini deh besok Keyla sama gue ke sekolah kalian untuk ngasih buku ke Pras" Saran Andika.


"Buku apa?" Tanya William.


Keyla berpikir sejenak, ia punya note book yang belum di tulis sama sekali dan ia berniat untuk mengisi semua itu dengan semua curhatan hatinya untuk Mika.


"Gue tau, gue titip buku yang berisikan tentang Mika semuanya dan lo boleh kasih itu ke Mika tapi jangan langsung di kasih ya" Jawab Keyla.


"Eh iya tapi gue gak bisa besok dan besok gue tetep kesekolah kalian sama Andika dengan memberikan buku SNMPTN ke Pras" Sambung Keyla.


"Nah boleh tuh, kebetulan yang Mika tau gue belum beli buku SNMPTN" Ucap Pras.


Sejenak mereka semua melupakan hal Yang membuat Keyla merasa sedih, mereka mengobrol serta tertawa bahagia.


Mereka menghabiskan waktu di Cafe sangat lama dan tiba-tiba ada 4 pengunjung yang berhasil menarik perhatian Keyla dan kawan-kawan.


"Itu kan Devan,Khairan,Mika sama Amel" Mark menunjuk ke arah pengunjung yang baru datang.


Dan benar saja ternyata itu adalah Mika, Amel, Devan dan Khairan yang ingin bersantai-santai di Cafe ini juga.


Dari kejauhan,  Mika melihat ke arah Keyla dan ia menghampiri mereka serta di ikuti oleh Amel, Devan dan juga Khairan.


"Pras" Panggil Mika.


Pras menoleh ke arah Mika tanpa berkata apapun.


"Oh pantes tadi gue ngajak lo untuk jemput Amel dan nongkrong bareng tapi lo nolak, ternyata lo mau nongkrong bareng pacar gue" Omel Mika.


"Gue udah janji sama Keyla duluan, karena gue bukan lo yang seenak jidat batalin janji" Sahut Pras.


Pras,Mark dan William sudah diberitahu oleh Rino agar tidak takut dengan Mika karena biar bagaimana pun juga Mika hanya lah teman bukan orang tua mereka.


"So,  lo ngapain kesini dan ngajak Amel di depan pacar lo?" Celetuk Nicole.


"Ini tempat umum jadi bebas dong ngajak siapa aja,  iya tau Keyla emang pacar gue kok" Sahut Mika.


Amel merangkul tangan Mika, "Udah yuk jangan disini ganggu suasana".


Keyla yang melihat hal itu hanya terdiam membeku dan Andika mengenggam tangan Keyla agar ia lebih tenang.


"Key, besok pagi berangkat bareng ya tapi sama Amel juga" Ajak Mika.


Pikiran Keyla campur aduk, ia bingung harus menerima ajakan Mika atau bahkan menolaknya.


Tanpa bertanya pada semua sahabatnya, akhirnya Keyla menerima ajakan Mika walaupun ia pasti akan sakit hati.


"Iya Mik" Jawab Keyla singkat.


"Mik, otak lo isi nya apa sih? Kok segitu teganya lo jemput pacar sendiri tapi bareng mantan lo yang masih sayang sama lo?" Ketus Rino.


"Gak usah sok tau deh lo, yang penting dia masih jadi pacar gue kan".


"Oh iya Andika, sebenernya lo deketin Keyla ada maksud tertentu ya?" Sambung Mika.


"Mending lo makan di meja sebelah sana aja ya, disini gak undang tamu baru yang bikin sakit hati anak orang" Celetuk Andika.


Khairan tidak mau terjadi pertengkaran di Cafe ini akhirnya ia mengajak Mika serta yang lainnya untuk duduk di meja yang berbeda.


Keyla yang terus memperhatikan sikap Mika dengan Amel yang sangat romantis bahkan sikap itu tidak diberikan kepada Keyla.


Tanpa disadari Keyla menjatuhkan air matanya, Pras yang melihat air mata Keyla terjatuh dengan sigap langsung menghapus air mata itu dengan tangannya.


"Simpan air mata lo buat kebahagiaan lo nanti Key, jangan nangis lagi ya Key" Ucap Pras sambil mengelus kepala Keyla.


Pras sudah menganggap Keyla sebagai  saudaranya sendiri dan sama sekali tidak punya perasaan cinta terhadap Keyla.


"Thanks ya Pras lo selalu ngerti posisi gue" Ucap Keyla.


Pras tersenyum, "Sama-sama Key".


Pemandangan yang sangat tidak enak membuat air mata Keyla terus terjatuh.


Andika mengajak Keyla untuk pergi dari Cafe itu, "Key, mending kita pergi dari sini aja yuk. Gak baik buat mata lo".


"Enggak Dik, kalo gue pergi berarti gue lemah" Tolak Keyla.


"Daripada galau mending kita main games aja yuk gimana?" Tawar Rino.


"Boleh tuh boleh sekalian ngebuat Keyla lupa sama sikap pacarnya yang gak tau diri itu" Sindir Nicole.


Keyla mencubit tangan Nicole, "Nic, jangan kaya gitu biarin aja".


Nicole malah semakin senang menyindir Mika karena Mikanya menoleh, "Heran aja gitu ada orang yang nyia-nyiain perasaan lo Key".


Kali ini muka Mika berubah , ia langsung menghampiri Nicole yang terus menyindir dirinya, "Maksud lo ngomong gitu apa ya?".


Nicole tertawa, "Ngerasa ya? Aduh maaf ya ga bermaksud nyindir lo".


"Gak bermaksud? Terus kenapa mata lo selalu ke gue? Kalo ga seneng sama gue tuh bilang!" Bentak Mika.


"Santai aja kali, balik sana ke meja lo. Ganggu permainan kita aja" Ucap Nicole.


Mika melihat ke arah Keyla, "Nanti malam gue kerumah".


Keyla hanya mengangguk dan tersenyum kepada pacarnya.


Akhirnya mereka pun melanjutkan permainan yang di rekomendasikan oleh Rino dan mereka bermain sampai pukul  4 sore dan mereka pun pulang.


—————


Pukul 18:00 WIB


Mika mendatangi rumah pacarnya seorang diri karena ia sadar bahwa sudah Lama belum pernah berduaan lagi dengan Keyla.


Ia menekan bel rumah Keyla dan keluarlah bibinya serta mempersilahkan Mika untuk masuk ke dalam.


Bibi pun memanggil Keyla yang sedang menulis semua tentang Mika di dalam note book yang akan diberikan pada Pras nantinya.


Keyla segera menemui sang pacar yang sudah menunggunya, seperti biasa setiap bertemu Mika selalu mencium pipi Keyla dan Keyla mencium pipi Mika juga.


"Aku minta maaf ya kalo sikap aku tadi bikin kamu sedih" Ucap Mika.


Keyla tersenyum, "Gak apa-apa kok, btw aku bikin minum sama ambil cemilan buat kamu dulu ya".


Keyla yang hendak pergi ke dapur.Namun, tangannya di pegang oleh Mika, "Gak usah kan ada bibi, kamu disini aja sama aku".


"Boleh nanya sesuatu gak sama kamu? Tapi kamu jangan marah ya" Ucap Keyla.


"Iya enggak, tanyakan apapun akan aku jawab Key".


"Kamu masih sayang Amel ya?" Tanya Keyla.


"Enggak kok, masalah tadi ya karena kita baru ketemu jadi gitu deh" Jawab Mika santai.


Keyla pura-pura percaya sama Mika karena ia sudah tahu semua kebenarannya dari Pras dan juga William.


Memang saat ini mereka berdua saling berbagi cerita indah dan sangat romantis, rasanya Keyla ingin terus seperti ini.


Tapi tiba-tiba Amel memberi tahu Mika lewat WhatsApp bahwa ada tugas yang harus segera diselesaikan, akhirnya Mika berpamit pulang.


Setelah Mika pulang kerumah, Keyla melanjutkan tulisannya yang tadi sampai ia tertidur pulas di meja belajarnya.


...***...


Pagi harinya, Kelvin diminta Meira untuk membangunkan sang adik yang masih tertidur karena sekarang sudah pukul 05:30 WIB.


Kelvin masuk kedalam kamar, sebelum ia membangunkan Keyla ia melihat buku yang berada di dekat Keyla.


Ia mengambilnya dengan sangat hati-hati, lalu ia membacanya dan baru 2 lembar ia membaca, tiba-tiba Keyla terbangun.


Kelvin langsung pura-pura merapihkan buku yang ada di sekitar Keyla, "Akhirnya lo bangun juga, mandi gih cepet. Papa sama Mama udah nunggu dibawah".


"Iya bang" Jawab Keyla yang masih setengah sadar.


"Bang Kelvin tunggu di bawah ya sayang".


Kelvin segera keluar dari kamar Keyla serta ia langsung menemui kedua orang tuanya yang tengah mengobrol di meja makan.


Keyla langsung bersiap-siap, sebenarnya ia malas bersekolah jika harus di jemput oleh Mika. Ia malas karena di dalam mobil ada Amel juga.


Beberapa menit kemudian, Keyla sudah rapi dengan rambut di gerai dan memakai hiasan rambut yang membuat dirinya semakin cantik.


Ia tidak lupa membawa topi karena hari ini akan melakukan upacara bendera.


Ia pun menemui kedua orang tua serta abangnya yang sudah menunggu dirinya sejak 40 menit yang lalu.


Seperti biasa hal yang dilakukan dalam keluarganya dan Keyla langsung menyantap sarapannya karena sebentar lagi Mika akan menjemput dirinya.


Benar saja 5 menit kemudian, Bibi memanggil Keyla untuk berangkat karena di depan sudah ada Mika dan akhirnya ia berpamitan dengan keluarganya dan juga bibinya.


Dan Keyla langsung menghampiri mobil Mika.


Mika pun turun dari mobil, "Key, kamu duduk di belakang aja ya soalnya Amel gak mau pindah tempat duduk".


Keyla menuruti perkataan Mika dan mereka pun segera berangkat ke sekolah.


Di dalam mobil, Mika sama sekali tidak mengajak Keyla bicara. Ia terus mengobrol dengan Amel dan Keyla memasang earphonenya.


Ia membuka ponsel nya dan sudah ada banyak notif.


Kak Rino (4 Messages)


Nicolecola candy (3 Messages)


Facaa (3 Messages)


Samuel kuelwel (6 Messages)


Andika dikk (5 Messages)


Kyrain Kyrann (4 Messages)


Salsa dance uwu (2 Messages)


Ia pun membalas satu persatu, pertanyaan mereka semua hampir sama yaitu 'Lo beneran dijemput Mika sama Amel?'.


Saat ia membalas semuanya off kecuali Rino dan Andika.


...*On Chat*...


Andika dikk


Lo dicuekin dia?


Keyla


Iyaa dikaa udah lah biarin


Andika dikk


Knpa lo nrima ajakan dia si Key?


Keyla


Gue ga ada pilihan lain


Gue sayang dia Dik


Andika dikk


Tp bikin lo skit hati Key


^^^Keyla^^^


^^^Gue kuat ko ngadepin ini semua^^^


Andika dikk


Yaudah kita tunggu di kelas ya


^^^Keyla ^^^


^^^Iya siap^^^


...*End Chat*...


Keyla langsung membuka balasan dari Rino.


Kak Rino


Jangan bilng skrng lu nangis


^^^Keyla^^^


^^^Sok tau lu kak^^^


^^^Gue ga akan nangis dpn Amel. ^^^


Kak Rino


Gue tunggu lu di Aula


Keyla hanya membaca pesan dari Rino, ia sangat bersyukur memiliki sahabat serta kakak kelas yang sangat menyayangi dirinya.


Ia menutup layar ponselnya dan menatap Mika dari belakang, Mika sama sekali dia menoleh kearahnya.


Saat sudah dekat dengan sekolahnya, ia tidak tahan melihat pacarnya yang terus bercanda dan tidak menganggap kehadiran dirinya.


Ia pun berkata, "turunin gue disini aja, gue bisa jalan kaki".


Mika langsung merem mobilnya, "kenapa? Tanggung Key dikit lagi sampe".


Keyla langsung membuka pintunya dan sebelum keluar dari mobil ia berkata, "gak perlu, percuma gue udah kaya gak di anggap disini".


Mika terdiam kaku saat pacarnya berkata seperti itu, ia sadar karena sedari tadi Keyla di biarkan saja sedangkan dirinya asik mengobrol dengan Amel.


Keyla berlari menuju sekolah dengan nafas terengah-engah serta meneteskan air mata nya, Mika langsung menuju ke sekolahnya.


Saat sudah sampai di sekolahnya, untungnya Rino tidak ada di aula karena kebetulan guru memanggil dirinya.


Akhirnya Keyla langsung menuju toilet wanita untuk melampiaskan semua rasa sakit hatinya pada Mika, ia terus menangis di dalam toilet.


Di kelas Keyla.


Semua temannya panik mencari Keyla yang belum juga muncul akan kehadirannya.


Kebetulan Fasya meminta Nicole untuk menemaninya ke toilet dan Nicole berniat akan menelpon Keyla saat di toilet.


Sesampainya di toilet, mereka mendengar suara tangis perempuan dari dalam bilik toilet.


"Kasyaa,lo denger kan suara ituu?" Tanya Nicole yang sudah merinding.


"Iya dengar, ketuk gih pintunya" Pinta Fasya.


Nicole menolak dan balik menyuruh Fasya karena cuma Fasya yang berani dengan hal berbau mistis.


Akhirnya Fasya berani mengetuk pintu itu, 3 kali ketukan masih tidak ada yang menjawab tapi tangisan itu masih terdengar.


Ketukan ke empat, sudah tidak terdengar suara tangisan tersebut.


Fasya dan Nicole saling menatap, Fasya mencoba mendobrak pintu toilet yang terkunci serta dibantu oleh Nicole.


Saat pintu itu sudah terbuka, keduanya bertatapan kembali. Mereka sangat terkejut ternyata di dalam adalah Keyla yang sekarang sudah tidak sadarkan diri.


"Key, bangunnn!!" Ucap Fasya yang mengoyangkan tubuh Keyla.


Nicole menghubungi Kyra karena kebetulan hanya dia sedang online, betapa terkejutnya Kyra mendengar bahwa Keyla pingsan di dalam toilet.


Dengan segera ia mengajak Salsa,Samuel dan Andika untuk membawa Keyla ke ruang UKS.


Sesampainya di toilet, air mata Samuel terjatuh melihat sahabat kecilnya pingsan kedua kalinya karena lelaki.


Mereka pun segera membawa Keyla ke dalam ruang UKS untuk mengobatinya dan Nicole juga menelpon Rino.


...***...


...Hehe maaf ya gantung biar kalian penasaran aja gitu....


...Gimana menurut kalian Bab ini? Komen dan Vote ya. ...


...Bagaimana reaksi Rino saat diberi tahu keadaan Keyla ya? ...


...Bagaimana kelanjutan hubungan antara Mika dan Keyla ya? ...


...Penasaran? Simak di Bab selanjutnya. ...


...See you in next part ♡...


...Luv you. ...