I Love U, My Parent'S

I Love U, My Parent'S
kedatangan keluarga tasya



πŸŒ™πŸŒ™πŸŒ™πŸŒ™πŸŒžπŸŒ™πŸŒ™πŸŒ™πŸŒ™


Assholatukhoirumminannauuummm..


Assholatukhoirumminannauuummm..


Suara adzan membangunkan Andini dari tidurnya. Andini berusaha membangunkan tasya tetapi tasya tetap tidak terpengaruh. Akhirnya Andini turun dari ranjang lalu bergegas ke kamar mandi utk wudhu dan nenunaikan ibadah shalat subuh. Walaupun semalam dia tidur sangat larut gara2 keasyikan main dengan tasya,tapi mungkin karna sudah terbiasa bangun pagi, jadi Andini ttep terbangun apabila mendengar suara adzan.


Setelah selesei melaksanakan shalat, dia mencoba turun ke lantai 1(soalnya kamar tasya dilantai 2 ya readers,, jadi dilantai 2 itu adalah kamar tasya dan kedua kakaknya) karna merasakan tenggorokannya kering dan ingin minum.


Tiba dilantai satu, dia mencari kesetiap sudut arah dapurnya karna memang rumahnya sangat luas. Setelah clingak-clinguk kesana kemari, akhirnya Andini menemukan dapurnya. Dapurnya terletak di sebelah pojok kiri dibawah tangga.


Batin Andini heran kenapa rumah sebesar ini terasa kosong sepi sekali ,kemana penghuninya. Tiba2 dia dikejutkan oleh sebuah suara.


"Eh, non Andini ya?, kok sudah bangun jam segini?!" tanya mbok imah yang baru keluar dari kamarnya ,sebelah ruang dapur tersebut.


"Ah, iya mbok imah, ini saya haus, bolehkah minta air putihnya?" jawab andini dengan malu-malu.


"Ya bolehlah non,,"sambil mnyerahkan segelas air putih untuk Andini. Lalu Andini meminumnya hingga tandas dan bergegas akan mencuci gelasnya,namun dihalangi oleh mbok imah.


"Biar mbok saja non yang nyuci," sambil merebut gelas yang akan dicuci andini.


"Gak usah mbok,gpp biar andini saja, andini sudah biasa kok dirumah". kata andini. akhirnya mbok imah mengalah dan andini segera mencuci gelas bekas minumnya sekalian mencuci piring kotor yang ada diwastafel sisa makan malem semalam. Pemandangan itu membuat mbok imah menjadi terharu sampai meneteskan air mata. 😒😒( kira2 kenapa ya readers kok mbok imah sampek menangis yach? padahal cuma liat seorang ank seperti andini cuci piring!!, )


Setelah selesei mencuci piring, Andini berniat ingin membantu mbok imah memask untuk sarapan pagi. ( andini walaupun masih 7th tapi udah diajarin oleh kedua orang tuanya cara berterima kasih kepada orang lain, jadi dia gak mau hanya numpang saja dan ngrepotin orang lain, sebisa mungkin dia ingin membantu pekerjaan yang bisa dia kerjakan. padahal kalo dirumah, sehabis sholat subuh dia tidur lagi.)


"Mbok,adakah yang bisa saya bantu?" tanya Andini kepada mbok imah. Dan andini kaget melihat mbok imah yang sehabis menangis.


Sebelum mbok imah menjawab, Andini bertanya untuk yang kedua kalinya.


"Loh mbok kenapa kok nangis begitu?" tanya andini yang melihat mata mbok imah merah habis menangis.


"Non balik tidur lagi aja, gak usah bantuin mbok.." kata mbok imah kepada andini.


"Gak papa kok mbok andini sudah biasa bantuin emak!" kata andini


Akhirnya mbok imah pun mengalah dan membiarkan andini membantunya. Hari ini untuk sarapan pagi mbok imah memasak ikan kakap goreng, tempe dan tahu goreng sama sambal trasi dan lalapan. Sebab dirumah hanya tinggal pak kades dan tasya saja, jadi mbok imah cuma masak sedikit. Paling nanti untuk makan beliau sendiri,suaminya serta pak hendro satpam mbok imah masak lagi nanti siang. Kalo pak kades biasanya akan makan diluar siang hari, sedangkan tasya kalo lapar pasti kalo gak minta telur, sosis, atau nugget goreng kalo siang. Andini bertugas mengupas bawang untuk bumbu. Mbok imah segera mengeluarkan ikan yang ada dikulkas utk digoreng,sebelumnya mbok imah sudah membumbui ikannya jadi tinggal goreng sekarang. Mbok imah mengambil beras,mencucinya, lalu menanaknya.( pakai rice cooker yach😁). Sambil masak sesekali mbok imah bertanya kepada andini tentang kehidupannya.( maksudnya nanya nya biasa aja yach, soalnya ank baru umur 7th kan belum bgtu mngerti kehidupan orang dewasa😁).


Satelah berkutat kurang lebih satu jam didapur, jarum jam menunjukan pukul 06.00wib. Andini bergegas masuk kekamar tasya untuk membangunkan tasya dan bersiap2 pergi kesekolah.


"Tasya bangun udah jam 6, ayo mandi siap2 kesekolah", kata andini sambil mengguncangkan tubuh tasya.


Saking terlelapnya dalam mimpi dan kerinduan pada mamanya tasya sampai mengira kalo yang membangunkan sekarang adalah mamanya.


"Bentar ma, tasya masih ngantuk nih" kata tasya sambil menarik selimutnya kembali.


"Tasya, ini aku andini, ayo nanti kita brangkat bareng yach?!" kata andini


"oh iya, aku lupa kalo mama kejakarta ama kak chintya belum pulang" kata tasya sambil cemberut.


" udah jangan cemberut gitu,nanti cantiknya ilang loh, tadi aku denger dari mbok imah kan mamamu mau pulang hari ini." kata andini yang memang tadi sudah diberi tahu mbok imah saat berada didapur.


"Beneran din?! , kok aku gak tau yach?!" selidik tasya karna memang tasya belum tahu soal kepulangan mamanya hari ini.


Mama tasya pergi ke jakarta seminggu kemarin untuk mengantarkan kak chintya(kakaknya tasya nomer 2) untuk kuliyah disana. Sekarang kak chintya berusia 18th. Dia ingin kuliyah dengan kakaknya dikampus UI yang berada di Jakarta. Kakak tasya yang pertama bernama Reno, dia sekarang berusia 22th, dia kuliah di kampus UI sudah memasuki semester akhir jurusan manajemen bisnis dan sebentar lagi akan di wisuda S1. Reno sejak SMP sudah berada di Jakarta dengan paman dan bibinya( kakak dari mamanya) yang selama ini mengurusi bisnis papanya Reno yang ada diJakarta. Reno tinggal disana karna anak semata wayang paman dan bibinya meninggal dunia saat masih kecil,seharusnya usianya sebesar Reno sekarang. Paman dan bibinya berusaha untuk mempunyai anak lagi tapi tidak berhasil. Jadi untuk menghibur kakanya, Rere( mama tasya) mengizinkan anak laki-lakinya untuk tinggal bersama kakanya di Jakarta. Paman dan bibinya sudah menganggap Reno seperti anak sendiri.


Itulah secuil kisah keluarga tasya. Semoga gak bikin para readers penasaran yach!!😁😁😁


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ