I'M Villainess?

I'M Villainess?
eps 4



alia kini sedang bersama di samping ayahnya yaitu yang mulia raja axer, dia sedikit merasa khawatir karena kakaknya tak terlihat di manapun. "aduh kakak ada di mana ya? aku jadi khawatir," pikir alia khawatir akan keadaan kakaknya.


"alia kamu kenapa sayang?" tanya axer yang menyadari bahwa ekspresi alia sedang khawatir.


"ayah di mana kakak??"


"ck jangan urus siluman itu, dia hanya pembawa kesialan," jawab axer yang nampak benci dengan aletta.


haichu!!


aletta yang sedang melihat bintang bintang di taman bersama dengan yugana tiba tiba saja bersin, "astaga sepertinya ada yang membicarakanku," ucap aletta dalam hati sembari mengelus tengkuknya yang terasa dingin.


"apa kau kedinginan sayangku~" tanya yugana dengan nada yang em... entahlah menggoda mungkin?


"berisik! berhenti memanggilku sayang! hmph!!" aletta sangat sebal karena di panggil ''sayang''


"ehehe maaf kebiasaan," ujar yugana sembari cengengesan.


"ck,"


"hei pestanya sudah hampir selesai, lebih baik kau kembali ke istanamu aku juga akan kembali ke kediamanku," usul yugana yang di angguki oleh aletta.


"baiklah, toh di sini ga ada yang bisa di lakukan,"


aletta pun kembali ke istana spice dan yugana kembali ke aula bersama dengan ayahnya.


.....


pagi yang cerah, matahari bersinar dengan terang yang cahayanya menerangi wajah seorang gadis cantik yang sedang tidur, siapakah itu? yaps dia adalah aletta memangnya siapa lagi??


"ugh, hoam~~"


"duh matahari sialan! menggangu tidurku saja," gerutu aletta yang terlihat masih sangat mengantuk.


tok tok tok


"masuk~~" perintah aletta dengan nada yang masih mengantuk.


terlihatlah seorang wanita dengan baju pelayan, ya dia adalah wina.


"owh~~ wina kah~~" aletta yang masih mengantuk pun menjawab dengan nada yah... orang baru bangun tidur? entahlah.


"nona, tuan muda georgy ingin bertemu dengan anda,"


"owh~~ oke~~ aku mandi dulu, bilang itu padanya yah, hoam~~" ujar aletta yang turun dari ranjangnya dan pergi ke kamar mandi.


dug


karena tak fokus aletta pun menabrak pintu kamar mandi yang masih tertutup, "ugh! siapa yang taruh pintu di sini sih!!!" kesal aletta lalu masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan wina yang menyaksikan hanya bisa menahan tawanya sembari geleng geleng kepala lalu keluar untuk memberitahukan pesan aletta kepada yugana.


~*~


beberapa menit berlalu kini aletta sudah selesai mandi dan memakai pakaian yang sederhana saja.



(kek gini lah, anggep rambutnya panjang warna hitam)


"hais ada apaan sih? kau mengganggu tidurku saja!!" kesal aletta yang merasa tidurnya terganggu gara gara kedatangan yugana.


"ehehe, maaf, ngomong ngomong ayo jalan jalan,"


"kemana?" tanya aletta yang tak tau akan jalan jalan ke mana.


"udah ikut aja jangan banyak bicara," jawab yugana lalu menarik tangan aletta dan pergi.


....


mereka sampai di sebuah pantai yang sangat indah, banyak sekali kerang kerang yang berhamburan dan pasir putih yang indah.


"kenapa kau mengajakku kemari?? dan lagi ini masih pagi tau," aletta yang heran pun akhirnya angkat suara.


"lho kakak??" sahut seseorang yang membuat aletta dan yugana berbalik dan menoleh kearahnya.


"lho alia? kenapa kau bisa ada di sini??" tanya aletta yang merasa heran karena di pagi pagi begini alia sudah ada di pantai.


"justin yang mengajakku kemari," ujar alia dengan senyum polosnya.


"justin??" tanya aletta yang pura pura tidak tau siapa itu justin padahal dia sudah tau semuanya.


seseorang berjalan menuju alia, aletta dan yugana, dia memiliki warna rambut dan mata berwarna silver.



(kek gini lah kira kiranya)


"salam kepada putri aletta dan tuan muda yugana," ujar orang tersebut sembari berdiri di samping alia.


"justin kau sudah kembali?? dari mana saja kau??"


"e..errr alia, aku sudah bilang aku mau ke toilet sebentar kan??" jawab justin dengan sedikit gugup.


"aneh, ada yang aneh dengan justin," ujar aletta dalam hati sembari memperhatikan tingkah justin yang sangat aneh baginya.


"hm... kalau di lihat lebih teliti putri aletta itu sangat cantik yah," batin justin dengan memperhatikan aletta dengan sangat teliti.


aletta yang menyadari itu pun risih dan menarik tangan yugana yang sedari tadi diam saja, "yuga ayo pergi ah, sampai jumpa lagi adikku," ujarnya lalu pergi bersama dengan yugana.


setelah sedikit menjauh dari justin akhirnya aletta pun melepaskan tangan yugana, "ekhem.. kalau mau menarikku lagi aku tidak apa apa kok, apapun akan ku kabulkan sayangku," gombal yugana yang membuat aletta bergidik ngeri.


"berisik! aku hanya ingin menghindari justin," jawab aletta sembari melipat kedua tangannya dan cemberut.


"memangnya kenapa dengan justin?? bukannya dia hanya seorang anak duke sama sepsrtiku??" tanya yugana yang tak paham dengan maksud aletta.


"shutt!! jika kau tidak mengerti lebih baik diam!!" perintah aletta yang langsung di angguki oleh yugana.


"oh ya kenapa kau membawaku ke pantai sih??" tanya aletta yang masih penasaran kenapa yugana mengajaknya kepantai.


"tidak tuh, aku hanya ingin mengajakmu kemari saja," jawab yugana enteng membuat aletta sangat kesal.


"hah?! kau menemuiku pagi pagi hanya untuk menggangguku?! harusnya aku tidur saja saat kau mengajakku kemari!!" kesal aletta yang merasa ia harus bangun pagi hanya untuk menyenangkan yugana.


"maaf maaf, baiklah aku akan membayar semuanya oke??"


"bagaimana kau membayar semuanya??" tanya aletta dengan sedikit angkuh.


"ikut aku!" yugana kembali menarik tangan aletta sedangkan aletta hanya pasrah saja, mereka sampai di tempat yang tergolong sepi di pantai tersebut.


prok prok prok


yugana tiba tiba saja menepuk kedua tangannya dan itu membuat aletta bingung, tak lama kemudian ada beberapa pelayan yang menata meja yang kebetulan ada di sana dan menyajikan banyak sekali kue membuat mata aletta berbinar.


"ehehe, aku menyiapkan ini untukmu lho,"


"wah!! terima kasih!!" ucap aletta lalu segera mengambil semua kue yang tersedia di sana dan memakannya sedangkan yugana hanya di buat geleng geleng kepala di buatnya.


"kau memang penyuka kue yah,"


"akyu sukya semwuwa makyanan tawu!!(aku suka semua makanan tau!!)" jawab aletta dengan mulut penuh membuat kata katanya sulit di pahami.


"telan dulu baru bicara, nanti tersedak lho," saran yugana kepada aletta dan aletta hanya mengangguk dan menelan makanannya.


"haah~ enaknya~" aletta dalam sekejap sudah menghabiskan semua kue yang ada membuat yugana kagum.


"whoahh kau memang hebat!! aku menyajikan kue dengan sangat banyak lho, tapi kau bisa memakan semuanya," puji yugana yang membuat aletta senang.


"ehehe kalau soal makanan akumah yang paling maju," ujarnya dengan bangga, mereka bercanda tawa sampai tidak menyadari bahwa ada yang mengamati mereka dari jauh.


"ck," orang misterius tersebut langsung pergi setelah melihat interaksi aletta dan yugana yang sangat akrab.


...bersambung...