
Chelsea yang tampak gusar, bingung harus menjawab apa, tetapi jujur saja ia belum memiliki perasaan apapun terhadap Alex. dan Richard yang hanya diam saja tidak bergeming . jujur saja rasanya ia begitu muak melihat Selena yang terus menatapnya selama jamuan makan malam ini, tetapi Richard yang terfokus ke Chelsea hanya memberikan tatapan tajam ke Chelsea, iapun memperhatikan tingkah Chelsea yang tampak kurang nyaman dengan apa yang dilakukan Alex barusan. Richard pun segera memberikan gestur kepada asisten Lee untuk menyuruh Chelsea segera pergi ,asisten Lee yang paham langsung menganggukan kepalanya dan berdiri, iapun sedikit membungkukkan badan kepada tamu yang lain. datanglah seorang pelayan membawa sebuah makanan penutup dan pelayan itu berjalan mendekat ke arah Chelsea tanpa pikir panjang ini kesempatan bagi asisten Lee iapun berjalan mendekat ke arah Chelsea dan menyenggol pelayan itu, pelayan itu langsung kehilangan keseimbangan dan
Brakkkk...
semua orang begitu terkejut . pelayan itu tidak sengaja menumpahkan makanan ke gaun milik Chelsea dan Chelsea tidak kalah terkejutnya dan spontan langsung berdiri
"ma---aff kan saya nona, saya tidak sengaja" kata pelayan itu
"kau begitu ceroboh, kau mengotori gaunnya!!" ucap Alex yang tampak emosi
"tidak apa-apa ,lain kali berhati-hatilah" ucap Chelsea dengan senyum yang sedikit ia paksakan
"maafkan saya ,sekali lagi maafkan saya nona ini kesalahan saya" pelayan itu gemetar hebat dan sebuah cairan bening kini membasahi pipinya.
"jangan menangis ,sudahlah aku memaafkan mu. " ucap Chelsea yang kini merasa kasihan dengan pelayan itu
"kak Alex tolong jangan memarahinya lagi, dia sudah meminta maaf dan dia tidak sengaja, lebih baik aku kembali saja ke tenda "tutur Chelsea
"tidak perlu!! kamu akan menginap di ressort ini saja bersama dengan fanya, besok pagi kalian kembali ke tenda aku akan mengantarmu menuju kamarmu" ucap Alex
"tidak usah Alex !! kamu kan yang mengundang kami untuk makan malam disini biar aku yang mengurus dia" Richard tiba-tiba berdiri dan mendekati Alex.
Alex seketika mengerutkan dahinya mencoba mencerna perkataan Richard barusan untuk apa dia menawarkan diri lagi untuk mengantar Chelsea, ia saja tidak akrab dengan chelsea dan fanya pikir Alex.
"biar aku saja , aku yang bertanggung jawab atas Chelsea dan fanya ." jawab Alex
fanya yang sudah merasa hawa tidak baik segera berdiri dan mendekati Chelsea .
"kak Alex, lebih baik biar tuan Richard saja yang mengantar kami, kan kak Alex masih memiliki tamu lain di meja ini, tidak baik jika kak Alex membiarkan mereka ." tambah fanya yang berusaha untuk menjadi penengah
Alex pun dengan muka yang tampak kecewa . iapun mengiyakan dan memilih untuk kembali duduk bersama dengan Billy, Selena, dan sekretaris Juan untuk melanjutkan makan malam mereka. sementara itu Chelsea ,fanya dan Richard sudah berjalan menjauh .
Selena yang tampak kesal dengan sikap Richard hanya bisa menahan emosinya . lagi-lagi Richard kembali mengacuhkan dirinya
"s*alan . aku daritadi di cuekin aja. dia malah enak aja langsung pergi dengan perempuan itu, siapa perempuan itu!! gumam selena
Richard, fanya ,dan Chelsea pun berpamitan duluan untuk mengakhiri makan malam itu Billy hanya menatap fanya ,Chelsea dan Richard dengan wajah datar dan kini iapaun melemparkan tatapannya kembali pada alex.
"muka Lo kusut amat sih, udah gak usah terlalu Lo pikirin kan ada yang jagain juga pujaan hati Lo" kata Billy yang mencoba mencairkan suasana
"justrunya gue yang antarin dia karna bakal jadi kesempatan gue semakin dekat sama chelsea ,kenapa jadi gini sih" Alex mengendus kesal
Selena yang daritadi hanya diam saja kini mulai membuka suara.
"tuan Alex, kalau boleh tau siapa perempuan tadi?" selena yang tampak mencoba mengkorek informasi dari alex.
"dia bernama Chelsea dan dia adalah mahasiswa baru dikampus tempat aku dan Richard dulu kuliah" tutur Alex
"Richard dan Alex dulu satu kampus, itu berarti mereka saling mengenal pantas saja Richard juga berada ditempat ini" gumam selena
"maaf kalau saya ingin bertanya lagi , awal tuan Alex bisa mengenal lebih dekat dengan chelsea bagaimana?"
"ya tidak sengaja bertemu dikampus karna ada insiden kecil, aku menolongnya dan dari situ kami mulai dekat sampai sekarang." jawab Alex seadanya
"ouhhh begitu, tapi kenapa wajah perempuan itu tampak tidak asing ya, seperti nya aku pernah bertemu dengannya tapi dimana ya" batin selena
" apakah Richard memiliki hubungan khusus dengan perempuan tadi?? karna dari yang aku lihat mereka seperti sudah lama saling mengenal" tanya Selena
"aku rasa tidak, karna yang aku tahu mereka juga baru saling mengenal semenjak kami berada disini . jawab Alex
"ouh begitu... semoga saja tuan Alex berjodoh dengan dia, tampaknya perempuan tadi baik dan juga sangat cantik" ucap Selena yang tersenyum agak sedikit dipaksakan entah mengapa mengakui kecantikan Chelsea membuat ia iri.
"aku harap begitu, dia memang cantik dan baik. dan aku yakin aku tidak pernah salah dalam memilih wanita untuk menjadi pendampingku" ucap Alex dengan wajah sendu entah ia merasa ada kekahwatiran dalam dirinya yang terus menghantuinya,perasaan takut yang teramat sangat. iapun mencoba untuk menepis perasaan itu.
❤️❤️❤️❤️
Richard segera menghubungi asisten Lee melalui pesan singkat.
cari tahu lebih banyak tentang Alex . dan cari tahu juga tentang selena bagaimana bisa dia ada disana tadi. secepatnya infokan .
tidak lama kemudian sebuah pesan masuk diponsel milik richard
baik tuan . saya memohon maaf sudah membuat gaun nona Chelsea menjadi kotor hanya itu jalan satu-satunya agar nona bisa pergi dari sana.
tidak lama kemudian ada sebuah balasan pesan dari Richard masuk ke ponsel milik asisten Lee
tidak masalah. setelah ini urus Selena ,aku muak dengannya.
.
.
.
besok lanjutannya ya.
maaf terlalu terlambat update krna kesibukan yang tidak bisa ditinggal
sehat selalu buat kalian dan jangan lupa like ya dan vote..
to be continue
❤️❤️❤️❤️