
Episode 16
Dan semua pasukan geng motor Jakarta Revengers, Warlocks Dan Black Wolf hanya terdiam saja dan menyetujui Zakaria menjadi ketua geng motor.
Kevin sambil berdiri, “Oke jadi kalian setuju dengan zakaria menjadi ketua geng motor black wolf, Kevin dengan intonasi yang sangat keras.
Dan semua pasukan geng motor Jakarta Revengers, Warlocks Dan Black Wolf pun berkata, “Setuju Setuju Setuju, dengan intonasi yang sangat keras.
“Selamat ya Zakaria, Kevin sambil mengepuk punggung Zakaria.
“Iya terimah kasih ya kevin, Zakaria sambil mengepuk punggung Kevin.
“Oke teman teman gue pulang duluan ya, Kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
“Yaudah iya nanti semoga berhasil ya Kevin, Candra sambil melihat ke arah Kevin.
“Yaudah iya teman teman jangan lupa pulang juga ya, Kevin sambil berjalan.
“Oke tenang aja, ujar semua teman temannya Kevin.
Jam 19:00
“Cepetan sinih ke rumah gue ih lama, Devi sambil berbaring di tempat tidurnya dan memegang hp.
“Yaudah tungguin ya, ujar Kevin
Kevin langsung siap siap dan langsung bergegas menuju ke rumahnya Devi.
Sampai di rumahnya Devi...
“Tumben nih udah ada di depan rumahnya aja, ujar Kevin sambil masih menyalakan motor nya.
“Iyalah udah lu nya lama banget si, ujar Devi dan langsung menuju menaiki motor Kevin.
Kevin dan devi pun berjalan berduaan menuju pasar malam.
Sampai di pasar malam...
“Inih Trus kita mau liat apaan di pasar malem, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
"Gimana si aneh orang lu yang ngajak juga, Devi sedikit merasa kesel terhadap Kevin.
"Yaudah kita liat liat aja, Kevin sambil menatap wajah Devi.
"Yaudah jangan cemberut mukanya nanti cantiknya hilang, Kevin sambil tersenyum dan melihat ke arah Devi.
"Iya iya ini gue senyum nih senyum, Devi pun sambil tersenyum dan melihat ke arah Kevin.
"Yaudah ayokk, ujar Kevin dengan nada yang sangat sedang.
Dan kevin mencoba untuk memegang tangan Devi tapi Kevin masih sangat berkeringat dingin.
"Kamu kenapa Kevin ko keringetan banget si, Devi sambil melihat ke arah Kevin.
"Engga ko engga orang biasa doang, ujar Kevin dengan sangat berkeringat dingin.
Devi pun mengambil tisu di tas kecilnya dan mengusapkan tisunya ke wajah kevin dan berkata, "Engga gimna coba orang keringat banget untung gue bawa tisu.
Dan Kevin terdiam dan melihat wajah nya Devi yang sangat cantik.
"Noh udh jangan keringetan lagi ya, ujar Devi sambil tersenyum.
"Iya engga ko, ujar Kevin sambil melihat wajah Devi yang sangat cantik.
"Nahh gituu, ujar Devi.
"Yaudah ayo kita liat liat, Kevin sambil melihat ke arah Devi.
"Yaudah ayo lahk, ujar Devi.
'Yaudah ayo ko masih di sinih aja gimana si aneh, sambil melihat ke arah Devi.
"Gamau pegangan tangan gituh kek orang orang lain, Devi sambil melihat ke arah depan.
"Kamu mau pegangan tangan, Kevin sambil melihat ke arah Devi.
"Yaudah gue mau, Kevin sambil melihat ke arah Devi.
Kevin dan devi pun berjalan jalan sambil berpegangan tangan seperti orang yang sudah pacaran.
"Ituh ada eskrim beli yuk, Devi sambil mengarahkan tangannya ke tukang eskrim dan melihat wajah kevin.
"Yaudah kamu duduk disitu ya gue aja yang beliin nya, ujar Kevin.
"Yaudah iya deh, Devi pun berjalan ke arah tempat duduk.
Sambil berjalan dan Devi pun berkata, "Kenapa kamu ikut katanya mau beliin eskrim, Devi sambil melihat ke arah depan.
"Ya anterin kamu duduk dulu nanti baru gue beli, Kevin sambil melihat ke arah Devi.
Sampai di tempat dan Devi pun langsung duduk manis dan berkata, "Yaudah gue udah duduk nih cepetan beli eskrim, sambil melihat ke arah Kevin.
"Yaudah gue beliin duluan ya lu tunggu di sini jangan kemana mana, Kevin sambil melihat ke arah Devi.
"Iya gak kemana kemana ko, ujar Devi.
"Yaudah gue beli dulu, ujar Kevin.
Kevin pun berjalan menuju tempat tukang eskrim.
Dan sampai di tempat tukang eskrim Kevin pun berkata, "Beli eskrim dua ya bang, Kevin sambil melihat ke arah tukang eskrim.
"Inih udah nak, ujar tukang eskrim sambil memberikan eskrim kepada Kevin.
"Jadi totalnya berapa bang, Kevin pun sambil mengambil uangnya di celananya.
"Totalnya dua puluh ribu, ujar tukang eskrim.
"Inih Makasih ya bang, Kevin sambil memberikan uang kepada tukang eskrim.
"Iya sama sama, ujar tukang eskrim.
Kevin langsung berjalan menuju tempat duduknya dan berkata, "Nih eskrim nya, sambil memberikan eskrim kepada Devi.
"Lama banget si padahal kan beli eskrim doang, Devi sambil melihat ke arah Kevin.
"Ga sabaran banget tadi ngantri tau, Kevin sambil membuka eskrim nya.
"Ouh ya udah, ujar Devi.
Dan Devi pun memberikan eskrim kepada Kevin dan berkata, "Bukain eskrim males gue nya, sambil melihat ke arah Kevin.
"Yaudah nih eskrim gue aja belum di makan ko cuman baru di buka doang, Kevin sambil memberikan eskrim kepada Devi.
"Makasih Kevin pengertian banget dah, ujar Devi sambil mengambil eskrim nya dan menatap wajah kevin.
"Iyaa dong pengertian, Kevin sambil melihat ke arah Devi.
Ketika Kevin dan Devi sedang memakan eskrim nya masing masing Kevin pun melihat di bibir Devi ada sedikit eskrim yg menempel.
"Devi bentar Bentar jangan gerak, ujar Kevin.
"Kenapa si? , Devi pun sambil tidak bergerak.
Kevin pun memegang bibir Devi dan membersihkan dan berkata, "Engga ko inih cuman ada sedikit es krim yang menempel ya trus gue bersihin dong, ujar Kevin sambil tersenyum dan melihat ke arah Devi.
Ketika Kevin sedang membersihkan nya menggunakan tangannya Devi pun terdiam dan melihat ke arah wajah kevin.
"Ouh begitu ya kirain apaan, ujar Devi sambil tersipu malu.
"Nahh udah ga ada lagi eskrim yang menempel, ujar Kevin.
"Yaudah makasih ya, ujar Devi.
"Trus abis kita mau kemana, Devi sambil melihat ke arah Kevin.
"Mau kamu kemana yang saru, Kevin sambil melihat ke arah Devi.
TO BE CONTINUED