GODS AND DEMON

GODS AND DEMON
Chapter 3



Setelah beberapa menit dia terdiam sambil menanyakan hal hal aneh dan tidak masuk akal. Fang yin pun berhenti mengoceh di dalam pikirannya karena ada seseorang yang entah datang dari mana membuka pintu kamar yang di tempati Fang yin.


 


Pintu terbuka dan ada seorang wanita yang datang menghampirinya sambil tersenyum dia berkata "Nona kau sudah sadar?" tanya pelayan itu.


 


Mendengar ucapan orang itu Fang yin tiba tiba saja bertanya hal aneh dan konyol pada pelayan itu.


"Siapa kau, dimana aku, apa aku ada di surga, jika iya mengapa pemandangan surga seperti ini, apa karena ku tinggal beberapa hari jadi surga pun jadi bangkrut?" tanya Fang yin


 


Sontak pertanyaan tersebut membuat pelayan itu terkejut dan heran karena mengapa Fang yin berbicara seperti itu?.


 


"Nona aku adalah pelayan khusus yang diperintahkan oleh pengeran untuk menjagamu sekarang kau berada di kerajaan petir untuk soal surga itu, Nona belum mati Nona hanya sedang berada di salah satu kamar tamu istana." jelas pelayan itu sambil bersujud di depan Fangyin


"Lalu siapa nama mu supaya lebih nyaman untuk mengobrol dengan mu?" tanya Fang yin


"Untuk soal nama, pelayan tak memiliki sepatah katapun nama, hamba hanya dipangil sesuai tugas hamba" ucap pelayan itu sambil terus bersujud


"Aih sungguh, lalu memangnya apa tugas mu?" tanya Fang yin


"Tugas hamba adalah mengurus kebersihan istana" jawab pelayan itu dengan posisi yang tetap sama.


"Oh, kalau begitu bisakah kau bangun? Walaupun aku selalu melihat orang bersujud padaku sama sepertimu tapi itulah alasan mengapa aku tak suka kau terus bersujud padaku" ucap Fang yin


 


Setelah dia mendengar perkataan Fang yin, pelayan itu langsung bangun dari sujudnya itu.


 


"Dengarkan aku mulai sekarang kau ku panggil Lian Zen oke?" tanya Fang yin


"Nama pemberian Nona adalah anugrah bagi hamba" jawab pelayan itu sambil bersujud kembali


"Kan sudah ku bilang jangan bersujud padaku, itu mebuatku muak, kau harus tahu itu lain kali jangan bersujud pada orang lain selain orang orang penting saja" ucap Fang yin seraya mengangkat tubuh pelayan nya itu.


"Tapi bagi ku Nona adalah orang yang paling penting di dalam hidupku" ucap Lian zen


"Hais sudah lah aku tak ingin membicarakan ini lagi" ucap Fang yin


Karena terlalu asik berbincang dengan Lian zen, Fang yin tak menyadari bahwa ada yang memasuki kamarnya itu. Selelah orang yang masuk ke kamar Fang yin berbicara dia baru menyadari bahwa ada orang yang memasuki kamar itu.


"Ahm, sepertinya kau sudah sadar ya?" tanya Xiao yao yang tiba tiba muncul di belakang Lian zen


"Ya ampun!" teriak Fang yin dan Lian zen kompak karena terkejut


"Eh kok kaget?" tanya Xiao yao


"Pria ini sebenarnya IQ nya minus berapa sih, masa gk tau alasan kenapa aku dan Lian zen terkejut?" pikir Fang yin


"Pa...pangeran ma.....maaf atas kelancangan hamba" ucap Lian zen sambil membungkuk hormat.


"Hais, Lian zen kau pergi ke luar dulu ya" ucap Fang yin. Dan tanpa pikir panjang dia meninggalkan mereka berdua di ruangan itu.


Setelah kepergian Lian zen mereka saling bertatap mata tanpa berkedip seolah sedang kontes tahan mata.


"Kenapa kau menatapku?" tanya Xiao yao


"Hais, sudahlah lupakan saja" ucap Xiao yao sambil melangkah ke ranjang yang di tempati Fang yin dan duduk di pinggir ranjang itu.


"Ngomong ngomong apa kau tak mau berterima kasih padaku?" tanya Xiao yao yang mencoba mencairkan suasana


"Iya iya Terima kasih ya pangeran" Jawab Fang yin


"O iya aku ingin bertanya sesuatu pada mu boleh kan?" tanya Xiao yao


"Boleh saja asalkan pertanyaan itu masuk akal dan dapat ku jawab" jawab Fang yin


"Bagaimana kau bisa terluka?" tanya Xiao yao


 


Sontak pertanyaan tersebut membuat Fang yin terkejut karena dia tak tau mau bilang apa.


Jika dia mengatakan yang sebenarnya mungkin Fang yin akan di tertawakan oleh pangeran kerajaan petir itu


Dan jika dia berbohong... Bukankah berbohong itu perbuatan yang tidak baik?


 


Fang yin terdiam beberapa saat lalu dia memutuskan untuk menjawab pertanyaan Xiao yao dengan jawaban seadanya.


"Ehm, itu.....karena aku terjatuh hehe" jawab Fang yin dengan wajah konyol nya


"Tak mungkin jika kau hanya terjatuh namun lukamu sangat serius, katakan saja pada ku" ucap Xiao yao


"Ehm.....bagaimana ya.......begini, jika aku mengatakan kalau aku jatuh dari langit apa kau akan percaya?" tanya Fang yin


Fang yin berbicara seperti itu karena dia yakin kalau orang yang berada di hadapannya ini pasti tak akan percaya. Namun perkataannya membuat Fang yin terkejut.


"Aku percaya, lalu kenapa kau terjatuh dari langit?" tanya Xiao yao penasaran.


"Hanya orang bodoh yang sengaja menjatuhkan dirinya dari langit hanya untuk kesenangan pribadi?" lanjut Xiao yao


 


Saat Fang yin mendengar bahwa hanya orang bodoh yang akan mejatuhkan dirinya dari langit dengan sengaja oleh dirinya sendiri, Fang yin marah


 


"Kau gila otak ku masih normal, alasan mengapa aku terjatuh dari langit karena sihir teleportasi. Entah kenapa sihirnya tak berfungsi jadi aku terjatuh dan juga saat itu aku masih belum bisa menggunakan teknik terbang di udara karena pada saat itu kultvasi ku masih rendah" jelas Fang yin dan kata kata itupun di percaya Xiao yao.


 


Tak lama kemudian Dewa petir muncul dan berkata "Dia berbohong, sebenarnya dia tak bisa terbang bukan karena kultivasinya rendah melainkan karena dia takut ketinggian"


 


Xiao yao yang mendengarnya pun terkejut bukan main karena wanita yang berada di hadapannya saat ini telah berbohong padanya.


--------------< >-----------


holla disini author🙋😝


begini, kalian pasti penasaran kan sama wajah Fang yin? nah ntar akan ku perkenalkan sama klean semua sayang nya author untuk mengenal para tokoh tokoh yang ada di novel GODS AND DEMON ini gengs dan juga mohon besabar~ orang sabar disayang author😄😉😝


kalian jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like, komen, vote, love and rate supaya author makin semangat bikinnya!!!!! salam manis dari author:O 😍😘❤