Love and Hope

Love and Hope
Pertemuan Kedua



"Oh jadi ini karyawan baru itu! tuan manager?" ucap lelaki ber jas dongker dan menatap ku sinis.


"Em, iy iya bos besar." manager menjawab dengan gelagapan, sesekali melihat ku dengan raut wajah sepertinya ia sangat marah batin ku.


Aku masih saja memandang laki-laki berjas dongker itu, tiba-tiba ia berdiri dan mendekati ku.


"heii apa yang lo lihat? apa lo gak ngerasa bersalah! ini hari pertama lo masuk kerja kan? tapi bisa telat setengah jam seperti ini! kalo lo gak ada niatan untuk bekerja disini enyah sekarang!!" pria itu mencekam daguku sangat kuat dan mendorongku.


sungguh sakit rasanya. aku sangat sial! aku tarik kembali ucapan ku yang memuji mujinya. dia bahkan sangat tidak sopan. berbeda dengan wajah nya. aku kira, dia pria baik dan lemah lembut ternyata pria sadis yang begitu kejam!


"ma ... maafkan saya pak sa saya sangat ingin bekerja disini tapi," ucapku dengan nada gelagapan lalu di timpal lagi dengan makian.


"Lihatlah dirimu ini! wajah mu, pakaian mu sangatlah kumuh dan bau! apakah kau cocok untuk bekerja disini. lebih baik kau pergi!" teriaknya membuat dadaku sesak.


"Tidak ..., tidak maafkan saya pak. saya janji tidak akan pernah telat lagi, sungguh saya mohon. saya akan melakukan pekerjaan apapun yang anda suruh. tetapi saya butuh sekali pekerjaan ini. tadi saya memang sudah telat 10 menit tetapi ada mobil sport hitam melaju dengan cepat lalu mengguyurkan air yang ada di jalanan waktu saya berlari sambil menunggu ojek." jelas ku dengan tangisan kecil.


Manager hanya diam saja melihat semuanya, ia kasihan dengan ku tapi mana mungkin ia harus membantah kemauan bos nya.


Ada sedikit keheranan di raut wajah pria itu.


ย 


ย 


di benaknya. hah? apa dia yang terguyur air tadi waktu gue mengemudi. difikir-fikirnya lagi. ia benar waktu gue liat ke spion mobil wanita berhodie pink dan celana cream yang melambai-lambaikan tangan nya tadi. terlihat raut kesalnya namun ia tidak menanggapi tetap saja melaju kan mobil. "ahhh kenapa harus dia sih, gimana kalo dia tahu bahwa mobil gue yang mengguyur air di bajunya tadi. muka gue ditaro dimana. tapi, kan salah dia yang ceroboh, ngapain lari-lari ditrotoar. ahh sudahlah lagi pula tadi dia juga gak lihat gue. " timpal pria itu dalam hati.


"Gue gak perduli penjelasan lo!" ucap nya sangat dingin dan sinis. "Tuan manager lo urus semuanya!" sambungnya lalu ia pergi.


Dasar cowo gak punya hati! lagi pula gue juga udah minta maaf. ohhh tuhan Ingin aku sentuh ginjalnya dan memakannya hidup-hidup!! tidak ada lembut sekali dengan cewe! mentang-mentang ia bos disini. main enak saja memperlakukan karyawan seperti itu!! apakah cocok dia disebut sebagai bos! gerutu ku dalam hati ketika ia meninggalkan ruangan.


"pak, pak manager maafkan saya, saya tadi tidak sengaja untuk telat hari ini." Ucap ku.


untung saja pak manager itu sangat pengertian dan mendengarkan aku ketika menjelaskan semuanya.


"baiklah saya maafkan, tetapi lain kali jangan sampai kamu telat seperti ini lagi. apalagi tadi ada bos besar pemilik restaurant ini." ucap nya.


"iya, pak manager maaf, saya tidak akan pernah telat lagi. terimakasih pak manager terimakasih sekali lagi." ucap ku merasa sangat lega.


Semua gara-gara mobil hitam itu! awas saja dia jika bertemu. akan ku umpat habis-habisan!