ICE BOY IS MINE

ICE BOY IS MINE
Part 26



Kenzo tk habis pikir dgn Zidane, papahnya. Apakah selama ini Kenzo hanya sbgai umpat untuk bisnis papahnya?


Sretttt..


Terdapat 10 orang seumurannya menghadang jalan Kenzo. Semua memakai masker hitam yg membuat Kenzo tidak dapat mengenali mereka semua.


"Bisa minggir gak mas? Gue lagi gak mau berantem" usir Kenzo


"Kalau kitanya mau gimana dong" goda salah satu dri mereka


Bukannya Kenzo tk bisa bela diri, jago malah. Tpi dia sadar seorang diri melawan 10 mustahil baginya.


"Serangg" komando anggota yg lain


Kenzo tak punya pilihan lain selain melawan dan berusaha kabur secepat mungkin.


Bugh


Bugh


Bugh


Awalnya Kenzo bisa mengalahkan mereka namun ada salah satu membawa balok kayu dan memukul kepala Kenzo dgn keras.


"Heyy lepasin boss kita" teriak Bayu


Anak Vextoz sudah berdiri tak jauh dari mereka, hanya 7 org namun mereka anggota inti Vextoz


"Banyak bacot Lo pada, serang!!!"


Baku hantam tak dapat dihindari, Alva membawa Kenzo yg pingsan di mobil miliknya.


"Ken bangun Ken" Alva menepuk-nepuk pipi Kenzo yg blm kunjung bangun.


Drtt.. Drtt..


Alva mengangkat telepon hp nya.


"Gimana?" tanya seseorang diseberang sana


"Boss pingsan Lex, gue gk mungkin bawa dia pulang dalam keadaan kayak gini" ucap Alva


"Shitt! Bawa kerumah gue aja" putus Alexa


Yap! Alexa yg memantau perginya Kenzo, karena di jaket itu terdapat GPS kecil dan cctv yg tersambung dilaptop milik Alexa


"Cabutt sana Lo pada, dasar pengecut" teriak Reza


"Ck, beraninya kroyokan emg" sinis Gusma


"Kenzo mana woy" ucap Rayhan


"Dimobil sama Alva" jawab Juna


"Yaudah gue sma Reza balik kemarkas dulu ya woyy" pamit Bayu


"Oke ati-ati"


Mereka berempat menyusul Alva dimobilnya.


"Gimana Kenzo?" khawatir Gusma


"Dia pingsan, kita bawa ke rumah Alexa" ucap Alva


"Lo gila?" heran Rayhan


"Kita gk punya pilihan lain, lagian Alexa juga gk keberatan" jawab Alva


"Oke"


***


Tok..tok..


"Eh bang Vero, Alexanya ada?" tanya Gusma


"Kalian siapa?" heran Vero, pasalnya ia tak mengenal mereka semua


"Kita temenya Alexa bang" ucap Juna


Sementara Alexa baru saja menuruni tangga, dan menemui mereka.


"Bang, suruh masuk aja kasian yg belakang berat" kekeh Alexa


"Yaudah masuk. Eh Kenzo kenapa pingsan gitu?" Vero benar-benar heran kenapa mereka datang di jam 9 malam begini.


"Nanti aja bang tanya sma adek lo, berat ni " ceplos Rayhan


Vero hanya terkekeh, ternyata teman adeknya itu suka ceplas-ceplos tpi mereka asikk juga.


"Huufftt, yaudh kasi keruang tamu aj" pasrah Vero


"Dari tadi kek" cibir Alva


Alva dan Rayhan merebahkan Kenzo hati-hati. Terdapat luka lebam di daerah pelipis serta ujung bibir yang membiru.


"Lex, kalau gitu kita cabut dlu" pamit Alva


"Thanks, ati-ati" ucap Alexa


"No problem" sahut Gusma


Alexa memandang Kenzo khawatir, ia mengusap lembut kepala Kenzo. Saat ia berniat mengambil P3K tiba-tiba tangannya dicekal oleh Kenzo.


"Stay please.. " parau Kenzo


Alexa hanya menurut dan membantu Kenzo duduk.


"Sini tidur" ucap Kenzo


Alexa merebahkan tubuhnya dgn paha Kenzo sebagai bantal.


"Papah kamu udah tau?" ucap Alexa


"Gkk usah dibahas" dingin Kenzo


"Kenapa?"heran Alexa


"Gak mood" ketus Kenzo


"Sayang, ayo tidur" manja Kenzo


"Lah ni anak knapa jadi manja gini deh" Batin Alexa


"Gk boleh manja sma pacar sendiri?" ucap Kenzo seakan tau pikiran Alexa


"Dia cenayang apa ya?" Batin Alexa


"Aku bukan cenayang Ndra" balas Kenzo


"Lah itu tau semua?"ucap Alexa


"Aku bisa baca dari raut wajah kamu" Alexa hanya mengangguk tanda mengerti.


"Lukanya aku obati dulu baru tidur" ucap Alexa yg langsung meninggalkan kamar Kenzo


Kenzo melamun, Ia tau pasti bahwa papahnya itu akan bertindak apa aja asal keinginannya tercapai.


"Heii kok melamun?" lembut Alexa


"Ha-- enggak" elak Kenzo


"Kalau sakit bilang" jelas Alexa


Kenzo trs memandangi wajah cantik gadisnya itu apalagi jarak mereka yg cukup dekat.


"Shh- sakit Ndra" ringis Kenzo


"Diobatin itu matanya gk usah kemana-mana" sebal Alexa


"Ha? Kemana maksudnya?" Kenzo bingung apanya yg salah, ia hanya memandangi wajah gadisnya itu atau jangan-jangan Alexa berpikir...


"Kamu mau aku cium hmm" goda Kenzo yg mengerti maksud Alexa


"Eng-engga gtu juga" elak Alexa


Cup


Kenzo mencium singkat bibir Alexa, yg membuat pipi nya bersemu merah.


"Sekarang tidur, udah malam" putus Alexa


"Good night sayang" lembut Kenzo


"Night too" balas Alexa


***


SMA Pradipta dihebohkan dgn berita murid baru, apalagi kabar yg beredar murid baru itu adalah cowok pindahan SMA Cakrawala, musuh bebuyutan SMA Pradipta.


"Oyy, dia beneran Lo suruh pindah sini Lex" ucap Riza


"Hmm, why?" tanya Alexa


"Gpp sih, aneh aja dia nurut gitu sma lo" jawab Riza


"Iya sih, padahal dulu kalian saling benci" sahut Keysa


"Ya bodoamat" acuh Alexa


Bu Mulya datang membawa seorang cowok, yg sudah diyakini itu murid baru.


"Selamat pagi anak-anak, kita kedatangan murid baru. Baiklah silahkan perkenalan" ucap Bu Mulya


"Dio. Pindahan SMA Cakrawala" Semua orang cengo, perkenalan sesingkat itu?


"Baiklah Dio, silahkan kamu duduk didekat Alexa"


Alexa yg merasa namanya disebut hanya bisa pasrah menerima, apalagi teman sebangkunya sedang tidak masuk.


"Oke"


Dio duduk disamping Alexa, dan dia melempar senyum yg dibalas senyum pula oleh Alexa.


"Gue takut Lex" lirih Alexa


"Kenzo pasti maafin" tenang Alexa


Bicara soal Kenzo, cowok itu tadi nekat berangkat sekolah padahal sdh dilarang Alexa.


Bel istirahat berbunyi. Semua anak-anak berhamburan keluar kelas utk mengisi perut mereka.


"Kantin bareng kuy" ajak Adel


"Ayokk Dio" ajak Ivel


"Kuy"


Penghuni kantin merasa aneh, kenapa murid baru itu seakan sudah akrab dgn Alexa dkk?


Tak hanya itu sekarang kantin yg tadinya rame menjadi hening karena kedatangan Kenzo dkk. Apalagi wajah Kenzo yg terdapat luka lebam.


Itu kak Kenzo kenapa ya?


Yawlaa kaciann bebeb Kenzo gue


Walaupun gitu tapi mukanya ttp ganteng astaga


Ihhh sini² gue obatin sayang


Kenzo yg jengah langsung menuju meja kekasihnya itu, namun ia tak asing dgn punggung lelaki yg sekarang membelakanginya.


"Ndraa" ucap Kenzo


Sontak Dio berbalik badan dan mereka berdua sama-sama terkejut dgn apa yg mereka lihat.


"Ken.." lirih Dio


"Dioo?" Kaget Alva dkk 


"Ngapain Lo disini?" sinis Gusma


"Sorry buat segalanya, terutama lo Ken. Gue pindah kesini buat memperbaiki semuanya" ucap Dio


"Kalau lo gk mau maaf--


Dio terkejut, Kenzo tiba-tiba memeluknya erat. Pelukan yang sama saat mereka masih menjadi sahabat dulu.


"Masa lalu cukup jadi pelajaran. Yang terpenting sekarang" bisik Kenzo


"Eh kita ikut ogebb" heboh Juna


Jadinya mereka semua berpelukan dan mengundang tawa seluruh murid.


"Ihhh homoo anjirrr" cibir Alva


"Hahahaha" tawa mereka semua


Alexa dkk dan Kenzo dkk serta Dio duduk dimeja kantin bersama. Tak jarang canda tawa mereka menggema diseluruh penjuru kantin.


"Gilaa-gilaa jadi dulu Kenzo gk punya malu " tawa Alexa pecah


"Bangett Lex, bahkan lebih parahnya dia pernah pakai kolor ke kls gegara dihukum ngatain guru BK gendut" ceplos Dio


Kenzo menghembuskan nafasnya kasar. Pasrah dgn semua omongan Dio yg membuka aibnya didepan kekasihnya.


"Bwahahaahha, gila Lo bos" ucap Alva


BRAKKK!!!!


Seketika tawa mereka terhenti dgn gebrakan meja yg diperbuat oleh Laurent. Namun anehnya ada Cynthia dkk dan Tasya yg bergabung dgn Laurent.


"He cabe minggir lo semua" bentak Laurent


Semua hanya diam, menganggap gertakan Laurent hanya angin lalu.


"Kalian semua budeg ha?!" sahut Tasya


"Kalau ditanya tuh jawab" geram Laurent yg menjambak rambut Riza karena didekatnya


"Shh--arrghh" ringis Riza


"Setan!" bentak Alexa yg marah karena tlh mengusik sahabatnya.


Laurent kaget dgn bentakan Alexa bahkan seluruh mata menuju Alexa.


"Lo kalau ada masalah sama gue gausah bawa sahabat gue. Cara lo murahan tau gak, sama kayak orangnya" pancing Alexa yg membuat Laurent marah


"Lo bilang gue murahan?" geram Laurent


"Gue gak bilang tuh! Kok lo ngrasa, sorry yg sadar aja wlee" kekeh Alexa


Semua terkekeh dengan ucapan Alexa, bahkan Kenzo sempat tersenyum memperlihatkan giginya atas kekonyolan gadisnya itu.


"Gue tanding lo main basket one by one" putus Laurent


Laurent sadar ia tak bisa main basket, sungguh malu jika ia tarik omongannya.


"Good idea baby" ucap Alexa


"Gue tunggu lo pulang sekolah!" final Alexa


Laurent pucat pasi, bagaimana bisa ia menang dri Alexa sedangkan memegang bola aja dia takut.


"Oo--oke" gugup Laurent


"Tpi peraturannya gk boleh pakai celana" sinis Laurent


Semua melongo, jelas. Bermain basket menggunakan rok bahkan panjang rok mereka berdua diatas paha.


"Lo gila?!" sahut Ivel


"Oke!" putus Alexa


***


Tribun lapangan dipenuhi oleh penonton, walaupun bel pulang sudah berbunyi mereka tak peduli, apalagi kaum lelaki yg mendapat tontonan gratis.


"Gila si Laurent" resah Kenzo


"Calon lo tuh bos" ledek Gusma


"Gak" sinis Kenzo


Alexa sudah memasuki lapangan basket dengan menenteng bola basket ditangannya. Tak lama Laurent datang dengan wajah angkuhnya.


Alexa mengkuncir asal rambutnya, namun itu yg membuat wajahnya terlihat cantik.


"Siapa wasitnya?" tanya Alexa


"Harus?" ketus Laurent


"Ya iyalah dodol, kalau gk ada lo nanti curang" cibir Alexa


"Gue!" ucap Kenzo yg tiba-tiba sudah berada diantara mereka.


Pertandingan dimulai cukup sengit, karena Laurent yg terus merebut bola dari Alexa tanpa tau cara main.


Alexa yg tak mau ambil pusing langsung mempermainkan bola yg ada digenggamnya.


Shott


3 poin dicetak oleh Alexa dimenit pertama. Alexa tersenyum mengejek kearah Laurent.


"Ayo boss" teriak Manda dan anak LadyBakers lainnya


"Semangat cayankk" ucap Ivel dkk


"Lo bisa Lex" semangat Alva dkk


Laurent kesal kenapa tidak ada yg mendukungnya atau paling tidak menyemangati dirinya.


Laurent yg mendapat bola tak mau membuang waktu, bukannya memasukkan ke ring lawan dia justru melempar bola itu dgn keras kearah Alexa


Dug!


Alexa yg belum siap hanya bisa menerima bola itu mengenai kepalanya.


Laurent tersenyum puas melihat Alexa meringis kesakitan.


"ANDRAA!!" khawatir Kenzo karna melihat Alexa pingsan ditempat


Kenzo langsung menggendong Alexa dan membawanya ke UKS segera.


"Woyy kalau Lo gk bisa main gak usah bikin anak orang pingsan segala" emosi Ivel yg sudah berada tepat didepan Laurent


"Bodoamat, yg penting Alexa celaka" licik Laurent


"*******!" geram Riza yg menampar pipi Laurent dgn keras


Memang Riza terkenal dengan orang lembut dan tak mau main tangan, namun jika seseorang menyakiti sahabatnya terutama Alexa disitu sisi lain dari Riza akan keluar.


Laurent terpaku dengan tindakan Riza. Baru kali ini ia melihat seseorang semarah ini dengan dirinya.


"Riza udah, kita susul Kenzo" tarik Gusma yg tak mau pujaan hatinya ini bertindak diluar kendali.


Dio menghampiri Laurent yg masih diam berdiri.


"Lo bukan Laurent yg dulu" bisik Dio


⏩⏩⏩


...------------------------- ...


...Hallo Bunaa update lgi nihh😃...


.... ...


...Gimana sama part **ini**? ...


...Makin kesini pengen hujat Laurent') ...


.......


...Siap Spam Komen gak nii? ...


...Oh ya, mau Buna update kapan lagi? Berapa part nii? xixixi...


.......


...Jan lupa like oke👍👍...


.......


...SalamBuna<3...


...See you next update 👋...