
Episode 22
Sampai di tempat jatuhnya Kevin dari motor Zakaria dan teman temannya pun langsung bergegas turun dari motornya masing-masing dan langsung berjalan ke arah Kevin.
“Kamu kenapa bisa sampai jatuh gini si, ujar Candra sambil mengangkat tangan kanan Kevin.
“Iya kenapa si ada ada aja, ujar Zakaria sambil mengangkat tangan kiri Kevin.
“Udah kalian jangan pada banyak omong nanti omonginya. Sekarang kalian bantu gue aja, ujar Kevin sambil kesakitan di kakinya.
“Kita trus bawa lu kemana, ujar Candra sambil menengok ke arah Kevin.
“Ya kerumahnya gue lahk? Emang kemana lagi coba, ujar Kevin sambil melihat ke arah depan.
Teman temannya pun membantu Kevin untuk duduk di motornya. Dan langsung bergegas menuju rumahnya kevin.
Sampai di rumah Kevin.....
Teman teman pun membantu Kevin berjalan menuju pintunya dan mengetuk pintunya dan berkata, “Assalamualaikum.
Neneknya Kevin pun sambil berjalan untuk membuka pintunya dan berkata, "waalaikumsalam.
Neneknya pun membuka kunci pintunya dan berkata, “ Kamu kenapa lagi Kevin sampai banyak banget teman teman? Jalanya pun sampai di bantu.
“Ouh Ini? Kevin abis saja jatuh dari Motornya makanya kita langsung bawa ke rumahnya, ujar Candra sambil melihat ke arah neneknya.
“Yaudah cepetan kevin nya di bawa ke kamer, ujar neneknya.
Kevin pun langsung di bawa ke kamarnya dan langsung di obati kakinya oleh neneknya Kevin.
“Kamu kebiasaan ya sering aja jatuh di motor, ujar neneknya.
“Iya nek maaf. Namanya juga kan jatuh dari motor, ujar Kevin.
“Yaudah makasih ya teman teman kevin yang sudah membantu Kevin kerumahnya, ujar nenek sambil melihat ke arah teman temannya Kevin.
“Iya nek gapapa ko.
“Yaudah nenek mau masak dulu. Nanti kalian makan di sini ya, ujar neneknya.
“Udah nek jangan repot repot, ujar candra sambil melihat ke arah neneknya.
“Udah ga kenapa kenapa ko. Nenek buatin bentar ya.
“Iya makasih nek.
Neneknya Kevin pun langsung berjalan keluar kamar Kevin untuk membuat makanan kepada teman temannya Kevin.
“Gila Kevin kamar lu bagus banget, ujar Omar sambil melihat lihat ruangan kamar Kevin.
“Ahh lu sama aja kek candra bilang kek gitu, ujar Kevin sambil melihat ke arah Omar.
“Iyalah sama kan dia kakak beradik jadi sama ucapannya, ujar Dani.
“Gila banget gue punya kakak ke omar, ujar candra.
“Gue juga gamau kali punya adik kek lu, ujar omar.
“Udah udah kalian ribut trus ga di markas ga di mana mana selalu ribut, ujar Bagas.
“Iya nih ribut trus, ujar Zakaria.
“Btw sekali lagi makasih ya lu udah nolongin gue waktu tadi, ujar Kevin sambil berbaring di tempat kasurnya.
“Ouh iya gapapa ko kita kan teman, ujar Bastian sambil melihat ke arah Kevin.
“Gue bukan jatuh dari motor. Tapi ada empat orang motor merah yang nyerempet gw dan akhirnya gue jatuh, ujar Kevin.
“Sialan kira kira siapa ya, ujar Zakaria sambil melihat ke arah teman temannya.
Bagas pun mulai curiga ketika Kevin menyebutkan motor berwarna merah.
“Kamu kenapa bengong? “tanya Candra sambil memegang bahu Bagas.
“Ouh engga kenapa kenapa ko, tanya Bagas sambil menatap ke arah Candra.
"Ouh yaudah kalau ga kenapa kenapa. lain kali gausah bengong ya, ujar Candra.
"Terimah kasih sudah mengingatkan, ujar Bagas.
Neneknya Kevin pun sambil berjalan membawa makanan nya menuju kamar nya.
Sambil membawa makan neneknya pun menaruh makanan nya di lantai dan berkata, "Di abisin ya anak anak, ujar neneknya.
"Iya Makasih nek, ujar semua teman temannya.
Dan temen temannya pun langsung menghabiskan makanannya.
"Udah abis semua kan makanannya, ujar kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
"Udah abis lahk kan ada Omar, ujar Candra.
"Apaansi lu gue yang salah, ujar Omar sambil melihat ke arah Candra.
"Yaudah kalian semua pulang udh sore ini, ujar Kevin.
"Gimana si orang abis makan di suruh pulang? ga enak semua teman temannya, ujar Zakaria sambil melihat ke arah Kevin.
"Udah ga kenapa kenapa ko. lagian kan kalian udah nolongin gw tadi, ujar Kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
"Kan kita teman? seharusnya kita nolongin teman yang sedang kesusahan dong, ujar Zakaria.
"Iya deh, ujar kevin.
"Yaudah gue bersih bersihin dulu makanannya baru pulang.
Dan teman temannya pun membersihkan makanannya nya.
"Yaudah kita sama teman teman pulang duluan ya, ujar Zakaria.
"Iya gue pulang duluan ya, ujar Bagas.
"Yaudah kalian hati hati ya pulangnya, ujar Kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
"Iya tenang aja ko.
Dan teman temannya pun berpamitan dulu kepada neneknya Kevin. dan pulang ke rumahnya masing masing.
Ketika dalam perjalanan pulang Bagas pun berhenti sebentar di jalan dan ingin menanyakan sesuatu kepada Bastian.
TO BE CONTINUED