Lika

Lika
eps 13



...Sesampainya dirumah pak wiguna.Dio mengangkat tubuh lika ala² bridel style dan meletakkannya dengan lembut dikursi roda.persis seperti seorang suami idaman.🥰🥰🥰🥰."bi...bi...kemari sebentar".panggil pak wiguna pada Art nya."tolong siapin kamar tamu yang disamping kamar saya ya dan untuk nak lika tolong bersihkan kamar yang dekat kolam ya".perintah pak wiguna."bi...gak usah kamar yang dekat kolam,,siapkan kamar yang disamping kamar saya saja".perintah dio kepada Art tersebut."baik den,,mari pak saya permisi."kata Art tersebut."tumben kamu mau orang lain memasuki kamar lama mu.bahkan daren saja tidak kamu ijinin tidur disitu."kata pak wiguna."tumben apanya...biasa aja".ucap dio dengan nada datar.lika masih heran dengan sikap dio yang berubah.lika hampir tidak bisa berucap ketika mendapatkan perhatian dari dio yang memang dalam waktu yang cukup lama tidak pernah ia rasakan.hatinya sempat bergetar atas perlakuan dio terhadapnya.namun dia selalu meyakinkan bahwa itu mungkin hanya rasa simpati saja.atau mungkin rasa bersalah dio karena telah membentaknya dan membuatnya jatuh pingsan....


..."anak² mau makan apa?kita pesan pizza sama hambergur aja gimana?"tanya pak wiguna pada anak² lika."mau!!!".jawab mereka serempak."ya udah ayo kita ketaman belakang aja sambil nunggu pesanan kita datang".ajak pak wiguna.setelah beberapa saat tibet baru sampai.dia telat datang karena harus mampir isi bensin dulu.tibet menghampiri lika yang duduk di pinggir kolam renang."annyeong,,,,"sapa tibet membuyarkan lamunan lika."jangan suka ngelamun,,,ntar kecebur.😁😁😁".kata tibet."gue gak ngelamun...cuman gue lagi mikir aja."kata lika."loe mikir apaan sampai bengong gitu".tanya tibet."gue masih heran sama tingkahnya dio.kok dia bisa gitu ya??"kata lika yang masih tidak percaya dengan sikap dio."nahhh...kebetulan lo ingetin..cepat loe ceritain dari awal sampai akhir.tentang semua ini.kalo gak,,,gue bakalan gak bisa tidur nyenyak.".kata tibet meminta penjelasan lika. lika pun menjelaskan pada tibet apa yang terjadi dan bagaimana dia mengenal daren dan dio.lika juga bilang bahwa dio juga bosnya di restoran."wahhhh....memang pemuda idaman....udah ganteng kaya lagi.cuma sayang kayak kulkas."kekeh tibet.lika pun ikut tertawa dibuat tibet.namun ketika sedang asyik tertawa...terdengar suara seorang pria ber dehem dibelakang mereka."eehhhemmmm".dio berdehem pada lika dan tibet."tibet,,,bisa saya minta tolong??".tanya dio."bi bi sa pak".jawab tibet gugup."tolong kamu ambilkan berkas² saya dikantor karena berkas tersebut harus saya tanda tangani hari ini."kata dio."baik pak,,saya berangkat sekarang".pamit tibet dan langsung meninggalkan lika dan dio berduaan di tepi kolam renang."kamu sudah makan??"tanya dio canggung pada lika."belum,,,"jawab lika kikuk."kalo gitu ayo kita makan sekarang.biar kamu cepat minum obat dan vitaminnya dan lekas istirahat".kata dio dan langsung mendorong kursi roda lika menuju meja makan."anak² gimana ya..apa mereka udah makan".gumam lika yang ternyata terdengar oleh dio."mereka sudah makan bareng ayah tadi,,,mereka sekarang sedang nonton tv diruang tengah.sedangkan kia sedang tidur siang dikamar ditemani bibi."kata dio menjelaskan pada lika agar lika tidak khawatir."oh...baiklah,,,terima kasih".jawab lika pelan.sesudah makan dio menyiapkan obat²an dan vitamin untuk lika.dio benar² merawat lika layaknya suami pada istrinya yang sedang sakit."setelah ini kamu tiduran aja dikamar".perintah dio.dibalas anggukan oleh lika....


...tidak terasa sudah 3 hari lika dan anak² tinggal ditempat pak wiguna. anak² nampak sudah mulai terbiasa dengan suasana rumah pak wiguna.dan pak wiguna nampak senang dengan kehadiran anak²."udah berapa hari gue gak keramas..kepala gue udah lengket banget".keluh lika karena memang semenjak terluka lika tidak pernah mencuci rambutnya."gue coba sendiri aja deh.kayaknya tangan gue udah mulai mendingan."gumam lika.lika pun memasuki kamar mandi dan mencoba mencuci rambutnya sendiri.namun ketika lika mencurahkan shampo pada rambutnya tanpa sengaja air shampo masuk kemata lika dan membuat mata lika perih.lika mencoba meraba² kran air karena ingin membersihkan matanya.namun ketika berjalan lika tidak menyadari bahwa dia menginjak tetesan shampo dan menyebabkan dia terpeleset dan jatuh.seketika lika berteriak kesakitan."aawwww!!!ringis lika.yang membuat dio kaget karena memang dio masih dikamarnya bersiap² ingin berangkat kekantor."suara lika kayaknya".ucap dio sembari berlari kekamar lika yang ada disebelahnya."lika...kamu kenapa".tanya dio khawatir sambil mengetok pintu kamar mandi."aduh...maaf...aku buat kamu kaget.ini aku lagi bersihin rambut aku terus air shampo masuk kemata ku dan aku terpeleset ketika ingin mencari kran air....bisakah kamu menolongku".kata lika yang sedang menahan perih mata dan sakit di pinggangnya karena terpeleset."baiklah...aku masuk sekarang gak pa²???"tanya dio meyakinkan lika."gak pa²..aku pake pakaian kok.aku cuma mencuci rambut ku saja."jelas lika.dio pun masuk dan melihat lika yang masih terduduk dilantai.dio mengangkat tubuh lika dan meletakannya dipinggir bathub."ini handuk basah...bersihkan lah matamu".kata dio sambil memberikan handuk basah pada lika."kamu duduk saja disitu,biar aku yang mencuci rambutmu."kata dio."tidak usah,,,saya bisa sendiri.kamu juga udah rapi nanti bajumu basah lagi".tolak lika."gak pa²,,saya tinggal ganti baju lagi aja,kamu gak usah nolak turuti saja apa kata saya.karena saya gak suka dibantah".jelas dio.membuat lika diam seketika.dio pun membantu lika mencuci rambutnya.(sungguh adegan yang romantis.😁😁🥰🥰🥰)....