Hug Me Please

Hug Me Please
bab 28 sadar



setelah keluar dari kamar milik Richard, dokter Sam memanggil asisten Lee


"Lee, apakah kamu mengenal perempuan yang didalam kamar bersama Richard?? tanya dokter sam


"ya dokter, namanya nona chelsea" jawab asisten Lee


"apakah dia kekasih Richard??" Sam yang begitu penasaran akan sosok Chelsea berusaha menggali informasi melalui asisten pribadi Richard


"maaf dokter ,sesuatu hal yang bersifat pribadi saya tidak bisa memberitahukan ke orang lain" seru asisteen Lee


"astaga atasan dan bawahan sama saja,sama-sama dinginnya !!" gumam Sam dalam hati


"hei, aku ini bukan orang lain!!, bahkan aku sudah puluhan tahun berteman dekat dengan Richard" protes Sam dengan nada ketus


"maaf dokter silahkan tanyakan langsung ke tuan richard saya tidak berhak menjawab" ucap Lee yang memberikan gestur kepada sam untuk segera pergi dari ressort


❤️❤️❤️❤️


masih berada didalam hutan tampak suara tangis fanya yang terus -terus membasahi pipinya


"fanya tolong jangan menangis seperti ini, kau membuatku menjadi tambah kuatir saja" kata Bram yang mengendus kesal melihat fanya tidak berhenti menangis


"aku khawatir sekali dengan Chelsea sungguh aku mencemaskannya ,aku takut sesuatu terjadi padanya kak Bram" teriak fanya sembari terus menangis


"tenanglah!! dia pasti baik -baik saja,jangan menangis lagi ya" pinta Bram yang mencoba mendekati fanya berusaha menenangkan dengan mengelus lembut rambut fanya


fanya yang mendapat perlakuan itu sungguh dibuat terkejut dan jantungnya berdegup dengan sangat kencang, seketika itu ia pun menyeka air matanya


"aduh jantung gue,kenapa gini ya kalau begini terus bisa kena serangan jantung gue" gumam fanya dalam hati


" iya kak semoga dia baik -baik saja" ucap fanya dengan menggeser tubuhnya agak menjauh dari Bram ,ia takut Bram tau kalau saat ini jantungnya sedang berdetak dengan sangat cepat


setelah terus melakukan pencarian mereka terlihat begitu lelah ,pemandu offroad putus asa harus mencari keberadaan Chelsea kemana lagi


sementara Richard memanggil asisten pribadinya untuk masuk kedalam kamar miliknya


"Lee apa yang sebenarnya terjadi"


"tuan sepertinya nona Chelsea terjatuh dari mobil ketika mengikuti offroad dengan teamnya, dan sekarang teamnya sedang mencari keberadaan nona Chelsea didalam hutan,sampai saat ini mereka belum kembali tuan" tutur asisten Lee


"cepat hubungi ketua team mereka bahwa Chelsea sudah di temukan!!" perintah Richard


"ba-baik tuan"


ketika Bram mencoba menghubungi ketua panitia yang berada di tenda, tiba-tiba ponsel miliknya berbunyi, ia melihat layar ponsel mengerutkan dahinya nomor yang ia tidak kenali kemudian bram menggeser tombol hijau yang nampak dilayar ponsel itu menggunakan ibu jarinya dan mendekatkan benda pipih itu di daun telinganya


"hallo" kata penelpon


"ya hallo,ini siapa??" tanya Bram


"nona Chelsea sudah ditemukan!! silahkan anda kembali menuju tenda"


" apa???!! Chelsea sudah ketemu" ucap Bram setengah berteriak


"ya,silahkan anda bersama yang lain kembali menuju tenda"


belum selesai berbicara telpon itu terputus dan betapa senangnya Bram ,


"fanya Chelsea sudah ditemukan ,ayo kita kembali!!" seru Bram


fanya yang mendengar ucapan Bram langsung terkejut ,tiba-tiba saja ia malah menangis histeris dan hal itu membuat bram menjadi bingung


"hei jangan menangis!! kamu sudah daritadi menangis" seru Bram


" hiks... hiks.. hiks... aku sangat senang ahkirnya temanku ketemu kak Bram aku senang sekali"tutur fanya


burghhhhh...


"fanya!!! teriak Bram menangkap tubuh fanya kedalam dekapannya yang seketika itu juga tidak sadarkan diri


"mas sepertinya nona itu pingsan,mungkin karna terlalu lelah mencari temannya,sebaiknya kita segera keluar dari hutan " kata pemandu itu


"cepat pak kita harus sampai ke tenda saya takut terjadi apa-apa dengan fanya" perintah Bram


"baiklah mas"


❤️❤️❤️❤️❤️


Chelsea mencoba membuka matanya secara perlahan, kepalanya terasa pusing seperti berputar putar ia tidak sadar bahwa seseorang sedang memperhatikannya


"wah sudah bangun ya?!" Richard yang daritadi menunggu Chelsea untuk sadarkan diri


Chelsea yang mendengar suara itu menjadi sedikit kaget, bahkan ia sangat mengenali pemilik suara itu . dia segera membuka matanya dan mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan itu untuk mencari sosok Richard.


"di--- di mana aku??" tanya Chelsea


"kau berada didalam kamarku sekarang" jawab Richard dengan santai


chelsea yang kaget dengan perkataan Richard membelalak tak percaya dan ia menarik selimutnya hingga menutupi wajahnya .


ia mencoba kembali membuka memori ingatannya bagaimana bisa ia berada ditempat ini, ia terus memukul kepalanya agar cepat memutar kembali memori ingatannya


yang ia ingat waktu mengikuti offroad dan terjatuh dari mobil , tapi bagimana bisa sekarang ada ditempat ini,begitu pikirnya


ia membuka selimut yang menutupi wajahnya dan kini menatap Richard dengan tatapan sinis


"bagaimana bisa aku ada disini, jangan bilang kau berbuat yang tidak-tidak kan?!!" tuduh Chelsea


"hei !!! dasar perempuan menyebalkan aku itu sudah menolongmu dan kau tidak tau terima kasih,malah menuduhku yang tidak-tidak!! teriak Richard


Chelsea yang mendengar suara teriakkan Richard langsung kaget,tubuhnya menjadi gemetar dan keringat dingin seketika


"benarkah kamu yang menolongku!!?" tanya Chelsea dengan wajah polosnya


Richard hanya diam saja tidak membalas ucapan Chelsea.. dia berjalan mendekati Chelsea dan mendudukkan tubuhnya ditepi ranjang tempat tidur dan semakin mendekatkan wajahnya dengan Chelsea, kini mereka saling bertatapan dengan cukup lama. Chelsea saat ini sumpah demi apapun jantungnya berdegup dengan sangat kencang dan mencoba menahan nafasnya karna ia merasa gugup dan juga takut ,pikirannya sudah terbayang dengan hal yang tidak- tidak.


" apa yang mau kau lakukan!!" tanya Chelsea dengan terbata bata


"kenapa?? bukannya ini yang kamu mau kan bisa berduaan denganku terlebih didalam kamarku" goda Richard tersenyum miring


"ti--tidak!! menjauhlah aku ingin kembali ke tenda!!" kata Chelsea yang mencoba sesantai mungkin


"dengar ini nona Chelsea!! begitu saja kau sudah terlihat gugup dan sangat ketakutan, kau itu bukan levelku, mencium mu saja aku tidak sudi ,jadi jangan berpikir yang aneh-aneh" Richard secara perlahan menjauhkan wajahnya dengan tatapan dingin dan berdiri


"kau!!! jangan coba-coba keluar dari kamar ini jika kau berani keluar dari kamar ini akan ku patahkan kakimu" ancam Richard


mendengar ancaman Richard membuat nyali Chelsea menjadi menciut.


ia pun enggan keluar dari kamar itu, sesekali ia mencuri pandang untuk melirik Richard yang tengah menatapnya dengan sangat tajam


"ingin sekali matanya ku colok dan mukanya ku cakar dasar laki laki menjengkelkan" gumam Chelsea dalam hati


chelsea mencoba menyalakan ponsel miliknya yang sedari tadi mati, betapa terkejutnya ia ketika ponsel miliknya nyala begitu banyak notifikasi pesan WA masuk...


to be continue


jangan lupa vote and like ya


❤️❤️❤️❤️❤️❤️