
shin mendekati ning'er dan melihat bahwa ning'er benar benar cantik dan tubuhnya telah membentuk bahkan diusianya yang sekarang.
...----------------...
"apa kamu telah selesai melihat lihat" ucap ning'er
"eh tidak ada aku hanya berkeliling dan melihatmu berlatih, aku penasaran apa kamu tidak terluka dengan berlatih dimalam hari sebelum mencapai peringkat perunggu?" tanya shin yang membuat ning'er terkejut
"a-apa kamu tahu tentang penyakitku?" ucap ning'er
"hemm jadi memang benar kamu terluka, tapi itu bisa disembuhkan selama kamu berhenti berlatih di malam hari, dan untuk cara mengobatinya kamu bisa mencari di perpustakaan namanya teknik daoyin, oh ya apa kamu mempunyai crystal jiwa yang baru?" tanya shin
"punya, tapi bisakah kamu menyembuhkan penyakitku?" tanya ning'er
"memang aku memiliki cara sendiri tapi apa tidak masalah untukmu?" tanya shin
"emm tidak masalah" ucap ning'er
"baiklah, duduklah" ucap shin
ning'er duduk didepan shin shin hanya menggunakan kekuatan penyembuhnya dan memar dikaki nig'er menghilang.
"baiklah selesai" ucap shin
"ma-masih ada satu lagi" ucap ning'er dengan wajahnya yang memerah.
"dimana?" tanya shin, shin melihat ning'er yang wajahnya memerah dia tahu tempatnya pasti dibagian yang memalukan.
"jika kamu malu, kamu bisa meminta anggota keluargamu sendiri untuk menggunakan teknik daoyin" ucap shin
"tidak apa apa, itu dibagian bawah baju saja" ucap ning'er sambil membuka bajunya menunjukan memarnya di bagian rusuk bawah. shin hanya melanjutkan menyembuhkan ning'er.
"baiklah selesai, sekarang gunakan crystal jiwa baru yang kamu miliki, aku ingin melihat bentuk dan atribut jiwa milikmu?" ucap shin
"baiklah" ucap ning'er hanya menuruti perkataan shin meskipun dia bingung tentang bentuk jiwa dan atribut jiwa.
ning'er memasukan kekuatan jiwanya dan bentuk jiwanya naga petir dan tentu saja atributnya adalah petir, shin menanyakan ke eve apa ada teknik yang cocok untuk ning'er, eve mengatakan bahwa ning'er cocok.dengan teknik 'petir surgawi" teknik ini lebih kuat dari teknik naga petir yang dimiliki nieli.
"bentuk jiwamu naga petir, dan atributmu adalah petir, aku memiliki teknik yang cocok untukmu kamu bisa berlatih dengan teknik yang kuberikan dari sekarang" ucap shin sambil menulis teknik yang baru dibeli dari eve dan menyerahkannya ke ning'er
"ehh tidak, aku tidak bisa menerima ini" ucap ning'er menolak
"ambilah lagipula itu tidak cocok dengan ku" ucap shin sambil menaruhnya di tangan ning'er dan berjalan pergi.
"baiklah aku pergi dulu, yang lain pasti sedang mencariku sekarang" ucap shin ke ning'er
ning'er yang melihat shin pergi hanya berdiri disana dan berpikir bahwa shin ternyata tampan juga dan berpikir jika bisa menjadi istri shin akan sangat bagus, ning'er akhirnya sadar setelah beberapa waktu dan dia menjadi malu sendiri karena memikirkan shin, dia langsung kembali kerumahnya tapi dia tetap memikirkan tentang shin.
keesokannya disaat mereka dikelas ning'er pergi ketempat duduk shin yang berada dibelakang, ning'er membawa sarapan untuk shin yang membuat semua orang yang dikelas terkejut, sebagian berpikir apa yang terjadi apa shin menggunakan ilusi ke ning'er.
"shin terima kasih soal yang kemarin dan teknik yang kamu berikan padaku benar benar hebat" ucap ning'er dia sangat senang dia tadi pagi menerobos ke peringkat perunggu dan sekarang dia berada di peringkat perunggu bintang 2.
"oe shin apa yang terjadi? kenapa kamu bisa mendapatkan sarapan dari dewi ning'er?" ucap lupiao
"yah mungkin karena aku tampan" ucap shin sambil bercanda.
setelah itu kelas dimulai dan membicarakan tentang inkripsi, shin bosan dan dia tertidur, sama dengan nieli dia juga tertidur sedangkan dibelakang kelas ada 3 orang yang sedang mengawasi jalannya kelas, mereka yang melihat shin dan nieli tertidur mengerutkan kening.
shin dan nieli dibangunkan oleh shen liu dan menanyakan tentang inkripsi yang sedang dijelaskan. shin hanya menjelaskan bahwa inkripsi itu hanya bisa di jadikan buat memasak dan menunjukannya di kelas bagaimana membuat inkripsi itu.
"inkripsi itu hanya bisa dibuat untuk memasak air, karena tidak lengkap" ucap shin sambil menunjukannya kepada semua orang.
"selain itu aku tidak tahu darimana keluargamu menjiplaknya, mungkin nieli tahu tentang itu" ucap shin sambil melemparkan penjelasan selanjutnya ke nieli.
akhirnya nieli menjelaskan asal inkripsi itu dan menurutnya yang dikatakan shin benar inkripsi yang tidak lengkap yang sekarang hanya bisa dijadikan untuk memasak air.
para pengawas yang berada dibelakang mencoba mencari apa yang dijelaskan nieli dibuku dengan bahasa yang tidak mereka pahami yang akhirnya mereka menjadikan nieli sebagai penjaga perpustakaan bersama temannya yang lain.
setelah kelas shin dan yang lain pergi keperpustakaan, nieli mulai mengecek satu persatu bentuk jiwa dan atribut mereka, lalu nieli memberi mereka teknik kultivasi yang cocok untuk masing masing.
"baiklah sekarang giliranmu shin" ucap nieli
"tidak perlu, aku telah memiliki teknik yang cocok" ucap shin menolak karena menurutnya bahkan dengan pengetahuan nieli mungkin tidak akan ada teknik yang cocok untuknya.
"baiklah kalau begitu" ucap nieli
"kalian bisa memulai berkultivasi, aku akan pergi sebentar" ucap shin
"pergi kemana palingan kamu akan bertemu dewi ning'er" tanya lu piao, shin yang mendengar ucapan lu piao sedikit terkejut.
"bagaimana kamu tahu?" tanya shin ke lu piao.
"ehh kamu benar benar akan bertemu dewi ning'er?" ucap lu piao
"yah tentu saja lagi pula aku telah membuat janji dengannya tadi" ucap shin
"berkultivasilah dengan baik, kalian yang sekarang masih lemah" ucap shin sambil berjalan pergi dan melambaikan tangannya
"cih kamu saja tidak berkultivasi" ucap lu piao
"apa yang dikatakan shin benar, kita masih terlalu lemah, dan aku tidak bisa melihat tingkat kultivasi milik shin, kemungkinan dia telah menembus peringkat perak atau emas" ucap duzhe yang baru saja menerobos ke peringkat perunggu.
"eh baiklah mari kita mulai kultivasi" ucap nieli, menurutnya memang benar apa yang dikatakan shin tadi kami masih terlalu lemah dan dia juga tidak bisa melihat tingkat kultivasi milik shin.
mereka semua memulai kultivasi mereka dan shin sekarang sedang berkencan dengan ning'er, mereka berjalan berkeliling kota, shin selalu menggoda ning'er membuat ning'er malu, shin juga mengatakan ke ning'er bahwa dia akan menjadi istrinya yang membuat ning'er senang meskipun dia sekarang masih terikat perjanjian pertunangan dengan shen fei.
shin juga mengatakan akan membantu ning'er membatalkan perjanjian pertunangan itu dengan membuat masalah untuk keluarga keramat, ning'er yang mendengar apa yang dikatakan shin senang sekaligus khawatir akan terjadi apa apa dengan shin.
tapi shin meyakinkan ning'er di kota ini jika ada yang ingin membunuh shin masih tidak ada, melihat shin mengatakan itu ning'er tidak lagi khawatir, memang benar di dunia ini mungkin hanya kaisar sage yang menurutnya sedikit berbahaya tapi shin tetap busa mengalahkannya, lagipula tubuhnya telah mencapai tingkat demigod untuk ranah alam semesta untuk membunuh kaisar sage yang tidak mengetahui tentang alam semesta hanya hal kecil bagi shin, bahkan jika shin tidak bisa mengalahkannya masih ada elena hanya dengan jentikan jari kaisar sage hilang bahkan tidak bisa bereinkarnasi lagi.