ICE BOY IS MINE

ICE BOY IS MINE
Part 29



Tak terasa malam nanti adalah acara Pertunangan Kenzo dan Laurent. Banyak pegawai yg membantu mempersiapkan segalanya.


Kenzo sudah berusaha keras kabur dari kamarnya namun ia tak bisa, seharian ia dikunci di kamar oleh papahnya.


"Akhhh gimana gue bisa kabur, shittt!" kesal Kenzo


Sementara Kenzie sedang siap-siap ingin menemui seseorang yg ia telepon tadi.


"Sayang aku keluar bentar ya" ucap Kenzie sambil menampilkan senyum manisnya


"Iya ati-ati ya" Zidane luluh begitu saja karena jujur ia sibuk, dan tidak bisa mengantar istrinya itu.


Kenzie langsung menaiki mobil pribadinya dan tak lama ia sampai di cafe Rainbow


"Maaf lama ya nak"


"Iya tan- eh mah"


"Langsung aja ya Alexa, mamah minta kamu tolong bawa pergi Kenzo dari sana"


Yap! Kenzie meminta Alexa untuk menemuinya dan tentu saja Alexa kaget dengan permintaan Kenzie.


"Bukannya Kenzo mau tunangan sama Laurent mah, mereka berdua yg minta Alexa datang jadi untuk apa mamah minta ini?"


"Kenzo hanya bersandiwara didepan kamu sayang, papahnya mengancamnya akan mencelakai kamu jika kamu menganggu mereka, tentunya Kenzo gak mau orang yg dia sayang terluka" jelas Kenzie


"Mamah mohon sayang, kebahagiaan Kenzo hanya bersamamu. Kenzo cerita semuanya sama mamah dan dapat mamah liat pancaran matanya bahwa ia tak bahagia dengan keadaan ini" lirih Kenzie


"Tpi ini udah jam 5 sore mah dan pertunangan itu jam 7 nanti, bagaimana Alexa bisa lakuin itu?"


"Mamah punya ide" ceplos Kenzie


"Apa tuh mah"


"Tpi kamu gk lakuin ini sendiri ya, mamah takut kamu kenapa-napa"


"Iya mah"


***


1 jam lagi pertunangan akan dimulai, dan Laurent sudah datang untuk dirias. Ia sempat menengok Kenzo dikamarnya dan ia melihat Kenzo duduk dibalkon dengan tatapan kosong.


Tok.. Tok..


Zidane membuka pintu utama dan menampilkan 2 orang dgn membawa setelan baju utk Kenzo.


"Permisi tuan, ini taruh dimana ya?" ucap salah satu yg bernama Tio


"Mari saya antar"


Zidane mengantar 2 orang itu kekamar Kenzo.


"Ini kamar anak saya, dan kamu yang satu pasti perias anak saya ya?"


"Iya tuan"


"Yaudah saya tinggal dulu"


Selepas kepergian Zidane, Tio langsung mengunci kamar Kenzo dari dalam yang membuat Kenzo kebingungan.


"Ngapain dikunci sih mas, oh ya mb tolong gak usah rias saya, saya gak mau tunangan dgn wanita itu" ceplos Kenzo


"Sstttt diemm ****** ntar ketauan" maki Tio


"Lah kok masnya malah ngegas ke saya sih"


Tio langsung membuka topi, masker begitu juga yg satunya dan betapa terkejutnya Kenzo mengetahui mereka berdua adalah Dio dan Alexa


"Andra.."


Kenzo langsung memeluk Alexa erat dan dibalas dengan wanita itu.


"Maaf aku minta maaf buat segalanya, aku gak punya pilihan selain harus mengikuti papah, aku gak mau kamu kenapa-napa" ujar Kenzo disela pelukan mereka


"It'okay gue cuma butuh bukti dari Laurent"


"Maksudnya?"


"Kita curiga sama tingkah laku dia apalagi waktu gue liat dikamar mandi" jawab Dio


"Gimana sih? Gue gk paham"


"Intinya nanti lo pancing Laurent buat dia ngaku maksud dari semua ini"


"Lah gue gk--


Tok..tok..


"Kenzoo buka pintunya" ucap Laurent diluar pintu


"Gimana nihh" risau Kenzo


"Udahhh bukain kita ngumpet" ucap Dio


Ceklek


"Haii sayang, liat nihh aku cantik gak" centil Laurent dgn mengibas-ibaskan gaun punyanya


"B aja" ketus Kenzo


"Ihh kamu kok gitu sihh" manja Laurent yg sudah mengalungkan tangannya dileher Kenzo


"Lepas jijikk tau gk" risih Kenzo


"Gk usah munafik sayang, aku dandan cantik gini buat kamu"


"Mau lo apa sih sebenarnya?!"


"Gue cuma mau lo jadi ayah buat anak yang ada dikandungan gue. Pacar gue gak mau tanggung jawab dan dia pergi gitu aja. Jadi kalau ada lo kenapa gak gue coba"


Kenzo benar-benar terkejut, wanita dihadapannya ini sungguh gila. Jadi untuk apa ia menunggu dirinya dulu, berharap dia pulang jika hanya sepihak?


"LO ARGHHH! GUE GAK MAU DAN GK AKAN MAU!" bentak Kenzo


"Terserah kamu sayang, tapi nyawa papah kamu ada ditangan aku"


"Maksud lo?"


"Kalau kamu gk mau lanjutin pertunangan ini maka aku akan mengincar om Zidane atas penghinaan ini. Jadi c'mon baby"


"Aku tunggu dibawah ya nanti, muach"


"Asshhhhh anjing!"


Kenzo bingung sekarang, apakah papahnya tau tentang rahasia ini? Atau ia justru tidak tau sama sekali.


Alexa dan Dio keluar dari persembunyian mereka dan mereka tentu tahu ttg perasaannya saat ini.


"Land.."


"Ndra, gue harus gimana? Gue-- gue gk mau tanggung jawab atas hal yang gak gue lakuin sama sekali"


"Heii sayang, liat aku! Liat heii! Semua akan baik-baik saja" tenang Alexa


"Baik-baik aja gimana? Gimana aku harus tenang?"


"Lo serahin semuanya ke gue sama Alexa Ken, kita janji bakal urus semua ini" sahut Dio


"Gak! Gue gk mau kalian berdua celaka"


Ceklekk..


"Lohh Alexa, Dio kalian kenapa masih disini? Kenzo juga. Ayo buruan kaburr acara dimulai sebentar lagi" kaget Kenzie, bukankah dia tadi sudah menyuruh Alexa utk membawa pergi Kenzo


"Mah, tenang ya, Alexa akan urus semuanya. Tapi rencana ini Kenzo harus turun dulu biarkan seolah semuanya baik-baik aja ok?"


"Demi keselamatan papah mah" sahut Kenzo


"Nanti Kenzo jelasin kok Tante" ucap Dio yg mengerti jika Kenzie blm paham maksud Kenzo


"Yaudah cpetan kamu siap-siap"


***


Kenzie menggandeng Kenzo menuruni tangga, banyak pasang mata menatap kagum dengan wajah sempurna milik Kenzo.


"Baiklah kita langsung mulai acara inti kali ini, silahkan untuk Laurent dan Kenzo naik ke atas panggung"


Laurent dengan senang hati menggandeng lengan Kenzo menaiki panggung.


"Silahkan saling memasangkan cincin sesamanya"


Laurent terlebih dahulu memasangkam cincinnya ke jari manis milik Kenzo, terdengar sorak tepuk tangan yang ramai.


"Let's play game with me" batin Alexa


Sekarang giliran Kenzo yang memasangkan cincinnya, namun saat cincin itu akan masuk ke jari manis Laurent terdengar suara rekaman yg begitu mengusik suasana pertunangan itu.


"Mau lo apa sih sebenarnya?!"


"Gue cuma mau lo jadi ayah buat anak yg ada dikandungan gue. Pacar gue gk mau tanggung jawab dan dia pergi gitu aja. Jadi kalau ada lo kenapa gak gue coba"


"LO ARGHHH! GUE GAK MAU DAN GK AKAN MAU!" bentak Kenzo


"Terserah kamu sayang, tpi nyawa papah kamu ada ditangan aku"


"Maksud lo?"


"Kalau kamu gk mau lanjutin pertunangan ini maka aku akan mengincar om Zidane atas penghinaan ini. Jadi c'mon baby"


"Aku tunggu dibawah ya nanti, muach"


Rekaman itu membuat seluruh tamu terkejut, bahkan Laurent sempat tercengang dan menahan amarahnya.


Banyak bisikan yg terdengar seperti mencela Laurent atas ucapannya, dan fakta bahwa ia hamil.


Ihh cantik-cantik kok kayak gitu


Amit-amit gue punya mantu kaya gitu


Kok mau ya Kenzo sama dia


Aduuhh kasian bgt anaknya om Zidane


"STOPP" teriak Laurent


"Siapa yg lakuin ini ha?!" tanyanya lagi


Keadaan hening seketika, karna tak ada yg mengetahui.


"Gue" jawab Alexa santai yg berada di lantai atas


Seketika semua mendongakkan kepalanya keatas dan melihat gadis cantik berdiri disana dgn seorang cowok tampan yg tak lain adalah Dio.


"Harusnya gue tau ini! Lo udah rusak semua rencana gue, tpi gk bakal gue pastiin Kenzo milik Lo!"


Clap


Lampu seketika padam, gelap! Hanya itu yg semua lihat, namun tk berapa lama lampu kembali hidup namun ada yg aneh dari kerumunan itu.


"Kenzo, Kenzo mana?" ucap Alexa yg menyadari semuanya


"Laurent juga gk ada" sahut Dio


"Shittt! Mah, Kenzo dibawa kabur sama Laurent Alexa pamit cari Kenzo dulu yah"


Namun saat Alexa akan pergi lengannya dicekal Zidane.


"Nak, om bantu cari Kenzo" ucap Zidane


"Gk om, om disini aja temani mamah Kenzie biar Alexa sama yg lain cari Kenzo"


"Alexa janji bakal bawa Kenzo pulang"


Setelah mengucapkan itu Alexa langsung menghubungi Alva dkk dan Ivek dkk utk membantu mencari Kenzo dan ia dgn Dio melacak hp Kenzo yg terpasang GPS otomatis.


"Dapet Lex"


***


Kenzo mengerjapkan matanya, tpi hanya gelap yg ia lihat. Dia baru menyadari matanya ditutup dan tangan serta kakinya diikat disebuah kursi.


"Kamu udah bangun sayang?"


Laurent itu suara Laurent, Kenzo tak habis pikir dengan mantannya itu, sebegitu mengincarnya Laurent kepada dirinya sampai harus seperti ini?


" Lepasin gue"


"No baby, kalau aku gak bisa dapetin kamu maka orang lain juga gak boleh"


Laurent duduk dipangkuan Kenzo dan mengalungkan tangannya dileher Kenzo, mengelus pelan pipi Kenzo dan sesekali mengelus leher Kenzo yg membuat risih sang empu.


"Lo jangan macem-macem bngsat!"


"Shhtt, diem sayang. Kamu nikmati saja karna matamu tk akan tahu apa yg akan kulakukan"


"Lepasin gue *****!"


Kenzo terus memalingkan wajahnya saat Laurent terus mengelus pipinya. Ia tau apa yg akan wanita itu inginkan, dan ia tak akan membiarkannya begitu saja.


"Dengan lo kayak gini, semakin buat gue jijik Lau."


⏩⏩⏩


......_______________________......


...Yuhuuuuu Update niii😃...


...Gimana-Gimana sama part ini??...


...Nekat banget yaampun Laurent'(...


...Alexa bisa gak selamatin Kenzo ya?...


...Tunggu next update okee👉👈😢...


...Bunaa tunggu spam komen kalian😚...


...TOKOH FAV KALIAN SIAPA?...


...DARI 1-5 ICE BOY MENURUT KALIAN DI NOMOR BERAPA NIII?...


...Jangan lupa like oke👍👍...


...SalamBuna<3...


...See you next update👋...