Hug Me Please

Hug Me Please
bab 6 mencari tau



keluar dari lift Richard melangkahkan kakinya yang panjang menuju ruangannya di ikuti oleh asisten Lee yang ada di belakangnya, sekretaris Richard yang bernama nesya menundukkan kepalanya dan memberikan senyum kepada atasannya yang barusan lewat dihadapannya


"selamat siang pak" ucap Nesya


Richard diam saja tanpa mengucapkan apapun dan terus melangkahkan kakinya masuk menuju ruangannya tanpa memperdulikan Nesya


" ampun deh dingin amat jadi orang dari dulu selalu aja cuek sama bawahannya kalau disapa,coba bukan atasan gue sudah gue maki-maki " gerutu Nesya


Richard masuk ruangannya , ruangan itu besar dan sangat rapi ,serta bersih ruangan itu simple tapi terkesan elegan


Richard duduk dikursi kebesarannya yang sangat empuk dan nyaman itu ,ia diam memikirkan kejadian di cafe tadi yang buat moodnya menjadi tidak baik, asisten Lee yang senantiasa selalu berada disampingnya mencoba menganalisa apa yang sedang dipikirkan tuannya itu...


hening


hening


ahkirnya asisten Lee dengan keberaniannya menanyakan kepada Richard yang daritadi diam aja...


"tuan apakah anda baik-baik saja?" tanya asisten Lee dengan hati hati


"menurutmu!" dengan tatapan tajam yang seakan memberikan isyarat bahwa tuannya sedang dalam suasana hati yang tidak bagus


"justrunya tadi saya tidak usah menanyakan hal itu menyesal saya menanyakan itu seharusnya kamu diam saja Lee daripada menambah moodnya tambah rusak"batin lee


"maafkan saya tuan, saya permisi keluar sebentar tuan" berlalu menuju pintu keluar dari ruangan itu..


dan diluar ruangan Richard , Nesya memberikan map kepada asisten Lee yang di minta oleh asisten Lee


"pak ini berkas yang anda minta" ucap Nesya


"terima kasih Nesya" kata asisten Lee


asisten Lee mengetok pintu ruangan Richard dan masuk ke dalam


"permisi tuan, saya ingin menyampaikan informasi yang berkaitan tentang gadis di cafe tadi" kata asisten Lee


Richard hanya memberikan tatapan penuh selidik dan kemudian dia menganggukan kepalanya memberikan instruksi bahwa dia siap untuk mendengarkan informasi yang akan disampaikan asistennya itu


'' gadis tadi bernama Chelsea Beatrice mahasiswa baru di universitas XXX ,fakultas ekonomi ,jurusan akuntansi " kata asisten Lee


"saya kenal dia hanya sebatas kenal nama dan mukanya saja karna dia dulu sempat menyukai saya, kata Richard dengan nada ketusnya


"kata security di bawah gadis itu bersama dengan temannya tadi datang keperusahaan ini tuan untuk mengantar proposal ke bagian humas" asisten Lee menyerahkan sebuah map berisi pengajuan proposal untuk acara fakultas dari universitas tersebut


ekor mata Richard melirik sekilas map yang di letakkan oleh asisten Lee dimejanya


"ini tuan berkasnya dan acara itu dilaksanakan bulan depan dan anda bisa membaca secara terperinci isi proposalnya" kata asisten Lee ..


"baikklah akan saya baca nanti,silahkan atur ulang jadwal pertemuan saya yang sempat tadi saya tunda asisten Lee," kata Richard


"baik tuan,saya permisi" asisten Lee keluar dari ruangan itu...


diruangannya Richard membuka map itu dan membaca dengan saksama isi proposal itu,selain jadi donatur ia juga diundang dalam acara tersebut..


"ternyata kamu kuliah ditempat aku kuliah dulu, dan kamu datang ke perusahaan ku untuk mengantarkan proposal ini ,padahal aku sudah memperingatkan untuk tidak muncul lagi di hadapanku, dasar gadis menyebalkan" gumam Richard dalam hati


❤️❤️❤️


dikamar Chelsea tengah disibukkan dengan persiapan acara untuk fakultasnya yang akan dilaksanakan bulan depan semua panitia termasuk dirinya harus mempersiapkan acara itu dengan sangat baik kabarnya CEO dari perusahaan Leonal Corp akan datang ke acara malam keakraban fakultasnya itu.


besok seluruh panitia akan mengadakan rapat ...


keesokan harinya di kampus


"pelan-pelan Chelsea nanti loe kesandung,mereka juga pasti paham kenapa kita telat tau"fanya kesal dengan tingkah temannya yang suka panikan itu ..


"sudah ayo cepatan kita telatnya terlalu lama nanti mereka marah sama kita "menarik tangan fanya yang ada dibelakangnya tanpa memperhatikan langkahnya yang sudah berlari terburu buru


fanya yang kesal dengan tingkah laku temannya itu menghempaskan tangannya yang sudah di genggam kuat oleh Chelsea daritadi


"sudah loe duluan aja,gue bilang pelan-pelan gue ngos -ngosan ikutin loe dari belakang gak mampu gue" fanya tiba-tiba berhenti dan memegang dadanya mencoba mengatur nafasnya dengan baik dan berjalan perlahan Chelsea sudah berlalu meninggalkan fanya yang ada dibelakangnya


ruangan tempat mereka rapat itu agak jauh dari kelas mereka dan saat menaiki tangga menuju ke lantai 3 ruang rapat tiba-tiba Chelsea jatuh tersandung, dia berteriak


"aaaaaaaakkkkhhhhhhhhhh sakit banget"


teriak Chelsea memegang tekuk lututnya yang sudah terluka dan mengeluarkan darah


"heii kamu kenapa ?" tanya seorang laki laki yang tidak sengaja melihat Chelsea terjatuh


"aduhh sakit banget,aku ke sandung tadi " meringis kesakitan dan tanpa disadari cairan bening itu keluar yang sudah membasahi pipi Chelsea


"sini aku bantu kamu kita harus obatin lukamu" laki laki itu dengan cekatan mulai menggendong tubuh Chelsea


"hiks ... hiks.... hiks kamu mau ngapain, jangan macam macam !!! sambil menangis Chelsea menghempaskan tangan laki laki itu dengan kasar


" siapa yang mau macam-macan aku hanya membantu mu karna kakimu terluka" jawab laki laki itu dengan nada khawatir


fanya tidak lama kemudian muncul dan terkejut dengan apa yang dia lihat,dia langsung panik dan menghampiri chelsea, dan mencari tau apa yang sebenarnya terjadi


"Chelsea ,loe kenapa??" fanya yang sudah khawatir dengan kondisi Chelsea terlebih temannya itu sudah menangis kesakitan fanya langsung panik


"ini teman kamu terjatuh dan lututnya terluka dia susah berdiri dan aku hanya ingin membantunya"imbuhnya laki laki itu..


"ayo kita pergi kerumah sakit didekat sini "kata fanya yang sudah khawatir dengan Chelsea...


mereka langsung terburu buru menuju mobil fanya dan pergi ke rumah sakit, sesampainya di rumah sakit fanya membuka pintu mobil dan laki laki itu menggendong tubuh chelsea, mereka langsung menuju IGD ..


perawat dan dokter langsung memberikan pertolongan pertama pada Chelsea, setelah selesai memanggil fanya dan laki laki itu


"apakah kalian keluarga dari pasien??" tanya dokter


"bukan dokter, kami teman kuliahnya, " kata fanya yang daritadi sudah sangat khawatir dengan kondisi chelsea


"teman kalian baik baik saja lukanya sudah kami obati dan sudah kami berikan obat anti nyeri untuk mengurangi rasa sakitnya ,5-7 hari luka dilututnya akan kering, kalian bisa melihat teman kalian didalam" kata dokter menjelaskan


"terima kasih dokter" kata fanya yang lega mendengar penjelasan dari dokter..


fanya dan laki laki itu masuk menemui Chelsea yang masih terbaring..


"loe sudah baikan kah chell?? kenapa bisa jatuh?? menatap Chelsea dengan mata sendu


"sudah lebih baik, tadi gue kesandung pas naik ke tangga gara-gara gue buru-buru


hiks.. hiks.. hiks" Chelsea masih terisak


"kan gue sudah bilang hati-hati kan,loe keras kepala banget sih,untung dia bantuin loe " kata fanya yang melirik pada laki laki itu dan laki laki itu yang daritadi hanya diam saja mulai angkat bicara...


jangan lupa like and koment ya...


dan tambahkan ke daftar favorite kamu


TBC❤️❤️❤️❤️❤️