Lika

Lika
eps 10



Pov dio


..."apa an sih daren gak jelas...dasar playboy cap tikus...gak bisa lihat cewek nganggur dikit langsung di embat".gumam dio sambil rebahan dikamarnya."waaahhhh...gak biasa nya gue makan banyak...masakannya emang enak sih...wajahnya juga enak dilihat....😊😊😊😊".gumam dio."waktu itu pas dipantai gue gak perhati'in wajah nya sih...anak² nya juga sopan banget..trus kenapa dia jadi janda ya???jangan² dia selingkuh kali ya!!!waaahhhh kacau ni bokap....gue jadi khawatir ni.kali² nanti ada udang di balik batu.bisa² dia jadi emak gue...wahhhhh....gak bisa dibiarin ni....ayah gak boleh akrab ma tu cewek...masa iya bokap nikahin cewek yang cocok jadi mantunya...yang benar aja....gue harus bertindak".ujar dio sambil mondar-mandir dikamar.ntah apa yang membuat dio jadi bawel seperti ini.dia begitu tertarik dengan hubungan lika dan bokapnya.sampai² membuat dia gelisah gak karuan."besok gue samperin aja tu cewek diresto..."kata dio. Dio bukan tipe orang yang suka kepo namum ntah apa yang dipikirkannya sejak malam ini.dia mencoba mencuri² pandang pada lika yang tepat duduk disebelahnya.mungkin ada rasa penasaran di bathinnya yang membuat dia jadi ingin tau mengapa bokapnya begitu akrab dengan lika dan anak²nya.padahal yang dia tau bokapnya adalah orang yang pemilih dalam hal berteman.ntahlah dio juga tidak mengerti dengan perasaannya....


...keesokan hari nya....Dio sengaja bangun pagi biar bisa sarapan bareng ayahnya.karena kebiasaan ayahnya kalo pagi² itu sarapan.dan kebiasaan dio,dia bangun kesiangan dan buru² langsung kekantor.melewatkan sarapan bersama ayahnya. "tumben kamu jam segini udah dimeja makan...dan udah rapi pula"...kata pak wiguna melihat dio dimeja makan."biasa aja yah...udah lama dio gak sarapan bareng ayah".sahut dio."ehmmmm.....yah".panggil dio."ya...ada apa".sahut pak wiguna."ayah sama cewek kemaren itu gimana sih...kok akrab banget??"tanya dio."maksudmu....."jawab pak wiguna yang merasa aneh dengan pertanyaan anaknya."iyaaa....maksud dio hubungan ayah sama si cewek beranak 3 itu"...sahut dio."hubungan baiklah...emang kamu mau hubungan seperti apa....???".tanya pak wiguna."yaaa....gak seperti apa²...emang ayah gak merasa curiga gitu sama cewek beranak 3 itu???".telisik dio mulai menggali informasi ke ayahnya."dio....namanya lika.dan ayah rasa dia gak punya niatan aneh sama ayah.kamu kok bisa nya menilai orang hanya dari luarnya saja.....lika bukan wanita seperti yang kamu pikirkan.dia wanita baik,wanita yang bisa menjaga kehormatannya walaupun statusnya janda....dan 1 hal lagi.ayah gak mau kamu meremehkan wanita hanya karena status nya..semua wanita apalagi seorang ibu itu adalah mulia..dio."omel pak wiguna."tapi....ibu gak gitu yah,,,ibu meninggalkan kita dan lebih memilih lelaki lain yang lebih kaya.....kemungkinan wanita itu sama.yang tau nya cuma uang dan kemewahan".sahut dio dengan sedikit kesal."dio....kamu tidak boleh membenci ibumu seperti itu...ibumu berhak bahagia. dulu ayah memang belum sanggup memberikan yang ibu mu mau.dan wajar saja jika ibumu meninggalkan ayah."kata pak wiguna dengan raut wajah sedih."jika kamu penasaran dengan lika,kenapa tidak kamu dekati saja dia.jika kamu sudah mengenalnya dengan baik maka kamu akan tau hitam dan putihnya seseorang terlepas dari semua masa lalunya".kata pak wiguna.dengan raut wajah yang tidak bisa ditebak.(belajar jadi mak comblang si kakek)." baiklah nanti dio pikirkan lagi usulan ayah."kata dio sembari menyudahi sarapannya."tapi...nanti ketika kamu tidak menemukan apa yang kamu curigakan...ayah minta jangan tahan perasaanmu karena status sosialnya.yang ditakdirkan oleh allah itu pasti ada berkah dan rezekinya masing².jadi jalani aja".nasehat pak wiguna kepada dio."ayah mikirnya jangan kejauhan...nanti susah pulang".kata dio sambil berlalu berangkat kerja."anak jaman sekarang gak gentleman,bilang aja kalo emang naksir.gitu aja kok repot".gumam pak wiguna sambil terkekeh....


...beberap saat kemudian sampailah dio direstorannya.dilihatnya sekeliling nampak karyawan lain udah berdatangan.namun dia tidak melihat lika disekeliling ruangan tersebut."pak bud,,,kemari sebentar".panggil dio pada pak budi."saya kok tidak melihat koki baru itu,,,kemana?? dia bolos kerja ya".tanya dio."nggak mas,,,non lika ada dibelakang.sejak sampai tadi dia.kelihatan pucat dan berkeringat dingin.jadi saya suruh istirahat dibelakang dulu sebentar.biar agak lumayan."kata pak budi menjelaskan."kenapa gak disuruh pulang aja pak".tanya dio."dia gak mau pak,,,katanya gak enak belum sebulan udah ijin gak masuk kerja."kata pak budi.tiba-tiba dari arah belakang terdengar bunyi sesuatu yang jatuh.seperti gelas pecah.pak budi dan dio pun berlari menuju arah suara tersebut."maaf...maaf...maaf...saya gak sengaja.adduuhhhh gimana ini.".kata lika yang gak sengaja menjatuhkan gelas yang dia bawa diatas nampan.karena tubuhnya gemetaran jadi nampannya oleng dan jatuh."kalo gak bisa kerja gak usah kerja!!!".teriak dio membuat lika terkejut dan jatuh pingsan.lika pun ambruk tepat diatas pecahan gelas tersebut.membuat karyawan lain panik karena melihat banyak pecahan kaca mempel di tangan dan kaki lika."...ya allah neng lika....bagaimana ini mas dio".kata pak budi khawatir."saya tidak tau pak,,,saya hanya spontan berteriak.saya gak tau dia kaget sampai pingsan dan malah rubuh diatas pecahan gelas ini".kata dio mulai khawatir."kita bawa keRS dulu aja mas."kata pak budi.namun belum sampai tangan pak budi ingin menggendong lika.dio sudah lebih dulu mengangkat tubuh lika dan membawanya kedalam mobil untuk dibawa kerumah sakit terdekat....