Love Starts From The School Hall

Love Starts From The School Hall
Chapter 15



"The key is not the will to win... everybody has that. It is the will to prepare to win that is important."- Bobby Knight.


***


Hari yang sangat ditunggu akhirnya tiba, yaitu pembukaan turnamen di SMA 115, Keyla yang sudah bangun pagi hari dan sedang memilih baju yang cocok untuk opening ceremony, akhirnya ia mendapatkan baju tersebut.


Handphone Keyla Berdering, "Samuel Ngeselin" Keyla langsung mengangkat telepon dari Samuel.


"Halo kenapa si Sam?"


"ih malah nanya kenapa, udah rapi belom?"


"udah, tapi sebentar lagi mau ambil persyaratannya"


"yaudah gue udah di depan rumah lu ya, GC udah jam segini"


"Iya sabar , nih gue turun. Tunggu".


*EndCall*


Waktu sudah menunjukkan pukul 06:10 WIB, Keyla menghampiri Samuel dan mereka langsung berangkat ke SMA 115.


±15 menit kemudian , Samuel dan Keyla sudah sampai diparkiran yang disana sudah ada semuanya.


"Nah udah skuy masuk ntar kita telat lagi" ajak Reza.


"Key, udah bawa persyaratannya belum?" Tanya Hema.


"Udah kakak Hema" jawab Keyla.


Mereka semua langsung masuk ke sekolahnya, di depan pintu masuk ada Mika,Khairan,Devan dan Pras.


Saat Keyla berjalan tepat disamping Mika, tangan ia ditahan olehnya. Keyla menoleh kearah Mika , Mika pun mendekati wajahnya ke Keyla "Gue tunggu di parkiran".


Keyla melepaskan genggaman Mika dan menatapnya dengan sangat serius , "Bawel".


"Keyla ya? Persyaratannya sudah dibawa belum?" Tanya Pras.


"Oh udah kok , ini persyaratannya" jawab Keyla yang memberikan beberapa persyaratan turnamen Basket dan Futsalnya.


Mika langsung mengambil persyaratannya , " Cepet sana masuk udah telat lu".


Keyla sudah gregetan dengan Mika akhirnya ia mencubit lengan Mika dan langsung masuk bersama teman-temannya.


"Mik, sejak kapan lo jadi deket sama Keyla?" Tanya Pras.


"Sejak semalam pas Mika dan gue diajak bokap kerumahnya Keyla" sahut Devan.


"Jadi bener Keyla itu anaknya temen bokap kalian?" Tanya Khairan untuk memastikan.


"Iya, lagi pada kepo banget sih. Oh iya nanti gue ga bisa ikut kumpul bareng kalian dulu yaa. Sorry banget" ucap Mika.


"Lah? Mau kemana lu Mik?" Tanya Khairan.


"Pergi" jawab Mika singkat lalu meninggalkan teman-temannya.


Teman-temannya yang sudah mengetahui sifat Mika sejak lama , merekapun sudah terbiasa akan hal yang dilakukan Mika barusan.


±45 menit kemudian , Acara opening ceremony telah usai. Keyla dan kawan-kawan pergi ke parkiran, saat mereka sampai diparkiran ternyata sudah ada Mika,Khairan,Pras dan Devan.


"Key, itu mereka mau ngapain lagi sih? Kan tadi udah dikasih persyaratannya" ucap Kyra.


"Udah biarin aja , gajelas emang hidup tuh orang" celetuk Keyla.


"Ayok , lama banget sih lu. Gue daritadi nungguin" ucap Mika.


"Lu sehat? Acaranya baru kelar. Kalo lu masih mau marah-marah mending gue batalin aja lah" ujar Keyla yang mengambil kunci mobil dari tangan Samuel.


Mika menahan tangan Keyla , "Iya maaf. Gue cuma bercanda kok jangan marah lah".


"Yaudah ayok, gengs maaf ya gue gabisa kumpul sama kalian" Keylapun mengembalikan kunci mobil Samuel yang sudah ia ambil tadi.


"Iya gapapa Key santai aja" jawab semuanya.


Sebelum mereka pergi, "Mik, kenalin gue dong sama temennya Keyla"ucap Khairan.


"Yang mana Khai?" Ucap Mika yang membesarkan suaranya agar semua mendengarnya.


"Lu mah kebiasaan, itu loh yang pake baju Biru".


Mika membisikkan Keyla , "Key, itu yang pake baju biru namanya siapa? Si khai mau kenal tuh".


"Nicole, ada yang mau kenal sama lu nih" Ucap Keyla.


"Hah? Siapa?".


"Nih samping gue" sahut Mika.


"Oh , nama gue Nicole" ucap Nicole.


"Gue Khairan".


"Udah gitu doang? Jirr buang-buang waktu gue banget lu Khai. Minta nomernya kek atau apa gitu" gerutu Mika.


"Gue boleh minta nomer lo gak?" Tanya Khairan.


"Boleh aja , mana Handphone lo? Biar gue save" jawab Nicole.


Khairan memberikan handphonenya ke Nicole , setelah Nicole mengetikan nomernya diHP Khairan ia pun mengembalikan HPnya.


"Yuk Key, eh iya btw disini ada pacarnya Keyla gak? Ntar diem-diem gue kena santet lagi gara-gara ajak pacar orang jalan".


"Jomblo dia Mik" Sahut Samuel.


"Oh yaudah bagus , yuk masuk mobil. Oh iya Samuel tolong bilang om Adit ya gue anterin dia pulangnya malam jam 7an".


"Eh anjirr , lu mau nyulik gue? Gak mau ah kemalemann Mikaa!".


"Gue nyulik lo? Males banget. Ikut aja sih, gue janji gak bakal macem-macem sama lo"ucap Mika.


"Terserah , tapi jangan sampe jam 7 malem yaa, sampe sore aja jam 3 an" bujuk Keyla.


"Yaudah jam 3, yuk cepet masuk mobil" Mika memegang tangan Keyla dan membukakan pintu mobil untuk Keyla.


Tanpa berpamitan, Mika langsung mengendarai mobil dengan kecepatan yang sangat tinggi dan membuat semua teman-teman Keyla khawatir akan hal itu.


"Tenang aja, Mika pasti jagain Keyla kok dan dia ga akan macem-macem sama Keyla. Mukanya jangan pada ketakutan gitu dong haha" ucap Devan.


"Oke , kita duluan yaa. Bye see you" pamit Nicole dan yang lainnya.


"See you , Take care" sahut Khairan,Pras dan Devan.


Mereka semuapun pergi menuju salah satu Cafe terdekat karena sudah sangat lapar, sedangkan Pras,Devan dan Khairan masih ada urusan di sekolahnya.


*Di dalam mobil Hema*


Ada Hema,Kyra,Theo,Raja dan Mischa. Wajah Raja yang sudah dari tadi ditekuk entah mengapa, Mischa memberanikan diri untuk bertanya ke Raja "Ja, lo kenapa sih? Daritadi muka kaya belom disetrika".


"gapapa, mood gue lagi jelek aja".


"Gara-gara liat Keyla jalan sama cowok ganteng itu ya?" Ledek Kyra.


"Apaan si kagak".


"Kalian tadi ngeliat kan perbedaan dia jalan sama cowok itu gimana? Kaya lebih bahagia dan gak jutek-jutek amat tau" ucap Theo.


"Udah lah Ja, move on aja dari Keyla. Dia berhak bahagia sama lelaki pilihannya" ujar Hema.


"Pada ga jelas banget, gue emang ga suka sama Keyla ngapain juga move on? Haha".


"Oh iya , kakak-kakak udah pada tau belum?" Ucap Kyra.


"Belum, apa emang?" Jawab semuanya.


"Nanti pas liburan semester, Keyla kan mau diajak keluar negeri sama papanya dan ada keluarganya Mika juga".


"Lo tau dari mana Ra?" Tanya Raja.


"Semalem Keyla cerita sama aku, terus katanya dia mau ikut karena ada Samuel juga dan itung-itung travelling gratis dari kantor papanya".


"Ohh yaudah lah, btw, nanti setelah lulus gue mau ke Ausie sama Ghulam. Jadi gue gabisa kesini lagi ya" ucap Raja.


"Gue ikut sih bodo, masa sepupu sendiri gak diajak! Gak mau gue di indo sendirian" sahut Mischa.


"Jahat ya kalian, yaudah lah. Theo lo gaboleh pergi keluar kota ataupun luar negeri yaa" perintah Hema.


"Santai , gue tetep di kota ini kok haha".


Sementara itu di mobil Mika , Keyla yang terlihat sibuk memainkan gadgetnya. Tiba-tiba di ambil oleh Mika.


"Ih Mikaaa!! Siniin HP gue" bentak Keyla.


"Gue bukan supir lo ya, gue ajak lo buat nemenin gue ngobrol".


"Kenapa gue? pacar lo kemana? Hah?".


"Gua ga ada pacar, jadi gue minta lo temenin gue ngobrol selamanya".


"Yaudah gue mau , tapii gue gak bakal mau diajak pergi sama lo kalo diatas jam 8 malam. Kalo lu ada perlu sama gue bisa dateng kerumah".


"Iya cerewet".


Tak lama kemudian , mereka telah sampai di salah satu restoran ternama yang ada di Jakarta.


Merekapun masuk kedalam restoran dan mencari tempat duduk yang kosong.


"Waiters" panggil Mika.


"Iya mau pesan apa ka? Bisa dilihat-lihat dulu menunya".


"Saya pesan beef steak 1 sama lemon tea 1 yaa. Lo mau pesan apa Key?".


"Hmm saya milkshake Chocolate aja 1".


"Gak mau makan? Gue yang bayar kok santai aja".


"Lagi gak laper, cuma haus aja" jawab Keyla simple.


"Oke ditunggu ya pesenannya , kurang lebih 10 menit lagi".


Setelah Waitersnya pergi , Mika memecah suasana "Key, lo kenapa? Gak nyaman ya jalan sama gue?".


"Nyaman kok , gue cuma lagi ga enak badan aja Mik" Keyla tersenyum kecil.


"Lo sakit? Mau kedokter gak? Abis makan kita ke dokter ya Key".


"Gausah Mik, gue masih kuat kok".


"Enggak, pokoknya lo harus ke dokter dan gue bakal rawat lo selama lo sakit".


"Yaudah terserah lo, maaf ya kalo gue jadi ngerepotin lo".


"Santai aja, lo biasanya di dokter mana? Biar gue anter".


Keyla memberitahu alamat rumah sakit tersebut dan tak lama kemudian waiters datang membawakan makanan, setelah mereka makan. Mereka langsung pergi ke rumah sakit.


±45 menit kemudian , mereka telah sampai di rumah sakit tersebut, merekapun masuk dan menemui dokternya.


"Eh Keyla, ada apa kesini?".


"Ini dok dia daritadi lemes banget tolong diperiksa ya".


"Kalo saya boleh tau ,kamu siapanya Keyla ya? Buat laporan saya ke papanya Keyla".


"Saya Mika, temen deketnya Keyla dok".


"Ok , mari Keyla biar saya periksa dulu".


Setelah selesai di periksa, dokter memberitahu apa yang di derita oleh Keyla "Keylanya cuma kecapean aja butuh istirahat yang cukup dan maaghnya kambuh. Jadi saya kasih obat maagh dan vitamin ya" ucap dokter dan memberikan obatnya kepada Keyla.


"Makasih ya dok , jadi berapa dok?" Tanya Mika.


"Udah gausah, Mika tolong jaga kondisi kesehatan Keyla ya jangan sampai dia telat makan dan kecapean".


"Makasih banyak ya dok , iyaa dok siap saya pasti jagain Keyla".


"Kalau gitu , Kita permisi dulu ya dok .. selamat bertugas kembali dok"pamit Keyla.


Merekapun bergegas pulang kerumah, sesampainya mereka sampai dirumah Keyla ada papa,mama dan abangnya Keyla.


"Loh Keyla , kamu kenapa nak? Kok lemes banget" tanya mama Keyla.


"Gapapa kok ma" jawab Keyla dengan nada yang sangat lemas.


"Om , Tante, Abang, Mika minta izin buat jagain Keyla sampai sembuh yaa. Tadi baru dari rumah sakit kata dokter Keyla maagh nya kambuh dan terlalu kecapean" ucap Mika.


"ya ampun Key , yaudah Mika temenin Keyla istirahat ya di kamar.kalau Keylanya kenapa-kenapa panggil om sama tante" ujar papa Keyla.


Mika mengantarkan Keyla kekamarnya dan mengambilkan Keyla air teh anget untuk minum obatnya.


Mika memberikan air teh dan obatnya kepada Keyla ."Key diminum dulu ya obatnya biar lu cepet sembuh".


Keyla mengambil air teh dan obatnya dari tangan Mika , "Makasih ya Mik, lo udah care sama gue padahal baru kenal".


"Sebenernya mah gue udah tau lu sejak lama, pas lo dateng ke kantor bokap karena ada acara pertemuan antar keluarga".


"Emang iya? Kok gue gak liat lo deh, gue juga gak liat Devan tuh".


"Iya, kita emang gak pernah ngobrol karena gue emang ga terlalu suka buat negur duluan, kalo Devan mah bokapnya belum lama kerja di sana".


"Pantes aja, kayanya lo perhatiin kantor bokap banget ya gak kaya gue haha".


"Gue perhatiin juga karena bokap gue yang nyuruh dan gue emang suka dunia perbisnisan jadi gue perhatiin banget gimana-gimananya".


"Oh gitu, kapan-kapan lo mau gak ajarin gue di dunia karir ? Ya gue juga mau kaya bokap dan nyokap yang sukses".


"Lo gak perlu gue ajarin Key, lo pasti bisa apalagi lo ahli dalam bidang basket dan bhs.inggris".


"Kok lo tau? Kan gue gak pernah bilang apa-apa sama lo".


"Bokap lo udah ceritain semuanya ke gue, hobby lo itu main basket,nulis cerita ,terus lo juga punya alergi makanan kan?".


"Bokap gue cerita itu semua ke lo? Iyaa gue punya alergi makanan tapi bukan jadi gatel-gatel malah lambung gue yang luka parah".


"Lo alergi pedes ya?".


"Bukan cuma cabai, gue juga alergi paprika kalo gue makan itu banyak atau ada makanan yang dibuatnya pake paprika. Gue bakal masuk RS. Gue juga ngerasa aneh sih sama alerginya ya tapi emang kenyataannya kaya gitu".


"Hah serius? Berarti kita sama ya gak bisa makan pedes".


"Lo punya penyakit maagh atau alergi kaya gue?" Tanya Keyla.


"Gue gak suka pedes aja hahaha".


"Yeh gajelas lu".


"Btw, kapan-kapan main yuk kerumah biar gue kenalin ke adik gue dan mama gue".


"Hmm boleh , tapi nanti ngerepotin lo. Kan gue gak dibolehin bawa mobil".


"Yang ngajak kan gue ,jadi gue bertanggung jawab untuk anter jemput lo Key".


"Terserah lo deh haha".


"Gue pulang dulu ya Key, jaga kesehatan lo dan jangan terlalu capek".


"Iya gue udah sembuh kok Mik, besok gue harus latihan basket lagi sama yang lain".


"Gue ikut yaa".


"Nanti kalo lo ikut , lo ngasih tau strategi team sekolah gue lagi soalnya bareng futsal juga".


"Yang namanya turnamen itu harus fair, so gue gak bakal manfaatin team kalian kok. Kalo perlu besok sparing futsal dan basket, gimana mau gak?".


"Boleh, lo sendirian kali maennya?".


"Ya enggak lah, gue ajak Pras,Devan dan Khairan".


"Lah bertiga doang? Mana bisa Mik".


"Ya nanti gue ajak Renal sama Adam juga deh, bilang temen-temen lo aja ya".


"Siap, hati-hati dijalan ya Mik. Sorry ga bisa anterin lo ke depan".


"Gapapa santai aja, bye see you Key".


"See you Mikaa".


Saat Mika sudah pulang, Keylapun langsung tertidur karena sangat lelah.


***


Keesokan Paginya, Pukul 08:30 WIB.


Teman-teman Keyla yang datang kerumahnya untuk pergi latihan bareng, Keyla yang baru bangun tidur langsung turun untuk membicarakan apa yang semalam Mika katakan.


"Buseeh baruu bangunn lu Key, kebiasaan banget sih. Mandi dulu sono baru ngomong" ledek Samuel.


"Ih bentarr, ini lebih penting soalnya".


"mau ngomong apa sih Key? Kayanya penting banget" tanya semuanya.


"Jadi gini, semalem kan Mika kesini terus katanya hari ini dia mau ikut main futsal dan basket".


"Lah ntar dia tau kelemahan kita lagi , jangan Key" ujar Raja.


"Apaan sii kak, Dia bakal fair kalo di turnamen dan ga akan manfaatin kelemahan di team sekolah kitaa" ucap Keyla.


"Yaudah boleh deh, btw kemarin lo pulang jam berapa? Kok ga on Whatsapp dulu sih?" Tanya Samuel.


"Lo kenapa Key?sakit apa disakitin?" Goda Samuel.


"Ehh anjirr.. Gue gapapa kok Sam, cuma kecapean aja".


"Yaudah cepet sana mandii , udah kesiangan nih kitaa" usir Samuel.


Keyla memberikan HPnya kepada Kyra. "Ra, gue nitip HP yaa jangan di kasih liat ke Samuel ataupun yang lainnya. Tapi kalo ke Nicole dan Fasya gapapa kok haha" Keylapun langsung bergegas mandi.


"Oke siap".


Saat Keyla sedang mandi, Handphonenya berdering "Mika", Samuel pun mengambil Handphone Keyla dari genggaman Kyra dan mengangkat telepon tersebut.


"Halo, kenapa Mik telepon Keyla?".


"Loh, ini siapa? Keylanya kemana?".


"Keylanya lagi mandi, gue Samuel".


"Ohh, Gue sama temen-temen gue lagi otw kerumah Keyla sekarang. Btw Keyla berangkat sama gue aja".


"Loh emang lo bawa kendaraan apaan? Muat emang?".


"Mobil , muat lah. Temen gue cuma 5 doang kok".


"Yaudah, kesini aja Mik"


"Siap, Boleh kan gue main bareng kalian semua?".


"Boleh lah".


"Sip" Mikapun mematikan teleponnya.


*EndCall*


"Apa kata dia Sam?" Tanya Raja yang tiba-tiba pengen banget tau.


"Kata nya dia lagi otw kesini sama temen-temennya terus nanti berangkat ke lapangannya dia mau bareng Keyla".


"Lah Keyla kan bareng kita. Enak aja tuh orang baru kenal udah ngajak Keyla" gerutu Raja.


"Cemburuu yaa?" Ledek Rino dan Alex.


"Yaudah sih nanti juga ketemu Keyla disana, Mereka tuh sebenernya udah saling kenal lama tapi gak pernah negur jadinya baru deket sekarang" jelas Samuel.


"Gue ga cemburu sama dia, cuma dia tuh kaya mau ngambil Keyla dari kita".


"Sejak kapan lo posesif?" Tanya Hema.


"Menurut gue sikap Keyla ga ada yang beda deh , masih sama kaya yang kemarin-kemarin" jelas Rino.


"Ka Raja jangan cuma gara-gara dia deket sama Mika terus kakak jadi marah sama dia. Kalo dia sakit lagi gimana? Mau tanggung jawab?" Ucap Fasya.


"Sorry, mungkin cuma perasaan gue aja kali"ucap Raja.


Tak lama kemudian, Mika dan kawan-kawan datang sedangkan Keyla belum selesai Mandi.


"Assalamualaikum" ucap Mika,Devan,Pras,Khairan,Renal dan Adam.


"Walaikumsalam" jawab teman-teman Keyla.


"Keyla nya kemana?"tanya Mika.


"Masih di kamarnya" jawab Kyra.


"Ohh gitu, btw gue sama temen-temen gapapa kan gabung sama kalian?".


"Yailah santai aja Mik, btw kenal gue gak? Haha" ucap Rino.


"Enggak lah, lo siapa?".


"Gue Rino, kakaknya Keyla".


"Setau gue Keyla cuma punya abang 1 namanya Kelvin bukan Rino".


"Iya , kakaknya Keyla di sekolah tuh ada banyak. Kaya gue,Theo,Raja,Hema,Alex".


"Oh pantes , oh iya kenalin temen-temen gue Pras,Devan,Khairan,Renal dan Adam" ucap Mika yang mengenalkan teman-temannya.


Mereka semuapun berkenalan secara bergantian dan berjabat tangan, tak lama kemudian Keyla turun dan menghampiri semuanya.


"Loh, Mika? Lo kesini? Bukannya ketemuan disana aja" tanya Keyla.


"Gue gatau tempatnya jadi gue kesini dulu, yaudah yuk berangkat" ajak Mika.


"Yuk, btw maaf yaa ga disediain apa-apa. Soalnya papa,mama sama bang Kelvin lagi pergi semua terus bibi lagi sakit".


"Gapapa kok Key" ucap semuanya.


"Pulang latihan makan-makan dulu yuk, gue yang traktir kalian deh" ajak Devan.


"Wih boleh tuh, dimana ?" Ucap Reza.


"Nanti kalian ikutin mobilnya Mika aja ya, gue lupa nama Restonya haha" ucap Devan.


Mereka semua bergegas pergi ke lapangan untuk latihan dan bermain bersama-sama.


*Di dalam mobil Mika*


"Key , gue boleh nanya sesuatu gak sama lo?" Ucap Devan.


Keyla menoleh kearah Devan. "Boleh, mau nanya apa emangnya?".


"Pas tadi dirumah lo, gue perhatiin kaya ada yang gak suka deh pas liat kita dateng apalagi liat si Mika. Itu pacar lo apa gimana?".


"Hah? Gue gak punya pacar Dev, btw ciri-cirinya kaya gimana? Reza atau Samuel atau ka Theo atau ka Alex atau siapa?".


"itu loh yang disebelah ka Alex, yang mukanya songong dan menurut gue sih gak terlalu cakep".


"Busehh sejak kapan Dev omongan lo jadi kaya Mika? Pedess bangett" goda Khairan.


"Et serius gue, itu siapa si Key? Matanya gitu banget liat si Mika".


"Maksud lo ka Raja? Dia bukan siapa-siapa gue, gue sama dia cuma sebatas kakak kelas dan adik kelas aja gak lebih. Gue juga gak ngerti kenapa dia kaya gitu" jelas Keyla.


"Kayanya dia suka deh sama lo"Sahut Renal.


"I don't know, but gue gak suka sama dia. Menurut gue , suka sama kakak kelas itu ibarat matahari dan bulan gak pernah satu".


"So, lo lagi suka sama siapa?" Ledek Pras.


"Hmm.. Kepo banget sih".


"Gue mau nanya deh sama lo Key" ucap Adam.


"Nanya apa?".


"Katanya kan lo sama Samuel itu udah sahabatan dari kecil , terus lu gak punya perasaan lebih gitu ke dia atau sebaliknya?" Tanya Adam.


"Gue sih gak ada, karena gue udah anggap dia sebagai abang gue sendiri. Tapi kalo dia pernah nyatain perasaannya dan persahabatan gue sama dia pernah hancur beberapa minggu haha".


"Cuma karena dia nyatain perasaan terus jadi hancur?" Tanya Pras.


"Iyap, abis gimana ya gue gak bisa menyayangi dia lebih dari seorang sahabat".


"Terus kalo perasaan lo ke Mika gimana?" Ledek Devan.


"apaan si Dev? perasaan gue ke Mika yaa gituu. Udah si jangan bahas perasaan dulu ett" ucap Keyla.


"Cieee pipinya merahh ditanya perasaan cie ciee" goda Mika.


"Udah cepett nyetirnyaa!" Bentak Keyla.


"Iya iyaa".


Saat mereka semua sampai di lapangan, Permainan dimulai dari futsal terlebih dahulu yaitu tim Samuel melawan tim Hema.


Tim Samuel yang beranggotakan Samuel,Mika,Khairan,Adam.


Tim Hema yang beranggotakan Hema,Reza,Raja,Mischa.


Mereka pun mulai bertanding, Keyla yang berjalan menuju warung kemudian disusul oleh Nicole dan Kyra. "Mau beli apa Key?".


"Beli minum buat Samuel dan Mika, lo mau beliin Khairan gak? Terus Kyra beliin minum Ka Hema yaa ciee".


"Pengen sih tapi gue gengsi lah beliin dia".


"Yelah gede gengsi lo, beliin aja sih. Lo mau dia ampe pingsan gara-gara kekurangan mineral?".


"Ah lu mah paling bisa sih bikin gue luluh, yaudah deh gue beliin".


Mereka bertigapun membelikan minum , setelah selesai beli minum mereka kembali lagi kelapangan tersebut.


"Ekheemm... Kayanyaa ada yang mau kasih ke dua orang nih, siapa sih de?" Ledek Rino.


"Apa sii kak , ini tuh buat Samuel dan Mika. Emang kenapa?".


"Loh kenapa gak beli tiga de? Si Raja gak lo beliin?"goda Alex.


"Enggak, emang niatnya dua doang. Ihh kalian kenapa ribet banget sih, itu si Nicole beli minum satu aja gak ditanyain apa ett" Keylapun ngambek.


"Eh iyaa Nic, Lo buat siapa? Kan Ghulam udah keluar negeri" ledek Fasya.


"Yeeh, ini tuh buat Khairan".


"Ohhh jadii Nicole suka sama Khairaan" teriak Rino.


"Ciee , kalo suka sama temen gua semangatin dong Nic" ledek Devan dan Pras.


"Gajelas! Emang salah kalo mau beliin orang minum? Hah?" Gerutu Nicole.


"Gak salah sih, yang salah itu lo cuma beliin Khairan otomatis dia spesial buat lo" balas Pras,Alex,Rino,Theo,Devan dan Renal.


"Lah iya gue diserang, Dia belum spesial kok. Jangan dijadiin gosip dong ntar pacar dia marah".


"Dia jomblo kok, jadi lo bebas tapi kalo lo suka sama Pras yaudah tewas sama ceweknya haha"sahut Devan.


"Ehh anjirr, cewek gua gak sekejam ituu yaa Dev" sahut Pras.


"Lah kalo ada yang suka sama lo Dev gimana? Bakal tewas gak orangnya?" Ucap Keyla.


"Gue aja jomblo, siapa emang yang suka sama gua? Elo?".


"Dih kepedean banget lo jadi anak".


"Yeh yaudah sih".


±1 jam 30 menit kemudian , anak futsal telah selesai bermain. Keyla langsung memberikan air kepada Samuel dan Mika, Nicole memberikan air kepada Khairan, sedangkan Kyra memberikan air kepada ka Hema.


"Cieeee Khaii ada yang perhatian" ledek Mika.


"Berisik lo, Thanks ya Nic" ucap Khairan dan tersenyum.


Nicole tersenyum, "Sama-sama Khai".


"Aduhh Keylaa, kayanya udah mulai perhatian nih sama Mika" goda Samuel.


Keyla mencubit lengan Samuel ,"awass ya lo Sam!".


"Mikaa ,gue saranin kalo lagi sama Keyla hati-hati aja dia orangnya tukang nyubit" ucap Samuel.


"Siap, makasih loh atas informasinya haha".


Dan sekarang giliran Basket putri yang bertanding, karena cuma 4 orang akhirnya hanya dibagi 2 team yaitu Keyla dan Kyra, Nicole dan Fasya.


"Gengs, warung dimana deh?ada yang tau gak?" Tanya Mika.


"Mau ngapain emang?" Ucap Reza.


"Mau beli minum lah" jawab Mika.


"Ayok gue anterin, gue juga mau beli minum buat pacar gue" ajak Hema.


Khairan tiba-tiba berdiri, "Gue ikut".


Alexpun ikut-ikutan berdiri, "Gue juga ikut ya".


"Waduh, yang pada punya pacar mah beda yaa. Gue mau ngasih siapa ya? Haha" ujar Fadlan.


"Yaah kasian jomblo" ledek Pras.


"Anjirr, Sam lo gak ikut beli minum?" Tanya Fadlan.


Samuel pun akhirnya mengikuti teman-temannya yang kearah warung untuk membeli minum.


"Ka Raja, gak beliin Keyla minum?" Goda Reza.


"Dia udah ada yang deketin. Gausah bacot".


"Tunggu deh, Jadi lo suka sama Keyla? Pantesan aja lo liat Mika sinis banget" ujar Devan.


"Gue gapernah suka sama Keyla ya, lo aja kali yang ngerasanya kalo gue sinisin temen lo".


Pras pun memperhatikan Raja , "Kalo gak suka, kenapa kayak gitu kalo ngeliat Mika lagi sama Keyla? Gue aja yang sempet suka sama dia biasa aja. Karena gue udah punya pacar".


Theo memisahkan keduanya agar tidak terjadi keributan, "Udah stop! Sekarang gini, Raja mending lo jujur sama kita-kita jangan malah kaya gini. Cuma karena cewek semuanya hancur".


Raja menghela nafas panjang ,"Iya gue pernah suka sama dia. Bahkan gue cemburu saat dia deket sama si Mika-Mika itu".


"Oke, karena semuanya udah terbukti. Gue mohon sama lo Ja, jangan sinis sama Mika biar gimanapun dia gatau apa-apa loh kasian" ujar Rino.


"Ok, gue gak akan sinis sama dia".


"Untuk Pras,Devan,Renal dan Adam. Gue selaku sepupunya Raja, minta maaf atas sikap dia ke Mika" ucap Mischa.


"Iya gapapa kok ka, cuma si Mika nya ngerasa bersalah. Makanya waktu dia mau ngajak makan Keyla, dia nanya dulu Keyla punya pacar atau enggak" jelas Devan.


Tak lama kemudian, Mika dan yang lainnya menghampiri teman-temannya.


"Ada apa sih ini? Kok mukanya kaya pada serius banget" ucap Hema.


"Ga ada apa-apa kok" jawab Pras.


Renal dan Adam yang di telepon nyokap dan bokapnya untuk disuruh pulang , " Guys , kayanya gue harus pulang deh. Soalnya mau ada acara keluarga".


"Loh kalian naik apa? Gue anterin dulu ya" ucap Mika.


"Gausah Mik, gue sama Adam naik taksi aja".


"Mika tunggu sini , biar gue yang anterin mereka" ucap Devan.


Mika memberikan kunci mobilnya kepada Devan , " Hati-hati lo. Kalo bisa nyampe sininya cepet ya Dev".


"Siap".


Devan pun pergi mengantarkan Renal dan Adam, Tak lama kemudian. Keyla,Kyra,Nicole dan Fasya telah usai bermain basketnya dan menghampiri yang lain.


Mika dan Samuel memberikan Keyla air mineral , Keyla mengambil kedua airnya , "Makasih yaa Sam,Mika".


"Sama-sama" ucap keduanya lalu tersenyum.


Alex memberikan minum ke Fasya dan memberikan slayernya,"Nih Sya minum dulu dan ini buat elap keringat kamu".


"Makasih banyak ya ka Alex".


"Gausah bilang makasih, ini udah kewajiban aku. Kan kamu calon istri aku hehe".


Fasya mencubit pipi Alex,"Ih gombal terus kamu mah".


Alex pun mencubit pipi Fasya dengan sangat gemas, sedangkan Hema yang memberikan air dan mengusap keringat Kyra dengan tissue yang ia beli tadi membuat semua orang jealous.


"Waduhh, bang pacaran jangan disini lah. Yang jomblo kasian nih" ujar Reza.


Mika menghampiri Hema dan meminta tissue nya, "Thanks ka haha".


kemudian Mika juga ikut mengusap keringat Keyla dengan tissue, Keyla yang tampak bingung ,"Mik, lo sehat kan?".


"Sehat banget gue Key".


"Eekkhheemmm.... Ciee ciee , udah sih jadian aja yelah ngapain basa-basi PDKT" teriak Reza dan Rino.


"Sampe Mika nyatain perasaannya ke sahabat gue, harus gue yang jadi orang pertama di traktir" goda Samuel.


Keyla hanya bisa diam ditempat,ingin berkutik tetapi hati dia berdebar-debar.


"Tenang aja, ada saatnya gue nyatain perasaan gue ke Keyla. Ngapa jadi kalian yang ngebet banget sih heran gue" ucap Mika.


Keyla langsung mengalihkan pembicaraan. "Hmm bahas yang lain bisa gak? Btw mending sekarang kita ke cafe aja".


Mika mencubit pipi Keyla, "Cie pipinya merah, nunggu Devan dulu Key".


Keyla menghela nafas beratnya, tiba-tiba Alex menghampiri Keyla dan menarik tangan Keyla untuk menjauh dari yang lainnya.


Saat sudah menjauh, Keyla melepas genggamannya ka Alex."ngapain sih ka? Ntar Fasya malah salah paham tauu!".


"Tenang , bantuin gue dong buat surprise in Fasya. Gue mau nembak dia soalnya".


"Iyaa pasti gue bantuin, mau nembaknya dimana?".


"Nanti gue kasih tau, yang penting lu mau bantu gue dulu".


"Iya ka Alexander,yaudah kesana lagi lah ntar pada salah paham".


Mereka berdua pun ikut bergabung kembali, tak lama kemudian Devan datang dan langsung mengajak ke cafe . Setelah dari cafe mereka semua pulang kerumah masing-masing.


***


Thanks gengs yang udah baca sampai sini, Jangan lupa divote yaa biar aku semangat terus untuk bikin part-part selanjutnya.