
Episode 8
Hari Jum’at
“Devi, gue jemput ke rumah lu ya,Kevin sambil duduk dan bermain hp.
“Yaudah cepetan ya,Devi sambil duduk di depan rumahnya.
Kevin pun sampai di rumahnya Devi....
“Cepetan naik, sambil menengok menatap Devi.
Devi pun berjalan dan menaiki motor Kevin dan berkata, “Cepetan gue udah naik, sambil mengepuk punggung Kevin.
Sampai di parkiran...
Devi pun langsung turun dan langsung bergegas menuju gerbang sekolaan dan berkata, “duluan ya teman teman, sambil melambaikan tangan dadah ke teman temannya.
“Ini besok beneran kita akan melawan geng motor Warlocks Dan Black Wolf kita kan kalah jumlah, Dani sambil berdiri dan mengepuk dada Kevin dengan pelan.
“Tidak kalah jumlah ko kan kita kemarin sudah menghabiskan enam belas orang yaudah jangan bahas ituh mendingan kita langsung menuju gerbang sekolaan.
Ketika sedang jam pelajaran tiba Kevin dan teman temannya pun harus menuju ke lapangan sekolaan karna kemarin terlibat konvoi memakai seragam sekolaan.
“Ahh sial kenapa guru bisa tau si.
“Wahh bahaya Vin itu kan di lapangan ada Devi lagi mau olahraga, candra sambil memegang punggung Kevin.
Temanya Devi pun langsung menghampiri Devi dan berkata,”ituh kan orang yang selalu di anterin lu kan ko di hukum si, sambil menunjuk tangan ke arah Kevin.
“Iya ya kenapa di hukum gue juga gatau mungkin ga ngerjain pr kali.
“massa gw ngerjain pr banyak banget si sampe kelas lain juga ada.
“Ouh iya ya kamu bener juga, Devi pun langsung curiga kepada Kevin dengan tatapan yang sinis.
Bell istirahat pun berbunyi..
Ketika Kevin dan teman temannya sedang makan devi pun menghampiri dengan temannya.
Sambil berjalan ke arah Kevin dan berkata, “kenapa tadi di hukum, sambil menatap mata Kevin dengan tatapan yang sinis.
“Ehm telat masuk gerbang ko Trus gerbang nya di tutup ya kan teman teman, sambil tersenyum ke teman teman dan mengepuk.
“Ko Bisa si telat masuk harusnya pas lu anterin gue langsung masuk dong jangan nongkrong nongkrong gajelas, dengan intonasi yg sedikit keras dan tatapan yang sinis.
“Yaudah iya nanti gabakal kek gituh lagi, Kevin sambil tersenyum.
“Yaudah terserah mau masuk ke kelas dulu.
Devi dan temanya pun berjalan dan menuju ke kelas.
“Sialan hampir aja ketauan, sambil menghajar meja yang ada di depannya.
Ibu warung berjalan ke arah Kevin dan berkata, “nanti rusak tanggung jawab ya, sambil menyentil kedua telinga Kevin.
“Eh iya bu lupa maap ya, sambil tersenyum.
“Hahaha ada ada aja lu, Omar sambil mengepuk punggung Kevin.
“Sabarr yaa, Nevan sambil mengelus punggung Kevin.
“Iyaa sabar yaudah ayo teman-teman kita ke kelas masing masing nanti di hukum lagi kek tadi panas lagi, sambil berdiri dan berjalan menuju ke kelasnya masing-masing.
Bell Pulang pun berbunyi...
“Tumben cepet banget udah sampai di parkiran aja.
“Iya udah tadi pelajaran terakhirnya kosong si jadi pada pulang yaudah gw nungguin di sini. Devi Sambil tersenyum menatap Kevin.
Dani dan teman temannya pun langsung menaiki motor dan berkata kepada Kevin, “gue sama teman teman duluan ya ke markas atau ga nanti lu sama Candra ke markasnya Candra soalnya masih di kelas lagi piket, Dani dan teman temannya pun melambaikan tangan dadah ke Kevin.
Dan candra pun berjalan menuju Kevin dan berkata, “temen temen udah langsung ke markas aja nih.
“Iya cepetan Motornya di ambil dan lu temenin gue ya ke rumah Kevin abis ituhh ke markas.
“okeee siaap.
Kevin, Devi dan candra pun bergegas menuju ke arah rumahnya Devi. Ketika sedang dalam perjalanan ke rumah devi kevin pun di segar oleh sekumpulan geng motor Warlocks Dan Black Wolf.
“Turun kau yang bernama Kevin, Agus sambil menunjuk.
“Siapa si Kevin orang ituh takut mana banyak banget, Devi sambil ketakutan.
“Sialan lagi dan lagi geng motor Warlocks Dan Black Wolf bermain curang geroyokan, candra sambil menggenggam tangan nya dengan sangat keras.
“Cepetan turun dari motor hah apa kalian budeg tidak mendengar, Agus dengan intonasi yang sangat keras dan kasar.
Kevin, Devi dan candra pun langsung turun dari motornya masing masing.
“Devi cepetan ke belakangnya jangan takut, sambil memegang tangan Devi.
Devi pun langsung ke belakang...
“Siapa ga nih melawan banyak orang Candra, sambil, Kevin sambil ancang ancang.
“Oh tentu saja siapa dan sangat bersemangat, Candra sambil ancang ancang.
Ketika Devi lagi di belakang Devi pun langsung mengechat Dani, “Cepetan ke sinih kevin. dan candra sedang di kerumui banyak orang oleh geng motor siapa gatau.
“Oke gue dan teman teman otw kesanah.
Dani sambil berdiri dan berkata, oke perhatian teman teman Kevin dan candra sedang di kerumui geng motor Warlocks Dan Black Wolf sekarang kita harus menuju sanah okeee.
“Okeee, dengan intonasi yang sangat keras di
Dani dan teman temannya pun langsung bergegas menuju ke Kevin dan candra.
“Diantara kalian berdua yang bernama kevin sini maju hah berani beraninya menyerang markas kita, sambil menunjuk tangan mengarahkan kepada Kevin dan candra dengan intonasi yang sangat keras.
Dan Kevin pun berjalan ke arah Agus dan berkata,”Kenapa hah mau lawan gue, sambil berteriak.
“Ouh ternyata inih yang bernama Kevin dan kecil banget ini mah sekali di hajar langsung nangis, Agus sambil tertawa dan temannya juga sambil menertawakan Kevin.
Bagas di dalam hati pun berkata, “Haduh gawat perselisihan inih akan terus berlanjut ahh bodoamat.
Ketika Agus sedang tertawa Kevin pun langsung menajong perut Agus.
“Siaalan kau berani beraninya dan sakit juga ternyata, Agus sambil menahan kesakitan.
“Serang teman teman dan habiskan dan hancurkan geng motor Jakarta Revengers, sambil menunjuk tangan ke arah Kevin dan candra dengan intonasi yang sangat keras.
Kevin dan candra pun melawan dua puluh lima aliansi anggota geng motor Warlocks Dan Black Wolf.
“Sialan berani geroyokan,sambil sedang menghajar anggota geng motor Warlocks Dan Black Wolf.
“Apakah kau baik baik saja Candra.
“Tentu saja.
Kevin dan candra pun kecapean dan hampir babak belur.
“Apakah kau masih kuat Candra, dengan intonasi yang sangat pelan.
“Kuat, Dengan intonasi yang sangat pelan.
Dan candra pun tidak sadar diri dan Kevin pun langsung menangkap Candra.
“Ahh sialan Candra katanya kuat.
“Bunuh Kevin dan candra, Agus sambil berjalan ke arah Belakang.
BERHENTI......
Dani dan teman temannya pun datang dan menghampiri kevin dan candra.
“Bos ga kenapa kenapa kan, Dani sambil cemas wajahnya.
“Syukurlah kamu datang Dani saya sudah mencapai batas waktu dan canda pun.
Dani pun langsung berdiri dan berkata, “Sialan kau Agus dan Bagas lagi dan lagi bermain curang geroyokan, sambil berteriak Sangat keras dengan intonasi yang keras.
TO BE CONTINUED