
Hari ini hari Minggu, dan besok adalah Ujian Kenaikan Kelas. Rencana awal Alexa ia akan belajar nanti malam dan menghabiskan waktu liburnya dengan pergi hangout.
Namun apa daya dia saat 2 cowok tengil itu sudah duduk manis dirumahnya, Kenzo dan Fathan pagi-pagi mereka sudah membawa buku pelajaran dan beberapa cemilan yang disediakan Mamah Citra.
"Ca, ajarin gue yg ini dong."rengek Fathan
"Enak aj lu, itu ada buku dibaca ****!" sinis Kenzo
"Kan gue gk ngerti. Gimana ini Ca?" crocos Fathan
"Jadi----
"Ca Ca Ca, namanya siapa dipanggil Caca emang nyambung?" Sindir Kenzo
"Yee suka-suka gue, orang panggilan sayang. Ya gak ca?"
Cup
Fathan mencium pipi Alexa sekilas yang membuat Alexa dan Kenzo terkejut, seketika Kenzo memalingkan wajahnya mencoba menahan emosi.
Bagaimana tidak emosi? Pacar sendiri dicium cowok lain didepannya? Amazing!!
Kejadian itu membuat canggung suasana, oh tidak, hanya Fathan saja yg berbicara tiada henti, menceritakan tentang masa lalunya dengan Alexa.
Sedari tadi mata Alexa terus mengamati pergerakan Kenzo yg serius mengerjakan soal, tanpa berbicara sedikitpun. Entah ia memang serius belajar atau marah kepadanya?
"Ken, lo tau gak? Caca dulu janji slalu bersama gue sampai kapanpun. Gue pahamnya nya malah kita pacaran--
Bukk!
Kenzo menutup buku paket miliknya dengan kasar, ia sungguh tidak mood mendengarkan cerita absurd milik Fathan. Apa Kenzo cemburu? Maybe.
"Tan, lo apa-apaan sih! Zoland marah tau gk?" sebal Alexa
"La trus?"
"Ishh tau ahh!"
Kenzo sebetulnya tak tau ia mau kemana, ini rumah Alexa ia sungguh jadi canggung.
Saat ia berjalan keluar, terdengar suara Alex memanggilnya.
"Nak Kenzo"
"Eh iya om"
"Sini ngopi bareng sama om" ajak Alex
"Boleh nih om, hehehe" goda Kenzo
"Boleh lah, gratis tanpa ongkir kok hahaha" jwab receh Alex
Tak lama bibi membawa sebuah kopi untuk Kenzo.
"Pacar Alexa ya?" tanya Alex
"Hehe iya om"
"Kok mau sama anak om yg bandel itu? Heran saya" kekeh Alex
"Gk tau om"
"Lohh kok gitu?"
"Karna sayang dan cinta gak butuh alasan om. Saya takut kalau mencintai seseorang dengan alasan, saat alasan itu pergi rasa saya juga pergi."
"Anak om perempuan langka, dia kuat, berani dan yg paling saya suka dia apa adanya om. Alexa gk takut buat nunjukin kejelekannya karna ia tahu betul, yg mencintainya dengan tulus akan tetap bersamanya walau bagaimanapun sikap dirinya"
Alex speechless dgn jawaban pacar anaknya ini. Dimana Alexa menemukan lelaki setulus dan sebaik ini?
"Alexa pasti beruntung bisa punya pacar seperti kamu Kenzo. Jaga anak om ya, om percaya sama kamu."
Sungguh ini kebahagiaan untuk Kenzo, ia seperti mendapat lampau hijau dari calon mertuanya.
"Pasti om."
Mood Kenzo kembali membaik, entahlah ia senang setidaknya ia berada jauh didepan dari Fathan.
***
"Tan, lo tdi apa-apaan sih! Zoland marah kan sekarang. " sebal Alexa
"Ya bagus"
"Bagus mata lo buta! Gue ribet ntar kalau dia marah."
"Ya berarti dia tulus sama lo, sekarang mikir deh mana ada cowok yg gak cemburu liat cewek yg dia sayang dicium sama cowok lain?"
"Dan itu termasuk gue Ca" batin Fathan
"Iya-iya"
Percakapan mereka terhenti karena Citra menyuruh semua orang untuk sarapan bersama.
Dimeja makan Kenzo dan Fathan saling melempar tatapan sinis yg bisa dilihat oleh Vero.
Vero hanya bisa tersenyum jahil melihat persaingan kedua cwok itu. Vero tau Fathan suka kepada adiknya, ia juga cowok dan ia tau arti tatapan Fathan kepada Alexa.
"Itu mata lo berdua berhenti lihat-lihatan bisa gk? Ngerii sendiri gue" kekeh Vero
"Gue normal bang, gk tau kalau dia" ucap Kenzo
"Lah gue juga normal ****"
"Oh ya? Buktinya smpe sekarang lo jomblo. Jadi gk nutup kemungkinan lo homo kan?" sarkas Kenzo
"Tu mulut ada cabenya? Pedes banget kalau omong" sinis Fathan
"Faktanya gitu. M" santai Kenzo
Alex dan Citra hanya terkekeh melihat perdebatan kecil diantara mereka. Kenzo dan Fathan memang polos atau apa hingga tak menyadari kalau ini banyak orang.
"Kalau mau berantem lanjutin, masih gue tonton kok!" sahut Alexa
"Hehe sorry Ca, tu curut yg mulai" ucap Fathan
"Lah kok gue?"
"Iya lah, yg bacot duluan kan elu." kesal Fathan
"Ini jadi makan gak? Diem lo berdua" kesal Vero
"Iya bang"
"Hahaha, yaudh ayo makan" kekeh Alex
***
Malam harinya, Fathan mengajak Alexa untuk ke taman dekat rumahnya. Ia berniat malam ini utk jujur tentang perasaannya kpada masa kecilnya.
"Tan, ngapain disini?"
"Gue bingung mau omong gimana?"
"Yaudh tinggal bilang aja" santai Alexa
"Ca.."
"Aku sayang kamu"
"Aku tau Tan, aku juga sayang kamu. Kita sama-sama udah dari kecil ya wajar kalau kita saling sayang. " jelas Alexa yg tak tahu bagaimana ekspresi Fathan kali ini.
"Kamu anggep aku sebagai apa Ca?"
"Kok tanyanya gitu? Kamu salah satu orang terpenting dihidupku Tan."
"Kalau aku minta lebih dari itu?"
"Maksud nya apa sih!"
Keadaan Taman kini mulai sepi. Pukul 9 malam siapa yg mau ke taman?
"Ca.."
"Selama 4 tahun aku menghilang, aku terus mikirin kamu Ca, dan lama-lama aku sadar, kalau aku cinta sama kamu. Aku udah planning nanti aku kembali aku pngen ungkapin semuanya ke kamu."
Alexa terkejut, bagaimana bisa? Ternyata benar yg Kenzo bilang. Fathan menyukai dirinya.
"Tpi Tan. Aku sama Zoland, dan aku cintanya sama dia. Kamu waktu itu bilang kalau kita janji gk akan jatuh cinta. Kamu sendiri yang buat perjanjian itu Tan."
"Itu perjanjian bodoh yg pernah aku buat Ca, gapapa kok kamu sama Kenzo. Aku bisa jadi kedua Ca"
Fathan sungguh gila. Tidak ada satu orangpun yg ingin jadi kedua? Dan apa ini?
"Aku cinta kamu." ungkap Fathan
Fathan mengunci pandangan Alexa, dan memajukan wajahnya. Alexa yg sadar apa yg diinginkan Fathan langsung berdiri.
"Lo apa-apan sih Tan!" Kesal Alexa
Dengan kasar Fathan menarik tangan Alexa, hingga Alexa terjatuh dalam pangkuannya.
Plakk!
"Gue benci sama Lo!"
Terdengar nada telpon milik handphone Alexa, ia dengan cepat menscroll tombol hijau.
"Halo Land"
Fathan yg mendengar panggilan itu, sudah pasti menduga telpon dari Kenzo. Dengan cepat ia merampas dari tangan Alexa.
"Fathan, balikin hp gue!"
"Fathan?" Batin Kenzo
"Gak, lo gk boleh sama Kenzo. Gue cinta sama lo Ca. Please jadian sama gue"
"Gue gak mau! Dan seharusnya lo tahu siapa yg gue cinta!"
Diseberang sana Kenzo mendengar semuanya, justru ia khawatir dengan kondisi kekasihnya.
"Halo Ndra, Ndra lo dimana?"
Alexa mendapat ide. Ia harus mengelabui Fathan untuk lolos darinya.
"Tan, kalau lo suka sama gue tatap mata gue. Lihat mata gue Tan" lembut Alexa
Fathan menurut, ia menatap mata Alexa dengan lembut ia terus menatapnya dan Alexa demikian.
Hap!
Alexa mendapat hp nya dan berlari dari Fathan. Ia harus pergi sebelum pria itu semakin gila.
"CA BERHENTI CA.. CACA TUNGGU.."
"Halo Land, Land jemput gue di taman deket sekolah. Gue takut Land..."
"Lo diem disitu. Gue 5 menit sampe. Jangan kemana-mana" tegas Kenzo
"Iya"
Alexa duduk, capek. Menghindari sahabat yg berubah jadi seseorang yang terobsesi kepadanya.
"Caca..."
"Please pergi Tan, gue mohon.. gue.. gue takut sma lo.. please.." bahkan kini bulir air mata Alexa menetes.
Kenapa Fathan bisa menemukan dirinya? Ia tak bisa kemana-mana. Ia sungguh takut.
"Ssstt.. jangan nangis.. gue gak mau lo nangis."
Fathan justru memeluk Alexa, menenangkan dirinya. Ia tak tahu kenapa jadi begini.
Kalimat Alexa benci dirinya, dan raut takut kala melihat wajahnya sungguh menyakitkan baginya.
"Maaf Ca, maafin aku. Aku gak mau kamu benci aku, aku gak mau kehilangan kamu. Please maafin aku.." lirih Fathan
"Gue.. gue takut Tan.."
"Maaf Caa.. Maaf.."
"Gue sayang sama lo, gue nyaman sama lo, tapi Tan. Cinta gk bisa dipaksa. Karna cinta itu memberi,bukan menuntut." jelas Alexa
"Harusnya gue tahu itu. Maaf.."
Bugh!
"Lo apain cewek gue anjing!" emosi Kenzo
Kenzo datang, setelah mendengar percakapan Alexa dan Fathan ia tahu gadisnya kini tk baik-baik saja.
"Gue gak apa-apain dia" sinis Fathan
Bugh!
"Lo tadi bentak dia! Lo bikin dia nangis bngsat!"
"Land udah.. mending kita pergi."
"Sekali lagi lo bikin Andra nangis, mati Lo!" Sarkas Kenzo
Kenzo membawa Alexa di motornya. Menenangkan gadisnya. Ia tak tahu alasan Alexa menangis, tpi satu hal. Semua ini karena Fathan.
"Ndra.."
Kenzo menatap wajah Alexa lekat, "Kenapa?"
Alexa menceritakan semuanya kepada Kenzo, bisa Alexa lihat aura marah, emosi dalam matanya.
Kenzo tk habis pikir dengan Fathan, senekat itu ia memaksa Alexa menjadi miliknya?
"Udah skarang kita pulang, kamu istirahat besok gk usah sekolah."
"Jangan, besok kita ujian kenaikan. Aku gapapa kok" ucap Alexa sambil tersenyum.
Kenzo paling tidak suka jika Alexa pura-pura seolah ia baik-baik saja. "Yaudh, besok aku jemput."
⏩⏩⏩
...-------------...
...Haii bunaaa update lagi nii 😉...
.......
...Maaf ya updatenya malem, buna freenya jam segini'(...
.......
...Gimana sama part ini? Oh ya, kan dulu buna udah bilang ini problem kecil hehe. ...
...TIM SUKSES KENZO-ALEXA MANA NIII?? 💙💙💙...
.......
...Buna mau tanya, pliss comment ya.. ...
...Kalian mau endingnya gimana? Happy atau sad? ...
.......
...JANGAN LUPA LIKE OKE👍👍BUNA TUNGGU SPAM KOMEN KALIAN✍️✍️...
.......
...SalamBuna<3...
...See you next update 👋...