
Karena dulu Aya pernah bekerja jadi dia mulai merasa harus mencari pasangan.Dia pun berpikir untuk menggunakan aplikasi pencari jodoh.
Aku yang dulu pernah bekerja sebagai SPG toko biasa.Pekerjaan tersebut tidak memakai shift,melainkan Full time(satu harian).Itu membuat aku merasa tidak bisa mencari pasangan karena kerjanya dari pagi pulang malam.
Mana ada waktu mencari pasangan.Timbul rasa bosan karena terus menyendiri bertahun-tahun.Aku memutuskan mencari pasangan melalui aplikasi pencari jodoh karena tidak ada waktu untuk berkenalan disebabkan sibuk bekerja.
Off di kerjaan hanya dikasih dua kali dalam sebulan.Pikirlah....!! Bos di tempatku bekerja tidak begitu pengertian dan kami yang bekerja seperti "Romusha" (kerja paksa).
Begitu setiap hari yang dilalui
pergi kerja -> pulang kerja
-> tidur di rumah hanya sebentar
-> Lanjut bangun tidur -> pergi kerja lagi -> pulang kerja lagi.Seterusnya seperti itu hingga bosan.
Aku yang terbiasa dengan tidur siang,mengharuskan aku tetap terjaga sepanjang hari selama bekerja.Di tempat lain orang bekerja dari pagi hingga sore dan dari siang ke malam.Bahkan mereka masih bisa melihat "Sunset"(matahari terbenam).Alangkah baiknya aku memilih pekerjaan seperti itu yang ada shiftnya tapi pekerjaan yang full time ini pula yang menerimaku bekerja,jadi tidak ada pilihan lagi selain menerima pekerjaan itu.
Setelah bekerja selama setahun ada dorongan untuk memiliki pasangan.Setidaknya ada yang mengkhawatirkan dan menjaga.
Lalu setelah dua hari menggunakan aplikasi jodoh akhirnya sudah ada yang merespon untuk mengajak ketemuan.
Aku memberanikan diri untuk berkenalan secara langsung,tapi masalahnya aku hanya bisa jumpa kenalanku pada saat pulang kerja di malam hari.Jika siang dan sore hari,aku tidak bisa karena bekerja jadi pilihan waktu pulang kerjalah yang menjadi pilihanku agar tidak mengganggu saat bekerja.
Saat menggunakan aplikasi tersebut pun Aya terus waspada dengan laki-laki yang dia pilih.Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Jari Aya begitu lincah,dia pun terus swipe-swipe cowok yang tidak ia suka.Jika sudah menemukan cowok yang dia suka langsung Aya periksa biodatanya.Apakah dia cowok yang baik atau tidak.
Saat aku mulai tertarik dengan cowok tersebut aku hanya tinggal menunggu sapaan darinya lebih dulu.Karena aku tidak suka menyapa cowok duluan,aku lumayan gengsi untuk mengejar cowok lebih dulu walaupun cowok tersebut yang aku suka.
Saat target mulai mengechat,Aya langsung senyum sumringah.Karena targetnya merespon.
Aku pun dengan cepat menjawab setiap pertanyaan,walaupun aku tidak pernah menyapa cowok duluan bukan berarti aku sombong hanya saja aku sedikit cuek dan ketus hahahaha...
Aku disebut para kenalanku si "Dingin",wkwkwk.
Karena aku bukan bangsa cewek yang gatal hahahaha
Karena kurang gatal dan kurang merayu,banyak cowok yang tidak suka dengan sikapku.Tapi tidak jarang dari mereka ada yang penasaran dan tertarik denganku karena misterius tidak mudah ditembak kata mereka.
Setelah mereka mengajak untuk bertemu sengaja aku dari saat pergi kerja yang biasa naik sepeda motor sendiri,aku beralih ke angkutan umum supaya di antar pulang ke rumah malamnya hahahaha....!!
Padahal Aya sudah begitu cermat memilih cowok yang akan dijumpainya,tapi setelah bertemu ada saja cowok yang aneh.
Dari penampilan oke,
Saat chat juga sopan,
Taunya saat jumpa ada aja yang ngajak ke hotellah,ke penatapanlah,ke kos-kosannya lah,yang gak nyambunglah dan ada lagi yang ngajak ke rumahnya biar langsung dikenalin sebagai menantu hahahaha......
Apalagi kalau bahas tentang ***.
Sumpah bikin ilfeel seketika,jadi malas mau ngelanjutinnya.
"Kaulah ya.... kenapa kayak piala bergilir setiap hari ganti aja cowok yang nganterin kau,gak ada mama tengok cowok itu nganterin kau sampai dua atau tiga hari berturut-turut....!!
Kenapa.....?" Ucap mama yang begitu heran lihat aku.
"Hahahaha..... Cemanalah mau nganterin berturut-turut.Laki-lakinya pun aneh semua tingkah lakunya !!
Gak salahlah Aya kenalan sama beda orang setiap hari,gak ada satu pun yang bagus otaknya mak" Jawab Aya.
Mungkin dalam hati mama,kenapa gak ada yang betah sama anakku hehehehe.
Aku lihat penampilan cowok kalau udah stylenya aneh dari cara dia berpakaian,misalnya nih baju atasannya garis-garis,celana bawahnya kotak-kotak warnanya pun mencolok.Aeih udahlah.....ilfeel seketika.
Kalau dalam berpakaian aja dia gak ngerti sementara awak setiap hari jaga toko baju cowok yang udah tau setelan cowok gimana.Masa jumpaan sama cewek kayak gitu, apalagi rambutnya acak-acakan kayak abis bangun tidur.
Aku aja kalau mau jumpaan sama cowok pasti Kitakan ada usaha,ya contohnya dandan biar cantik sama pakai baju yang terbaiknya kita.
Okelah cowok tersebut sudah memakai pakaian terbaiknya,gaya yang apa adanya.Tapi setidaknya bersih dan merapikan rambutnya walaupun dia gak wangi gak akan jadi masalah.Kalau dapat yang wangi nilai plus lah untuk dia dan ada poin untuk dipertimbangkan,tapi wanginya yang wajar ya bukan kayak minyak nyongnyong pula.Hehehehe
Kalaulah cowok itu cuma pakai kemeja lengan pendek,celananya juga pendek yang warnanya kontras dan hanya pakai sendal doang tapi muka gak kucel yang penting fresh rambutnya juga rapi gak mesti klimis.Walaupun kulitnya gak putih dan dianya gak ganteng sama sekali tapi itu stylenya dia yang terbaik.Gak mesti dia bergaya ala "Oppa Korea" pun Aku pasti suka gak nolak sama sekali,hahahaha.
Sementara cowok tersebut nih ya saat di foto profil aplikasi itu keren banget style berpakaiannya.Koq pas ketemuan langsung beda gitu....!
Ntah mungkin dia nguji tapi ya gak gitu-gitu juga penampilannya.
Mungkin orang bilang
"Eih milih-milih banget sih jadi cewek.Cantik gak juga...?"
Tapi kan kita punya standar tipe cowok yang kita inginkan.Bener gak...?
Beda-beda dong selera orang gak semua sama.
Bahkan cowok aja milih,mereka pingin dapat cewek yang cantik setidaknya kulitnya putih sama bersih.Ya gak....?
Apalagi kalau dapatnya yang seksi bonus lah itu.Cowok juga gak cukup si cewek harus punya hati dan sikap yang baik tapi rupa juga penting bagi mereka.
Minimal gak malu-maluin sama mereka jika dikenalin sama temannya.
Hahahaha......
Mamaku pun selalu protes jika aku bersifat seperti itu.
"Terima apa adanya loh,yang penting hatinya baik".
Kata mamaku.
Lah namanya juga selera pasti gak bisa dipaksain dong.Bukan karena pemilih banget loh...no....!
Aya cuma bisa terdiam saat mamanya berkata begitu padanya.
Berhari-hari,berminggu-minggu dan berbulan-bulan kenalan tanpa henti sama cowok di aplikasi jodoh tersebut.Aku gak menyerah gitu aja malah tambah semangat.
Aku pun berpikiran pasti dapat cowok yang aku mau.Walaupun lama pasti menemukan yang sesuai gitu.
Sebelumnya aku sama tiga teman aku di toko pernah ikut acara ramalan gitu.Pas ada acara Imlek jadi gedung tempat kami bekerja buat acara ramalan di lantai paling atas gedung lantai tujuh.
Untuk bisa diramal harus punya kupon yang didapat dari hasil belanja di supermarket yang berada di gedung dengan minimal belanja yang sudah di tentukan supaya bisa mendapatkan kupon itu.
Aya dan dua temannya pun berbelanja sangat banyak supaya mereka bisa mendapatkan tiga kupon sekaligus.
Karena kami bertiga penasaran dengan ramalan itu.Sebenarnyakan gak boleh percaya sama ramalan kayak gitu tapi entah kenapa kami bertiga dihantui rasa penasaran.
Mereka sudah mendapatkan kupon tapi mereka malu-malu untuk masuk ke tempat ramalan tersebut.Dan akhirnya temennya mau diramal lebih dulu baru setelah itu giliran Aya.
Setelah kami bertiga masuk bersamaan dan temanku duluan yang diramal.Aku jadi semangat pingin tanya-tanya sama wanita peramal itu.Setelah itu giliran aku yang diramal.
"Apa yang ingin diramal dek....?" Ucap peramal.
"Saya mau tanya tentang karir,rezeki,kesehatan dan jodoh pastinya kak yang paling utama" Jawab Aya.
"Oke,untuk karir kamu harus cari pekerjaan lain jangan yang satu harian itu bisa membuat kesehatanmu memburuk jangan terus-terusan bekerja tapi gak menyempatkan diri untuk healing.Kesehatan jarang sering makan mie supaya penyakit lama tidak kambuh lagi.Untuk rezeki lancar tapi boros tentang pengeluaran,diperhatikan lagi apa yang sebenarnya di butuhkan",kata peramal.
"Koq tau ini peramal aku kerja satu harian dan kesehatanku memang lagi buruk padahal aku gak ada cerita.Untuk penyakit lama memang ada bagian ususku agak bermasalah karena terlalu sering makan mie.Jadi dokter sempat melarang aku supaya tidak makan mie untuk jangka waktu yang agak lama.Tapi namanya juga manusia,bandel.Tetap aja dimakan". Dalam hati Aya.
"Kalau untuk percintaan,kamu jomblokan dek...? Dalam waktu dekat bakal ketemu sama pria idamanmu".Ucap peramal.
"Wah tau juga kalau aku jomblo (berkata dalam hati),Oh ya ciri-cirinya boleh tau gambarannya seperti apa ?",Kata Aya sangking penasaran.
"Tinggi,badannya agak berisi,kulitnya sawo matang dan memiliki jiwa penolong" Jawab peramal.
"Wah serius kak,aku belum pernah sih dapat kenalan cowok tinggi.Makasih ya kak udah ngeramal saya" Ucap Aya.
Selesai mereka bertiga pun balik ke toko.Sambil bingung dan mereka berkata,tepat gak ya ramalan kakak itu.Semoga aja !
Setelah seminggu sesudah diramal.Aku mau bertemu dengan kenalan dari aplikasi jodoh lagi kan.Dan akhirnya bertemulah aku dengan sosok cowok yang di ceritakan peramal itu.
Namanya Ricky,ternyata tempat kerja dia gak jauh dari gedung aku bekerja.Dia seorang pekerja dibarber shop.Kepeleset nyampe lo tokonya ke gedung tempat aku bekerja hahahaha.....
Saat chatan dia sopan dan agak cuek,sama kayak aku.Aku berpikir gimana kalau orang cuek ketemu sama orang cuek juga,
"Boooooom...ntah apa yang akan terjadi,apakah kami akan diam-diaman setelah bertemu? Hahahaha"
Pertama saat aku lihat foto profilnya di aplikasi,rambutnya si Ricky itu dicat warna kayak kuah sate yang tumpah ke kepala gitu hahahaha....
Aku sebenarnya kalau lihat Ricky di foto ragu gitu mau ketemuan sama ini anak.Kayak berandalan gitu,jadi aku ada rasa takut nanti gimana diculik pula sama dia hehehehe itu pikiranku.
Sempat aku tolak ajakannya untuk ketemuan tapi aku yang bingung bagaimana aku pulang,saat di tanya ulang sama Ricky yakin gak mau dijemput pulang lagian lokasinya kita dekat....? Hahahaha
Tanpa pikir panjang aku iya kan ajakannya dari pada gak pulang.Angkutan umum gak bakal ada lagi kalau udah di angka jam 10 malam pas jalur aku pulang.
Ku beranikan diri.
Saat jam pulang tiba sempat Ricky gak ada kabar,gak ada ngechat lagi.
Aku takutnya dia gak jelas.
Pas di gerbang gedung aku pun mencari dia dan Ricky langsung ngechat,
"Aya udah keluar dari tempat kerjaan,Ricky udah nunggu didepan gerbang ya".
Aku langsung menemukanya dari banyaknya cowok yang sudah menunggu di depan untuk menjemput.Dengan menandai warna rambutnya yang coklat cerah,Ricky pun melihatku dan langsung memanggilku.
"Aya....sini !" Ricky memanggil.
"Ya" Jawab Aya sambil menghampiri.
Ternyata dia gak sejelek yang ku lihat di foto profilnya.Dia terlihat manis.Sesuai dengan yang kuharapkan penampilannya bagus,stylenya kemeja hitam lengan pendek bermotif bunga ala pantai dengan celana pendek warna cream,rambutnya udah pasti distylish dia sendiri dia kan anak barber,dia juga pakai sepatu dan wangi pastinya.Saat Ricky berdiri di sepeda motornya terkejut banget aku lihatnya.Ya ampun tinggi banget....hahahaha
Aku yang pendek ini merasa minder.
Kayak Kakak adik kami kalau berdiri bersamaan.
Pas ngelihat wajahnya aku harus dongak hehehehe.
Karena tinggiku hanya seketiak dia.
Pendekkan....?
Lalu Ricky nyuruh aku naik ke sepeda motornya dan dia bilang kita makan dulu ya soalnya lapar abis pulang kerja.Aku pun memilih tempat makan lesehan yang satu jalur arah pulang ke rumahku.
Saat kami selesai makan dan bergerak untuk pulang.Pas perjalanan pulang aku berpikir ternyata ada benarnya itu peramal.Sesuai seperti ciri-ciri yang wanita itu katakan tentang Ricky.
Setelah sampai rumah pun aku bilang ngeteh aja dulu sebelum balik karena aku juga gak tega sama Ricky udah jauh-jauh dia ngantar aku pulang dingin lagi,posisi rumahku sangat jauh dari tempat kerja.Makanya aku ajak ngeteh....! Dia pun mau.
Saat dia izin pulang entah kenapa sepeda motornya mogok saat perjalanan bagian dalam mesin motornya mungkin lagi bermasalah dan dia terpaksa dorong.Hahahaha
Gak nyangka juga kejadiannya gitu pas dia pulang.Kasian juga dengar dia bilang dorong pas dia sudah sampai dirumahnya.
Besoknya ternyata Ricky itu gak menyerah.Dia bilang pas ngechat aku jemput lagi ya nanti pulang kerja...?
Astaga ini anak gak marah,udah semalam dia dorong sepeda motornya sekarang dia mau jemput dan antar aku pulang lagi.
Saluuuut aku sumpah....!!
Berjuang banget dia untuk dapatin hatiku.Sementara aku gak mudah luluh gitu aja....
Aku yang memang sengaja menguji dia tahan gak dia samaku,sabar gak dia ?
Ada dua bulan aku gantungin perasaannya,Ricky udah sempat bilang suka samaku tapi aku alihkan dan pura-pura gak respon sama ucapannya.Padahal dalam hati udah pingin punya pasangan dan aku juga sebenarnya suka sama dia.
Aku pingin tau selama dua bulan dia mencari kenalan baru lagi atau dia tetap bersamaku.Ternyata gak disangka dia tetap bertahan untuk dapatkan jawaban dariku.
"Aya aku mau tanya lagi nih,sebenarnya dia suka gak sama awak...?" Ucap Ricky.
Sebenarnya Ricky pun takut di tolak perasaannya karena dia udah berjuang.
"Iya suka lo" Jawab Aya sambil senyum-senyum malu mengatakannya.
"Serius nih....!! Kalau gitu mau gak jadi pacar aku....?" Kata Ricky yang penuh dengan kepercayaan diri.
"Ya udah mau.... Sekalian jalani aja hubungan ini dulu ya ky",Jawab Aya dengan perasaan senang.
Aya sambil tersenyum kearah Ricky.
Ricky pun membalas senyuman itu karena dia senang perasaannya di balas oleh Aya.
Aku sulit banget ngambil hati dia....
Ujung-ujungnya luluh juga.
Sampai dua bulan aku berusaha keras untuk ngeyakinin dia loh.Ucap Ricky ke Aya.
Tapi kan gak sia-sia usahamu ky,setimpalkan sekarang....!!
Jawab Aya sambil tersenyum.
Dan hampir setiap hari dia selalu jemput aku pulang karena Ricky nyuruh gak usah naik sepeda motor sendiri lagi.
Ricky saat off suka sekali membawaku ke rumahnya untuk dipertemukan ke mamanya.Dia hanya tinggal bersama mama dan kakak sepupunya.Ayahnya sudah meninggal.Jadi aku hanya perlu meyakinkan mamanya untuk mendapatkan restu hahahaha...
Aku sangat takut bertemu mamanya mungkin karena baru pertama kali pacaran dan dibawa bertemu ke orang tua laki-laki jadi terasa gugup.Aku hanya takut mamanya tidak menyukaiku.Yang padahal mamanya Ricky sangat baik padaku.Mamanya selalu menyuruhku datang ke rumah mereka.Aku saja belum terbiasa untuk bercerita ke mamanya.Padahal aku sudah di lampu hijau oleh mamanya,aku saja yang belum berani menghadap emak mertua wkwkwkwk.
Di saat Ricky di pindahkan ke tempat cabang yang jauh dari lokasi kerjaanku.
Itu membuatku berat jadi Ricky selalu bela-belain untuk jemput aku.Padahal dia jauh banget dari tempat kerjaannya ditambah lagi nganterin aku pulang ya ampun gak kebayang gimana lelahnya dia membawa sepeda motor.
Lalu dia bercerita disana ada cewek, samping tokonya yang menggoda dia.Ntah angin apa dia bilang seperti itu mungkin dia ingin melihatku cemburu.
Aku yang mendengarkannya langsung melotot kearahnya.Dia pun terkejut melihat reaksiku.Langsung Ricky mengejekku dan membuatku jadi penasaran dengan cewek yang menggodanya.
Saat kami sama-sama off dari kerjaan.Ricky membawaku
jalan-jalan ke tempat dia dipindahkan.Setelah aku dan dia sampai,aku pun spontan mana cewek yang kamu bilang itu.
"Eih gak ada loh aku cuma bercanda Aya".
"Pasti ada yang kamu sembunyiinkan...?" Kata Aya.
"Serius gak ada Aya" Jawab Ricky.
Hahahaha udahlah dari pada jadi berantem didekat tokonya bekerja malu juga gara-gara itu.Aku sempat melihat dan mencari cewek yang dia sebutkan,tapi aku tidak tau ciri-cirinya.
Saat aku dalam perjalanan pulang aku merenung sejenak,ternyata gini jauhnya jarak tempat kerjanya.Aku sempat bilang ke Ricky mending besok dia gak usah jemput aku dulu,istiharat aja habis pulang kerja.
"Yah kenapa gak boleh,akh aku tau dia mau kenalan ya sama cowok lainkan". Jawab Ricky yang tidak ngerti kode yang disampaikan Aya.
"Bukan gitu maksud awak loh,dia jauh gini tempat kerjanya.Jadi di jarak aja jemput awak pulang kerjanya biar gak keseringan,nanti kecapean dia loh....?" Ucap Aya.
"Aku tetap mau jemput supaya apa kayak gitu coba...?
Yang ada nanti dia malah mau cari kenalan baru lagi !" Kata Ricky.
"Ya ampun ngapain awak kayak gitu lagi ky,menghadapi dia aja pusing awak.Ngapain awak cari yang lain" Jawab Aya.
Aku pengertian loh sama dia,kenapa dia gak ngerti sih?
Padahal awak orangnya peka.
Pernah pada saat itu mungkin Ricky kelelahan atau dia mau pergi mancing bersama temannya.Aku juga kurang tau,dia gak bilang pas pagi saat aku mau pergi kerja supaya naik sepeda motorku.Dia malah ngasih taunya pas aku pulang kerja,sementara dia lagi gak bisa jemput aku tiba-tiba buat aku kebingungan pulangnya gimana.
Karena dia bilang gitu oke iyakan ajalah mungkin dia mau istirahat atau mancing kan.Ku bilang aja lah ya udah gak usah jemput ky.Gara-gara dia bilang gitu aku ya santai aja pas mau pulang kerja gak buru-buru kan gak ada yang jemput.Aku berpikir udahlah pesan ojek online aja dari pada bingung.
Ntah mungkin gara-gara kelamaan aku pulang karena aku pas tugas bersihin tempat kerja pas malam mau pulang.Jadi mama aku nelpon Ricky dikira mama aku pulang sama dia seperti biasakan.
"Ky kalian koq lama kali pulangnya,biasa jam sebelah udah sampai apa jalan-jalan kalian ya?" Kata mama Aya.
"Loh Aya belum pulang buk,hari ini awak gak jemput karena lagi mancing sama temen buk.Jadi gimana buk...?" Jawab Ricky cemas.
"Eih tolong la dulu hubungi dia ky sama tengokkan dia di kerjaannya mana tau dia masih nunggu.Mau naik apa lagi dia jam segini...?" Ucap mama Aya.
"Aduh mending aku jemput aja dulu baru mancing(dalam hatinya).Iya pula ya buk,ya udah Ricky tengokkan dulu nanti awak hubungi ibuk kalau gak ketemu Aya !" Jawab Ricky yang langsung bergerak.
Tumben kali orang ini gak sama pulangnya,apa lagi berantem ya...?
Udahlah biarin aja.
Mama Aya begitu heran.
Akhirnya Ricky mulai nelponin,aku kira udahlah gak usah diangkat palingan dia mau laporan aja nya itu pikirku.Sementara aku memang mau pesan ojek online.Pas bersama tukang ojeknya nelpon pas Rickiy juga nelpon.Begitu di hubunginya aku gak bisa dia pun balap-balap seketika.Jadi ojek online itu ngechat aku dia bilang itu jaraknya kejauhan kalau nganter aku kalau gak separuh jalan mau kak katanya.Lagi pula memang mahal kali ongkosnya dalam hatiku apa setelah separuh jalan pesan lagi aja.
Aku baru ingat biasa biar lebih gampang ambil ojek onlinenya dari arah belakang gedung biar mudah jalan pulangnya.Jadi aku muter ke belakang untuk pesan ojeknya.
Taunya Ricky sampai di depan gedung,dia pun mulai nyariin aku biasa aku duduk dipinggiran pagar pas dilihatnya gak ada aku.Inisiatif dia namanya sama satpam udah tutup ya gedungnya.Satpam pun bilang udah bang.Pas begitu aku udah dapat ojek online udah mau pesan nih karena ongkosnya turun jadi murah dari yang pertama tadi.Begitu mau tekan pesan eih Ricky nelpon lagi.Kesel juga gak bisa-bisa pesan ojeknya.
Aku berpikir angkat aja kali ya...?
Mana tau penting.Ku angkat,
"Aya ya ampun kenapa gak diangkat telpon awak udah berkali-kali,ini dia dimana,udah pulang ?" Kata Ricky khawatir.
"Belum pulang loh ky,ini baru aja mau pesan ojek online,terus dia nelponin Mulu...!!",jawab Aya.
"Aya plis jangan pesan dulu ojeknya,aku udah di depan gerbang kayak biasa" Ucap Ricky.
"Loh koq bisa jemput awak ky,kata dia tadi gak bisa jemput pulang?
Eih ke arah belakanglah dia muter ,capek kali awak jalan balik ke depan" Kata Aya.
"Ya udah bentar aku ke belakang,cancel aja ojeknya kalau udah terlanjur pesan ya" Jawab Ricky.
Tau gitu ngapainlah aku selow kali tadi pulang sampai jam segini perkara pilih-pilih ojek supaya harganya turun.
Menyebalkan kali si Ricky lah !!!
"Koq lama kali dia pulang sampai mama dia nelpon aku bilangin dia belum pulang,kagetlah aku ?" kata Ricky.
"Cemana gak lama,awak pilih ojek biar dapat yang murah.Dianya ntah apa antar awak pulang dulu gitu baru istirahatkan bisa,gak awak tahannya dia mau pulang kalau udah sampai rumah awak,Balik-balikkan dia kan jadinya."Jawab Aya kesal.
Setelah sampai rumah baru lega.Sebenarnya tadi awak pergi mancing makanya gak sempat nganterin dia pulang.
Wih emang dasar la ya,awak kira istirahat juga dia di rumah.Hmhmm sambil geleng kepala.
Setelah sampai rumahku Ricky yang tidak pernah bilang maaf mau itu kesalahan dia gak bakal pernah minta maaf dan gak pernah ngucapin terima kasih.
Aku pun diam aja ingin langsung masuk ke dalam rumah tanganku langsung ditariknya dan dia mencium keningku supaya buat aku gak marah hahahaha.....
Pernah saat pulang kerja aku merasa lucu banget lihatnya,kami dalam perjalanan tiba-tiba hujan turun dengan deras kami pun memutuskan untuk mencari tempat teduh.Lalu Ricky bilang dia gak punya jas hujan.kami sempat basah kuyup.Lalu aku teringat ada kantong plastik di tas aku keluarkan dan dia berkata,
"Ouh awak pakai itu aja ya,di letakkannya kantong plastik ke kepalanya".
"Hahahaha...(sempat nahan ketawa karena plastiknya gak muat dikepalanya),Eih gak sanggup awak lihat dia kayak gitu wkwkwkk".Kata Aya sambil ketawa terbahak-bahak.
"Ya ampun diketawain aku akh,jangan ketawalah sayang jadi malu aku loh" Jawab Rikcy.
Akhirnya hujan reda seketika dan Ricky pun tidak jadi memakai kantong plastik di kepalanya dan melanjutkan perjalanan pulang.
Saat ciuman pertama lagi yang bikin ketawa.
Setelah pulang kerja dan sampai di rumah Ricky memang biasa duduk dulu,istirahat sebentar menghilangkan lelah.
Ntah kenapa saat berbicara dengan Ricky,kami jadi pandang-pandangan lalu di nyium aku spontan agak lama.
Sementara aku lupa kami ciuman di rumah,tiba-tiba terdengar suara langkah kaki ke arah kami ternyata mamaku mau ke depan bawa kucing.
"Ehmmm" kata mama.
Aku spontan melepaskan diri dari Ricky,dia pun terkejut.Hahahaha
Mungkin mamaku pun sempat melihat kami.Ya ampun sumpah malu banget....!!
"Maaf ya sayang,nampak mama ya kita ciuman ?" Ucap Ricky dengan wajah pucat.
"Dia pun ntah apa nyium awak,lama pula tuh? Awak rasa mama nampak.Cemana malu kali lah ky sama mama",Jawab Aya.
"Ya udah pulang awak ya sayang.Nanti makin ntah apa yang dipikirin mama dia kita dua-duan,panik awak mama dia tadi tiba-tiba muncul hahahaha",kata Ricky.
"Hahahaha.....udah hati-hati lah dia di jalan ya.Terciduk kita,wkwkwkw" Ucap Aya.
Selain takut terciduk sama mama,aku taku tiba-tiba abangku lewat.Ntah apa yang mereka lakukan jika kami berdua terciduk oleh abangku.Hahahahha gak kebayang.
Terkadang ada saja yang buat kami gak nyaman dengan keadaan yang tak terduga saat di rumahku,tapi jadi lucu kalau di pikir-pikir kembali.Kami ketawa aja kalau udah ingat kejadian itu.