I Just Want to Be Loved

I Just Want to Be Loved
Bab 1. Di jual



Yuki Kiara, seorang gadis dengan satu harapan saja yaitu, cinta. Dari ia kecil, ia selalu di beda-bedakan dengan kakak laki-lakinya. Ia seperti benda mati saat di rumah maupun di sekolahan, tidak ada sama sekali yang mengajak ia berbicara.


Pada hari itu, tepat pada hari ulangtahunnya yang ke-19, kedua orangtuanya meninggal karena kecelakaan. Selang berapa hari setelah orangtuanya meninggal, beberapa orang menakutkan kerumahnya dan mengatakan mereka yang akan melanjutkan melunasi utang yang ditinggalkan ayah mereka.


Kakaknya Yuki, yaitu Iky, tak mau heran dengan masalah itu. Ia malah bersenang-senang dengan teman-temannya menggunakan uang kompensasi dari kecelakaan orangtua mereka. Akhirnya Yuki, memutuskan untuk berkerja, uang ia terima sebagian ia tabung untuk keluar dari rumah tersebut.


Iky yang kerap kali membawa teman-temannya ke rumahnya membuat Yuki takut. Terkadang Yuki, di lecehkan oleh teman Iky tetapi, iky malah menampar Yuki karena tidak membuat temannya senang. Untung saja Bos tempat ia bekerja sangat baik, terkadang ia menginap tempat Bosnya berkerja, saat Iky membawa temannya ke rumah.


Satu tahun tak terasa sudah berlalu, Iky yang sudah kehabisan perabotan rumah yang ia jual untuk uang bersenang-senangnya itu, mulai merasa resah. Ia terus membentak dan memukuli Yuki agar di berikan uang.


"Sudah aku katakan, semua uang gajian ku langsung di transfer untuk membayar utang, Ayah," ucap Yuki.


"Arghh!! Anak si*lan kamu!!" bentak Iky.


Iky mendorong Yuki hingga terpelanting, hingga kepala Yuki mengenai sudut meja dan terluka. Iky ngedumel hingga ia keluar rumah.


"Untung saja, ia tak tau uang tabunganku, arhh kepalaku berdarah," gumam Yuki. Ia mengambil kontak P3K lalu mengobati lukanya sendiri.


Di sisi lain, Iky terus merasa resah tak memiliki uang. Ia yang telah kecanduan narkoba tersebut sudah tak memiliki apa-apa lagi.


"Yoo... Iky, apa kabarmu?" tanya teman Iky.


"Aku sangat kacau, aku sudah tak bisa menjual apa pun lagi untuk menghasilkan uang," sahut Iky.


"Bagaimana dengan rumahmu?" tanya temannya lagi.


"Surat rumah itu ada di tangan preman-preman si*lan itu!!" Iky mulai menggigit kuku jari tangannya karena resahnya.


Temannya tersenyum dan membisikkan Iky "Bukankah, kau memiliki seorang adik perempuan yang manis?"


Iky tersentak, lalu menatap wajah kawannya tersebut. Temannya mengangguk lalu ia ikut tersenyum.


"Ahh, kenapa aku tak memikirkan ini sejak awal, haha... kekeke...."


"Iky, sedikit saran. Aku dengar tempat ayahmu mengutang itu memperjual belikan gadis muda, bukankah itu bisa langsung melunasi utang ayahmu." Teman Iky tersenyum lebar. Iky langsung berlari menuju rumahnya saat mendengar saran tersebut.


"Ada apa lagi dengannya?" gumam Yuki, menuju ke arah Iky.


Iky meremas kedua tangan Yuki, lalu berkata, "Yuki, akhirnya kau berguna juga, hahaha...."


"Arg... lepaskan aku, itu sakit!!" Yuki mendorong Iky.


"Kau harus bersiap-siap. Pergilah mandi dan berdandan cantik, kau harus cantik, kekeke...."


"Mau ke mana kita? Ini sudah malam, perginya bes...."


PLAK!!!


Sebuah tamparan mendarat di pipi Yuki, hingga sedikit darah di bibir Yuki.


"Kau membantahku!! Arghh... lihat kau luka, harga mu jualnya akan turun...."


Deg!!


Yuki terdiam sejenak mendengar kata "Jual" yang keluar dari mulut kakaknya itu.


"Apa maksudmu dengan "harga jual", kak," tanya Yuki.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...TBC....


Mohon maaf jika ada yang salah dalam segi perkataan, karena saya masih pemula 🙏


Jangan lupa like, komen dan votenya 😉


^^^RiskaMawar^^^


...----------------...