HOPEFUL

HOPEFUL
7.Tetangga Toxic



Setiap hari hampir tidak ada ketenangan di rumah karena tetanggaku samping kanan dan kiri selalu saja berkaraokean.Seperti kibotan setiap hari siapa yang gak stress ham MGM l kliennya ipir setiap hari gak pernah diam.Dulu tetanggaku tidak pernah berani seribut itu.Walaupun dia punya warung kopi,dulu tidak pernah seperti itu.


Semenjak toko elektronik meluncurkan produk baru yaitu alat karaokean dirumah.Sangking boomingnya alat tersebut banyak dijual di beberapa toko elektronik,di toko mereka bagian depannya penuh dengan alat tersebut karena itu yang memang di tonjolkan. Hampir semua tetanggaku memiliki alat karaokean tersebut.


‌Tapi tetanggaku setiap hari karaokean dirumahnya,itu sangat mengganggu bukan hanya pagi siang sore saja tapi malam hari sampai jam dua belas malam.Apakah masih wajar.....?


Jika karaokenya hanya pagi sampai sore mungkin tidak jadi masalah,tapi jika sampai tengah malam itu sudah keterlaluan.Kalau kibotan yang sampai malam itu karena memang mereka ada pesta pernikahan itu dimaklumi.Ini hanya karaokean rumah itu tidak bisa dimaklumi.


Apalagi menggangu istirahat malam seseorang.Yang paling sering berkaraokean yaitu samping kiri yang memiliki warung kopi tersebut.Sejak mereka seperti itu tetangga samping kanan juga tidak mau kalah dengan tetangga ku yang di samping kiri.


Terkadang mereka bersamaan saat berkaraokean sumpah kami yang ditengah mendengarkan suara mereka yang seperti kaset rusak itu benar-benar ingin sekali matiin benda tersebut agar berhenti.


Kami yang dengarkannya di tengah-tengah mereka saling beradu.Ntah mana yang mau didengarkan.


"Aku kalau bisa kupasang rumahku penyadap suara,supaya suara dari luar gak kedengaran ke dalam".


Kalau aku sendiri yang punya banyak uang itulah yang bakal ku buat hahaha...


Sekarang ntah mungkin mereka janjian,saat tetangga saya yang samping kiri menghidupkan karaokean di pagi hari.Tetangga yang sampai kanan baru menghidupkan karaokenya di siang sampai sore.Barulah tetangga yang samping kiri lanjut dari sore sampai tengah malam.


Kalau suara mereka bagus tidak cempreng mungkin yang mendengarkan juga selera dengarnya.Memang sah-sah saja mereka bernyanyi tapi harusnya lihat waktu tidak seperti orang kibotan yang seperti di pesta nikahan.Itu bikin orang pusing,sumpaaah....!!


Padahal zaman sekarang sudah modern tapi pemikiran seseorang masih kolot.Lagu yang diputar juga bukan lagu-lagu yang enak.


Andai saja yang diputar lagi anime Jepang juga banyak yang enak sih,atau lagi barat sama Korea.Gak pun dari lagu yang tadi baru disebutkan,lagu Indonesia juga banyak yang pop mau dangdut yang enak pastinya.Mungkin enak juga untuk si pendengar.Ini malah lagu-lagu kuno yang gak enak pula.


Kalau udah mereka dengar ada yang masang karaokean yang lebih dulu dari mereka.Mereka pun pantang gak ngetop.Langsung karaokean juga malah suaranya makin di kerasin.


Jadi yang karaokean yang tadi pun selesai lanjutlah mereka.


Okelah gak semua orang satu frekuensi tapi setidaknya yang enak didengar dan sudah familiar di dengar orang gak bakal jadi masalah.Tapi tetap aja salah karena lupa waktu merekanya.


Pas beli sesuatulah di kedai barulah bercerita tetangga lain yang mendengarkannya protes dengan perbuatan si tetangga yang suka bising tidak pandang waktu tersebut.


Apa mereka gak malu jadi bahan pembicaraan yang tidak baik seperti itu.Mending yang diceritain itu yang bagusnya dari dia,ini yang buruknya.


Apalagi yang nyanyi lupa waktu tidak memikirkan orang di rumahnya ada mau beribadah jadi tidak fokus dengan apa yang dibacanya saat beribadah.Tidak jarang saat azan mereka tidak menghiraukan tersebut padahal mereka juga sama seperti kami seorang muslim.


Yang dimana suara karaokenya hampir imbang dengan suara azan.Pada saat azan aku dan mama mengira bakal di pelanin suaranya ternyata tidak.Disitu terkadang membuat kami risih dan kesal.


Seperti orang norak yang gak pernah karaokean.


Alat tersebut sebenarnya tidak salah jika booming sekarang tergantung orang yang memilikinya bijak dalam menggunakan alat tersebut.


Benar gak......!!!


Aku karaokean aja di luar sama teman pada tempatnya seperti tempat karaokean *nul V*zta.Walaupun mahal tapi setidaknya tidak menggangu tetangga lainnya.


Bukan karena tidak mampu membeli alat tersebut tapi tidak terlalu butuh.Makanya aku dan mama gak mau membeli alat tersebut walaupun aku suka nyanyi.


Aku dan mama berpikir apa lagi tren warung kopi di jadikan tempat karaokean prostitusi.Karena mereka juga menyewa seorang penyanyi untuk disewa dan bernyanyi di situ.Ntahlah banyak pertanyaan kami berdua lihat tetangga samping kiri kami.


Aku sempat sama mama ngecek warung kopi di sejalan dari satu desa ada yang beberapa yang memiliki warung kopi ternyata mereka tidak mau menggunakan alat karaokean untuk memancing pelanggan datang walaupun mereka punya alat tersebut.


Kami berdua bertanya langsung yang kebetulan warung tersebut teman mama wirid.Pas kami tanya jawaban dari pemilik warung tersebut.


"Gak lah malas pakai alat karaokean tersebut nanti malah ganggu orang lain.Walaupun suaranya bisa dikecilin.Nanti yang ada pun orang berpikiran yang gak bagus tentang saya kalau seperti itu",kata pemilik warung tersebut.


Jadi aku dan mama berpikir berarti tetangga kita yang gak ada otak atau gimana....?


Sementara pemilik warung kopi lainnya pun tidak ada yang menggunakan alat tersebut.Mungkin ada tapi di daerah lain.


Didaerah dilingkungan kami jarang akrab sekedar mengenal tetangga saja sudah cukup tapi gak ada yang pernah komplain.Kalai ada yang seperti tetangga kami ya udah pada diam walaupun menggangu gak ada yang berani ngomong.Apalagi ngadu sama kepala desanya.Sementara kepala desa kami saja gak becus dalam mengurus lingkungan apalagi masalah yang seperti itu mana mungkin teropenin dia.Hahahaha.....


Sepertinya kami yang memang gak beruntung bertetangga dengan orang seperti itu.Awak memikirkan perasaan tetangga,tetangga yang demikian.


"Apakah orang zaman sekarang tidak memiliki hati atau perasaan lagi yah...?"


Mungkin sudah hilang etika dan perilaku baik di beberapa orang.


Mau dikasih pendapat kalau bisa jangan gitu belum tentu si tetangga tadi menerima pendapat awak kalau gak terima ujung-ujungnya dukun bertindak... hahahaha


Sakit hati dia gara-gara pendapat awak gak cocok sama dia.


Kadangkan ngapain pikirin kata orang ungkapkan aja lebih bagus jadi orang tersebut ngerti.Gak semua orang bisa nerima pendapat orang lain kalau bebal gimana ngehadapinnya...?


Gak senang dia sama awak pakai jalur lain pula jadinya gara-gara awak yang berpendapat gak sesuai sama dia.


Perang dingin juga jadinya hahahaha


Gak dicakapinlah,gak ditegurlah,diceritainlah banyak nanti jadinya kesalahpahaman.


Jadi harusnya saling ngerti bukan jadi malah mau ngajak ribut aja bawaannya.


Mungkin di kira mereka kami bakal iri dengan apa yang dilakukannya.Sama sekali gak iri.....!


Bahkan kalau bisa jangan sampai keluargaku seperti itu.


Padahal kami gak bakal ikut-ikutan seperti itu,makanya mereka makin gondok sendiri kali ya.


Tetangga Aya juga aneh gak yang toxic yang gila pun ada.


Itulah para tetangga toxic didaerah Aya tinggal.Yang harusnya lingkungan damai tentram jadi neraka bagi Aya dan keluarganya.


Tidak ada ketenangan dari sekitar.


Semakin hari Aya melewati hari semakin berat bukan hanya orang rumah yang nyebelin tetangganya juga sama nyebelinnya.