I'M Villainess?

I'M Villainess?
eps 3



saat ingin memasukkannya ke dalam mulutnya, tiba tiba saya yugana menarik tangan aletta dan memasukkan kue aletta ke mulutnya dan itu membuat aletta sontak kaget.


setelah memakan kue aletta yugana pun langsung melepaskan tangan aletta.


"oi oi bisakah kau ambil sendiri?!" tanya aletta yang masih kaget dengan kelakuan yugana.


"ehehe, maaf ya al," ujar yugana asal.


"al??" tanya aletta yang tak mengerti maksud yugana.


"ayolah aletta, al, sama saja,"


"ya ya ya, pergi saja sana aku mau makan lagi," usir aletta yang ingin mengambil makanan lagi tapi tangannya kembali di tarik oleh yugana dan yugana menariknya ke tengah tengah aula.


"hei apa yang kau lakukan?!" bisik aletta panik.


"ayo berdansa denganku, aku akan memberimu hadiah jika kau menurutiku," jawab yugana dengan bisikan sama seperti aletta.


"ck tidak ada pilihan lain, kita sudah ada di tengah aula," bisik aletta kemudian meletakkan tangan kanannya di tangan yugana, mereka berdansa dengan sangat anggun membuat semua yang menonton ikut kagum.


"wah wah lihat, putri aletta berdansa dengan tuan muda yugana,"


"iya, mereka sangat serasi bukan?"


dan banyak sekali ocehan yang di keluarkan para penonton.


aletta masih berdansa bersama yugana dan sering kali aletta menargetkan kaki yugana untuk ia injak.


"hei bisakah kau berhenti menargetkan kakiku?" bisik yugana yang terus terusan menghindar.


"salah sendiri mengajakku berdansa," jawab aletta dengan bisikkan sama seperti sebelumnya.


mereka berdansa dengan sangat indah namun sesuatu terjadi di saat yang tidak tepat.


pletak


salah satu hak atau apalah itu di sepatu aletta patah membuat aletta oleng dan mau terjatuh tapi dengan sigap yugana menangkap aletta.


(adegannya mirip di komik w*btoon apa yah.. ga inget aku)


"ahaha kau kena karma," ejek yugana dengan berbisik sembari menarik aletta agar bisa berdiri lagi.


"ck,"


mereka selesai berdansa dan yugana secara tiba tiba menarik tangan aletta dan pergi meninggalkan aula.


di taman aletta dan yugana duduk berdua, "apa lagi sih?? kenapa kau selalu menarikku??" tanya aletta tak paham dengan sikap yugana.


aletta melepaskan sepatu hak nya dan asal melemparnya ke sembarang arah.


"oi nanti kena orang lain bagaimana??" tanya yugana memperingatkan.


"paling tu orang benjol," jawab aletta tanpa rasa bersalah sedikitpun.


"jahatnya..."


"oke ga usah basa basi, sekarang mana hadiah yang kau janjikan??" tanya aletta berharap.


"oke, sebentar," ujar yugana meninggalkan aletta sendiri. beberapa saat kemudian yugana kembali lagi dengan senampan berisikan kue kue yang terlihat sangat lezat. "nah aku sudah ambilkan sebelum aku memintamu berdansa denganku," yugana memberikan nampan yang berisi kue dan 1 minuman itu kepada aletta.


"uwaw, makasih ya yuga, kau baik sekali," aletta dengan antusias mengambil nampan itu dan memakan makanannya sampai habis dalam sekejap.


"kau sangat antusias kalau soal makanan yah..."


"hei makanan itu berkah tau, banyak sekali orang yang ingin mendapat makanan,"


"ahaha sejak kapan putri aletta menjadi bijak?" tanya yugana terkekeh.


"sejak aku makan donat tadi," jawab aletta dengan polosnya membuatnya tampak sangat imut.


"ahahaha kau sangat imut el," puji yugana dengan tawaannya.


"makasih aku memang paling imut sedunia UnU," jawab aletta dengan PD nya.


"ehehe,"


"oh ya minggu depan akan ada acara berburu apa kau mau ikut?" tanya yugana yang dari tadi berdiri kini duduk di samping aletta.


"tapi dengan siapa?"


"denganku dong UnU,"


"apa kau tidak punya pasangan lain? nanti penggemarmu kecewa lho,"


"penggemar ya... aku tidak suka mereka," ucap yugana blak blakan. "jadi kau mau pergi bersamaku kan??" tanya yugana dengan mata berbinar.


"baiklah, tapi pastikan kau membawa kue untukku ya," jawab aletta yang pasrah plus senang.


"itu mah beres,"


"yaudah, kau tidak mau kembali ke aula? aku tidak bisa kembali ke aula dengan keadaan seperti ini," jelas aletta sembari menunjuk kakinya yang tidak beralaskan.


"di sini saja, di sana terlalu ramai aku tidak terlalu suka," ujar yugana yang ingin menyenderkan kepalanya namun dengan sigap aletta menghindar dan..


buk


kepala yugana membentur kursi yang tadinya aletta duduki. "al kau jahat sekali," rengek yugana sembari mengelus kepalanya yang benjol.


"biarin bweek," aletta menjulurkan lidahnya lalu berlari sedangkan yugana yang melihat aletta berlaripun langsung mengejarnya.


"al kembali kau!!" perintah yugana namun tidak di dengarkan oleh aletta.


"wah wah wah sudah lama aku melihat anakku ini gembira," ujar seseorang membuat aletta dan yugana berhenti berlari dan melihat ke arahnya. dia memiliki wajah yang sedikit mirip yugana namun warna rambutnya berwarna hitam.



(kek gini lah kira kira, anggep ga ada tatonya.)


"a..ayah.." ujar yugana dengan gugup.


"ahaha, sepertinya anakku yang satu ini sedang jatuh cinta," ujar orang yang di panggil ayah oleh yugana itu dengan ramah tidak seperti tampangnya.


"anu.. om siapa?" tanya aletta yang tak tau apapun. "dia tak pernah muncul dalam novel," pikir aletta sembari mengingat ingat lagi novel yang ia baca.


"salam putri aletta saya edwar georgy, ayah dari yugana," ujar orang yang bernama edwar tersebut dengan ramah.


"dia ayahmu yuga??" tanya aletta sembari melihat yugana sedangkan dia hanya mengangguk pasrah di rangkulan ayahnya.


"ahaha apa kalian sepasang kekasih?" tanya edwar dengan berbunga bunga.


"kami cuma teman," ucap aletta dan yugana secara bersamaan di iringi dengan wajah datar.


"aih kok gitu? padahal kalian cocok lho," edwar sedikit kecewa karena cuma sedikit orang yang bisa membuat yugana tertawa lepas bahkan dia sendiripun tak bisa membuat yugana tertawa selepas saat ia bersama dengan aletta.


"ya ya, ayah sana gih," usir yugana kepada ayahnya.


"ngusir nih?"


"iya dong," jawab yugana dan aletta secara bersamaan sehingga membuat edwar pasrah dan akhirnya pergi kembali ke aula.


"semoga cepet dapet cucu hihihi," gumam edwar yang sudah sedikit jauh dari aletta dan yugana.


"ayahmu itu... tampangnya badas tapi kok tingkahnya kek anak kecil ya??" tanya aletta merasa heran dengan tingkah edwar.


"y..yah begitulah tingkah ayahku, jangan terlalu di ambil jantung eh maksudku hati," ujar yugana bercanda.


"lama lama ingin aku sentil ginjalmu," ujar aletta yang merasa kesal dengan yugana.


"jangan dong, kabur!!!!" yugana kembali berlari tetapi bedanya kini aletta yang mengejar yugana. mereka saling bercanda tawa bersama di taman yang sedang tidak ada orang karena semuanya sedang ada di aula.


bersambung


bay bay