
Tania Zevanya Angel adalah seorang gadis cantik,baik nan lugu.Ia bekerja di sebuah perusahaan fashion terkenal di Indonesia.
"Tania.. direktur Zahra ingin bertemu dengan anda...mari saya antar menuju ruangan beliau" ucap sekretaris Lusi kepada Tania.
"Ada apa Zahra memangil ku?"tanya Tania didalam hatinya.
Zahra adalah seorang direktur utama di perusahaan tempat Tania bekerja sekaligus sebagai seseorang yang telah menolong Tania dimasa² sulit bagi Tania.
Tok...tok...( Suara pintu diketuk)
"Masuk" titah Zahra
Taniapun masuk kedalam ruangan tersebut dan ternyata didalam sana Zahra tengah bersama dengan seorang pria.
"Duduklah ada hal yang ingin aku katakan kepada mu" ucap Zahra sembari mengambil sebuah dokumen yang kemudian diserahkan kepada Tania. Tania pun mengambilnya dan mulai membaca dokumen tersebut,dan ternyata dokumen tersebut adalah sebuah surat kontrak.
" Apa ini maksudnya? Kenapa kontrak ini diberikan kepada saya?"tanya Tania dengan nada setenang mungkin.
" Bukan kah kamu dulu bertanya kepada ku? Dengan apa kamu dapat membalas kebaikan ku ini?"
Tania pun hanya mengangguk. Ia tak dapat menyangkal lagi karena memang tanpa bantuan dari Zahra mungkin ia akan menjadi gelandangan di luar sana.
" Maka dengan ini lah kamu dapat membalas kebaikan ku"
" Bagaimana mungkin aku menikah dengan tunangan mu apa kamu tidak memikirkan perasaan nya?" Tanya Tania berusaha menolak itu.
Brakk.....
Zahra pun menggebrak meja dan menghampiri tempat duduk Tania.
" Kamu tidak usah ikut campur hubungan saya dengan tunangan saya,yang perlu kamu lakukan adalah menyetujui kontrak itu. Atau uuu.." ucap Zahra dengan nada mengancam.
" Bayar kebaikan ku dengan nominal uang yang tertera di kontrak itu?!!"
Tania pun terdiam ia nampak binggung bagaimana bisa ia membayar uang sebanyak itu sedangkan ia baru bekerja selama 4 bulan ini. Ia punn menatap laki² yang sembari tadi duduk di sofa sambil membaca sebuah dokumen entah apa itu.
" Baiklah aku akan menyetujui kontrak ini,tapi kamu harus Ingat setelah kontrak ini selesai tidak ada hubungan di antara kita lagi"ucap Tania yang kalah telak melawan Zahra
" Dan satu lagi aku akan keluar dari perusahaan ini dan jangan pernah kamu beri tahu keberadaan ku kepada ayah ku!!" Ringkas Tania meninggal kan ruangan itu.
|•∆•∆•∆•|
Brakk...(suara buku dilempar ke lantai)
"Baiklah apakan ini merupakan keinginan mu? Apa kamu merasa akan kekurangan materi jika menikah dengan ku?" Tanya Farhan seorang direktur perusahaanyang masih muda namun sangat terbakat.
" Bukan begitu darl tapi apakah kamu rela melihat aku melepaskan kesempatan emas ini?"
Farhan adalah tunangan Zahra yang sangat mencintai Zahra dengan begitu bodoh hingga rela diperalat oleh Zahra.
"Ahhrhh terserah kamu sajalah jika memang ingin pergi maka pergilah"
"Ahhh darl kamu yang terbaik muach.." ucap Zahra sembari mencium bibir Farhan.
|•∆•∆•∆•|
" Sial kenapa nasib gua harus begini amat sih? Untung masih ada uang sedikit setidaknya masih cukup untuk membayar uang sewa kontrakan dan membeli bahan makanan sebelum dapat kerjaan baru" ucap Tania menyemangati diri sendiri sembari jalan menuju HRD untuk menyerahkan pengunduran dirinya.
" Semoga aja ini keputusan yang benar" senyum Tania mengembang di bibirnya yang tipis. Ia memutuskan untuk mengundurkan diri setelah menandatangani kontrak itu Karana ia tau pasti akan menimbulkan Masalah bagi dirinya di kemudian hari.