I Love U, My Parent'S

I Love U, My Parent'S
awal kesedihan



Hari sudah siang,akhirnya semua anak2 pulang sekolah dan berjalan lagi menuju rumah masing-masing dengan berjalan kaki lagi. Terik yg sudah menyingsing diatas tidak membuat semangat anak2 itu hilang untuk menimba ilmu dihari berikutnya.


Tepat jam 10.30wib Andini sudah sampai dirumahnya. Keadaan rumah sangat sepi memang karna kedua orang tuanya belum pulang dari bekerja. Andini bergegas masuk kerumah ,mengganti pakaian seragamnya dan mmbersihkan diri.


"walah, pegel men yo, padahal lagi sedino mlebu sekolah!! aku kudu semangat demi emak karo bapak!! semangat!!" aduh,capek banget ya,padahal baru pertama masuk sekolah!! aku harus semangat demi ibu dan ayah!! semangat!!" gumam Andini berbicara dan mnyemangati diri sendiri.


Setelah selesei bersih2 dan makan, Andini bergegas mngerjakan pr yang diberikan guru dari sekolah tadi. Pr yang diberikan guru Andini sangat sederhana yaitu menulis angka 1 sampai dengan 50. Itu sudah membuat Andini senang sekali belajar karna memang sebelumnya dia belum pernah bersekolah TK. Tapi sebelum sekolah Andini sudah diajari cara menulis oleh emak dan bapaknya. Andini merupakan anak yang cerdas,jadi sangat mudah untuk mencerna setiap pelajaran.


☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀☀


Terik matahari sudah berada pada puncaknya. Bapak dan emak Andini bergegas pulang kerumah untuk istirahat dan menunaikan shalat dzuhur dahulu.


Tiba-tiba ditengah perjalanan, saat berjalan bapak dan emak Andini dikagetkan dengan sebuah mobil yang melesat sangat cepat hingga tak dapat menghindar lagi dan terjadilah sebuah kecelakaan. Bapak dan ibu Andini terpental ke sawah dan ke tengah jalan raya. Bapak Andini terpental ke sebuah sawah yang berlumpur ,jadi tidak begitu luka parah cuma cidera ringan, dan lecet2 saja. Sedangkan ibu Andini terpental ke jalan raya, jadi mengalami luka yang cukup serius dibagian kakinya..😢😢


( disini author sengaja gak dibuat langsung meninggal ya,, tapi author brusaha menghadirkan kisah secara realnya saja,, jdi biar kerasa kayak gak dibuat -buat bgtu.. kalo disinetron kan ditabrak dikit langsung meninggal.. ya kan yach!!? iyach...hehehehe) 🙏🙏


Mobil yang menabrak adalah mobil bapak Kades yang sedang terburu-buru agar tidak telat menghadiri rapat,akhirnya tetep terlambat gara-gara insident barusan. Pak kades panik,dan akhirnya membawa kedua pasutri itu ke rs terdekat dibantu penduduk setempat yang sedang melintasi jalan tersebut. (Maklum ya readers, pak kades itu urusannya banyak,, mungkin dia lelah,sampek bisa nabrak sperti itu..hehehe🙏)


Dirumah sakit ibu Andini terus mnangis karna merasakan kakinya tidak bisa digerakan lagi dan memikirkan bagaimana keadaan anaknya sekarang. Pasti menunggu orang tuanya pulang.( itu dikarenakan ibu andini udah kayak takut bngt gitu,,takut kalo dia sampek kenapa2, gak ada yang bisa jagain anaknya,,.. author jadi ikutan sedih nich😭😭)


Setelah diperiksa oleh dokter, bapak andini diberikan resep obat lalu ditebuskan oleh pak kades diapotik rs tersebut. Sedangkan ibu andini harus dioperasi kakinya karna mengalami patah tulang dibagian lututnya.


Bapak andini menunggu dengan keadaan sangat cemas. Meskipun semua biaya ditanggung oleh pak Kades,tapi bapak andini sangat takut bila terjadi apa2 dengan istrinya.


"Pak maafkan saya ya," mohon bapak kades dengan penuh penyesalan kepada bapak Andini.


"Mboten nopo2 pak, njenengan nggih mboten sengojo,, nggih mboten ngertos nek kedadeane kados ngeten niki"(tidak apa2 pak, bapak juga tidak sengaja,, ini juga gak ada yang tau kalo kejadiannya bakalan jadi sperti ini") kata bapak andini dengan bijak.


"Nggih pak,sing sabar nggih,,kulo bakal nanggung sekabehane sampek sehat sedanten"( ya pak ,yang sabar ya,,saya akan mnanggung semua biayanya sampek sembuh")kata pak kades menenangkan bapak andini.


"Sakniki kulo ming khawatir kalih anak kulo ten griyo piyambakan, nek saged kulo nyuwun tolong titip anak e kulo sekedap nggih pak selama kulo ten rs niki"(sekarang saya hanya khawatir dengan anak saya dirumah sendirian,kalo bisa saya nitip anak saya sebentar ya pak selama saya di rs sini") mohon bpak andini kepada bapak kades untuk menjaga anaknya selama istrinya di rumah sakit.


"Nggih pak,mangke kersane ten griyo kulo riyin sementara niki"(iya pak, nanti biar dirumsh saya sementara ini") tutur pak kades.


"Matur nuwun sanget nggih pak" (trima kasih banyak ya pak") kata bapak andini.


(disini kenapa bapak andini berani minta tolong sama pak kades?? mungkin para readers bertanya2,, itu karna memang pak kadesnya terkenal sebagai orang yang sangat baik dan ramah kepada semua orang, beliau tdk pernah membeda2kan semua rakyatnya) maaf kalo terkesan dijelaskan,,hehehe tapi memang author lebih suka berterus tetang,dripda bertele2 saja,,,hehehe🙏🙏🙏


🍃🍃🍃🍃


Dirumah yang bisa dikatakan sederhana, hanya terbuat dari bilik bambu. Seorang anak sedang gelisah menantikan kedua orang tuanya belum juga pulang dari sawah. Tadi setelah belajar, Andini ketiduran dan baru bangun jam 13.00wib. Setelah shalat dzuhur ,andini duduk didepan serambi rumah sambil menunggu kedua orang tuanya.


"kok bapak karo emak durung mulih yo, kiro2 leren nondi disik yo?!" ( kok ayah sama ibu belum pulang ya, kira2 mampir kemana dulu ya!?") gumam Andini sendiri.


Tiba-tiba ada seorang tetangga yang menghampiri rumah Andini dan memberitahu Andini bila kedua orang tuanya mengalami kecelakaan dan sekarang dibawa ke rs.


Sekitar setengah jam Andini ditemani tetangga tersebut, akhirnya ada sebuah mobil yang parkir didepan rumah Andini. Itu adalah mobil pak kades.


"Assalamu'alaikum,," salam pak kades saat memasuki rumah Andini.


Wa"alaikumsalam," jawab Andini dan tetangganya tersebut.


"Nduk,smentara waktu kowe melu bapak disik nyang omahe bapak yo,, soale bapakmu lagi nunggu ibumu neng rs. Mengko kowe isoh dolanan karo anake bapak neng omahe bapak, ojo nangis yo, bapak karo ibumu ora po2.."( nduk ,smentara waktu kamu ikut bapak dulu kerumah bapak ya,, soalnya ayahmu lagi menjaga ibumu dirumah sakit. Nanti kamu bisa main sama anaknya bapak dirumah bapak, jangan nangis ya, ayah sama ibumu gak papa..") tutur pak kades kepada Andini.


"Nggih pak," "(iya pak)" kata Andini dengan masih terisak.


"yowes ayo saiki langsung melu bapak, karo gowo salin gawe ibu lan bapakmu,engko bapak sing ngeterke neng rs."("yaudah ayo sekarang langsung aja ikut bapak, sekalian bawa baju ganti ibu dan ayahmu, nanti bapak yang anter ke rumah sakit") kata pak kades kepada Andini.


🍂🍂🍂🍂🍂


Sejam kemudian, Andini dan pak kades sampai dirumah sakit dan bertemu dengan kedua orang tua Andini. Andini menangis 😭😭😭melihat keadaan ibunya yang diberi selang infus seperti itu. Sebab ,andini belum pernah melihat kedua orang tuanya terluka selama ini.


"bapak,, emak,, cepat sehat ya mak, mugo2 isoh cepet lak balik mulih, andini wedi.."("ayah,, ibu,, cepat sehat kembali yach bu, semoga bisa cepat pulang, andini takut..")😭😭😭😭 kata andini dengan terisak sambil memeluk bapaknya yang sedang duduk diranjang samping ibunya.


" iyo nduk, doake wae mak e cpet pulih, ben lak iso mulih meneh, kumpul bareng2.."( "iya nak, doakan saja ibu cepat sehat, supaya bisa cepat pulang,dan kumpul lagi bersama..") kata bapak andini menenangkan andini.


" ojo sedih to nduk,, mak e ra po2,, sok lak yo sehat meneh, sing pinter ya nduk,,smentara waktu neng omahe pak kades disik,, ojo nakal yo nduk neng omahe wong!" ("jangan sedih ya nak, ibu gak papa,, besok akan segera sehat, yang pintar yanak,, sementara waktu dirumah pak kades dulu,, jangan nakal ya nak dirumah nya orang!") kata ibu andini menenangkan andini.


Setelah sejam kemudian karna hari juga semakin sore, bapak kades mengajak Andini pulang kerumahnya, untuk menginap disana sementara waktu.


Setelah dua jam dalam perjalanan karna bapk kades mampir makan dan mengurus urusannya sebentar , beliau mengajak andini mampir dipinggir jalan untuk mengisi perutnya yang kosong karna dari tadi siang pak kades sibuk mengurusi kedua orang tua andini dan menelfon bawahannya untuk mengabari jika beliau tidak bisa mnghadiri rapat tadi karna ada insident sedikit, beliau akhirnya bisa beristirahat sejenak. Setelah sampai didepan rumah,pak kades membunyikan klakson dan dibukakan oleh satpam yang berjaga. Andini kagum melihat rumah pak kades.( wooowww,dlm hati andini.. horee ak bkal tinggal disini..hehehehe😍😍😍)


Walaupun pak kades disini hanya seorang kepala desa, tapi Pak Wahyudi adalah merupakan seorang yang terkaya dikampungnya ini. Istrinya dulu seorang model keturunan bule. Dulu sebelum pindah ke desa ini, pak Wahyudi dan istrinya (Rere) tinggal dikota. Pak Wahyudi dulu seseorang yang sukses dalam perantaunnya diibukota dan berhasil menjadi seorang pengusaha disana. Tapi karna pak Wahyudi sangat mencintai istrinya, beliau menyuruh istrinya untuk berhenti jadi model dan pindah ke kampung halamannya dulu. Pak Wahyudi juga pindah ke kampung halamannya utk mengurusi kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia. Jadi, bisa dibilang walaupun pak Wahyudi terlahir dari kluarga yang berada didesanya,tetapi beliau juga sangat gigih utk menjadi sukses dengan usahanya sendiri, dan tidak bergantung dengan kekayaan kedua orang tuanya. Tetapi walaupun begitu, diusia senjanya, Pak wahyudi berusaha untuk selalu dekat dengan kedua orang tuanya karna dia merupakan anak satu-satunya. (🙏🙏🙏salut yach ama pak kades,,😁😁😁)


"horeee,papa pulang" kata tasya senang menyambut papanya didepan pintu saat terdengar suara mobilnya.


Saat pak kades turun dari mobil membawa Andini, seketika jantung Tasya kaget dan berdetak,


Deg,


Deg,


Deg,


(maaf ya author bikin deg2an gak yach...?! smoga para readers juga gak ikut jantungan..hihihi.. kira2 kenapa jantung Tasya berdetak begitu yach!! hwhehehe)


salam baca_🙏🙏🙏