
Episode 21
Kevin sambil menaiki motor dan melihat ke arah Devi dan berkata, “ Cepetan dong naik pacar baru.
“Iya ini gue mau naik pacar baru, ujar Devi sambil tersenyum melihat ke arah Kevin.
Kevin pun langsung mengantari Devi kerumahnya...
Bagas sambil duduk dan melihat ke arah Candra dan berkata,”Okedeh besok gue ajak Brian sama Daniel.
Candra pun sambil menunjuk jempol nya ke arah Bagas dan barkata, “ Nah bagus markas kita kan tambah ramai nantinya dan semakin seru dong pastinya.
Dani sambil melihat ke arah teman temannya dan berkata, “Ngomong ngomong juga inih komandan komandan geng motor Black Wolf tidak pernah kesinih dan pasukan di sini pun semakin mengurang tiap harinya.
Nevan sambil menunjuk jari telunjuk kepada Dani dan berkata, “ Ada bener nya juga si semakin hari pasukan Black Wolf dan Warlocks semakin sedikit.
“Positif thinking aja mungkin dia ada keperluan apa atau keluarga gitu? jadi ga sempet kumpul di sinih bareng bareng kita iyakan, ujar Omar sambil melihat ke arah teman temannya.
“Iya juga harus ber positif thinking. lagian pula kita sudah tidak ada musuh atau konflik dengan anggota geng motor lainnya, ujar Zakaria sambil melihat ke arah teman temannya.
Omar sambil menunjuk jari telunjuk nya kepada Zakaria dan berkata, “Nah bener juga, dari pada mikirin pasukan Black Wolf mending kita ngopi kan lebih enak sambil ngobrol ngobrol ga jelas.
Candra pun sambil memegang bahu Omar dan berkata, “Nah bener juga tapi lu yang telaktir ya kan udah di kasih uang sama Kevin, ujar Candra sambil melihat ke arah Omar.
Omar pun sambil melepaskan tangannya candra di bahunya dan berkata, “Enak aja gue bukan bos kali yang selalu telaktir orang orang lebih enak kan pake uang sendiri sendiri, ujar Omar sambil tersenyum melihat ke arah teman temannya.
Candra pun melihat ke arah Omar dan berkata, “Yaudah yaudah tadi gue cuman becanda lagian gue juga punya uang ko.
Zakaria sambil meletakan uang ke meja dan berkata, “Nih uang gue untuk beli kopi, kalian juga mana uangnya letakin dong di meja, ujar Zakaria sambil melihat ke arah teman temannya.
Omar, Candra, Bagas, Nevan dan Dani pun meletakan uangnya di mejanya.
Dani pun sambil melihat ke arah Candra dan Omar dan berkata, “Udah udah kebiasaan deh kalian ribut terus kek anak kecil tau.
Omar pun sambil melihat ke arah Candra dan mengepuk paha candra dan berkata, “Lu duluan si yang cari gara gara. Kenapa coba sampai sampai telaktir segala.
Kevin pun sampai di rumah devi.
Devi langsung turun dari motornya Kevin dan berkata, "Abis ini kamu ke markas lagi, ujar Devi sambil melihat ke arah kevin.
"Iya ke markas lagi? kan anak anak nungguin, ujar Kevin sambil melihat ke Devi.
"Yaudah ya hati hati di jalannya. awas jangan ngebut ngebut ya, ujar Devi.
"Iya deh tenang aja. pacar baru ko bawel banget si, ujar Kevin.
Devi pun langsung menepuk tangan Kevin dan berkata, "Bukanya bawel ya tapi ini semua demi keselamatan kamu tau, ujar Devi dengan tatapan yang sinis.
"Aduh sakit banget. yaudah iya hati hati ko, ujar Kevin.
Disaat Kevin sedang menuju markas. Kevin pun dalam perjalanannya di ikuti oleh empat motor. dan empat motor tersebut menyenggol motor Kevin sambil terjatuh.
"Bukk"
Dan di saat Bastian sedang menuju ke markas. Bastian pun ada motor yang terjatuh dan langsung menghampirinya.
Bastian pun mematikan motor dan langsung menghampiri orang yang terjatuh dan berkata, "Kamu ga kenapa kenapa kan?
Dan Kevin pun sambil menengok ke arah Bastian dan berkata, "Engga kenapa kenapa ko.
Bastian pun langsung membantu mengangkat motor Kevin.
"Kenapa bisa jatuh gini, ujar Bastian.
"Tadi gw di ikuti oleh empat motor trus dia gatau dah nyenggol gue, ujar Kevin sambil merasa kesakitan.
"Masih bisa naik motor ga? kalau gabisa nanti gue hubungi yang ada di markas, ujar Bastian.
"Kek nya gabisa kaki gw sakit banget, ujar Kevin sambil memegang kakinya.
"Yaudah gue hubungi dulu ya yang ada di markas, ujar Bastian sambil mengambil handphone nya di celananya.
"Terimah kasih ya Bastian sudah menolong, ujar Kevin sambil melihat ke arah Bastian.
"Udah engga kenapa kenapa ko. kita kan sudah menjadi teman, ujar Bastian.
Dan Bastian pun langsung menghubungi Bagas...
KRING..KRING..
"ituh tuh hp kamu bunyi? ada yang nelpon kamu kali, ujar Omar.
Dan Bagas pun mengambil hp nya di celananya dan berkata, "Ouh iya ada yang nelpon. gue angkat dulu ya taman teman, ujar Bagas sambil melihat ke arah teman temannya.
"Iya sok angkat dulu aja, ujar semua teman temannya.
"Ada apaan nelpon? Katanya mau kesinih, ujar Bagas.
"Iya ini mau kesinih tiba tiba di jalan ketemu orang yang jatuh pake motor eh gue cek ternyata kevin yang jatuh, ujar Bastian.
"Hah Kevin jatuh, ujar Bagas.
"Iya jatuh makanya gue nelpon lu karena kaki Kevin gabisa bawa motornya karena sakit, ujar Bastian.
"Yaudah sekarang lu ada di mana? nanti gue sama teman teman langsung ke sanah, ujar Bagas.
"Oke langsung kesini ya gue ada di jalan *****
"Oke gue kesanah ya.
Bagas pun langsung mematikan teleponnya dari Bastian.
"Emang dari siapa si? serius banget keknya, ujar Candra sambil melihat ke arah Bagas.
"Inih Kevin jatuh dari Motornya untungnya pas Bastian mau ke markas ketemu Kevin di jalan dan katanya kaki nya kesaksian dan gabisa bawa motornya. dan Bastian nelpon ke kita untuk langsung ke sanah, ujar Bagas sambil melihat ke arah teman temannya.
"Heh ko bisa jatuh si, ujar Candra sambil melihat ke arah Bagas.
"Yaudah ayo kita ke Kevin. kasian dia kesakitan kakinya.
"Yaudah ayo.
Zakaria, Bagas, Omar, Dani, dan Nevan pun langsung menghampiri ke tempat jatuhnya Kevin dari motornya.
TO BE CONTINUED