HOPEFUL

HOPEFUL
21.Kebahagiaan



Akhirnya oppa istirahat di mess-ku karena aku menahannya agar tidak perlu memesan hotel jadi besok tinggal berangkat langsung ke kampung halamanku.


Saat dua minggu di Korea ternyata oppa sempat datangin masjid Korea yang terkenal,bersama keluarganya untuk menyaksikannya masuk Islam.Mendengarnya aku pun bahagia banget,oppa sengaja video call dan menyuruh adiknya untuk menyorot ke arahnya saat dia mengucapkan dua kalimat syahadat di saksikan ustad dan ada sebagian jamaah yang masih di masjid untuk menjadi saksi.Bahwa dia akan masuk ke agama Islam.Dia sendiri yang memiliki niat seperti itu karena aku tidak ada membahas agama saat dia ingin menikahiku. Alhamdulillah......


Bersyukur banget karena itu termasuk mempermudah kami dalam berumah tangga dengan satu agama.Dia pun belajar shalat dan membaca Al-Qur'an.


Karena tempat tidurnya kecil jadi oppa memilih tidur di tempat duduk plastik biasa,bukan sofa.Padahal aku menyuruhnya tidur di tempat tidurku.Dia tampak kelelahan tapi malah menarik badanku juga mendudukkan ku di tempat tidur.Oppa gak apa-apa tidur di kursi aja katanya.


Karena gerah oppa membuka dasi juga kemejanya.


Dia membelakangiku,saat membuka baju ya Allah.....


Ternyata pas aku lihat kemarin di Paris gak salah,badannya kekar mirip seperti badannya park Solomon di dramanya 'revenge of others'. Bagi yang tau aja.....


Kalau gak tau juga gak


apa-apa wkwkwkwk.


Tergiur sumpah melihatnya.


Oppa sengaja atau gak sadar aku juga gak tau... Dia mengganti pakaiannya dengan kaos dengan celana pendek.Aku pun menghadap ke dinding saat dia mau mengganti celana hahahaha


Gak mungkinkan aku lihat juga.


Saat dia sadar mau ganti celana dilihatnya ke arah belakangnya. No


Untung aku udah menghadap dinding supaya gak tidak melihatnya hehehehe


Oppa melihatku tidak memakai selimut.Diselimutinnya aku,padahal aku belum tidur.Langsung membalik arahlah aku.Oppa terkejut melihatku belum tidur hahahaha


Yah oppa kira kamu sudah tidur.Belum oppa.Aku langsung peluk oppa,saat memeluknya aja terasa kekar bagian belakang punggungnya.Aku bertanya apakah oppa sering nge-gym.Seketika oppa terduduk dilantai karenaku peluk.Ternyata benar oppa jawab iya.Pantes pas gendong aku gak ada apa-apanya berat badanku(tersenyum dalam hati).


Supaya aku bisa tidur,oppa mengelus kepalaku dan mencium bibirku agar aku bisa tidur.Hmhmm...So sweet.


Kami pun tidur di tempat


masing-masing.


Kemudian pagi pun datang sudah pukul enam pagi aku terbangun sementara oppa masih tidur nyenyak.Jadi aku berencana beli sarapan dulu sebelum dia bangun.


Keluar aku dari mess tanpa sepengetahuan oppa.


Di depan mess-ku ada jual sarapan gitu karena tempatku kawasan industri yang membuat banyak penjual makanan.Jadi aku membeli dua nasi uduk dengan sate-satean,


kerupuk emping,ada juga cenil dan lupis.Aku beli semua,ada pula aku lihat penjual cendol dawet ya udah langsung beli.Kembalilah aku ke mess.Oppa pun bergerak untuk bangun.


Saatku sajikan semua makanan sebelum kami pergi.Begitu bangun oppa melihat banyak makanan di hadapannya,dia pun kaget.Wah banyak makanan kamu masak jagiya.Gak oppa ini semua beli di depan.Ouh masakannya unik.Dia yang gak pernah mencoba makanan tersebut begitu penasaran.Setelah bersih-bersih kami berhadapan untuk makan sambil duduk di lantai dengan tikar.


Aku pun memberitahukan namanya dan menyulanginya dengan tangan.Dia penuh dengan rasa keheranan tapi tetap menerima suapanku.Aku memberinya sate untuk dicoba.Ternyata dia suka,nasi gurihnya juga.


Setelah itu aku memberikan lupis dan cenil.Dia pun memasukkan makanan itu ke mulutnya.Wah enak....!! Itulah respon pertamanya mencicipi makanan Indonesia.Kemarin dia jajan pun di supermarket kecil bukan di kaki lima karena dia takut asal-asal membeli makanan.


Selesailah kami,sudah beres semua.Aku ingin menyerahkan kunci kepada spv-ku dan pamit pada teman kerjaku yang lain.Mereka pun bilang selesai nikah di kampung halaman untuk buat acara di jakarta juga.Oppa penasaran apa yang mereka katakan,aku pun memberitahukannya.Respon oppa nanti kita buat ya selesai dari kampung kamu katanya.Jadi aku memberitahukan ke teman kerjaku sekaligus spv-ku,kalau aku buat acara di Jakarta apakah mereka mau datang? Mereka semua kompakan jawab iya mau.Lega aku mendengarnya,kami berdua pun segera pamit pergi.


Aku sama oppa baru aja pesan tiket dari aplikasi dan berangkat.Sebenarnya aku malas untuk pulang kerumah karena aku akan merasa sedih dengan mengingat masa laluku disana.Jika pun menikah aku hanya mau menyelenggarakan pernikahan di Korea aja pikirku.Tapi oppa gak mau gitu.Oppa mau pihak keluargaku tau bahwa kami mau menikah.Tapi ya sudahlah.... Tinggal hadapi apa tanggapan keluargaku.


Aku gak pernah cerita sama mamaku karena ingin menjauh, paling uang aja yang seringku kirim.Tapi aku gak pernah kasih kabar.


Kami pun menuju kesana.


Sesampainya kami disana.Mamaku senang karena akhirnya aku bakal menikah juga.Walaupun gak pernah kasih kabar.Baguslah biar kau dibawa sama suamimu kata mamaku.


Nanti kalau disini kau bakal kabur lagi lanjut mamaku.


Dadakan acara nikahanku mamaku pun curiga dan bertanya kau gak hamilkan ya tiba-tiba gini?


Gak loh mak,si oppa mau langsung ngajak aku tinggal di Korea makanya gak banyak waktu ucapku.


Kami mempersiapkan undangan,


memakai jasa WO (wedding organizer),lalu mengurus catering,menjumpai penghulu yang mau menikahkan kami dan masih banyak lagi.


Setelah beres semua,aku pun mencari souvenir.


Kami juga menyewa mobil agar mudah kemana-mana mengurus pernikahan.


Oppa dan aku tinggal nunggu hari bahagia kami aja.Sekitar lima hari kami menyelesaikan semua urusan pernikahan.Dia juga gak lupa mendaftarkan pernikahan kami ke kantor catatan sipil.


memberitahukan saat dia menelponku.Senang tapi campur aduk perasaanku karena belum pernah bertemu dengan mereka.Bertanya-tanya dalam hati apakah orang tuanya menyetujui pernikahan kami? oppa juga gak ada cerita padaku tentang orang tuanya.Jadi rasa penasaran itu selalu menghantuiku.


Satu hari kami gak ketemu karena pingitan,dia pun menjemput orang tuanya di bandara tanpa diriku.


'Ternyata kim jeon gi sudah memberitahukan kepada orang tuanya semenjak dia pulang dari jakarta.Justru jeon gi makin sering datang kerumah orang tuanya untuk membicarakan bahwa di ingin menikah dengan orang indonesia.Orang tuanya ternyata sudah setuju guys !! Karena itu keinginan orang tuanya agar jeon gi bisa cepat menikah.


Jeon gi juga sudah menunjukkan foto Aya dihadapan orang tua maupun adik laki-lakinya.Mereka tidak mempermasalahkan Aya seperti apa yang terpenting kata orang tuanya.Apakah kamu sudah memilih wanita yang tepat dan benar-benar kamu cintai? Ucap mamanya.Kalau dilihat dari foto kalian berdua sangat cocok ucap orang tuanya.Jadi Aya boleh merasa lega dengan hal itu'.


Aku berinisiatif untuk menelpon oppa saat bersama orang tuanya.Mereka semua sudah berada di hotel dan menyapaku dengan ramah karena oppa memperkenalkanku dari video call.Walaupun dari situ akhirnya aku bisa melihat orang tua dan adiknya.


Cuacanya pun bagus karena masih siang aku mengajak mamaku untuk membeli pakaian seragam kami juga untuk keluarganya oppa.Setelah melihat mereka aku bisa menerka ukuran baju mereka bertiga.


Sampailah kami di toko yang menjual baju kebaya dan semacamnya.Kami sebelumnya memang belum ada beli pakaian seragam jadi hari ini terakhir mengurus itu.Ternyata toko tersebut menjual baju seragam untu pesta,jadi aku gak perlu lagi mencari toko lain.Aku membeli pakaian kebaya modern untuk aku,mamaku dan mamanya jeon gi oppa.Lalu baju untuk lima para lelakinya aku beli yang bahannya licin nuansa semi batik.Kalau baju untuk pagi hari aku mau mereka memakai warna biru muda jadi kebaya kami pun warnanya biru muda untuk yang laki-lakinya ke biru dongker.Sedangkan untuk malam aku memilih warna kream dan yang lebih sederhana.Tidak lupa membeli pakaian yang bahannya yang katun dan motifnya bagus untuk mamaku dan mamanya oppa ini dipakai untuk menyambut tamu di malam hari.Kalau aku sebenarnya untuk pakaian semua udah beres di sini aku hanya pelengkap biar bisa samaan juga dengan mereka.


Begitu selesai kami pun pulang dan aku gak boleh keluar lagi.


Keesokan harinya pun tanggal dua februari tahun 2022 tiba dimana hari bahagia yang kami tunggu-tunggu.Oppa pun datang bersama keluarganya untuk di rias.Untuk pas akad nikah kami berdua serba putih,oppa juga memakai jas berwarna putih yang dibawanya dari Korea.Aku menyuruh oppa untuk menghafal ucapan saat ijab kabul dalam bahasa indonesia selama dua hari untungnya dia mudah mengingat dan cepat belajar juga.Aku yang mengajarkannya,untuk


kata-katanya penghulu yang memberikan contohnya.Syukurnya pas ijab kabul oppa lancar.Selesai itu baru kami dibawa ke pelaminan dengan busana adat Melayu,ada juga kami buat acara tradisi Melayu yang harus ada nasi hadap-hadapan.Ini seru banget....!!Baru pakaian kedua adat Jawa.Baru oppa pas datang ada bawa baju hanbok untuk kami gunakan pas sore hari.Setelah itu baru menggunakan gaun modern sampai malam.


Pesta di kampung halamanku itu sampai malam.Sebab di malam hari justru tamu undangannya lebih banyak.


Tidak lupa aku memperkenalkan masakan Indonesia ke oppa dan keluarganya.Mereka antusias memakan rendang dan sangat suka hehehehe.


Semakin malam kami jadi makin lelah.Acaranya pun selesai,kami pun beristirahat kebetulan sudah jam sebelas malam.Keluarga oppa semua tidur di rumah mamaku.


Selama tiga tahun yang lalu aku sempat nyuruh mamaku untuk merenovasi rumah karena aku selalu mengirim uang.Untuk memperpanjang rumah kami ke belakang dan menambah satu lantai ke atas tapi hanya separuh,tidak full lantai duanya karena bagian depannya dibuat rooftop gitu untuk tempat bersantai.


Kalau kamar tidur ada lima,empat dibawah satu di lantai atas.Sedangkan kamar mandi hanya dua.Jadi saat pesta dua kamar di pakai untuk satu,kamar pengantin dan kamar yang ke dua untuk tempat istirahat keluarga oppa.


Ouh ya dari awal aku gak sebutin tempat tinggal alias kampung halamanku itu ada di Medan.


Kemudian besoknya aku ada janji selesai pesta membawa oppa sama keluarganya serta keluargaku bersama saudara dekatku untuk berkeliling kota Medan sambil mencoba kulinernya sebelum ke Danau Toba,Parapat dan Berastagi karena ini ikonnya medan.Jadi aku kasih tau ke mereka apa yang terkenal dimedan.Begitu datang ke Danau Toba mereka merasa takjub melihat danau yang begitu besar dan indah ucap keluarga oppa.


Kami puas-puasinlah seharian.Sebab besoknya aku dibawa ke Korea untuk menyelenggarakan pesta pernikahan juga disana.


Sebelum ke Korea aku sempat buatin paspor untuk keluargaku agar bisa datang ke korea pas nikahan disana.


Setelah kami selesai kami pun berangkat ke Korea.Keluargaku belum sempat ikut.Jadi hanya kami keluarga oppa yang pergi.


Sampai di sana barulah aku mulai mempersiapkan pernikahan kedua.Bahkan kami belum sempat malam pertama hahahaha


Udah lanjut lagi.


Kalau yang di Korea lebih simple pestanya,itu pun sudah dipersiapkan oppa lebih dulu jadi tinggal fitting baju aja.


Tempat lokasi pesta,catering dan dekorasi udah di urus oppa.Tinggal cari souvenir dan fitting baju.


Setelah dua hari mempersiapkan pestanya hari yang ditunggu tiba.Keluargaku juga datang ke korea.Pernikahan di tempat kedua ini justru lebih mewah dan elegan.Acara utama pakai baju hanbok baru setelah itu pakai gaun.


Saudara oppa juga banyak sekali yang datang dan teman kerjanya.


Kalau di Korea nikahnya pas hari ulang tahunku di tanggal tujuh februari.Hadiag paling indah tahun ini ya itu pernikahan yang ku


idam-idamkan.Tercapailah doa aku selama ini,aku sangat berterima kasih pada Tuhan.


Dua hari keluargaku di Korea setelah membawa mereka keliling besok baru mengantar mamaku untuk pulang ke Medan.Mereka senang aku pun senang.Selesai semuanya barulah kami merencakan bulan madu ke Maldives.Hadiah pernikahan dari orang tua oppa kami di kasih tiket bulan madu ke Swiss.Kami pun senang banget.


Kami pun menggunakan waktu sebaik mungkin dengan mengunjungi beberapa negara dikarenakan oppa cuti kerjanya sebulan.


Akhinya momen mesra dan penuh cinta itu timbul saat kami berada di Maldives karena baru itu kami bisa melakukan kewajiban kami sudah hampir dua minggu menunggu waktu yang tepat.


Setelah menikah barulah kami sempat pacaran.Karena kami mengenal juga sangat singkat,hanya sebulan.Itu pun pacaran sempat LDR juga.Jadi baru sekarang bisa menikmati waktu bersama saat aku tinggal di Korea ikut oppa.


Dia juga memenuhi janjinya yang setelah menikah,aku bisa bekerja di Korea dengan membuatku usaha hehehehe.Itu hadiah darinya.Memang ingin sekali aku punya usaha sendiri dan akhirnya juga tercapai.Gak henti-henti aku bersyukur dan membantu orang yang membutuhkan.Dikarenakan nasibku sudah berubah.


Jika kita sabar selama terus berdoa dan berusaha ternyata Tuhan memberikan jalan dari mana pun.


'Harapanku ternyata berubah,dari bencana atau yang aku sebut kutukan bisajadi bahagia juga'.


Penantianku selama ini membuahkan hasil.Apalagi di beri suami yang sangat luar biasa.


Semoga kalian juga bisa menemukan kebahagiaan,walaupun lama baru terwujud tapi tetaplah sabar dalam menghadapi doa-doa yang belum tercapai.