Hug Me Please

Hug Me Please
bab 22 camping 2



melihat kejadian barusan Chelsea hanya diam saja,ia ingin sekali menangis tetapi ia mencoba untuk menahan agar air matanya tidak jatuh membasahi pipinya


"fan,perempuan yang tadi mencium Richard di ressort ,itu perempuan yang sama Richard ditoko buku dan restaurant waktu itu gue pernah cerita sama Lo ,mungkin itu pacarnya" kata Chelsea dengan wajah murung


"sepertinya begitu sih,buktinya dia berani cium sitampan ,kayaknya lo mending gak usah berharap banyak deh sama sitampan" tutur fanya


"entahlah fan, kok gue merasa belum mau buka hati buat orang lain dulu" jawab Chelsea


"daripada sakit hati terus dan juga lo gak mau kan di anggap sebagi perusak hubungan orang ya lebih baik cari yang lain aja gih" imbuhnya


"ya gue emang gak maulah di anggap perusak hubungan orang , ya gue pastikan aja dulu itu beneran pacarnya apa enggak,ya kalau pacarnya gue mundur kok" kata Chelsea


❤️❤️❤️❤️❤️


seluruh mahasiswa segera menuju tenda masing-masing mereka mulai beristrihat dan akan melakukan kegiatan untuk acara nanti malam , Chelsea dan fanya yang berjalan cukup jauh dan bertanya dengan salah satu karyawan di ressort tersebut ahkirnya menunjukkan jalan menuju tenda yang mereka tempati, mereka berdua sampai di tenda dan segera merebahkan tubuh mereka untuk beristirahat menggunakan slepping bag ...


malam harinya seluruh panitia dan mahasiswa beserta alumni berkumpul untuk makan malam bersama yang sudah disiapkan oleh panitia, setelah mereka makan malam mereka berkumpul dan membuat sebuah lingkaran besar yang di tengah-tengah terdapat api unggun.. acara malam ini adalah pengenalan beberapa alumni dari fakultas ekonomi yang telah berhasil dalam dunia bisnis mereka masing -masing mereka memperkenalkan diri satu persatu dan berdiri didepan mahasiswa senior dan mahasiswa baru, mereka berbagi pengalaman mereka awal memulai karir didunia bisnis hingga memiliki perusahaan besar.


perhatian seluruh mahasiswa khususnya kaum hawa teralihkan ketika Richard berdiri dihadapan mereka dan betapa terkejutnya Chelsea dan fanya saat melihat Richard , seakan tersihir dengan penampilan Richard yang memukau malam ini, ia kemudian berdiri dengan menggunakan pakaian sedikit lebih santai tidak ada jas yang membalut tubuhnya hanya memakai kemeja lengan panjang yang digulung sampai sikunya tetapi tetap menonjolkan sikap wibawa yang ia miliki , ia mulai memperkenalkan diri dan menceritakan sedikit tentang bisnis yang ia jalani saat ini..


"chel, itu kan sitampan!! kok bisa dia ada disini juga??" bisik fanya yang terheran heran melihat kedatangan Richard


"mana gue tau fan!! mungkin dia alumni juga kali dari kampus kita atau dia salah satu donatur jadi diundang" seru Chelsea dengan menaikkan kedua bahunya tanda ia tidak mengetahui apapun.


"mungkin,sumpah chell dia tampan banget ya terus mapan lagi wajarlah kalau banyak yang naksir sama dia termasuk Lo, banyak pesaing Lo chell tuh liat " fanya menunjuk beberapa perempuan yang terpesona dengan ketampanan Richard..


tiba-tiba Chelsea yang tidak sadar kehadiran seseorang yang memegang lembut bahunya dan duduk disampingnya


"hai Chelsea,"sapa Alex dengan senyum manis diwajah tampannya


"loh kak Alex??" Chelsea dengan ekspersi wajah sedikit kaget melihat Alex yang berada disampingnya


"bagaimana kabarmu??? dan bagaimana dengan kakimu sudah sembuh?? tanyanya


"baik kak, dan lukaku sudah sembuh


loh kenapa kakak berada disini kenapa tidak berkumpul bersama alumni yang lain??" tanya Chelsea


"aku baru saja tiba, tadi di tengah perjalanan mobilku sempat mogok dan kami harus mencari bengkel ,maka dari itu aku baru saja sampai"tutur Alex


"pasti sangat lelah ya,lebih baik kakak beristirahat saja !!" perintah Chelsea


"tidak usah, aku ingin menikmati malam ini denganmu" ucap Alex


"ha maksudnya apa kak??" tanya Chelsea dengan wajah bingung mencoba menerka nerka maksud dari perkataan Alex barusan


"bukan apa-apa,tidak usah dipikirkan perkataan ku tadi" jawab Alex dengan terkekeh


"hai fanya ,bagaimana kabarmu?? tanya Alex mencoba mengalihkan pembicaraannya dengan Chelsea


"baik kak Alex" jawab fanya dengan senyuman manis diwajahnya


"oh iya dengan siapa kak Alex datang kemari??" tanya Chelsea


"aku bersama dengan sekretaris ku namanya Juan tapi aku juga mengajak temanku datang kemari tapi entahlah daritadi ku hubungin dia tidak mengangkat telfon dariku" tutur Alex


"mungkin dia sedang beristirahat kak" kata fanya


"entahlah, ia sudah lebih dulu sampai disini seharusnya karna dia berangkat lebih dulu tadi" imbuhnya


tanpa mereka bertiga sadari ada seseorang dari jauh yang terus memperhatikan mereka dengan tatapan tajam.


"Chelsea,setelah ini apakah kamu langsung balik ke tenda??" tanya Alex


"bisakah kita jalan sebentar ,tempat disini sangat bagus bila malam hari,tidak perlu takut aku tidak akan macam -macam denganmu" Tutur alex


Chelsea yang awalnya ragu-ragu seketika itu juga memperhatikan raut wajah Alex yang memohon untuk ikut dengannya ahkirnya ia pun mengiyakan ,setelah acara rama tama dan perkenalan singkat ahkirnya mereka satu persatu menghamburkan diri ke tenda masing masing untuk tidur karna kegiatan untuk hari esok adalah outbond


fanya menuju tenda terlebih dahulu dan memilih untuk tidur duluan ,ia pun pamit dari Chelsea dan Alex untuk menuju tenda miliknya


"ayo kak , keburu tambah malam aku gak enak dengan yang lain" seru Chelsea


"baiklah santai saja, aku sudah meminta izin dengan panitia untuk meminjammu sebentar tidak lama"ucap Alex dengan penuh keyakinan


mereka berjalan dengan langkah beiringan dan perlahan awalnya hanya tercipta keheningan diantara mereka berdua sampai pada ahkirnya alex mulai membuka suara


"Chelsea ,bagaimana dengan kuliahmu??" tanya Alex


"sangat baik,ya mulai sibuk dengan banyaknya tugas kuliah" jawab Chelsea dengan santai


"kuliah memang seperti itu nikmatilah!! karna suatu saat setelah kamu lulus nanti kamu akan merindukan masa itu kembali" ungkap Alex dengan tersenyum


"by the way maaf ya aku gak sempat besuk kamu waktu itu Karna aku sibuk bekerja jadi aku hanya mengirimkan bunga untukmu"


"bunga??? " Chelsea yang awal bingung dengan perkataan Alex tiba-tiba mengingat bunga yang tempo hari pernah pernah fanya berikan untuknya


"jadi bunga itu dari kak Alex??" tanya Chelsea dengan sedikit ragu -ragu


"iya dari aku, kamu gak suka ya bunganya??"


wajah Alex yang awalnya tampak berseri seri berubah menjadi sendu


"suka kok kak !!hanya saja baru kali ini ada laki-laki yang memberikan ku bunga" kata Chelsea dengan jujur


"wah bagus dong,berarti aku orang pertama yang memberikan kamu bunga" tutur Alex sembari menarik kedua sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman


"iya ,makasih ya kak bunganya" ucap Chelsea yang tersipu malu


"sama-sama Chelsea,kamu sungguh menggemaskan jika malu-malu seperti itu!!" saking gemasnya Alex mengacak rambut Chelsea dengan lembut


"kak jangan seperti itu rambutku jadi rusak kan!!" Chelsea melototkan matanya didepan Alex


"cantik-cantik kok galak banget sih ,ntar gak ada laki laki yang mau loh" ledek alex berusaha menahan tawanya


"biarin"


tiba-tiba suasana kembali hening diantara mereka, Alex kembali memberanikan diri membuka suara


" oh iya Chelsea,aku boleh bertanya sesuatu ke kamu??" tanya Alex dengan ragu-ragu


"ya silahkan kak "


"apakah kamu memiliki seorang kekasih?"


"pertanyaan Macam apa ini!! aduh aku harus jawab apa ya ,aduh kenapa kak Alex tanya itu sih"


Chelsea menghela napas dan kemudian menatap Alex


"aku sebenarnya kak -----" belum selesai berbicara tiba-tiba seseorang menepuk bahu Alex dengan lembut sontak Alex dan Chelsea menoleh ke belakang dan betapa terkejutnya mereka berdua


jangan lupa like and vote ya


follow Ig mersi.lily Cantika


to be continue❤️❤️❤️❤️