
ksatria itu menunggang kuda menuju istana, pergi menuju aula singgasana.
" hormat kepada yang mulia raja Joseph Gordon Levitt rovinstevls matahari kerajaan " ucap ksatria itu
kepada seorang pria tampan yang duduk di singgasana, dia raja sekaligus kakak dari ibu Roselina
" ada apa? " ucap pria itu berwibawa senyum hangat ada di wajah tampannya
" lapor ada seorang nona dari luar yang sangat mirip dengan tuan putri Tiararose, yang membawa plant milik putri " ucap ksatria itu gemetaran matanya sedikit berkaca-kaca
" apa? tolong berikan plant itu " ucap pria itu sambil berdiri
ksatria itu memberikan plant yang di bawa oleh Roselina, sinar emas keluar dari benda pipih itu saat di aliri sihir berwarna emas.
" ini..ini asli t-tolong bawa gadis itu ke istana!!! aku akan memberitahu kepada ayah ibu, kakek, dan para saudara ku " ucap pria itu bahagia
" perintah dilaksanakan " ucap ksatria itu sambil membungkuk hormat
.
.
Roselina memakan cookies buatannya, matanya menatap para warga yang berlalu-lalang. di tempat ini tak ada anak yang kelaparan, gelandangan, dan lain sebagainya mereka semua hidup rukun.
' wah.. indahnya ' pikir Roselina
namun sayang Roselina tau bahwa tempat ia duduk di lindungi sihir tingkat tinggi, di mana ada 8 lapis sihir tingkat tinggi yang melindungi tempat ini..
kereta kuda mewah muncul di hadapan Roselina, membuat gadis berambut merah itu bingung.
" ada apa? " tanya Roselina
" nona silahkan anda masuk ke kereta, ada yang ingin bertemu dengan anda " ucap ksatria itu hormat
' kenapa? apakah salah satu orang memberitahu diriku adalah putri dari Tiararose ' pikir Roselina
Roselina hanya mengangguk dan masuk ke kereta, di sana Tak ada sama sekali anak-anak gelandang atau lainnya. semuanya bahagia.
.
.
Roselina menatap istana di depannya dengan pandangan rumit, bagaimana bisa dirinya di bawa ke istana?.
" nona ayo masuk " ucap ksatria itu
" hm..."
sekarang dirinya di bawa ke sebuah ruangan dengan pintu di pahat dengan emas dan permata, Roselina hanya bisa diam.
" salam kepada matahari dan bulan kerajaan rovinstevls " ucap Roselina sambil menunduk hormat
bruuukkkkk....
Roselina sedikit terkejut orang paling tinggi kekuasaannya, memeluk dirinya dengan erat Bahkan menangis. apa karena tubuh yang ia tempati adalah putri dari Tiararose?
" y-yang mulia " ucap Roselina
" tolong tunggu sebentar saja " ucap wanita berambut emas bermata ungu
" eh? "
setelah beberapa menit berpelukan terlihat mata mereka berdua yang sembab, Roselina menembak pria yang menjadi raja adalah kakak dari Tiararose, sedangkan wanita di sampingnya adalah teman masa kecil Tiararose.
" kau putri Tiara kan " ucap wanita itu
" benar, saya putri dari Tiararose Bougenville active de rovinstevls, nama saya Roselina Bougenville " ucap Roselina
dua orang itu memeluk kembali Roselina, akhirnya setelah lama berpelukan mereka berdua memperkenalkan diri.
" aku Marina selvintalia vsatc de rovinstevls tantemu " ucap wanita bernama Marina
" aku louns alpersrovslc srovenlsk de rovinstevls pamanmu rose " ucap pria bernama louns itu
Roselina hanya bisa mematung, dalam pikirannya ia memiliki keluarga yang sangat menyayangi dirinya sama dengan keluarganya di kehidupan sebelumnya. Roselina menatap ke bawah...
' apa dia di terima di sini setelah tau bahwa Roselina yang dulu di besarkan dalam kekerasan? '
{ perintah tidak ada }
' apa dia akan di kucilkan setelah tau itu? '
{ tidak di temukan jawabannya }
' berapa banyak rasa malu yang ia tanggung? '
{ perintah tak bisa di konfirmasi }
" tak perlu risau..kami menerimamu " ucap louns sambil menepuk pundak Roselina
" benarkah " ucap Roselina setelah sekian lama
" ya " ucap mereka berdua bersaman