
Episode 17
“Kemana ya bingung gue juga, ujar Devi sambil melihat ke arah Kevin.
“Pulang aja apa gimana, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
“Ko pulang si ya lu mikir juga mau kemana, Devi sambil muka yang cemberut.
“Iyaa maap iya gak pulang ko, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
Dan Devi pun langsung berdiri dari tempat duduknya dan berkata, “Udah ah cepetan pulang aja udah males gue, Devi dengan tatapan yang sinis.
“Ko pulang si katanya nanti gue lagi mikir ini, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
“Iya tadi emang nanti pulangnya tapi sekarang udah malesin, ujar Devi dengan tatapan yang sinis.
“Yaudah iya pulang tapi lu nya jangan marah, ujar Kevin.
“Gatau cepetan pokoknya pulang, Devi dengan nada yang agak sedang.
Ketika Kevin dan Devi menuju parkiran motor di sepanjang jalan menuju ke parkiran pun berjalan berjauhan antara Kevin dan Devi.
Sampai di parkiran motor...
“Udah si jangan marah, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
“Siapa juga si yang marah aneh, ujar Devi dengan tatapan yang sinis.
“Inih mas uang nya untuk parkir, ujar Kevin kepada tukang parkir.
“Iya sama sama dek, ujar tukang parkir.
“Udah cepetan sini naik jangan menjauh trus, ujar Kevin sambil melihat ke arah Devi.
“Iya ini gue naik nih, Devi dengan nada yang agak sedang.
Di saat perjalanan pulang ke rumahnya Devi, di perjalanan pun merasa sunyi karena saling berdiam diaman.
Sampai di rumah devi, Devi pun langsung bergegas turun dari motornya Kevin dan langsung masuk saja ke rumahnya tanpa ngomong sama Kevin.
“Jangan marah, ujar Kevin.
“Ahh sial padahal ingin menyatakan cintanya, ujar Kevin sambil menghajar motor dengan pelan pelan.
Kevin pun langsung menyalakan motor kembali dan bergegas menuju rumahnya dengan wajah yang kesal.
Sampai di rumahnya Kevin pun langsung berbaring di tempat tidurnya dan menyalakan AC dan langsung tertidur sangat lenyap.
Jam 07:00
Ketika Kevin sudah terbangun Kevin langsung mengambil hp nya dan mengecek jam dan teryata sudah pagi. Kevin pun sangat kesal membanting hp di tempat kasurnya karena semalam ketiduran dan tidak sempat mengechat Devi untuk meminta maap.
Sambil berbaring Kevin pun langsung mengechat Devi dan menunggu bales sanya
Kevin pun sambil bergegas menuju kamer mandi.
Setelah Kevin sudah mandi dan sudah memakai bajunya Kevin pun langsung mengambil hp dan tiduran kembali di kasurnya.
Devi pun memaafkan kevin dam Kevin pun sambil loncat loncat di kasurnya karena meras senang sekali.
Jam 13:00
Candra pun mengechat Kevin untuk segera main ke markasnya.
Kevin pun siap siap untuk menuju ke markas dengan motornya.
Sampai di markas Kevin sambil berjalan dan berkata" Hello semua, Kevin sambil melambaikan tangannya kepada teman temannya.
"Gimana tadi malem lancar ga, ujar Candra sambil duduk.
Kevin pun sambil duduk dan berkata, "Kalian pada kepo kepo banget si sama urusan gue, ujar Kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
"Ya emang kepo banget gue kasih tau kek semalam gimana, ujar Candra sambil mengepuk bahu Kevin.
"Iya gimana cepetan cerita, ujar Bagas.
"Ga sabaran banget si kalian, ujar Devi sambil melihat ke arah teman temannya.
"Iya apaan cepetan cerita, ujar Candra dengan ekspresi yang greget kepada Kevin.
"Jadi gini ya semalem kan gue jalan sama Devi Trus ituh beli eskrim berdua dan gatau mau kemana lagi trus gue minta pulang ehh devi marah langsung ngajak gue pulang, ujar Kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
"Yahh gimana si ko marahan si, ujar Bagas sambil mengepuk punggung Kevin.
"Ya gimana lagi coba, ujar Kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
"Trus gajadi menyatakan cintanya dong kepada Devi, ujar Bagas sambil melihat ke arah Kevin.
"Iyalah kan marahan gimana si elu, ujar Kevin sambil melihat ke arah Bagas.
"Trus lu gimana Kevin hari kapan mau nyatakan cintanya, Candra sambil melihat ke arah Kevin.
"Gimana nanti aja lahk pusing gue, ujar Kevin sambil mengelus ngelus rambutnya.
"Ko pusing si aneh banget, ujar Candra sambil melihat ke arah Kevin.
"Iya terus gimana dong, ujar Kevin sambil melihat ke arah Candra.
"Iya gw gatau, Candra sambil melihat ke arah Kevin.
"Nahh lu aja gatau gimana gue coba, ujar Kevin sambil melihat ke arah Candra.
"Yaudah terserah elu dah, ujar Candra sambil melihat ke arah Kevin.
"Ya emang terserah gue gimana sih, ujar Kevin sambil tersenyum ke arah Candra.
"Iya juga ya, ujar candra.
"Gue punya ide Kevin, Bagas sambil melihat ke arah Kevin.
"Ide apaan lu, Ujar Kevin sambil melihat ke bagas.
"Ya ide untuk lu menyatakan cintanya kepada Devi.
"Ide apaan lu, ujar Candra sambil melihat ke arah Bagas.
"nih gimana kalau lu menyatakan cintanya di markas kita, ujar Bagas sambil melihat ke arah Kevin.
"Nahh ide bagus tuh, ujar Candra sambil melihat ke arah Bagas.
"Gila banget ya lu bagas punya ide, ujar Kevin sambil melihat ke arah Bagas.
"Orang ide juga ya, Bagas sambil mengepuk bahu Candra.
"Iya bagus tau idenya, ujar Candra.
"Gue menyatakan perasaannya di sinih dan di tonton banyak orang gila kali gue malu lahk, ujar Kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
"Ko gila si orang biasa doang juga, ujar Bagas kepada Kevin.
"Iya tuh bener kata Bagas ko gila si masa ketua geng motor Jakarta Revengers takut menyatakan cintanya di depan teman temannya sih, ujar Candra sambil melihat ke arah Kevin.
"Nahh iya bener kata Bagas masa malu si, ujar Bagas sambil melihat ke arah Kevin.
"Yaudah iya gue berani ko ngapain ga berani menyampaikan cinta kepada teman temannya, Ujar Kevin sambil melihat ke arah teman temannya.
TO BE CONTINUED