Hug Me Please

Hug Me Please
bab 16 tingkah aneh mama



Rumah Chelsea


tuan William Beatrice dan nyonya Olivia ahkirnya pulang setelah urusan diluar kota selesai yang berurusan dengan bisnis tuan William, mereka juga sebenarnya menikmati bulan madu lagi walaupun sudah lama menikah (kan bukan pengantin baru aja yang bisa bulan madu) hehehhe.


"mama aku akan mengikuti acara camping Yang akan dilaksanakan di Bandung acara kampusku ma" ujar Chelsea


mama yang mendengar hal itu menunjukkan wajah sedikit khawatir pasalnya mengingat apa yang pernah terjadi dengan Chelsea anaknya waktu itu...


" apa kamu yakin mau ikut?? bisa kah kalau Chelsea tidak usah saja ikut, di rumah saja ya sayang" kata mama


" mama, Chelsea tidak mau!!!" teriak Chelsea


" Chelsea jangan berteriak sudah berkali kali mama bilang ke kamu, kamu mau membuat mama cepat mati ya!!, ketus mama


"Chelsea kesal kenapa tidak boleh ikut kan banyak mahasiswa yang ikut bukan cuman mahasiswa baru saja tapi kakak tingkat juga ikut, aku kan panitia ma ,masa aku gak pergi'' jawab Chelsea yang mengerucutkan bibirnya lantaran kesal dengan mamanya


"mama hanya khawatir ,takut kejadian itu terulang lagi, mama gak mau kamu kenapa-kenapa sayang ,orang tua mana yang mau anaknya dalam keadaan bahaya" imbuhnya


" tapi kan ada fanya juga ma yang selalu sama Chelsea ,please ma sekali ini aja kok " Chelsea memohon supaya sang mama memberikan izin


"baiklah mama izinkan, tapi kamu harus selalu memberikan mama kabar setiap per 3 jam selama kamu dibandung!!" perintah sang mama dengan penuh penekanan


"siap mamaku sayang makasih ya mama" Chelsea yang tampak senang sekali langsung memeluk mamanya


"oiya chel, nanti kan mama ada tuh orderan cake buat pesanan disalah satu hotel terkenal dijakarta nah mama minta tolong kamu mau gak nanti sekalian ke hotel itu buat antarkan cake spesial khusus untuk pemilik hotel itu, nanti pemilik hotel itu yang langsung rasain cake kita enak apa engak, kamu kan pintar banget buat cake nah mama suruh kamu sekalian buatkan cake untuk dia, nanti sekalian kamu antar juga ya" perintah mama


"yaelah mama!! kok Chelsea yang buat cakenya sih.. kan mama bisa buat cake kenapa harus Chelsea sih??" gerutu Chelsea


"iahlah kamu itu harus jadi penerus mama, gak mungkin kalau mama mu ini sudah gak ada bisnisnya mama lenyap begitu saja, nah sedangkan kamu tanpa mama ajarin, kamu pintar buat cake malah lebih bagus hasilnya daripada mama, makanya mama suruh kamu chel, mama mau promosikan cake sekalian dong promosikan anaknya juga siapa tau yang punya hotel naksir kan sama anak mama," celetuk mama


"astaga mama ini ,kayak anaknya gak laku banget ya sampe di promosikan begitu "ketus Chelsea


"lah buktinya kamu jones kok alias jomblo ngenes hahahhahah," ejek sang mama


"mama ini anak sendiri diledekin" memayunkan mulutnya Karna sebel mendengar perkataan mamanya


"sudah,lakukan perintah mama sekarang nanti malam kamu ke hotel itu dandan yang cantik jangan lupa bawa cakenya ,jangan lupa buat yang enak kuenya ya!"perintah mama


"menyebalkan sekali cuman antar kue harus berdandan cantik ,kan ini bukan dinner "gumam Chelsea dalam hati


Chelsea langsung beranjak dari tempat duduknya, dan pergi menuju supermarket dekat dari rumahnya membeli bahan untuk membuat kue,setelah selesai berbelanja chelsea segera pulang dan mulai menyibukkan dirinya didapur membuat cake spesial untuk customer mamanya, sebenarnya ia enggan untuk mengikuti kemauan mamanya tapi karna mamanya sudah mau memberikan izin dia untuk pergi Camping ahkirnya dia mau melakukan perintah sang mama...


setelah berkutat cukup lama didapur ahkirnya cake yang sudah dibuat dan dihias selesai juga, ada rasa kepuasan tersendiri melihat hasil karyanya itu,


"semoga dia menyukai cake ini"gumam Chelsea


tidak terasa jam terus berputar Chelsea sudah bersiap -siap ,ia menuruni tangga dan menuju ruang tengah untuk bertemu mamanya


"ma, Chelsea sudah siap "kata Chelsea dengan penampilannya yang begitu cantik,sebenarnya ia malas sekali menggunakan dress pilihan sang mama karna selain seksi menurutnya terlalu berlebihan tapi karna kemauan sang mama ahkirnya dia terpaksa mengikutinya


"cakemu bagus banget saya mama suka hasilnya semoga rasa juga ,dan kamu cantik sekali sayang malam ini, kamu akan diantar supir nanti kalau sampe hotel bilang kamu anaknya nyonya Olivia" imbuhnya


"iya ma,Chelsea berangkat ya.. bye mama"kata Chelsea


" goog luck sayang, hati hati" mama yang mengecup pucuk kepala Chelsea dengan lembut


sesampainya diloby hotel, Chelsea dengan seksama memperhatikan hotel yang sangat besar dan megah itu


"wowwwww.. bagus banget hotelnya kayaknya ini hotel bintang lima deh, yang punya pasti kaya banget" gumam Chelsea dalam hati


salah satu pegawai hotel menyapa chlesea dengan sangat ramah


"selamat malam nona,ada yang bisa saya bantu?" tanya pegawai hotel itu


"saya ingin mengantarkan cake kepada pemilik hotel ini ,saya anak dari nyonya Olivia Megan" jawab Chelsea dengan senyum yang sangat manis di wajah cantiknya


pegawai yang mendengar perkataan Chelsea mengerutkan kening seakan tidak percaya dengan Chelsea


"dia seorang pengantar cake??? dari penampilannya sepertinya bukan,bahkan terlalu sempurna untuk datang ke hotel ini hanya untuk mengantarkan cake" gumam pegawai itu dalam hati


"silahkan ikuti saya nona, saya akan mengantarkan anda" ucap pegawai itu yang berjalan terlebih dahulu untuk menunjukkan jalan dana Chelsea mengikuti tepat dibelakangnya, Chelsea semakin terkagum kagum melihat desain hotel itu sangat mewah mereka menelurusi lorong hotel yang mewah itu dan pegawai itu berhenti pada sebuah ruangan yang cukup besar dan pegawai itu membuka pintu secara perlahan dan betapa terkejutnya Chelsea melihat ruangan itu yang sudah didesain dengan cantik simple tapi tetap terkesan mewah


"silahkan anda menunggu disini nona sebentar lagi nyonya besar akan kesini " pegawai itu menutup pintu itu kembali dan meninggalkan Chelsea sendirian disana


setelah menunggu ,pintu itu terbuka kembali dan Chelsea yang awalnya mengamati interior ruangan itu langsung menolehkan kepalanya dan melihat ke arah pintu yang terbuka lebar, seorang nenek yang sudah cukup tua tapi masih tetap terlihat cantik walaupun terlihat jelas kerutan kerutan diwajahnya , Chelsea dan nenek itu saling berpandangan


"apakah kau yang mengantar cake ini?" tanya nenek itu dengan senyum tipis diwajahnya sambil mengambil sebuah kotak yang berisi cake diatas meja


"iya, saya yang mengantarnya nyonya ,mama saya yang menyuruh saya untuk mengantarkannya"jawab Chelsea dengan senyum manis di wajahnya


'' jangan memanggilku nyonya!! panggil saja Oma Sisil, kau anak dari nyonya Olivia??"ucap Oma sisil


"baiklah Oma , iya saya anak dari nyonya Olivia," ujar Chelsea yang masih memberikan senyum diwajahnya


"wah,kamu sangat cantik aku tidak menyangka selera cucuku sangat bagus" Oma semakin mendekat memperhatikan Chelsea secara seksama


Chelsea mengerutkan dahinya mendengar perkataan Oma sisil


"maaf, maksud perkataan Oma barusan apa?? aku tidak mengerti sama sekali" tanya Chelsea yang penasaran


"dimaafkan, kau tidak punya kelainan dipendengaran bukan?? Oma sangat tidak suka untuk mengulang perkataan ,kau tau Oma terlalu lelah untuk berbicara panjang lebar." imbuhnya


"dia bilang dia lelah berbicara panjang lebar tapi barusan dia banyak berbicara, aneh sekali Oma ini" gumam Chelsea


Chelsea hanya diam ,dia bingung harus menjawab apa,jadi dia berpikir berdiam saja itu lebih baik..


"nanti kau akan bertemu dengan cucuku"


tiba-tiba datang seseorang yang membuat Chelsea terkejut....


kamu......


jangan lupa like AND VOTE YA...


ini visual Chelsea ya...