
"gue itu gak mau jadi obat nyamuk" fanya mendengus kesal
"kok jadi obat nyamuk sih?" Chelsea yang tampak bingung dengan perkataan fanya
"Lo makan berdua sama kak Alex dan gue gak ada temannya , Lo pikir enak apa jadi obat nyamuk, mending gue pedekate
sama kak Bram ,Lo itu ganggu orang tau gak lagi usaha " cebik fanya
"astaga, kita itu makan bareng sama temannya kak Alex juga ,gak mungkinlah gue makan berdua sama kak Alex terus Lo jadi obat nyamuk, gak Setega itu juga kali gue sama Lo" seru Chelsea sambil menggelengkan kepalanya
Alex yang sudah menunggu mereka tampak senyum dengan sumngriah . Alex mengajak mereka sebuah ressort dan menyuruh Chelsea dan fanya untuk bergantian pakaian ,Alex sudah menyiapkan segala keperluan dua wanita itu awalnya fanya dan Chelsea sempat bingung kenapa harus berganti pakaian kan hanya makan malam biasa pikir mereka ,mereka ahkirnya lebih memilih untuk mengikuti arahan alex. mereka menggunakan gaun yang sangat tampak simple tapi terlihat sangat elegan dan tidak lupa untuk berdandan tipis agar tidak terlihat pucat. setelah selesai berdandan mereka keluar dan Alex sudah menunggu mereka
seketika Alex begitu terkesiap melihat penampilan Chelsea ,ia sangat mengagumi kecantikan Chelsea malam ini apalagi baju yang ia pilihkan untuk Chelsea sangat cocok ditubuh gadis itu. ia pun mendekati Chelsea
"kamu cantik sekali" bisikknya ditelinga Chelsea yang membuat Chelsea menjadi tersipu malu
sebentar kita menunggu temanku dulu, dia sebentar lagi akan datang, tidak lama kemudian datanglah seorang laki laki yang sangat familiar yaitu Billy. fanya pun membulatkan matanya dengan sempurna dia begitu kaget saat melihat Billy yang sekarang tepat ada dihadapannya saat ini.
"loh ini laki-laki waktu itu kan fanya??" tanya Chelsea yang tak kalah terkejutnya seperti fanya
"kalian saling mengenal?" tanya Alex yang bingung dengan perkataan Chelsea barusan
"tidak!! kami tidak saling mengenal hanya kebetulan pernah bertemu saja" bantah fanya yang menatap Billy dengan tajam
"Lex, ini cwe mesum yang pernah gue ceritain waktu dibioskop yang pegang tangan gue" celetuk Billy dengan menaikkan sedikit sudut bibirnya
"ha?? benarkah?!! jadi Lo sebelumnya sudah pernah ketemu fanya ?" tanya Alex
"iya ,dan gue juga yang tanganin dia waktu dia pingsan ditenda tapi dia malah nuduh gue dokter gadungan" ucap Billy yang kini melemparkan tatapan tajam ke fanya
"astaga , kok bisa kebetulan gitu ya" kata Alex serasa tidak percaya dengan perkataan Billy barusan
"Lo jangan ngomong sembarangan ya,gue sumpel mulut lo pake high heels gue,mau Lo!!" ancam fanya
"dasar perempuan gila, mana ada cwo mau sama cwe bar-bar macam Lo" ucap Billy bergidik ngeri melihat tatapan fanya yang membuat nyalinya menciut
"sudah -sudah kita kesini bukan untuk liat kalian bertengkar tapi kita ke sini untuk makan malam" Chelsea mencoba menjadi penengah bagi fanya dan Billy
"ohh iya kak Alex kita cuman ber4 saja kah??" tanya Chelsea
" tidak aku mengundang 4 orang lagi untuk kita makan bersama, mereka juga sebentar lagi akan datang" ucap Alex
setelah menunggu ahkirnya datang juga Juan, dan disusul oleh asisten Lee dan Richard. Chelsea tampak kaget saat melihat Richard
"silahkan duduk, aku menyuruh pelayan untuk menyiapkan makan malam terenak buat kita semua,nikmatilah malam ini dengan gembira" ucap Alex dengan sumngriah
Alex duduk berhadapan dengan Chelsea dan Billy berhadapan dengan fanya, Richard hanya memasang muka datar entah apa yang dipikirkan laki-laki itu saat ini. dan asisten Lee dan Juan duduk berhadapan mereka menikmati makan malam dengan penuh hikmat ,Alex yang sedari tadi terus memandangi Chelsea ,ia tidak bergeming sama sekali ,seakan tersihir dengan penampilan Chelsea malam ini, Richard melemparkan pandangan memperhatikan Alex dan Chelsea secara bergantian
"benar dugaanku sepertinya Alex sangat menyukai perempuan menyebalkan itu,untuk apa dia menyediakan makan malam seperti ini hanya untuk perempuan itu" batin Richard
Chelsea yang merasa tidak tenang diperhatikan oleh Alex ia hanya menundukkan wajahnya ,terlihat jelas ia tampak sangat tidak nyaman dengan apa yang Alex lakukan
"tolong jangan menatapku terus kak alex aku tidak suka,apalagi Richard daritadi menatapku seperti ingin memakanku hidup hidup menyebalkan, menyebalkan sekali!!" batin Chelsea
fanya yang juga sedikit melirik ke arah Chelsea yang duduk bersebelahan dengan ya itu melihat jelas ketidak nyamanan yang dirasakan oleh temannya itu, ia pun mencoba untuk mengalihkan perhatian Alex
"kak Alex katanya mengundang 4 orang lagi ,kenapa hanya 3 orang saja yang datang ??" tanya fanya
"oh iya aku hampir lupa, sebentar lagi dia akan datang tunggulah, aku sudah menghubunginya daritadi" jawab Alex yang kini beralih menatap fanya
"astaga kenapa malam ini kita dikelilingi oleh laki-laki tampan semua ya, ahh aku sungguh beruntung malam ini, " bisik fanya ke telinga Chelsea
"bisakah Lo menjaga sikap!! jangan bikin malu, kita ini tamu disini jangan keluar sikap Lo yang bar-bar itu" kata chelsea
"Lo ini bikin sebel gue Mulu ih, kan cuci mata kenapa sih emangnya ,gue sudah cantik begini masa iya gak coba tebar pesona dikit siapa tau ada yang naksir" cebik fanya
"tuh lo sama temannya kak Alex aja yang dokter," kata chelsea
"ogah gue sama dokter gadungan itu, liat muka dia ajak gue udah malas, mending sama asistennya si tampan, siapa sih nama asistennya itu, tampan banget deh"
"bisakah kalian tidak ribut saat makan, sangat menganggu" Richard yang menatap fanya dan Chelsea dengan tajam, seketika itu mereka berdua langsung terdiam, tidak ada pembicaraan setelah itu
dan di saat bersamaan munculnya sosok yang sangat familiar bagi richard . ia tampak mengeraskan rahangnya dan mengepalkan tangannya dengan sangat kuat
.
.
.
.
to be continue ❤️❤️❤️❤️❤️