Hug Me Please

Hug Me Please
bab 9 bucket bunga



Chelsea yang memanfaatkan waktunya dengan sebaik mungkin untuk dia bisa beristirahat karna kondisinya belum sepenuhnya membaik, dia juga belum bisa kuliah untuk beberapa hari ke depan, sebenarnya dia sudah mulai merasa bosan karna hanya di kamarnya saja , dia meraih ponselnya di nakas dan mulai mencari sebuah kontak, dia mulai mengetik sebuah pesan singkat untuk fanya


to :fanya


nanti setelah loe selesai kuliah, loe ke rumah gue ya


by chelsea


dikelas fanya yang sedang menulis beberapa catatan penting dari dosen, ia mendengar ponsel miliknya yang bergetar ,dia mengecek ada sebuah notifikasi dilayar ponselnya ,sebuah pesan singkat dari Chelsea, fanya mulai mengetik pesan untuk membalas pesan dari chelsea


to : Chelsea


"okey,nanti gue ke rumah loe,istirahatlah dan jangan makan terlalu banyak nanti loe gendut..


jangan menunggu nanti kangen lagi sama gue hahahaha


just kidding


by fanya


selesai membalas pesan dari Chelsea fanya memasukkan kembali ponsel milikknya kedalam tas,


setelah kuliah selesai fanya langsung berlari menuju mobil milikknya tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk kaca mobilnya dia membuka kaca mobilnya seorang laki laki berjas hitam dan menggunakan kaca mata hitam yang melingkar di matanya,


"permisi maaf menganggu waktu anda nona, anda teman nona Chelsea? kata laki laki itu


"iya saya temannya, ada perlu apa ya dan anda siapa?? tanya fanya yang mulai memperhatikan orang yang berada dihadapannya sekarang


"bisakah anda memberikan ini kepada nona Chelsea ,tidak perlu kuatir saya orang baik bukan bermaksud jahat, kata laki laki itu memberikan bucket bunga yang sangat cantik dan besar


fanya hanya mengerutkan dahinya ,dan mencoba menganalisa siapa laki laki ini dan untuk apa dia memberikan Chelsea bunga ,dia agak sedikit ragu untuk mengambil bunga itu tapi dia tetap memberanikan diri untuk mengambil bunga itu, fanya menutup kembali kaca mobilnya dan laki laki itu langsung pergi fanya menyalakan mesin mobil dan pergi berlalu ,


ahkirnya mobil fanya sudah terparkir dengan sempurna di halaman rumah Chelsea, dia turun dari mobil dan mengetok rumah Chelsea...


TOK


TOK


TOK


tidak lama fanya menunggu pintu rumah dibuka oleh pembantu Chelsea...


"selamat siang Bibi, saya fanya teman kuliah Chelsea, Chelsea ada kah Bu??" tanya fanya


"nona Chelsea ada di kamarnya ,nona bisa langsung ke kamarnya tadi nona Chelsea sudah menyampaikan ke saya kalau temannya bernama fanya datang langsung saja ke kamar.." jawab pembantu paruh baya itu dengan senyum kecil di wajahnya


"terima kasih bibi," kata fanya


"silahkan ikutin saya nona, saya akan mengantar anda ke kamar nona Chelsea" mengarahkan fanya menuju lantai 2 menuju kamar Chelsea..


TOK


TOK


TOK


Chelsea yang berada di kamarnya mendengar suara ketukan pintu dari luar, beranjak dari ranjang dengan langkah yang tertatih, memegang handle pintu dan membuka


cklekkkk ,


pintu kamar terbuka, dan menatap fanya yang sudah berada di depan pintu kamarnya


"silahkan masuk, " kata Chelsea


"bibi, tolong buatkan minum dan ambilkan beberapa cemilan ya buat kami" perintah Chelsea


"terima kasih bibi" kata Chelsea


setelah pintu tertutup fanya masuk ke dalam kamar Chelsea, dia mengamati setiap sudut kamar itu, kamar Chelsea bernuansa biru laut karna dia sangat menyukai warna biru kamar itu juga besar ,bersih dan sangat rapi, tidak terlalu banyak perabotan di kamar itu ,desain kamar itu sangat simple dan sangat nyaman


"Chelsea gimana dengan luka loe sudah mulai mengering kah?? tanya fanya yang memperhatikan luka di lutut Chelsea


"sudah mulai kering tapi tetap aja masih sulit buat di gerakkan ,masih agak kaku kaki gue, wowwww ngapain bawa bunga segala ? ." Chelsea yang memperhatikan bunga yang di bawa fanya


" ouh ini tadi di parkiran mobil sebelum ke sini ada seorang laki laki gue gak kenal ,dia nyuruh gue kasihkan loe bunga ini awalnya gue ragu tapi gue perhatikan dari penampilannya gak kayak orang jahat sih, hehehe"imbuhnya


Chelsea mengambil bunga itu dan dan memperhatikan bunga itu, sangat cantik Chelsea suka sekali dengan bunga ,lalu dia berpikir


"siapa yang memberikan aku bunga ya??


di sini juga tidak ada surat dari si pengirim bunga" batin chelsea


'gue mau tanya sama loe, fan loe ada gak kasihkan nomor ponsel gue sama orang lain??" tanya Chelsea yang sudah penasaran


"enggak ad, emangnya kenapa chel?? " tanya fanya balik


"ouh gapapa gue tanya aj kok, gimana kuliah hari ini lancar aja??" tanya Chelsea yang mencoba mengalihkan pembicaraan agar fanya tidak curiga


tidak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu, pintu itu terbuka dan bibi masuk kedalam kamar membawakan 2 buah gelas minuman dingin dan beberapa cemilan untuk Chelsea dan fanya ,setelah meletakkan minuman dan cemilan di atas meja ,bibi keluar dari kamar chelsea dan mereka melanjutkan pembicaraan yang sempat terputus..


"ya seperti biasa, oh iya kapan orang tua loe ke luar kota??, mama loe nyuruh gue temanin loe selama mereka keluar kota, kebetulan gue sudah minta izin sama orang tua gue, dan mereka bolehin " kata fanya


"Minggu depan mereka pergi, iya gue bosan di rumah selalu sendirian kalau mama dan papa keluar kota,kalau loe temanin gue kita bisa pergi nonton film dan pergi jalan -jalan" kata Chelsea dengan senyum yang mengembang di wajah cantiknya


"baikklah kalau begitu, yang penting loe traktir gue, gue gak mau tekor, nanti kita keluar jalan yang ada duit gue habis, kan loe makannya banyak, hahhahahaha" ledek fanya


❤️❤️❤️❤️❤️


Alex keluar dari ruang kerja miliknya bersama sekretaris Juan dan menuju lift ,mereka akan mengadakan pertemuan penting dengan Richard di salah satu restaurant, keluar dari lift ,dan keluar dari perusahaan ,pintu mobil sudah terbuka dan Alex masuk kedalam mobil itu..


"Juan, kamu sudah menghubungi pihak dari Leonal Corp kalau kita akan mengadakan pertemuan hari ini kan?'' kata Alex


"sudah tuan, mereka dalam perjalanan menuju restaurant" jawab sekretaris Juan


mobil melaju dengan kecepatan sedang dan tidak lama kemudian mobil sudah sampai di sebuah restaurant mewah, Alex turun bersama sekretaris Juan ,mereka menuju meja yang telah di reservasi terlebih dahulu oleh sekretaris Juan , Alex duduk di meja itu dan memesan beberapa menu makanan untuk dirinya sambil menunggu Richard datang ,tidak butuh waktu lama Richard ahkrinya tiba di restaurant itu dan dengan sigap asisten Lee membukakan pintu mobil, Richard keluar dan melangkahkan kaki nya dengan cepat masuk ke dalam restaurant ,dia menuju meja dan mencari sosok Alex, setelah asisten Lee menunjukkan meja tempat Alex berada, Richard datang menghampiri Alex


" selamat siang tuan, maaf anda menunggu saya" kata asisten Lee


"selamat siang juga tuan, tidak apa saya baru saja sampai, jawab Alex


" perkenalkan ini tuan Richard Leonal CEO dari Leonal Corp " kata asisten Lee


" perkenalkan saya Matthew alexander," jawab Alex


Alex dan Richard saling berjabat tangan dan duduk berhadapan ,mereka mulai berbincang mengenai kerja sama antar perusahaan... Richard akan menanamkan saham di perushaan alex dan Alex sangat senang mendengar hal itu, setelah pembicaraan mereka selesai dengan berahkirnya tanda tangan kontrak kerja kedua belah pihak, mereka berjabat tangan ..


"senang bisa berkerja sama dengan anda tuan Richard" kata Alex sambil tersenyum dengan sumringah


" ya saya juga, semoga kita dapat berkerja sama dengan baik dan lancar," kata Richard dengan senyum tipis di wajahnya


setelah itu Richard dan Alex meninggalkan restaurant itu,


jangan lupa like and koment


tambahkan ke daftar favoritemu ya..


TBC❤️❤️❤️❤️