Love Starts From The School Hall

Love Starts From The School Hall
Chapter 27



..."I really want that question to come out of my mouth. However, instead of killing curiosity, I'm much more afraid of the answers you will give"....


...***...


Weekend pun telah tiba dimana hari yang sangat ditunggu oleh semua pelajar karena mereka bisa beristirahat dirumah tanpa memikirkan pusingnya pelajaran.


Seperti biasa setiap hari libur Keyla selalu bangun jam 10 pagi,  akan tetapi dirinya dibanguni oleh Meira karena di rumahnya kedatangan tamu yaitu William.


Sudah berkali-kali Meira membangunkan anaknya. Namun,  tetap saja tidak bangun akhirnya ia mencipratkan sedikit air ke wajah Keyla dan berhasil membuat Keyla terbangun.


Keyla membuka matanya dan melihat jam beker di samping tempat tidurnya, "Ih Mama kenapa sih ini kan weekend ngapain bangunin Key jam 9".


"Cepet mandi gih pake baju yang bagus dibawah ada William" Ucap Meira.


"Cuma ada William doang kan,  setiap hari juga Key pake baju bagus ma" Jawab Keyla.


Meira menarik tangan Keyla dan memberikannya handuk,  "Ngejawab aja ya cepet mandi,  William udah dari tadi tuh".


Keyla mengambil handuk yang diberikan Meira,  "Iya Ma Key mandi nih,  Abang sama Papa ada dibawah?".


"Ada sayang, mama udah buatin kamu waffle kesukaan kamu sama susu" Jawab Meira.


Keyla pun bergegas mandi sedangkan Meira turun kebawah untuk menemani William yang sedang mengobrol bersama Suaminya dan Kelvin.


Beberapa menit kemudian,  Keyla sudah rapi dan langsung menemui adik sepupunya serta keluarganya Yang sudah menunggu dibawah.


Hal yang selalu dilakukan Keyla setiap pagi sebelum sarapan adalah mencium kedua orang tuanya serta dicium oleh Papa , Mama dan Abangnya.


Ia sarapan sendiri karena keluarganya sudah sarapan duluan, dan tak lama kemudian ia telah selesai sarapan dan langsung menghampiri William.


"Ka, nonton yuk" Ajak William.


"Hmm... Boleh deh tapi nanti kalo ketemu sama dia gimana?" Keyla ragu dengan ajakan William.


Dengan sebutan 'Dia' sudah membuat William peka bahwa 'Dia' yang di maksud Keyla itu adalah Mika dan ia berkata. "Lalu,  kakak mau perginya kemana? ".


"Ke toko buku aja yuk abis itu kita jalan-jalan ke taman terus ke Cafe deh soalnya ada buku yang mau gue beli hehe" Jawab Keyla.


"Oke, tapi kan toko buku bukanya jam 10-an kak gimana kalo sekarang kita ke taman dulu aja?" Tawar William.


Keyla pun menerima ajakan William dan mereka segera pergi ke taman untuk menenangkan pikiran terutama Keyla yang sedang ada masalah.


Di perjalanan mereka berbagi cerita bersama dan tiba-tiba saja ponsel William berdering dan tertunjukkan nama 'Mark' di layar ponselnya.


"Mark telpon tuh angkat gih berhenti dulu di pinggir" Ucap Keyla.


"Kak Key aja yang angkat" Jawab singkat William.


Akhirnya Keyla Yang menerima panggilan telpon dari Mark.


-On Call-


Mark : Halo Wil, bisa ikut nongs kan lo?.


William : Williamnya lagi pergi sama gue jadi gak bisa nongs sama kalian dulu nih, gapapa kan?.


Mark : Ini Keyla? Iyaa gapapa kok kalian Qtime-an aja.


William : Iya kapan-kapan nongs bareng yaa, kalo gitu udah dulu ya bye.


Mark : Have fun kalian.


-End Call-


Keyla menaruh ponsel milik William ke tempat Yang tadi karena perjalanan masih sangat jauh ini adalah moment Yang tepat bagi Keyla untuk bertanya.


"William,  gue boleh nanya sesuatu gak sama Lo?  Tapi tolong jujur" Tanya Keyla.


"Selagi gue tau , gue bakal jujur" Balas William.


"Amel sama Mika masih saling sayang kan?" Tanya Keyla.


"Kalo masalah itu lebih baik kakak tanya sama Pras ya karena dia lebih tau" Jawab William.


"Hmm oke" Pasrah Keyla.


Tak Lama kemudian mereka akhirnya sampai di taman bermain Yang biasa mereka datangi saat masih kecil , kini taman itu sudah sangat bagus dan banyak perubahan.


Mereka menghabiskan waktu bersama sampai pukul 2 Siang, mereka makan ice cream bersama serta tertawa bahagia.


Tepat pukul 2 siang,  William mengajak Keyla untuk makan siang di restoran yang sangat ia sukai dan itu adalah tempat favoritnya sejak SMP.


Beberapa menit kemudian, mereka berdua telah sampai di restoran tersebut dan William segera memarkirkan mobil miliknya.


Dan mereka pun langsung mencari meja yang kosong dan segera memesan makanan untuk porsi mereka sendiri.


–––––––


Di tempat restoran yang sama ternyata ada Samuel, Chalista, Laura, Reza dan Andika yang sedang makan siang bersama-sama.


Chalista melihat ke arah meja Keyla yang sedang bersama William, "Ra, Itu Keyla sama William kan?" Tanya Chalista untuk memastikan.


Seketika semuanya menoleh ke arah Keyla , "Iya itu Keyla. Gak tau kenapa gua kasihan sama hubungan Mereka , Mika gak pernah berubah dia malah nyakitin cewek lagi padahal dia masih sayang banget sama Amel" Ucap Laura.


"Lo serious Ra?" Tanya Samuel penasaran.


"Serius,  Keyla itu bukan cewek pertama Yang disakitin saat dia sudah putus sama Amel.  Memang awalnya ia cinta dan sayang tapi hati dia masih bersama Amel" Jawab Laura.


"Bener-bener yaa Mikaa! Gua merasa bersalah banget karena terlalu sibuk " Sesal Samuel.


Chalista merangkul pacarnya, "Sekarang kamu temenin dia dulu yaa, aku ngerti banget gimana perasaan Keyla saat ini".


Samuel menatap Chalista, "Beruntung banget aku punya pacar pengertian kaya kamu".


"Ekheemm... Udah kalii pacarannya jomblo nihh" Sahut Andika.


"Dari pada lu disini jadi nyamuk, ke Keyla gih" Usul Reza.


Akhirnya Andika menuruti perkataan sahabatnya ini walaupun ia tidak tahu akan berbicara apa dengan Keyla tetapi setidaknya ia bisa menghibur.


Andika menghampiri Keyla dan William yang sedang asik makan bersama.


"Key" Panggil Andika.


Keduanya menoleh ke sumber suara itu, "Dika? Lo lagi makan siang sama pacar lo juga disini?" Tanya Keyla.


"Gak usah ngeledek deh,  gua sama mereka tuh tapi jadi nyamuk mending gua kesini" Jawab Andika yang menunjuk ke arah double date antara Reza dan Samuel.


"Lu kesini juga jadi nyamuk kita kak, kan kita lagi berduaan" Goda William.


"Wah Key sepupu lu bener-bener ya".


Keyla hanya tertawa dan akhirnya William memberi tempat untuk Andika bergabung bersama mereka berdua.


Andika dan William memperhatikan Keyla yang sedang makan tetapi seperti tidak nafsu dan seperti memiliki banyak pikiran.


William meminta bantuan Andika untuk menghibur kakak sepupunya ini karena sudah sejak tadi William hibur tetapi tetap saja Keyla murung.


Akhirnya Andika mencoba menghibur Keyla dengan percobaan pertama tetapi gagal,  mereka berdua berusaha tapi tetap saja hasilnya nihil.


"Keyla,  Lo jangan kayak gini terus dong.  Lo tuh harus buktiin ke Mika bahwa Lo adalah wanita yang kuat" Ucap Andika.


"Gue cuma pengen tau apa sih hal Yang di sembunyiin sama Mika,  kenapa semua orang juga menutupinyaa?" Ketus Keyla.


"Semua orang pengen Mika sendiri yang jujur dari hatinya kalau emang dia cinta dan sayang sama lo tulus Key" Jawab Andika.


"Benar kak, atau kalo kakak masih penasaran. Kakak bisa temui Pras" Saran William.


"Dik,  besok anterin gue ketemu Pras ya. Please" Mohon Keyla.


Andika menyetujui permohonan Keyla, karena sebagai sahabatnya ia harus menemani Keyla dalam kondisi apapun apalagi ketika sedang terpuruk.


Setelah selesai makan,  mereka bertiga menghampiri meja Samuel,  Keyla dan William berpamitan pulang duluan karena mereka berdua ingin ke toko buku.


Tetapi, tiba-tiba Andika ingin ikut ke toko buku dan ia kebetulan membawa mobil sendiri.


Beberapa menit perjalanan,  mereka pun sampai di toko buku itu dan Keyla langsung mencari buku novel yang sangat ia inginkan.


William pergi ke rak buku notes karena ia tahu bahwa Keyla sangat suka menulis dan kebetulan cita-citanya adalah menjadi penulis novel.


Andika mengikuti William,  William membelikan Keyla notes dengan cover berwarna pink sedangkan Andika membelikan Keyla Ring Bound Planner berwarna pink juga.


Mereka bertiga bertemu di satu kasir Yang sama,  Keyla melihat buku Yang dibawa oleh Andika dan juga William.


"Kalian gak Salah beli? Itu warna pink loh" Ucap Keyla.


"Ini untuk Lo" Jawab mereka bersamaan.


"Gak usah repot-repot lagi pula gue cuma lagi pengen 3 novel ini" Keyla menunjukkan 3 novel Yang ia ingin bayar.


Tiba-tiba, William mengambil 3 novel itu dan langsung memberikannya pada kasir sekalian dengan note book yang telah ia beli.


Ia mengeluarkan uang seharga buku yang akan dibeli untuk Keyla kakak sepupunya dan Andika pun segera membayarkan buku yang ia belikan untuk Keyla juga.


Mereka berdua memberikan totebag nya pada Keyla dan ia tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada William dan juga Andika.


Setelah selesai membeli buku, William pamit pulang duluan karena ada tugas yang harus dikumpulkan besok, ia menitipkan Keyla pada Andika.


Andika mengajak Keyla pergi ke taman untuk mengobrol-ngobrol santai dan agar Keyla bisa menghilangkan pikirannya tentang Mika.


Ia berhasil membuat Keyla tersenyum kembali bahkan sampai tertawa,  mereka sudah berbagi cerita,tawa dan canda hingga hari sudah hampir gelap.


Dan ia pun mengantarkan Keyla pulang kerumahnya, tak lama kemudian mereka telah sampai tepat di depan rumah Keyla.


"Masuk dulu yuk Dik" Ajak Keyla.


"Emang boleh kalo gua mampir dulu? " Tanya Andika.


"Boleh lah yuk".


Akhirnya Andika mau diajak masuk dulu kerumah Keyla dan ternyata dirumahnya sudah ada Mika, Pras dan juga Devan.


Kedua nya memberi salam saat masuk rumah dan Andika di sambut ramah oleh kedua orang tua serta abang Keyla.


Keyla menghampiri Mika yang sedang duduk diruang tamu,  "Dari kapan kamu kesini?  Kenapa gak bilang sama aku? " Tanya Keyla.


"Belum Lama kok baru 5 menit,  kata tante Meira sama Om Adit,Kamu pergi sama William terus kenapa pulangnya sama Dika? " Jawab Mika.


"Iya tadi emang sama Liam terus dia ada tugas dadakan jadi dia pulang duluan terus kebetulan di cafe ketemu Dika" Jelas Keyla.


"Kamu ada hati sama Dika ya?" Celetuk Mika.


Keyla sedikit kesal dengan pertanyaan Mika,  "Enggak dia cuma sahabat" Jawab Keyla dengan nada santai.


"Sahabat jadi cinta kan?  Jujur aja sama aku" Tuduh Mika.


"Kamu gak percaya sama aku? Sekarang ginii aku bakal jujur kalo kamu jujur tentang Amel dan kalo pun aku jujur,  emang bakal percaya?  Enggak kan.  Kamu tuh selalu teguh pada apa kata hati dan pikiran Mik" Ucap Keyla.


"Kenapa jadi Amel?  Aku lagi bahas kamu loh bukan Amel. Aku gak nyembunyiin apa-apa".


Mika memang sangat pandai mengeles agar Keyla tidak mengetahui kebenarannya.


Keyla membiarkan Mika untuk tidak jujur sekarang tapi dia akan mencari dulu fakta Yang ada baru ia berbicara dengan Mika. "Ohh gak nyembunyiin , Dika cuma sahabat aku dan aku sama sekali ga ada perasaan.  Ga percaya?  Tanya Sam dan semua sahabat aku! ".


"OK, aku percaya sama kamu. Oh iya ini untuk kamu" Mika memberikan 2 totebag yang ia pegang sedari tadi.


Keyla menerima totebag itu,  "Makasih ya sayang" ia memeluk pacarnya.


Mika membalas pelukan Keyla dan mencium keningnya.


Pras yang melihat kelakuan Mika sangat gregetan karena rasanya ia ingin memberi tahu Keyla tanpa sepengetahuan Mika ataupun teman-temannya yang lain.


Andika pun juga sama seperti Pras, mereka hanya saling bertatap dan memasang muka senyum palsu saat Mika melihat kearahnya.


Meira membawakan cemilan untuk mereka semua yang baru saja ia buat.


Setelah menaruh cemilan diatas meja,  Meira menemani suaminya Yang sedang mengurus proposal untuk meeting esok.


"Mik, besok hangout yuk udah lama loh kita gak jalan berdua" Ajak Keyla.


"Sorry Key gak bisa,  aku harus ke bandara" Mika menolak ajakan Keyla tanpa berpikir akan perasaan Keyla.


"Bandara?  Kamu mau kemana? " Tanya Keyla.


"Aku mau jemput Amel, besok dia pulang ke Jakarta" Jawab Mika.


Saat mendengar jawaban Mika, hati Keyla sangat sakit seperti di Iris karena tidak biasanya Mika bersikap seperti ini sama Keyla.


Sedangkan Pras dan Andika Yang mendengar jawaban Mika langsung menatap Mika dengan tatapan Yang sangat tajam.


Keyla berusaha untuk kuat dan ia berkata, "Oh enak ya jadi Amel, mantan tapi lebih di prioritaskan daripada pacar sendiri".


"Maksud kamu? Dia udah lebih dari 1 tahun gak ketemu sama aku jadi wajar dong kalo dia minta jemput sama aku" Ucap Mika.


"Iya wajar banget, aku iri sama Amel yang setiap hari di chat, di kasih perhatian walaupun jauh dan sekarang mau dijemput" Keyla meluapkan apa yang ada di hatinya.


"Aku selalu nge chat kamu,  aku selalu kasih perhatian sama kamu, aku cuma seharian aja sama Amel untuk melepas rindu masa ga boleh. Egois kamu!" Kekeh Mika.


"Ngechat? Nih periksa hp aku sama sekali ga ada chat dari kamu Mik, iya boleh. Semoga kamu bahagia bisa melepas rindu sama Amel" Keyla sudah tidak bisa marah karena ia sangat sakit hati.


Mika terdiam dan tiba-tiba Mika mengajak Devan dan Pras untuk pulang kerumahnya karena ia tidak mau terjadi ribut besar.


Akhirnya mereka bertiga pulang kerumah Mika dan dirumah Keyla hanya ada ia dan Andika karena kedua orang tua serta abangnya sibuk dengan pekerjaan.


Saat mereka bertiga sudah pergi, Keyla meminta Andika untuk pulang kerumahnya karena ia butuh waktu sendiri di kamar.


Andika menuruti kemauan Keyla akan tetapi, ia tidak benar-benar pulang, ia menelpon Samuel,Rino,Nicole,Kyra,Hema ,Fasya dan Alex untuk membantu dirinya dalam menghibur Keyla.


—————


Di dalam kamar.


Keyla menangis sambil memeluk boneka pemberian Mika serta memeluk foto mereka berdua yang sedang memegang bunga saat birthday partynya.


"Kenapa lo masih gak mau jujur sama gue Mik" Ucap Keyla dengan isak tangis.


"Gue sayang sama lo Mik, gue cuma butuh kejujuran lo aja walaupun jawabannya akan bikin gue sakit hati!" Keyla menangis dengan sesegukan.


Ia memukul boneka pemberian Mika dan ia menjatuhkan semua bingkai foto yang terpajang foto mereka berdua.


*BRUUKK!!*


Ia duduk di lantai dan bersandar di tempat tidur miliknya, "Kenapa lo sejahat ini sama gue? Salah gue apa Mik? APAAA???!!!" Teriak Keyla.


"Gue harus nanya Pras dan maksa dia untuk jujur" Ucap Keyla Yang masih sesegukan.


Ia masih terus kepikiran Mika,  ia melempar semua barang yang diberikan oleh Mika tadi.


"Gue gak butuh semua barang ini Mik , gue cuma butuh lo ada DISINII!!" Teriak Keyla lagi dengan isak tangis yang makin keras.


Teriakan kedua Keyla berhasil membuat Kedua orang tua serta abangnya menghampiri kamar Keyla. Tapi, kamarnya terkunci.


-Tok tok tok-


"Keyla" Panggil Kelvin.


-Tok tok tok- Suara ketukan pintu semakin keras.


"Nak,  Keyla sayang buka pintunya kamu kenapa? " Panggil Meira dan Adit yang sangat khawatir.


Keyla masih tidak menjawab keluarganya yang memanggil dirinya sejak tadi.


Tiba-tiba Andika serta sahabat-sahabatnya Keyla yang lain menghampiri kedua orang tua dan abang Keyla yang berada di depan kamar Keyla.


"Tante, Keyla kenapa?  Tadi kata Dika dia teriak" Ucap Samuel khawatir.


"Tante juga belum tau Sam, dari tadi Keyla gak mau buka pintunya" Jawab Meira.


Samuel mencoba mengetuk pintu kamar Keyla,  "Key buka pintunya ini gue Sam".


Masih tidak ada jawaban dari Keyla, Samuel tidak menyerah dan ia terus mengetuk dan memanggil Keyla sampai Keyla mau membukakan pintunya.


"Key,  gue minta maaf karena jarang ada waktu buat Lo.  Please buka pintunya , Lo certain semuanya ke gue atau ke kita semua" Ucap Samuel.


"Keyla, lo tuh gak sendirian. Lo punya kita Key, jangan murung gitu keluar Key" Andika ikut membujuk Keyla.


"Key, Kak Rino marah yaa kalo kamu jadi perempuan Yang lemah kaya gini.  Ini bukan diri kamu Key,  cerita Key jangan malah ngurung diri" Teriak Rino.


Teman-teman nya yang lain juga ikut membujuk Keyla agar mau keluar dari kamar karena menurut mereka semua tidak biasanya Keyla punya masalah tetapi malah mengurung diri.


Kedua orang tua serta Abangnya ikut membujuk Keyla, mereka sangat khawatir dengan keadaan Keyla yang seperti sekarang ini.


Akhirnya Keyla membuka kunci pintu kamarnya.


Meira pun langsung membuka pintunya dan memeluk putrinya,  "Kamu kenapa sayang?" Dan mengelus kepala putrinya.


"Mika Ma, dia nyimpan rahasia dari Keyla dan dia tadi malah mentingin Amel mantan pacarnya" Jawab Keyla.


"Sekarang kamu biarin dia kayak gitu tapi kalo makin parah mending kalian putus aja,  Mama juga ngerasain ada perubahan di diri Mika" Saran Meira.


Keyla menganggukkan kepala, Adit dan Kelvin memeluk erat Keyla dan menenangkan dirinya agar tidak down.


"Sayang, kita lanjut kerja sebentar ya. Samuel,  Om titip Keyla ya" Ucap Adit.


"Iya Pa gapapa kok" Keyla tersenyum.


Kedua orang tua dan abang Keyla sebelum keluar dari kamar , mereka mencium kening Keyla dan langsung keluar dari kamarnya.


Samuel duduk di samping Keyla dan merangkul Keyla,  "Lo harus kuat Key , besok lo ketemuan sama Pras untuk bahas ini karena pasti dia tau semuanya".


"Iya Sam, lo besok sibuk ya? Bisa temenin gue gak?".


"Sebenernya besok gue ada acara keluarga Key, tapi kalo lu mau gue yang temenin bisa kok" Jawab Samuel.


Keyla tersenyum,  "Gak usah Sam, Tante sama Om pasti akan kecewa kalo sampe lo gak ikut acaranya".


"Lo tenang aja Key, gue yang akan temenin lo besok" Sahut Andika.


"Gue ikut" Sahut Nicole.


Keyla melihat ke arah Andika dan Nicole, "Makasih yaa Dik, Nic".


"Nicole biar gue yang jemput aja soalnya gue juga mau ikut, biar gue maki-maki tuh si Mika" Sambung Rino.


"Hahaha Rino wajib ikut biar Pras mau jujur tuh De" Sahut Alex.


Keyla tertawa dan ia menyetujui perkataan Alex karena cuma Rino Yang bisa membuat orang menjadi jujur entah ia pakai jurus apa.


"Nah gitu dong Key senyum kan makin cantik" Puji Kyra.


"Apa sih Ra, gimana Ra siap di tinggal LDR sama Kak Hema? " Tanya Keyla.


"Siap ga siap harus siap Key" Jawab Kyra.


"Ciee,  tenang aja aku pasti pulang lagi kok lagi pula kan cuma buat kuliah aja" Goda Hema.


"Iyaa iyaa" Ucap Kyra.


"Sam, udah jadian sama Chaca? Pajak jadian lah" Ucap Keyla.


"Tau dari mana lo? Hahaha" Samuel malu karena ketauan oleh Keyla.


"Dari pas di Cafe kalian romantis banget, ya kan Dik".


"Eh iya Key" Andika terkejut.


"Wah wah Dika jadi agen informasi nih" Ledek Rino.


"Agen informasi tapi gak bisa ngasih informasi penting buat Keyla" Jawab Andika.


"Ekheemm.. Ekheemm.. Batukk gue" Ledek Fasya.


"Jadi gimana Dik? Udah ada hati sama Keyla? Ekhemm..." Goda Alex.


"Salah mulu gua astagaa".


"Jangan dibawa perasaan, mereka mah suka gak jelas Dik" Ucap Keyla.


"Santai aja Key".


Mereka pun asik mengobrol dan tertawa bersama,  Keyla sudah melupakan semua masalahnya dengan Mika.


Semua sahabatnya sudah berhasil membuat Keyla tertawa bahagia seperti sekarang ini.


Tak terasa waktu sudah malam hari, Meira mengajak semua sahabat Keyla dan anaknya untuk makan malam bersama karena ia sudah menyiapkan makanan kesukaan Keyla.


Karena besok masih weekend mereka melanjutkan obrolan sampai tengah malam, saat sudah jam 12 malam mereka pun segera pulang.


Dan Andika akan menjemput Keyla pukul 11 pagi untuk bertemu dengan Pras.


Setelah semuanya pulang,  Keyla mencari kontak Pras dan segera menelponnya.


Tak perlu menunggu lama,  Pras pun mengangkat telpon dari Keyla.


-On Call-


Pras : Halo Key, tumben tengah malam telpon.


Keyla : Hai Pras sorry banget gue ganggu waktu tidur lo,  besok ada acara ga?.


Pras : Santai gue gak tidur kok, ga ada Key,  kenapa?.


Keyla : Ke cafe yuk,  ada Yang mau gue tanyain tapi kita gak berdua kok.  Gua ajak Dika, Nicole sama Ka Rino.


Pras : Gue ajak Mark sama William ya , gue janji bakal jujur sama lo karena gue udah gak tahan nyimpan ini semua.


Keyla : Ok, makasih ya Pras. Selamat tidur.


Pras : Selamat tidur juga Key.


-End Call-


Pikiran Keyla sudah mulai tenang karena Pras menerima ajakannya untuk membahas Mika.


Ia pun men-charge ponselnya dan langsung tertidur pulas.


...***...


...Selesai sudah part ini. ...


...Gimana menurut kalian? ...


...Pras mau jujur? ...


...Terus hubungan Keyla sama Mika akan kayak gimana ya kelanjutannya? ...


...Andika beneran suka sama Keyla?...


...Terus gimana ya reaksi Keyla saat sudah tau kebenarannya? ...


...PENASARAN? SIMAK DI BAB SELANJUTNYA. ...


...Jangan lupa untuk Vote dan Comment. ...


...Saran dan kritik kalian sangat aku butuhkan agar Novel ini semakin sempurna. ...


...Terima kasih Yang sudah membaca sampai Bab ini 😍...


...Enjoy Read and Keep Healthy....


...Luv you😘♡...