
Matahari begitu terik, terasa seperti lebah yang sedang menyengat kulitku.
Ku lihat jam mungil ditanganku, terlihat jam 12.59 waktu makan siang sudah terlewati bahkan aku belum makan sejak pagi tadi "Tidak mungkin aku melamar di kantor, sedangkan aku hanya lulusan Sma. Akhh hari yang begitu membosankan." gerutuku kesal.
"hmm hari sudah begitu siang, bahkan belum ada yang menerima surat lamaranku, bagaimana tidak mereka hanya melihat dari penampilan saja, bahkan surat lamaranku belum sempat mereka baca langsung saja mengusirku, huhhh ..., sungguh kejam dunia perekonomian ini!" keluh ku kesal.
Tiba-tiba jalanku terhenti setelah di depan ku terlihat banner "BUKA PENDAFTARAN KARYAWAN BARU" mataku terbelalak aku tarik ucapanku yang mengatakan bahwa dunia itu kejam. "Sungguh terimakaskih ya allah kau memang maha pemurah lagi maha penyayang." aku sangat bahagia sesegera mungkin aku masuk ke dalam Restaurant besar nan mewah itu.
Setelah aku masuk, sesigap mungkin karyawan itu memberi salam dengan santun nya. "Selamat siang, silahkan masuk." ucap salah satu karyawan itu.
aku masih bingung dan celingak celinguk seperti orang bodoh.
"Maaf, ada yang bisa saya bantu?" ucap karyawan itu, mungkin ia melihat aku seperti orang kebingungan.
"Akhh iya, jadi gini mba aku ingin melamar menjadi karyawan disini, tetapi aku bingung harus kemana. soalnya restaurant ini begitu besar." tanyaku dengan polos.
"Pantas saja, mana mungkin orang seperti dia ingin makan disini. dari penampilannya saja membosankan." Ucap karyawan yang lainnya. aku hanya membalas dengan senyuman.
"huss gak boleh ngomong gitu," bisik karyawan itu. "oh jadi mba mau melamar? mari saya antar ke ruangan manager."
"Oh iya terimakasih." ucap ku.
Setelah sampai di ruang manager, manager itu langsung menyuruhku untuk masuk dan melakukan interview.
"Semuanya sangat bagus, tetapi apakah anda sudah pernah berpengalaman kerja sebelumnya" Tanya manager itu.
Dengan sigap aku menjawab "iya pernah pak. apakah saya harus menjelaskannya?" tanya ku.
"oke, jadi saya pernah sepulang sekolah pergi menjual kue keliling komplek untuk membantu ibu saya, dan bekerja di sebuah toko buku setiap malam untuk membersihkan sudut demi sudut." dan banyak lagi yang aku jelaskan.
"Wahh jadi kamu sungguh bersemangat ya" Ucap manager itu.
"Iya pak saya sangat bersemangat, jadi apakah saya bisa diterima disini?" tanya ku.
"Saya sudah melihat jelas bahwa kamu sangat cocok bekerja disini, kami kekurangan 1 karyawan yang sigap cepat tanggap untuk melayani pembeli yang ada di retaurant ini. selertinya kamu cocok untuk itu."
"Hahh sungguh pak saya di terima? terimakasih pak terimakasih sekali lagi atas bantuannya. jadi kapan saya akan mulai bekerja?" tanya ku dengan ria.
"besok jam 07.20 kamu sudah bisa kerja disini."
"Baik ..., baik pak saya akan datang tepat waktu besok. terimakasih sekali lagi pak." ucap ku sangat senang.
"iya sama-sama, saya harap kamu juga bisa bekerja dengan baik disini dan tidak mengecewakan kepercayaan saya." ucap Manager.
"Iya pak ..., saya tidak akan mengecewakan anda.
oiya, pak. besok saya sudah bekerja, apakah saya boleh pulang sekarang?" tanyaku.
"haha iya silahkan silahkan" ucap Manager dengan tawa kecilnya.
"ah iya pak makasih hehe."
aku sedikit bingung, kenapa Manager tertawa ya? apa ada yang salah dengan ucapan ku, atau penampilan ku? ah, sudahlah yang terpenting aku sudah memiliki pekerjaan sekarang.