ICE BOY IS MINE

ICE BOY IS MINE
Part 46



Kenzo kini menikmati hembusan angin yang menerpa wajahnya. Sejuk dan indah ditempat ini. Tangannya senantiasa menggenggam jemari tunangannya.


Di pantai Lombok ini mereka bahagia tentang apapun itu.


"Kamu udah makan?" tanya Alexa


"Belum"  jawab Kenzo


"Nanti sakit hmm"


"Gapapa. Kan ada kamu" goda Kenzo


"Gak sepenuhnya aku disamping kamu. Adakalanya aku pergi." walau nada bicara Alexa santai tpi itu bermakna bagi Kenzo.


Ia berdiam sebentar mencerna semuanya. Kenapa Alexa berbicara seperti itu?


"Kenapa bicara gitu?" dingin Kenzo


"Ga tau. Firasat aja" ucap Alexa


"Yaudah ayo makan" ajak Kenzo


Dekat penginapan hotel mereka terdapat restoran yg disediakan untuk SMA Pradipta memenuhi makanya.


Alexa dan Kenzo yg baru datang disambut heboh oleh semua orang.


"Wushhh best couple baru dateng nii, habis dari mana bos?" Ucap Alva


"Pantai"


"Eh.. ehh pagi-pagi gini udah pacaran aja lo bos" sahut Manda


"Ngiri aja lo" sinis Alexa


Alexa dan Kenzo duduk disamping Dio dan Rachel. Alexa dkk, Kenzo dkk duduk satu meja besar di tengah-tengah mereka.


"Kamu pesen apa Ndra?" Tanya Kenzo


"Mau udang goreng" santai Alexa


"Gak!"


Kenzo tak mau Alexa sakit lagi karna tunangannya itu alergi udang. Sebisa mungkin ia menjaga miliknya.


"Sekali ini aja ya sayang" Rajuk Alexa dgn puppy eyes nya.


"Sedikit pun gak sayang"


Sementara Alexa hanya cemberut. Ia melihat udang goreng yg dinikmati Riza dengan lahapnya sementara ia hanya menelan ludahnya ingin sekali mencicipi itu.


"Mas, nasi liwet paket 1 nya dua. Minumnya teh hangat ya" ucap Kenzo kepada pelayanan


"Kok teh hangat sih. Aku maunya es teh Zoland" kesal Alexa


"Pagi-pagi gak baik minum es. Bagusnya yang hangat" jelas Kenzo


"Terserah lah" sebal Alexa


Alexa hanya menghembuskan nafas nya kasar. Sifat posesif Kenzo mulai lagi. Sungguh ia kesal kali ini.


Kenzo merasa gemas dengan tingkah Alexa yg merajuk. Ia mengelus puncak kepalanya dan berkata


"Ini buat kebaikanmu sayang. Aku gak mau orang yg aku sayang sakit walau sedikit. Karna kamu tanggung jawab ku sekarang sampai kapanpun itu" bisik Kenzo


Jangan kalian tanya wajah Alexa, tentunya pipinya langsung memerah karena ucapan Kenzo.


"Ken. Ntar kumpul bentar ada yg mau gue lakuin" bisik Dio ditelinga Kenzo


Kenzo hanya mengangguk sebagai jawaban.


***


Sore ini. Di kamar Kenzo. Kenzo dkk tengah duduk ditempat tidur menunggu Dio berbicara.


"Lo mau bicara susah banget nyet" ucap Gusma


"Gue.. mau ngelamar Rachel" ucap Dio


Reaksi yg lain? Mereka ternganga dengan ucapan Dio. Secepat itu? Memang Kenzo juga sudah bertunangan tapi mereka tahu sifat Kenzo seperti apa. Tapi Dio? Bahkan mereka hanya dekat beberapa waktu lalu.


"Secepat itu?" Tanya Kenzo


"Iya. Rachel bilang dia lulus mau lanjut kuliah di Amerika. Dan gue gak bisa jamin kalau gk ada yang suka sama Rachel"


"Untuk itu gue harus kasih tanda bahwa Rachel udah milik Dio."


"Orang tua Rachel udah tau tentang ini?" tanya Rayhan


"Belum. Gue mau nglamar Rachel dulu sendiri. Kalau resminya waktu kuliah"


"Trus rencana lo apa?"


***


Sore hari seperti ini. Dio mengajak Rachel ke tebing dekat pantai. Namun kali ini mata Rachel ditutup dan ia dituntun oleh Dio.


"Dio mau ngapain? Aku gk bisa lihat" keluh Rachel


"Bentar lagi smpai sayang" ucap Dio


Rachel duduk dikursi kayu. Tepi tebing. Dio membuka matanya dan menggenggam tangan Rachel.


Rachel melihat sekeliling nya. Pemandangan yg langsung tertuju ke pantai. Sederhana tpi ia suka.


"Chel. Aku bukan cowok yg mungkin kamu bayangin. Aku bukan cowok romantis yg bawa kamu ke cafe mewah untuk hal ini. Aku hanya cowok biasa yg mencintaimu tulus apa adanya. Aku janji gak ada kata Dia diantara kita. Hanya akan ada kamu dan aku."


"Mungkin kita emang beda kelahiran. Kamu Amerika dan aku Indonesia, tpi perbedaan itu saling melengkapi kan? Aku juga gk bisa larang kamu untuk terus disini. Karna gimanapun tempat kamu disana sebelum kita halal. Jadi maukah kamu merubah status kita dari Pacaran menjadi resmi? Maukah kamu bertunangan denganku?"


Dio membuka box cincin yg tengahnya terdapat nama "Dio" dan satunya "Rachel".


Dio memasangkan cincin bertulis "Dio" dijari manis Rachel dan Rachel memasang cincin bertulis "Rachel" dijari manis Dio.


"Bisa kamu janji kita akan bersama sampai halal?" tanya Dio


"Aku janji"


"Tapi Yo, gimana sama orang tua aku?" Tanya Rachel


"Kalau aku udah siap aku janji akan ke Amerika jemput kamu dan bicara sama orang tuamu" lembut Dio dengan senyum manisnya.


"Makasih untuk semuanya"


Dio memeluk wanita disampingnya ini dgn bahagia. Ia kini mendapat kekasih yg membuatnya bahagia.


"Cieee yg udah tunangan.." goda Alexa dkk di belakang mereka.


"Apaansih" malu Rachel


"Ciee bulshing nii" goda Alexa


"Jangan godain cewek gue mulu." Ucap Dio


"Cowoknya ngambek hahahaha"


Mereka tertawa. Menikmati bahagia yg juga dirasa Dio dan Rachel. Biarlah ini menjadi kisah mereka di pulau Lombok.


***


Tak terasa malam ini adalah malam terakhir untuk mereka semua. Setelah 5 hari lamanya di Pulau Lombok.


Kenzo kini duduk di taman hotel. Ia masih menerka ucapan Papahnya ditambah uncapan Alexa tadi.


Firasat apa ini? Sungguh Kenzo tk habis pikir kenapa jalan ceritanya serumit ini?


"Mikirin apa lo" tanya Alva yg tiba-tiba sudah duduk disamping Kenzo


"Andra lah. Siapa lagi coba?" Sinis Kenzo


"Santai dong bro. Kenapa lagi?"


"Gk tau. Andra tadi bicara seolah dia mau pergi jauh dari gue"


"Ha? Pergi kemana?"


"Gue juga gk tahu monyet!"


"Tunggu aj Alexa cerita" ucap Alva


"Hm"


"Kalian kenapa diluar? Ayo masuk" ucap Alexa yg datang dengan celana hotpans dan jaket kulit.


Sungguh paha mulus Alexa terekspos dengan jelasnya. Sementara Kenzo? Ia kesal. Tidak bisakah tunangannya itu memastikan pakaiannya?


"Kenapa keluar pakai baju kaya gitu?" dingin Kenzo


"Hehe. Gak nyadar sih" kekeh Kenzo


"Yaudah ayo masuk" ajak Kenzo yg meninggalkan Alva sendiri


"Orang kalau udah tunangan mah, sahabat sendiri ditinggal" sindir Alva


"Bomat" ketus Kenzo


***


Tiket  penerbangan untuk kembali ke Jakarta sudah mereka dapati semua. Kini tinggal tunggu pesawat lepas landas saja. 


Alexa tak henti-hentinya menggenggam tangan Kenzo. Alexa tau banyak orang menatap kagum kearah tunangannya itu. Atau karna hal lain?


"Kenapa?" Heran Kenzo


"Gpp. Pengen aja gini"


"Aneh" batin Kenzo


"Tau gak Land. Tuh liat banyak cewek natep kamu" keluh Alexa


"Masa sih?" goda Kenzo


"Hihh iya"


"Tau gak Ndra. Tuh liat banyak cowok natep kamu juga" tiru Alexa


"Masa sih?"


Kenzo yg melepas genggaman Alexa langsung melingkar kan tangannya di pinggang Alexa. Ia ingin semua orang tahu bahwa mereka memiliki hubungan.


"Dasar posesif!"


"Aku tahu."


...------------...


...Yuhuuuu Buna update niii...


...Berhubung kemarin engga update jadi ini double up. Okee😍😍...


...Gimana sama part **ini**?? ...


Bunaa tunggu spam komen kalian✍️✍️


...JANGAN LUPA LIKE OKE 👍👍...


...SalamBuna<3...


...See you next update 👋...