Hug Me Please

Hug Me Please
bab 31 canggung



fanya kembali merenungkan perdebatannya dengan Billy barusan, pertengkaran itu membuat kepalanya menjadi pusing, kenapa setiap bertemu dengan laki-laki itu selalu ada saja ada masalah pikirnya.


"kok dia bisa tolongin gue ya??? kok gue agak kurang yakin kalau dia itu dokter" ucap fanya


seketika fanya membulatkan matanya dengan sempurna dan mencari keberadaan ponselnya, seketika dia mengingat Chelsea temannya itu ,ia mengerutkan keningnya ketika mendapatkan sebuah notifikasi bahwa ada sebuah pesan via Wa yang masuk, ia mengecek dan pesan itu berasal dari Chelsea


**chelsea :


gue baik-baik aja ,sekarang lagi di ressort Richard, dia yang tolongin gue tadi


*fanya :


astaga Chelsea!!! sumpah gue khawatir sekali sama Lo, kepikiran Lo terus ,tunggu disana gue bakal nyamperin ya ,jangan ke mana-mana*!!


merasa tidak ada balasan dari Chelsea ahkirnya fanya yang merasa tidak tenang bangkit dan keluar dari tenda , berjalan dengan cepat menuju ressort milik richard


tiba di ressort dia dikagetkan dengan seseorang yang belum pernah ia temui sebelumnya dan laki laki itu tersenyum dengan sangat manis. kening fanya berkerut dalam diikuti dengan kedua alisnya


"siapa laki-laki ini ,aku tidak pernah bertemu dengannya , dia tersenyum denganku??" batin


fanya


"permisi tuan ,saya ingin bertanya benarkah ini kamar tuan Richard??" tanya fanya dengan hati-hati ia takut salah bicara


"ya benar nona, anda ada keperluan apa mencari tuan Richard?" tanya laki-laki itu


"maaf, saya ingin bertemu dengan teman saya ,namanya Chelsea ,apakah dia berada didalam?" tanya fanya


"apakah anda nona fanya?"


fanya yang tidak mengenal laki-laki yang kini dihadapannya saat ini dibuat semakin bingung, bagaimana bisa laki-laki ini tau namanya sedangkan fanya sendiri tidak mengenal laki-laki itu.


"ya benar, apa kita pernah bertemu sebelumnya tuan?" tanya fanya yang penasaran


"baru pertama kali ini nona, saya asisten pribadi tuan Richard "jawab asisten Lee


"benarkah?!! ,apa saya bisa bertemu dengan Chelsea??"


asisten Lee mengangguk dan mempersilahkan fanya untuk masuk, ketika fanya masuk ia mengedarkan pandangan ke setiap sudut ruangan untuk mencari Chelsea, dia begitu terkesiap ketika mendapati Chelsea keluar dari kamar mandi, ia langsung berhambur memeluk temannya itu


"chell, Lo gapapa kan, sumpah gue betul-betul khawatir sama Lo" ucap fanya


"gue baik-baik aja, cuman ada cidera kecil aja kok ,tapi sejauh ini sudah lebih baik." tutur Chelsea


"gimana ceritanya si tampan bisa nolongin Lo chel?" tanya fanya yang penasaran


"ya gue jatuh dari mobil waktu kita offroad nah gue belakang gue ada cidera ,gue cari pertolongan eh gak taunya gue pingsan ,pas gue bangun tiba-tiba gue sudah ada disini" kata Chelsea menjelaskan kejadian yang menimpanya


"sumpah, gue sama kak Bram dan team kita khwatir sama Lo dan kita cari Lo lagi kedalam hutan takut terjadi apa-apa sama Lo, sykurlah Lo baik-baik aja" fanya bernafas dengan lega ketika mendengar langsung penjelasan dari Chelsea


"by the way si tampan mana chell?"


"ada dibalkon tuh" jawab Chelsea mengarahkan jari telunjuk kebalkon


fanya mengikuti arah telunjuk Chelsea dan melihat seseorang laki-laki yang tengah berdiri menikamati pemandangan disekitaran ressort. tiba-tiba pintu terbuka dan asisten Lee masuk dengan seorang yang mereka kenal yaitu Alex


"kak Alex" Chelsea dan fanya berteriak bersama dan mereka terkejut mengapa Alex berada disini juga


"kak Alex ngapain kesini??" tanya Chelsea


"ingin bertemu denganmu" jawab Alex dengan menatap chelsea


"ha?!! kak Alex gak salah kah ,ini kan kamar tuan Richard bukan kamar milik Chelsea mengapa tidak bertemu dengan dengan tuan richard?" timpal fanya yang mengerutkan keningnya


"Richard yang menghubungiku , katanya kamu berada disini ,jadi aku langsung ke sini" kata Alex dengan santai


"untuk apa menemuiku kak?" tanya Chelsea yang mengerutkan keningnya


"aku kaget dan khawatir saat tau kamu terjatuh dari mobil saat offroad, dan aku menyuruh Juan untuk mencari keberadaan mu, tapi Richard menghubungiku lebih dulu, itu sebabnya aku langsung menuju ressort Richard"


"bagaimana keadaanmu Chelsea?? apa kau terluka?" tanya Alex dengan wajah yang tampak terlihat cemas.


"ak--aku baik saja kak Alex, tidak perlu menghawatirkan ku " jawab Chelsea


Richard yang sedang menikmati suasana dibalkon merasa sangat terganggu dengan suara yang berasal dari dalam kamarnya, ia pun masuk dan melihat ada Chelsea, fanya ,Alex dan asisten Lee yang sedang berbincang-bincang, ia pun berjalan mendekati mereka berempat ,asisten Lee yang melihat Richard berjalan mendekat kearahnya dengan sigap langsung berdiri dan memberikan gestur agar Richard duduk bersebelahan dengan Chelsea karna hanya kursi itu saja yang kosong dan Richard pun terpaksa duduk disamping Chelsea, seketika itu juga tiba-tiba suasana kamarpun menjadi hening tidak ada pembicaraan di antara mereka..


hening...


hening...


Alex yang merasa tidak nyaman dengan kondisi itu, ahkirnya angkat suara


"hai ric, makasih ya sudah tolongin Chelsea tadi" kata Alex


Richard pun dengan wajah yang tidak dapat diartikan hanya menatap Alex dengan datar


"kenapa Alex yang berterima kasih, harusnya perempuan menyebalkan itu yang berterima kasih padaku, dasar aneh" batin Richard


fanya yang mencuri-curi pandang menatap Richard dan Alex secara bergantian semakin dibuat tidak tenang dengan tampang Richard yang sulit sekali diartikan ditambah dengan hanya mendiamkan Alex tanpa menyauti perkataan Alex barusan, dengan sigap fanya segera memberikan gestur kepada Chelsea untuk keluar dari kamar Richard, Chelsea pun yang paham langsung menganggukan kepalanya


"hemm, Richard sepertinya aku sudah merasa lebih baik, sebaiknya aku kembali saja ke tenda bersama dengan fanya" kata Chelsea dengan suara terendah


"iy--iya tuan Richard, saya datang kesini ingin menjemput teman saya Chelsea" timpal fanya dengan suara pelan


"baiklah, jaga temanmu dengan baik!!" jawab Richard dengan penekanan


"hahahhaha.. kenapa kalian berdua jadi kaku seperti ini, santai aja" timpal Alex


"ric, sebaiknya kamu beristirahat saja biar aku yang mengantar mereka berdua kembali ketenda, sekali lagi terima kasih atas bantuanmu" ucap Alex


Richard hanya menganggukan kepalanya tanda ia mengiyakan perkataan Alex, setelah berpamitan fanya dan Chelsea keluar terlebih dahulu dan menunggu Alex diluar kamar.


Alex berjalan mendekati richard sembari berkata


"sebagai ucapan terima kasihku, aku mengundangmu menghadiri acara makan makan malam nanti, datanglah ric, kalau kamu tidak sibuk" pinta Alex dengan senyum yang sumngriah diwajahnya


"baiklah ,aku akan datang" jawab Richard


"aku akan menghubungi mu nanti "kata Alex


to be continue ❤️❤️❤️❤️