
Xiao yao dan Fang yin menuju ke kerajaan pelangi dengan berjalan kaki. Dan karena berjalan kaki mereka membutuhkan waktu paling singkat selama 14 hari lamanya.
#13 hari kemudian
#5km dari kerajaan pelangi.
"Hei, yao'er kapan kita akan sampai?" tanya Fang yin malas
Xiao yao hanya diam tak berkutik sambil terus berjalan tanpa menghiraukan Fang yin yang sedari tadi menanyakan kapan mereka sampai di kerajan pelangi.
"Hei Be*o! Kapan kita sampai?! Kau ini, sebenarnya telingamu itu kau gunakan untuk apa sih? Untuk pajangan? Pantas saja sedari tadi kau tidak mendengarkan ku, lagi pula telingamu itu hanya kau gunakan untuk pajangan semata" ucap Fang yin marah sambil menyindir Xiao yao.
Xiao yao berhenti karena ucapan Fang yin. Dia merasa kesal karena ucapannya, tapi kekesalan itu di kubur dalam dalam dan membalas ucapan Fang yin.
"Huhh…kau ini cerewet sekali. Kau sudah menanyakan pertanyaan yang sama sebanyak 5.639 kali. Walaupun aku menjawabnya maka kau akan terus menerus menanyakan hal yang sama padaku. Jadi menurutmu siapa yang salah, dan juga kau pasti tahu alasan mengapa aku tak menjawab pertanyaan mu" Xiao yao menghela nafas.
"Cih!, apa kau bilang? 5.639? Kau gila ya? Kau itu seorang dokter atau kalkulator? Yang begitu saja kau hitung, sungguh merepotkan!"
Decih Fang yin
Lalu Xiao yao mengangkat tangannya ke depan dan mengacungkan jari telunjuk nya ke arah depan mengikuti arah tangan nya.
"Kerajaan pelangi sudah ada di depan kita. jadi, apa kau puas?" tanya Xiao yao sambil tetap menatap lurus ke arah depan. Dan Fang yin mengikuti ke arah tangan nya menunjuk.
Namun Fang yin malah kebingungan karena saat ini yang dia lihat hanyalah sebuah jalan tanah dengan sedikit rumput.
Fang yin menyirit kan dahi dan bertanya pada Xiao yao "kau bercanda? Tak ada tanda tanda kerajaan di sana bahkan sejauh mata memandang, yang ada hanyalah sebuah jalan tanah dengan sedikit rumput. Jadi apakah kau yakin kerajaan pelangi ada di sini?" tanya Fang yin ragu
Xiao yao bingung dengan pertanyaan Fang yin. Karena jelas jelas ada sebuah kerajaan di sana namun kenapa Fang yin bertanya demikian? Bagaimana mungkin jika kerajaan sebesar itu ( walaupun kerajaan pelangi itu kerajaan paling kecil di daratan elemen) tak terlihat? Mungkin hanya orang bodoh yang akan berpura pura tak melihat kerajaan sebesar itu?
"Kau ini bicara apa? Bukankah kau menanyakan kerajaan pelangi dan sekarang kerajaan pelangi sudah ada di depan mata tapi kenapa kau berpura pura tak melihatnya?" tanya Xiao yao bingung dengan keadaan yang sedang dia hadapi saat ini.
Tapi yang terjadi malah Fang yin semakin bingung dan tak mengerti situasi. Sudah jelas apa yang dia lihat kali ini berbeda dengan apa yang di katakan oleh Xiao yao.
Xiao yao terdiam sejenak berusaha mencerna kejadian aneh ini.
"Apa kau yakin tak melihat kerajaan sebesar itu?" tanya Xiao yao dan di balas dengan anggukan Fang yin
Tiba tiba Dewa petir yang selama ini menghilang, muncul di pertengahan mereka berdua yang sedang saling menatap bingung satu sama lain.
"Percuma saja itu tak akan ada hasilnya walaupun kau menggunakan 1001 bahasa untuk menjelaskan nya pun percuma karena saat ini apa yang dia lihat berbeda 180° dari yang kau lihat" ucap Dewa petir yang tiba tiba muncul bak hantu gentayangan (padahal emang hantu:b)
"Ya ampun!!" ucap Fang yin dan Xiao yao terkejut
Setelah beberapa saat (tak lebih dari 5detik) Xiao yao bertanya pada Dewa petir tentang kejadian yang menimpanya dan Fang yin.
Dewa petir mengatakan bahwa tidak sembarang orang bisa melihat kerajaan pelangi. Hanya warga kerajaan dan semua penghuni istana kerajaan lah yang bisa melihat kerajaan tersebut kecuali jika orang itu memiliki kekuatan khusus atau tamu yang di undang secara langsung oleh pihak kerajaan yang bisa melihat kerajaan pelangi tersebut.
Setelah Dewa petir menjelaskan apa yang terjadi, dia meminta Fang yin memejamkan matanya dan setelah itu Dewa petir menutup mata Fang yin yang sudah tertutup menggunakan tangannya.
Entah cara apa yang Dewa petir lakukan intinya sekarang Fang yin melihat sebuah kerajaan yang besar berada di depan matanya.
(anggaplah di sana ada pelangi karena yang jelah gambar di atas hanyalah pemanis yang di buat:) )
Dia takjub melihat keindahan kerajaan pelangi. Ternyata kerajaan pelangi itu adalah kerajaan dengan banyak pelangi yang menghiasi kerajaan itu dan tidak bisa di pungkiri bahwa bangunan kuno nan klasik itu menambah keindahan tersendiri sekaligus sebagai ciri khas kerajaan pelangi.
--------------< >-------------
*jangan lupa Like, komen, Vote and Love supaya author semangat bikin ceritanya ^^
❤✳❤