
Episode 19
Jam 19:00 Kevin dan teman temannya sudah di markasnya...
Kevin sambil berjalan dan melambaikan tangan dan berkata, “Hello temen teman gue kesinih lagi kan, ujar Kevin sambil melihat ke arah temen temannya.
“Iya deh iya, ujar Candra.
Kevin pun sambil duduk dan berkata, “Kemana aja lu Zakaria dan Dani pagi ko tumben ga datang kesinih, ujar Kevin sambil melihat ke arah Zakaria dan Dani.
“Gue ada urusan, ujar Zakaria sambil melihat ke arah Kevin.
“Kebetulan gue juga ada urusan, ujar Dani sambil melihat ke arah Kevin.
“Ko kalian pada kompak kompak banget ya, Kevin sambil tertawa melihat ke arah Zakaria dan dani.
“Orang engga juga ya, Zakaria sambil melihat ke arah Dani.
“Iya engga ko ituh mah cuman kebetulan aja, ujar Dani sambil melihat ke arah teman temannya.
“Ouh gituh ya yaudah, ujar Kevin.
“Btw semalem lu di tolak atau di terimah kan udah menyatakan cintanya, ujar Zakaria sambil melihat ke arah Kevin.
"Hmm panjang deh ceritanya, ujar Kevin sambil melihat ke arah Zakaria.
"Ko panjang si, ujar Zakaria sambil melihat ke arah Kevin.
"Ceritain Candra sama Zakaria noh, ujar Kevin sambil melihat ke arah Candra dan Bagas.
Candra dan Bagas pun menceritakan nya kepada Zakaria dan Dani dengan sangat jelas.
"Ouh gituh kasian banget lu, Dani sambil tertawa melihat ke arah Kevin.
"Engga biasa doang kek gituh mah, ujar Kevin sambil melihat ke arah Dani.
"Jadi lu besok jadi nanti ga jadi lagi, ujar Zakaria sambil melihat ke arah Kevin.
"Jadi ko tadi gue chat Devi Trus dia mau kesinih, ujar Kevin sambil melihat ke teman temannya.
"Yaudah syukurlah, ujar teman temannya.
Jam 22:00
Kevin pun sambil berdiri melihat ke arah pasukan geng motor Jakarta Revengers, Warlocks Dan Black Wolf dan berkata, "Oke perhatian semuanya berhubung inih sudah malem sudah waktunya kita untuk tidur cantik kalian semu pulang ke rumah masing masing dan tidak ada satu pun orang di markas, ujar Kevin dengan intonasi yang sangat keras.
"Oke siaap, ujar semua pasukan geng motor.
Kevin dan temen temennya pun semua pulang kerumahnya masing masing.
Setelah pulang Kevin pun langsung menuju ke kamarnya dan menyalakan AC di rumahnya dan langsung berbaring di kasurnya dan Kevin pun tertidur sangat lenyap berhubungan sekolah libur karena ada acara.
Jam 12:00
Devi pun sambil berbaring di tempat kasurnya dan sambil memegang hp untuk mengechat Kevin.
"Gimana jadi ga udah jam segini lohk, ujar Devi.
"Jadi ko bentar ya, Ujar Kevin.
"Lu mau kemana emang bentar dulu tuh, ujar Devi.
" Ya gue mau siap siap trus langsung otw ke rumahnya elu lahk, ujar Kevin.
"Ouh yaudah bagus deh, ujar Devi.
"Yaudah gue off dulu mau siap siap trus nanti langsung otw ke rumah lu, tunggu bentar ya, ujar Kevin.
"Iya gue tungguin ko, ujar Devi.
Kevin pun langsung mengeluarkan motor dan langsung menyalakan motor dan bergegas menuju rumahnya Devi.
Kevin pun sampai di rumahnya Devi dan langsung mengechat Devi.
"Gue udah di rumah lu sinih cepetan, ujar Kevin.
"Ouh udah Tah gue kira belum yaudah gue kesanah, ujar Devi.
"Orang bentar juga, ujar Devi sambil melihat ke arah Kevin.
"Yaudah sinih cepetan naik, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
"Yaudah gue naik, ujar Devi.
Kevin dan Devi pun langsung bergegas menuju markas geng motor Jakarta Revengers.
Sampai di markas...
Kevin dan Devi pun berjalan dan melambaikan tangannya ke teman temannya dan berkata, " Tumben nih udah banyak banget orang orang, ujar Kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
"Iyaa dong kan biasanya juga rame gimana si lu, ujar Candra sambil melihat ke arah Kevin.
"Gimana sih banyak banget orang orang mana cowo semua katanya ada cewe bohong aja, Devi sambil melihat ke arah Kevin karena tersipu malu.
"Iya gue juga gatau maap ya lu jangan marah, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
"Iya engga ko, ujar Devi sambil melihat ke arah Kevin.
Dan semua pasukan geng motor berkata, " Cepat bilang cepat bilang, ujar semua pasukan sambil berteriak.
"Apaansi inih Kevin ko gajelas banget, ujar Devi sambil melihat ke arah Kevin.
"Iya gue juga gatau, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
"Cepet Kevin bilang aja jangan gatau gatau segala, ujar Omar sambil melihat ke arah Kevin.
"Iya bilang aja Katanya berani, ujar Candra sambil berteriak ke arah Kevin.
"Iya katanya berani, ujar Bagas.
"Semoga berhasil, ujar Zakaria.
"Semangat Kevin semoga berhasil, ujar Dani sambil berteriak ke arah Kevin.
"Apaansi Kevin temen temen lu pada gajelas banget, Devi pun merasa sedikit kesal kepada Kevin.
"Yaudah gue serius ya, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
"Iya emang apaan ih, ujar Devi sambil melihat ke arah Kevin.
Dan Kevin pun sudah memulai serius dan memegang kedua tangan nya Devi dan menatap wajah yang cantik nya dan berkata, "Kali ini gue serius ya, lu mau ga jadi pacar gue kali ini gue serius ga becanda becanda, ujar Kevin.
Dan Devi pun hanya terdiam sejenak karena tidak terduga orang yang dia sukanya menyatakan cintanya kepada semua teman temannya.
"Terimah Terimah Terimah Terimah, ujar semua pasukan geng motor Jakarta Revengers, Warlocks Dan Black Wolf sambil berteriak.
"Ko lu diem aja si jangan jangan lu gasuka sama gue, ujar Kevin sambil memegang kedua tangan Devi dan menatap wajahnya.
Dan Devi pun menjawab pertanyaan Kevin dan berkata, "Iya gue mau ko jadi pacar lu, ujar Devi sambil menatap kevin.
"Lu serius nerimah gue jadi pacar lu, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
"Iya gue juga serius serius serius banget jadi pacar lu, ujar Devi sambil tersenyum melihat ke arah kevin.
Kevin pun langsung berloncatan loncatan karena merasa senang sekali karena cinta pertamanya di terimah oleh seseorang yang Kevin cintai.
"Yess yess yess yess yess di terimah, ujar semua pasukan geng motor Jakarta Revengers, Warlocks Dan Black Wolf.
"Beneran kan, ujar Kevin sambil tersenyum merasa bahagia.
"Iya benaran ko ga percaya banget si, ujar Devi sambil tersenyum.
Dan Candra pun berjalan menuju ke arah Kevin dan berkata, "Nahh gue juga apa pasti di terima ko, ujar Candra sambil mengepuk bahu kevin.
"Iya deh iya, ujar Kevin sambil mengepuk kembali bahu Candra.
"Selamat ya Kevin, ujar Bagas sambil melihat ke arah Kevin.
"Iya inih semua ide lu ko gue sangat terimah kasih, ujar Kevin sambil melihat ke arah Bagas.
TO BE CONTINUED