GODS AND DEMON

GODS AND DEMON
Chapter 2



Setelah mereka menggunakan teknik teleportasi seharusnya mereka berada di permukaan bumi namun yang terjadi malah sebaliknnya, dia malah berada di udara dan lebih bodohnya lagi Fangyin tak menguasai teknik terbang di udara.


Sontak kejadian tersebut membuat Fang yin terkejut bukan main karena ini baru pertama kalinya sebagai seorang Dewa dia terjatuh dari langit.


"Eh, kok disini?" tanya Fangyin yang pada saat itu baru sampai di udara dan setelah itu dia terjatuh tanpa persiapan apapun.


"Huaaaa, mengapa aku harus bernasib sesial ini, padahal aku tak melakukan kesalahan?!" ucap Fangyin ketakutan.


"Momy tolong aku, apakah aku akan mati sia sia karena terjatuh dari ketinggian?!" ucap Fangyin yang tak berhenti mengoceh.


"Oh Momy apakah ini adalah akhir perjalanan seorang Dewi jodoh yang mati karena takut ketinggian dan terjatuh dari langit ini sungguh konyol!!" teriak Fang yin


"Aih jika aku tahu kejadiannya akan seperti ini aku mungkin akan mengikuti kelas terbang di udara, jika bukan karena aku takut ketinggian, sejak awal aku akan belajar caranya terbang!!" ucap Fang yin.


Setelah sekian lama mengapung di udara akhirnya terlihat juga yang namanya daratan.


"Oh momy tolong aku, Aaaaaaa!" teriak Fangyin ketakutan


Lalu tak lama kemudian dia terjatuh ke daratan dan menghantam tanah hingga membuat kawah di sekitar tubuh Fangyin.


Karena teriakan Fangyin yang begitu keras, seorang pria yang kebetulan sedang melewati jalan tersebut kaget bukan main. Setelah dia membalikan tubuhnya dia melihat Fang yin yang sedang terluka parah hingga terjadi pendarahan di kepalanya.


Pria tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah pangeran kerajaan petir, Xiao yao yang saat itu sedang berjalan jalan melewati tempat jatuhnya Fangyin itu.


Sebenarnya Xiao yao didampingi oleh seorang Dewa yang tak lain adalah Dewa petir karena pada saat itu Dewa petir dan Xiao yao terikat oleh takdir dan juga karena Dewa petir saat itu berentuk roh jadi tak ada yang bisa melihatnya atau mersakannya kecuali Xiao yao.


Karena penasaran mereka langsung pergi ke tempat Fangyin terjatuh. Disana mereka melihat Fangyin yang sedang terbaring lemah dan tak sadarkan diri.


Saat Dewa petir melihat ke tempat Fang yin terjatuh dia terkejut bukan main karena dia mengenal sosok wanita yang terjatuh dari langit itu.


Saat Dewa petir masih terkejut Xiao yao mendekati Fang yin dan mengecek nadi dan nafasnya. Untungnya Fangyin masih hidup namun dia hanya tak sadarkan diri karena terkejut.


"Bawa dia dan sembuhkan lukanya, suatu hari dia akan berguna" ucap Dewa petir dengan wajah seriusnya


Tanpa pikir panjang Xiao yao membawa Fang yin pulang ke kerajaan petir dan menyembuhkan luka lukanya.


#Kerajaan petir


Saat Xiao yao sampai di kerajaan petir, para pelayan dan prajurit dikejutkan oleh wanita yang di gendong oleh pangeran Xiao yao.


Mereka terkejut bukan tanpa alasan, namun karena ini baru pertamakalinya dia membawa seorang wanita besamanya ke kerajaan petir.


 


Saat Xiao yao sedang menuju ke kamarnya dengan terburu buru tiba tiba ada seorang pria yang lebih tua darinya karena dia adalah ayahnya.


"Putraku!" seru raja Xiao zhaoli. Lalu Xiao yao menoleh ke arah datangnya suara.


 


"Ya ayah?" tanya Xiao yao


"Dari mana saja kau ini dan siapa wanita yang kau gendong itu?" tanya Xiao zhaoli


 


 


#Dikamar Xiao yao


Xiao yao membaringkan Fangyin di ranjangnya dan memulai mengobatinya dengan teknik akupuntur andalan miliknya.


Setelah beberapa hari berlalu Fang yin mulai sadarkan diri, namun karena dia baru saja terbangun dari tidur panjangnya yaitu sekitar 7 hari lamanya dia masih tidak mengerti dengan kondisinya.


 


"Aku dimana?" tanya Fang yin


"Apa aku sudah mati?"


"Tapi kan aku ini seorang Dewa?"


"Bagaimana ceritanya seorang Dewa bisa mati hanya karena terjatuh dari langit?"


"Jika aku memang benar benar mati, lalu mengapa penampakan surga seperti ini?"


"Bukan kah surga merupakan tempat nomor 1 di seluruh alam semesta?"


"Lalu mengapa tempat ini jelek sekali?"


"Walaupun tempat ini bisa di bandingkan dengan kamar ku tapi......tidak mungkin kan penampakan surga berubah drastis setelah aku tak pergi ke sana selama beberapa hari?"


Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh Fang yin di dalam pikirannya karena saat ini yang berada di pikirannya adalah MATI


Tak lama kemudian seseorang datang dan membuka pintu kamar yang di tempati oleh Fang yin.


Dia terkejut bukan main karena dia masuk tanpa ada peringatan terlebih dahulu, munkin karena dia berfikir bahwa Fang yin belum sadarkan diri orang itu langsung masuk tanpa mengetuk puntu terlebih dahulu.


 


--------------< >----------


holla disini author😝


maaf ya kalau misalnya penulisan atau cerita ini kurang menarik🙇itu karena author masih pemula...


ya anggap aja pemula yah karena ini adalah cerita pertama author (sebenernya sih kagak:v) hhhh


o iya tentang kek mana wajah dari setiap tokoh di novel ini ntar kapan ya...


ntar deh kapan kapan (^_^') awok awok. intinya adalah author minta maaf kalau ada penulisan kata yang kurang tepat atau kata kata yang tidak sopan author minta maaf banget...🙇🙇


sudah ya curhat nya. hehe


jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya. salam manis dari author😘😍❤