
Semenjak kepergian Alexa, terlihat sekali perubahan dalam pribadi Kenzo. Ia yg semakin dingin, makan sehari sekali. Bahkan hanya termenung dikamar.
Bosan? Iya. Sudah seminggu ia menghabiskan waktunya hanya didalam kamar. Zidane dan Kenzie yg melihat sikap putranya hanya bisa sabar. Menunggu waktu semua ini berakhir.
Kenzo menatap lurus balkon kamarnya. Pukul 9 malam sekarang, hampir 2 jam ia melamun dan berhayal tak jelas.
Tak ada komunikasi yg terjadi antara ia dan Alexa. Ia mencoba berbagai cara untuk berkomunikasi dengan tunangannya itu. Ia bahkan ragu untuk memakai cincin tunangan itu.
"Ndra.. kamu lagi apa?"
Ting!
Nada pesan dari hpnya membuyarkan lamunannya.
Alva
Sini basecamp!
Gue tau suasana hati lo
^^^Mls.^^^
Alva
Dgn lo bersikap kyak gini gk akan merubah apapun. Lo masih ketua Vextoz jgn cuma mikirin 1 hal!
Benar juga apa yg dibilang Alva bagi Kenzo. Ia masih punya kesibukan utk gengnya. Teman dan sahabat²nya yg slalu ada.
^^^ya.^^^
Hanya jawaban singkat yg Kenzo berikan. Ia bergegas mengambil Jaket dan kunci motornya.
"Mau kemana Ken?" Tanya Kenzie saat menghantar susu hangat utk putranya
"Basecamp. Kenzo gk lama" dingin Kenzo
Kenzie hanya bisa bersabar dan menerima perubahan sikap Kenzo. Ia juga tak tahu menau soal kepergian keluarga Alex. Yg ia dan suaminya tahu, kalau nyawa Alexa dlm bahaya jika di Indonesia.
***
Suasana basecamp Vextoz sangat ramai dgn candaan mereka. Hanya Kenzo yg lebih banyak diam dan sesekali tersenyum dgn candaan receh mereka.
Seluruh sahabat²nya yg tahu tentang kepergian Alexa tk bisa berbuat apa-apa. Selain berada disisi Kenzo kapanpun itu.
Tiba-tiba Kenzo beranjak pergi tanpa mengucap sepatah apapun.
"Kemana Lo bos?" Tanya Gusma
"Minimarket"
Mendengar jawaban Kenzo mereka sontak bahagia, karena pasti bosnya itu membeli makanan utk mereka.
Mereka tahu dibalik sikap super dinginnya Kenzo terdapat rasa peduli yg begitu besar.
Kenzo hanya berjalan, karena jarak minimarket dan basecampnya lumayan dekat.
Di minimarket Kenzo membeli Snack ringan. Minuman botol dan lainya yg totalnya mencapai 200 ribu. Makanan utk 30 org bagaimana tdk menguras dompet?
Dikasir Kenzo membayar memakai uang 500 ribu dan berucap.
"Sisanya ambil aja, tpi tlong kirim semua makanan ini ke alamat sini"
Sang kasir hanya mengangguk mengiyakan, baginya mengantar makanan kealamat dekat dgn upah 300 rb itu sungguh keberuntungan.
Kenzo kembali ke besecamp namun sebelum sampai, tiba-tiba ponselnya berdering.
Alexandra❤ is calling...
Lengkungan senyum lantas menghiasi wajahnya. Sungguh bahagia ia melihat nama yg tertera di handphone miliknya. Tanpa pikir panjang ia memencet tombol hijau.
"Hai"
Suara gadisnya. Ia rindu suara itu, apalagi dgn pemiliknya.
^^^Apa?^^^
Mati-matian Kenzo menahan beribu pertanyaan ttgnya, namun ia tahan ia mencoba bersikap marah dan apa reaksi Andra?
"Kamu.. marah?"
^^^Masih inget aku?^^^
"Land.."
^^^Kemana aja?^^^
"Aku--
^^^Kenapa gk bles setiap chat? Kenapa gk angkat telpon aku? Kamu kenapa?^^^
"Ihh... Satu-satu tanyanya. Kamu pikir gmpang jawabannya?"
^^^Susah kan? Sama kaya kamu ninggalin aku^^^
"Land.. Aku mau ngasih tau ka--
"Kasih tau apa? Kamu bakal pergi gk akan kembali? Kamu udah nemuin cowok baru yang--
"Aku cinta kamu sayang, tunggu aku ya"
"Maaf aku gk pamit kamu dulu. Maaf aku gk kasih tahu kamu. Karna akupun sebelumnya juga gk tahu akan pergi. Maaf.. maaf udah ninggalin kamu. Maaf.. untuk segalanya"
^^^Bisakah kamu kembali sekarang? Jelasin semuanya ke aku? Sebentar aja ndra.. aku.. aku kangen kamu.. aku mohon..^^^
Ia tak peduli air matanya akan jatuh sekarang. Ia hanya butuh gadisnya.
"Aku.. gak.. bisa Land. Aku mohon ngertiin aku sayang"
Kenzo dapat mendengar sedikit isakan kecil dari arah seberang. Mungkinkah Alexa menangis? Lantas kenapa ia menangis?
^^^Apa aku juga gak bisa buat dimengerti Ndra? Aku ingin kamu, hanya itu. Sesederhana itu keinginanku^^^
"Land, sulit buat aku jelasin. Dan kenapa kamu berpikir aku niat buat ninggalin kamu? Aku telpon kamu juga aku kangen sama kamu. Mungkin kamu sekarang dalam mood buruk jdi aku bisa paham"
"Tpi Land, jangan pernah berpikir aku berhenti buat mencintaimu. Karna walaupun rasa itu hilang dri kamu, tpi untukku rasa itu ttp ada"
^^^Bullshit!^^^
Kenzo mematikan teleponnya sepihak, ia sekarang marah dgn gadisnya. Tak bisakah ia mengerti ttg keadaannya?
Ia butuh pelampiasan. Moodnya sangat hancur sekarang. Hatinya sakit fisiknya tak tahan.
Hanya 1 tempat untuk menghilangkan semua beban itu. Club!
***
Alva dan anak Vextoz yg lain sungguh bingung dgn kepergian Kenzo. Ia belum kembali bahkan makanan yg ia beli saja sudah datang.
"Al, Kenzo kemana?" Tanya Dio
"Gue juga gk tahu Yo, gk biasanya dia kayak gini" jelas Alva
"Apa Kenzo lgi ada masalah?" Tanya Juna
"Mungkin, apalagi Lo tau ttg Alexa jadi gk nutup kemungkinan Kenzo baru gk baik-baik aja" jelas Rayhan
"Tpi dimana Kenzo?"
"Club. Hanya tempat itu yg bisa buat seseorang untuk ngeluapin segalanya" sahut Gusma
"Hanya 1 club yg didatangin Kenzo slama ini" sahut Alva
"Kalau gitu, ayo kita berangkat"
***
Didalam salah satu club yg ada di Jakarta. Club itu ialah tempat satu²nya yg didatangin Kenzo.
"Gue mau 2 botol"
Pegawai Club nampak terkejut biasanya hanya maksimal 1 botol untuk 1 orang. Dan ini 2?
"Gue bayar lebih! Turuti printah gue"
Mendengar kata uang. Pegawai itu lantas mengantar 2 botol dan gelasnya.
Kenzo duduk di pojok ruangan. Di sofa hitam itu hanya ada dirinya dan 2 botol minuman. Banyak tatapan gadis memuja dirinya.
Namun bagi Kenzo, ia harus bisa menahan nafsunya. Moodnya sedang tidak membaik ia tak mau sampai mengkhianati kekasihnya.
"Hai cowok" sapa seorang gadis centil yg kini sudah duduk disofanya.
"Pergi gak!"
"Ihh kok gitu sih yang" gadis itu sudah bergelayut manja di lengannya.
Kenzo tk melihat wajah gadis itu. Mendengar suaranya saja ia sudah ilfill. Sangat!
"Gue bilang pergi!" Tegas Kenzo
"Gk mau ihh, aku temenin ya"
"Serah!"
Sigadis tak henti-hentinya melihat wajah sempurna milik Kenzo. Pertama kalinya ia mendapat target setampan ini.
Kenzo yg sudah menghabiskan 1 setengah botol mulai kehilangan pandanganya, namun begitu ia masih bisa melihat sedikit sekelilingnya.
"Sayang" sapa gadis itu yg menarik wajah Kenzo menghadap dirinya.
Tak bisa dipungkiri bagi Kenzo wanita dihadapannya ini sungguh cantik. Muka putih bersih, paha mulus yg terekspos bebas dipandang. Siapa lelaki yg tak tergiur olehnya?
"Cantik" gumam Kenzo
Kenzo yg menyadari ucapannya, langsung memalingkan wajahnya. Ia harus segera pergi dari sini sebelum nafsu menguasai dirinya.
Saat hendak pergi, Kenzo mulai lunglai kepalanya begitu pusing sekali hingga ia terduduk kembali sambil memegang kepala.
Gadis itu memberi minuman Kenzo lagi hanya utk membuat Kenzo semakin pusing.
Kenzo yg tak melihat minuman apa itu langsung meminumnya hingga habis. Kepalanya sungguh tambah pusing dan badannya sangat lemas.
Sementara gadis itu sungguh bingung. Baru pertama kali ia melihat cowok tampan di club ini. Dan baru pertama kali pula ada cowok yg tidak tertarik kepadanya.
"Woe, bangun dong. Aduh gimana nii"
"Andra.. Andra.." ngigau Kenzo
Saat Gadis itu hendak membawa Kenzo tiba-tiba Alva dkk datang.
"Woe Lo mau bawa kemana?" teriak Dio
"Kalian temannya?"
"Iyalah. Lo mau apain dia?" Sinis Alva
"Nih bawa temen lo. Kasian gue liatnya"
"Thanks"
"Oh ya, tdi temen lo trus ngigau nama siapa itu. An.. Andara apa siapa ya"
"Andra" sahut Rayhan
"Nah itu, iya itu"
"Yaudh mksih kita cabut"
"Kita bawa kemana ini?" Tanya Juna
"Ya kerumahlah ogeb" sahut Gusma
"Jangan lh ****! Lo mau dimarahin om Zidane karna bawa pulang anaknya dalam kondisi begini?" Sahut Dio
"Iya juga sih! La trus kemana?"
"Apartemennya aja"
***
Kenzo di apartemen miliknya dan ditemani Dio. Dio merasa iba dgn nasib percintaan sahabatnya ini. Ada saja masalah yg menghalangi mereka.
"Andra.. gue mohon lo balik. Uhuk-uhuk"
"Lo udah gk sayang ya sama gue?"
Setengah jam berlalu baru Kenzo bisa tertidur. Namun Dio tidak! Kemarin ia mendapat kiriman surat dari Alexa dan menceritakan segalanya. Ia juga disuruh Alexa utk menemani Kenzo dan memberi tahu apapun keadaannya.
To Alexa
Kenzo kacau skarang!
Duo juga mengirim voice note ke Alexa menceritakan apa yg terjadi malam ini dgn Kenzo.
Setelah memberi kabar, Dio menutup handphonenya dan mencoba berbaring mengistirahatkan tubuhnya.
***
Di Spanyol, seorang gadis hanya berdiam didalam kamar. Alexa, ia tak bersungguh-sungguh mengatakan akan tinggal disini selama 3 tahun.
Grandpa luluh dgn permohonannya dan menyuruhnya tinggal disini minimal 1 tahun sampai keadaan membaik. Ia juga dibolehkan kembali sesekali ke Indonesia namun dgn pesawat pribadi Grandpa.
Ting!
Nada pesan masuk dari handphonenya membuat ia beranjak mengambil handphone miliknya.
Dio
Kenzo kacau skrang!
Alexa mendengar voice note milik Dio. Ia tak percaya Kenzo melakukan itu.
Apa ini salahnya? Sungguh ia tak berniat membuat tunangannya marah.
"Ada apa nak?" Tanya Grandpa yg tiba-tiba masuk kekamar Alexa
"Grandpa, ijinin Alexa kembali ke Indonesia sebentar saja. Alexa harus menjelaskan semuanya ke Kenzo. Alexa.. Alexa salah sama Kenzo pa. Alexa mohon"
"Tpi nyawa kamu dalam bahaya Alexa, mereka sekarang sudah tau ttg kamu. Dan apa ini tidak berbahaya buat Kenzo?" Jelas Grandpa
"Justru itu pa, Alexa mau jelasin semuanya. Supaya Kenzo bisa ngertiin Alexa.. Alexa mohon"
"Yaudah tpi janji sebentar saja. Dan Grandpa suruh Marvel buat nemenin kamu"
"Iya pa"
Alexa tersenyum, ia harus jelasin semuanya ke Kenzo. Bodoamat Kenzo mau mengerti apa tidak. Tpi ia yakin Kenzo akan mengerti ttgnya.
Alexa bergegas mengemasi sedikit pakaianya dan bersalaman ke Zidane dan Kenzie. Didepan pintu sudah ada Marvel yg menunggu.
"Brangkat sekarang leader?" tanya Marvel
"Iya"
Mereka menaiki pesawat pribadi Grandpa. Sekarang pukul 07.00 di Spanyol entah jam berapa jika di Indonesia.
***
Indonesia.
Pagi hari ini Kenzo merasa sangat pusing. Badannya masih lemas karena pengaruh minuman kemarin.
"Argh.. gue dimana?"
"Diapartemen Lo!" Sinis Dio
"Kenapa?"
"Lo lupa ha? Kemarin Lo mabuk 2 botol *****! Untung aja ada cewek disana yg nolongin lo kalau ga Lo bisa gk perjaka! Heran gue. Lo udah gak ketempat begituan tpi sekrang?" Crocos Dio
"Brisik!"
"Eh onta! sahabatnya nasehatin malah gk mau! Tuh sarapan. Tadi Rachel kesini ngasih sarapan. Beruntung gue punya tunangan kaya Dia"
Kenzo sungguh pusing mendengar celotehan Dio seperti emak-emak ini.
"Gue mau ke luar bentar. Lo kalau blom mau makan istirahat lagi"
"Hmm"
Kenzo memejamkan matanya lagi. Ia butuh istirahat banyak sekarang. Tanpa sadar Dio hanya membohongi dirinya dan keluar menjemput Alexa. Ia tahu rencana Alexa dan menyuruhnya kesini.
"Kenapa?"
"Kenzo?"
"Dia tidur sekarang. Samperin gih dia butuh Lo!" Ucap Dio yg pergi mengajak Marvel bersamanya.
Alexa masuk kedalam kamar, hal pertama yg ia lihat wajah Kenzo yg pucat dan hanya memakai kaos tanpa lengan.
Alexa mengelus rambut Kenzo secara lembut, dia duduk ditepi ranjang. Mendapat sentuhan yg tak asing baginya membuat mata Kenzo perlahan terbuka.
Samar-samar matanya melihat wajah Alexa, namun ia tak pasti itu gadisnya.
"An-dra?" Lirih Kenzo
Kenzo bangun dgn susah payah sembari memegang kepalanya. Melihat hal itu Alexa membantu Kenzo untuk duduk.
Saat Alexa hendak berdiri mengambil sarapan tangannya dicekal Kenzo.
"Ini.. kamu?"
Alexa tersenyum dan langsung memeluk Kenzo. Kenzo membalas pelukan itu. Ia rindu seperti ini.
"Jangan pergi aku mohon"
Alexa msih saja diam. Ia tak tahu harus merespon apa.
"Aku kesini buat jelasin semuanya ke kamu. Tpi kamu makan dulu ya"
"Engga. Jelasin dulu"
"Tpi janji jangan marah atau motong ucapanku"
"Janji"
"Sebenarnya aku seorang... Mafia"
"Apa?! Gk! Gak boleh Ndra. Apa kamu tahu kehidupan kelam seorang mafia? Mereka.. mereka melakukan semuanya dgn uang jadi----
"Hei dengerin dulu" kesal Alexa
"Oh oke"
"Dulu sblum aku baikan sama mamah, aku kacau Land. Jadi aku gabung sama DarkWord Mafia."
"Apa?! DWM? OH kamu gilaa sayang. Itu mafia incaran seluruh dunia kenapa--
"Kamu sekali lgi motong penjelasan aku. Aku pergi!" Tegas Alexa
"Maaf "
"Itu mafia milik Grandpa. Udah lama aku disana. Dan apa kamu tahu BlackAngel?" Kenzo mengangguk sebagai jawaban
"Itu.. Aku"
"Jadi seluruh mafia udah tahu identitasku. Tpi belum tahu bagaimana wajahku. Dan mereka sekarang mengincarku. Alhasil aku harius ke Spanyol."
Kenzo terkejut dgn pengakuan Alexa. Jadi selama ini ia memiliki gadis seorang mafia? BlackAngel? Incaran Dunia?
"Ndra.."
"Boleh aku minta kamu keluar dari dunia gelap itu?"
Kenzo hanya tak.mau gadisnya kena masalah besar. Apalagi menyangkut hal kejam dunia mafia.
"Bisa. Tpi.."
"Tpi apa?"
"Aku... Harus akhiri semuanya"
"Maksudnya?"
"Aku harus selesain urusanku dulu. Baru saat semua selesai aku bisa keluar dri mafia"
"Urusan apa?"
"Menghabisi mereka.. aku gk bisa janji untuk kembali sayang. Karna sekali masuk ke mafia susah buat pergi kecuali aku harus menang. Itu konsekuensinya."
"Aku mohon jangan pergi"
"Aku gk mau kehilangan kamu"
"Aku sungguh mencintaimu"
Tanpa sadar setetes air mata jatuh di pipi Alexa. Apakah ia harus siap untuk ini?
"Aku juga sayang"
⏩⏩⏩
...---------------...
...Haiii Bunaa update nii ❤...
...Jadinya crazy up dongg😍😍😍...
.......
...Gimana sama part ini? Fyuhhh akhirnya Kenzo tau siapa Alexa dongg☺️...
.......
...So? Ini mendekati ending gaes '(...
.......
...Jadi pantau terus ya😉...
.......
...Aku gk tau pasti endingnya kapan. Jadi tungguin aja 😝...
...Bunaa tunggu spam komen kalian✍️✍️...
...Jangan lupa like oke👍👍...
...TERUS DUKUNG KARYA BUNAA DAN ICE BOY IS MINE❣️❣️...
...SalamBuna<3...
...See you next update👋...