ICE BOY IS MINE

ICE BOY IS MINE
Part 47



...Mungkin ini takdir....


...Atau jarak? ...


...-Kenzo-...


Alexa tiba dirumahnya dengan diantar Kenzo. Alexa terus menggenggam tangan Kenzo didalam mobil walau mereka sudah sampai di pagar rumah Alexa.


"Kenapa gak masuk?" Tanya Kenzo


"Kenapa rumahku ada banyak sekali barang diluar Land? Lalu kenapa ada truk pengangkut barang?" heran Alexa


"Mungkin itu barang bekas rumah sayang jdi mau dibuang" tenang Kenzo namun batinya juga sama herannya dgn Alexa


"Tpi gak sebanyak itu Land"


"Udah tenang. Masuk gih istirahat ya"


Ucap Kenzo


"Iya"


Alexa keluar dari mobil dan Kenzo keluar untuk menurunkan koper Alexa.


"Land"


Alexa memeluk Kenzo. Entahlah tpi hatinya seolah resah. Seakan mereka akan berpisah lama.


"Kenapa hmm?"


Cup!


Alexa mencium pipi Kenzo dan tersenyum kearahnya. Kenzo yang kaget namun senang itu hanya membalas dengan senyum juga.


"Dasar nakal!" gemas Kenzo smbil mencubit pipi Alexa


"Biarin wlee"


"Yaudah masuk gih"


"Iya. Kamu kalau udah sampai rumah kabari ya"


"Iya sayang"


...


Alexa masuk rumah saat mobil Kenzo melaju meninggalkan rumahnya. Perasaannya kembali tak menentu. Ada apa ini?


"MAMAHHH.. PAPAH. AKU PULANG" teriak Alexa saat masuk rumah


"Eh sayangnya Papah"


Alex memeluk putrinya dan mencium singkat keningnya.


"Gimana study tour nya? Suka?"


"Iya dong pah. Tau gk mah? Rachel tunangan sama Dio"


"Rachel sepupunya Kenzo?"


"Iya pah. Aku bahagia banget"


"Oh ya pah, mah kenapa banyak barang yg diangkut ke truk? Ada apa emang?"


Senyum Citra luntur seketika. Dan Alex hanya bisa termenung. Apa alasan yg harus ia sampaikan?


"Kita harus pergi Alexa"


"Pergi? Maksud Papah?"


"Kita harus secepatnya pergi dari sini nak" jelas Citra


"Gak! Gak mau!"


"Alexa turuti papah!" Tegas Alex


"Tapi kenapa pah?!" Bentak Alexa


"Papah gak akan kasih tau alasannya nak. Mamah mohon turuti papah kamu ya" jelas Citra


"Gak bisa mah, Alexa berhak tau alasannya"


"Sayang jangan desak papah. Ini demi kebaikan kamu nak" jelas Alex


"Kasih tau alasannya pah! Alexa mohon. Alexa gak mau ninggalin Kenzo pah"


"Gak bisa sayang. Ayo segera bergegas"


"Papan egois tau gak?! Papah nyuruh Alexa pergi tapi gak mau kasih tau alasannya!"


"Alexa papah--


"Apa pah? Papah mau buat Alexa pisah sama Kenzo?"


"Bukan gitu sayang--


"Lalu apa pah? Kita udah tunangan. Hubungan kita udah jauh. Papah tega akan buat anak papah disalahin untuk ini semua?"


"Mereka akan mengerti nak" sahut Citra


"Siapa yg mamah maksud? Mamah Kenzie dan om Zidane? Lalu Kenzo?"


"Ini tentang aku dengan dia pah! Bukan soal kalian. Papah jahat tau gak!"


"Kamu dalam bahaya Alexa!" bentak Alex


"Bahaya? Bahaya apa yg papah maksud?"


"Kamu.. kamu incaran mafia dunia sayang" lirih Alex


Apaan ini? Bukankan mereka tidak tahu tentang dunia mafiaku? Lantas semua ini? Bagaimana semua mafia akan mengincarku? Identitasku tertutup. Mereka tidak mengenalku! Ataukah?.


Batin Alexa.


"Papah dan Mamah sudah tau semuanya sayang. Papah dan mamah merasa bangga juga khawatir akan keselamatan kamu." Jelas Citra


"Dar.. dari mana.. ka.. kalian tau ttg ini?"


"Waktu kamu di Lombok. Grandpa dan Grandma datang menjelaskan semuanya sama papah dan mamah"


"Gak mungkin Pah. Identitasku tertutup. Gak ada yg tahu tentang aku"


"Tpi mereka sudah curiga denganmu sayang. Mereka tahu ketua Dark Word sebelumnya adalah Grandpa. Awalnya mereka curiga dengan papah tpi saat mereka tahu papah hanya sibuk dengan bisnis lalu mereka mencari tahu tentang data anak papah."


"Saat mereka tahu kalau kamu ketua geng Girly, mereka menebaknya dan akan mencoba menyerangmu habis²an. Dengan itu mereka bisa membuktikan apakah itu kau atau bukan" jelas Alex


"Tpi pah, tidak harus dengan kita pergi"


"Ini saran Grandpa sayang. Untuk beberapa tahun kita akan tinggal dengan Grandpa di Spanyol"


"Apa?!"


***


Alexa mengemasi barang-barangnya dikoper dengan air mata yg terus saja mengalir. Secepat itukah bahagianya pergi? Baru saja kemarin ia dengan Kenzo bahagia. Ujian apalagi ini?


"Nak.."


"Mahh... "


Alexa memeluk Citra dengan erat. Seolah Citra tahu ttg perasaan putri sahabatnya itu.


"Maafkan kami ya nak. Ini demi kebaikanmu juga" ucap Citra


"Iya mah."


"Alexa hanya gak siap buat pergi"


"Apa kamu ingin menemui Kenzo sayang?"


"Engga mah. Akan aku kirim surat untuknya"


"Lebih baik kamu temui dia sayang. Jelasin semuanya dgn begitu hubungan kalian pasti baik-baik saja" jelas Citra


"Semua ada waktunya Mah" tegar Alexa


"Yaudh mamah kebawah dulu"


Alexa termenung. Mengingat semua kenangan yg ia lalui lebihnya kemarin di Lombok. Apa ini alasan kenapa sikapnya aneh dgn Kenzo?


Tuhan. Aku titip dia. Batin Alexa


Ting!


Bunyi nada pesan dari hpnya sudah pasti dapat ia tebak. Zoland.


aku udh smpe Ndra.


Kamu lgi apa?


Ia hanya membaca tanpa niat membalas. Semakin ia memperhatikan Kenzo semakin susah utk dirinya pergi.


***


Alexa menatap kosong kaca jendela mobil. Tk ada harapan untuknya bisa bertahan.


Zoland❤ is calling...


Butuh waktu lama untuk ia mengangkatnya. Menyiapkan hati yang kokoh.


Hallo?


Ndra?


Kamu baik-baik aja kan?


^^^Iya ^^^


Ya ampun sayang aku khawatir sama kamu. Aku pikir kamu kenapa². Perasaanku gk enak tentang kamu.


^^^Aku baik-baik aja^^^


Kamu kenapa?


^^^Apa? ^^^


Kamu sakit? Gk enak badan? Kok beda gitu


Setetes air mata jatuh dipipinya. Apa yg harus ia katakan? Tuhan aku harus apa?


^^^Boleh aku minta satu hal? ^^^


Apa?


^^^Besok kamu kerumahku ya^^^


Ok sayang


Kamu dimana skarang?


^^^Aku dijalan^^^


^^^Udah dulu ya^^^


Iya


Alexa menutup telponnya sepihak. Ia tak bisa berlama-lama berbicara dgnya. Bahkan untuk saat ini aja ia sudah rindu.


"Semua akan baik-baik saja syang" tenang Alex yg mengerti perasaan Alexa


"Iya pah"


...


Bandara Soekarno-Hatta terpampang jelas dihadapannya. Menunggu pesawat lepas landas yg sebentar lagi membawa semuanya pergi.


Selamat tinggal Jakarta. Selamat tinggal ibu kota. Selamat tinggal Indonesia. Selamat tinggal kenangan. Dan selamat tinggal Kamu. Batin Alexa


***


Kenzo mengerjapkan matanya perlahan. Setelah ia bergulat dengan pikirkannya kemarin malam.


Alexa yg tk menghubunginya lagi smjak telpon terakhir. Tak ada ucapan morning darinya. Dan cincin tunangannya yg sempat hilang karena tertinggal di kamar mandi.


"Aku harus kerumah Andra sekarang!"


...


Tak butuh waktu lama ia untuk sampai kerumah kekasihnya itu. Namun kenapa sangat sepi?


"Eh den Kenzo silahkan masuk"


"Alexanya ada bi?"


"Emm anu den. Kata non Alexa Aden disuruh ke kamarnya langsung"


"Oh yaudh bi"


...


Dikamar Alexa. Kenzo tak melihat tunangannya itu. Bahkan om Alex dan Citra tak ada.


Hanya ada sepucuk surat dikamar tidur Alexa. Mungkinkah itu untuknya?


Kenzo membuka surat itu yg benar itu untuknya.


Untuk Zoland


My ice boy


Land. Maaf aku pergi tanpa kata pamit untukmu. Aku pergi jauh ke Spanyol atas permintaan papah, mamah dan kebaikanku.


Maaf aku gk bisa kasih alasannya sekarang. Tpi aku janji waktu aku kembali aku akan kasih tahu.


Kita bisa LDR kalau kamu mau :(


Tunangan bukan hubungan sepele untukku. Aku janji bakal jaga hati disini❤. Kumohon kamu juga.


Bisakah kuminta 1 hal? Tunggu aku kembali :).


Hubungi aku kalau kamu udh baca surat ini.


Aku sayang kamu. Forever.


Andra.


Tanpa sadar setetes air mata jatuh dari mata indahnya. Cobaan apalagi ini? Kenapa Andra gk kasih tahu sebelumnya? Setidaknya kata kami darinya.


Tanpa pikir panjang. Kenzo menghubungi Alexa namun nihil. Tak ada satupun panggilan yg diterima olehnya.


"Ndra angkat! Kamu kenapa sih?!" Risau Kenzo


Pasrah. Sudah lebih 10 Panggilan tdk terjawab darinya.


"Aku bakal nunggu kamu sayang"


"Aku janji"


⏩⏩⏩


...----------...


...Haii bunaa update lagi nii ❤...


.......


...Gimana perasaan kalian baca part ini? ...


...Siapin mental untuk ending kawan'(...


...Ok seperti yg aku katakan . Ini karma buat Kenzo. Gimana perjuangan dia buat kembali sama Andra. ...


.......


...So? Ikuti terus ya ...


Bunaa tunggu spam komen kalian✍️✍️


...Jangan lupa like oke👍👍...


...SalamBuna<3...


...See you next update...