Love and Hope

Love and Hope
Kelulusan part2



"Anak-anak Bapak harap diam dulu. Pak Badi akan mengumumkan hasil seluruh selama kalian belajar di Sma ini." ucap salah satu guru.


Semuanya hening


"Assalammualaikum wr wb"


"Waalaikumsalam wr wb" langsung di jawab serentak oleh anak-anak kelas XII.


"Pertama-tama bapak ucapkan terimakasih dan selamat untuk kalian yang sudah sangat sungguh-sungguh bekerja keras agar dapat mendapaatkan nilai yang baik. bapak harap, untuk kedepan nanti kalian bisa lebih baik lagi dan bapak doakan semoga kelak kalian sukses." ucap pak Badi.


Serentak anak-anak mengucapkan "Aminnn"


"Jadi Bapak hari ini akan mengumumkan. yang pertama, hasil prestasi dari 3 tahun berturut-turut ini dengan nilang terbaik adalah" sungguh sangat tegang "Bapak ucapkan selamat kepada Siswa yang bernama Tifani Azzahra untuk kedepan mengambil penghargaan."


Semuanya bertepuk tangan.


Serentak Tifa dan sahabatnya kaget serta bahagia karena salah-satu sahabatnya mendapatkan apresiasi langsung dari kepala sekolah karena kegigihan dan kepintarannya selama ini.


"Aaaa si imutt, Tifaaa selamatt" ucap Ayna, Chaca dan Fina.


"Selamat imutttkuh" Ucap Naufal yang sedikit membuat Fina agak cemburu hehe. tenang fin tenang.


"Selamat Tif, ternyata ga sia-sia ya gue ngajarin lo selama ini" timpal Joni yang sedang mengada-ngada.


Aku tidak bisa berbuat apa-apa sungguh sangat bahagia, yaa kini yang ku rasa adalah bahagia sekali. tidak sia-sia semua yang aku kerjakan selama ini, bisa membuahkan hasil.


Aku pun segera menuju ke tempat kepala sekolah untuk mengambil penghargaan itu.


Tifaa ..., Tifaniii ..., Tifaniii ..., imuttt selamattt..


banyak teriakan para kaum adam dan kawan-kawan serta sahabat yang ikut serta bahagia atas penghargaan untuk Tifani.


Mereka bersorak ria dan bertepuk tangan.


Setelah Tifani mengambil penghargaan itu, tak terasa air mata menetes di pelipis wajah imut wanita itu. sungguh bahagia rasanya bisa mendapatkan apresiasi ini setelah 3 tahun Tifani bekerja keras. bukan hanya pelajaran tetapi ikut serta membantu orang tua nya, walaupun Tifani sibuk membantu keluarga mencari rezeki Tifani tidak pernah mengeluh sedikitpun. ia selalu menyempatkan belajar meski keadaan tidak sepenuhnya memihak kepadanya.


"Tifa, apakah ada yang ingin kamu sampaikan kepada guru atau teman-teman kamu?" tanya pak Badi menyerahkan microfon.


"Assalammualaikum wr wb. " dan dijawab serentak oleh seluruhnya. "pertama-tama saya ingin berterimakasih kepada Kepsek atas apresiasinya. saya sangat menerimanya. kepada seluruh guru-guru pembina dan Staf, Tu. Terimakasih yang sebesar-besarnya atas bimbingan selama ini. yang selalu sabar menghadapi kami dan yang selalu menasehati jika kami salah. Dan untuk kawan-kawanku sekalian Terimakasih atas kasih sayang dan kerja sama kalian selama ini.


Dan terimakasih untuk sahabat-sahabat ku, Chaca, Fina, Ayna, Naufal dan Joni." air matapun semakain berderai. "Tanpa kalian aku mungkin tidak akan pernah mendapatkan penghargaan seperti ini. terimakasih kalian yang selalu ada di saat aku membutuhkan. tidak pernah lelah memberi nasehat jika aku salah, yang selalu membuatku tersenyum dikala aku sedang dalam keterpurukan. Terimakasih ..., Terimakasih sekali lagi untuk semuanya. i love you so much and good luck, sukses untuk kedepannya! Terimakasih wassalammualaikum wr wb."


I love you to Tifaa ..., imutt ..., teriakan-teriakan kawan-kawannya dan para sahabat yang ikut bahagia mendengarnya.