GODS AND DEMON

GODS AND DEMON
chapter 13



Terlihat Fang yin yang memasuki Paviliun nya dan hal yang pertama kali ia lihat adalah Lian Zhen yang sedang duduk di sudut sambil tertidur lelap.


Secara tak sadar terukir senyuman tipis di bibir Fang yin. Sangat tipis hingga tak ada yang tahu kalau dia tersenyum


Fang yin datang menghampiri Lian Zhen dan menyentuh tangannya dengan lembut.


Beberapa saat setelah mengusap tangan Lian Zhen. Lian zhen terbangun lalu mengerjap ngerjapkan matanya untuk mengumpulkan jiwa nya yang masih setengah sadar itu.


Ketika pengelihatan matanya sudah benar benar kembali dia terkejut setengah mati karena melihat nonanya tersenyum dengan tulus padanya.


"Sudah bangun? Mengapa kau tidur di sini?" tanya Fang yin lembut.


Fang yin berbicara lembut karena supaya pelayannya ini tak terkejut atau salah paham padanya. Ya, walaupun dia agak jijik sendiri dengan suara nya sendiri yang lemah lembut ini.


Ya, kalian pasti tahu kan? Fang yin itu tak pernah berbicara lembut pada siapapun. Bahkan pada kaisar langit pun sikapnya seperti macan kelaparan.


Sangat tidak elegan dan tidak elit.


"No....Nona?" tanya Lian zen terkejut.


"Nona, maafkan hamba yang lancang terhadap yang mulia. Tolong jangan hukum hamba yang mulia" ucap Lian Zen yang tiba tiba gemetar ketakutan seperti kucing yang bertemu anj*ng super galak


"Tak apa apa" Fang yin sempat terkejut karena perlakuan pelayan nya ini


"Be...benarkah nona?" tanya Lian zhen tak percaya


"Ya ya ya. Sekarang lebih baik kau bangun dan ikuti apa yg aku perintahkan oke?" jawab Fang yin


Setelah itu Lian Zen bangun dari sujud nya dan langsung berdiri menatap Fang yin dengan lembut


Dan Fang yin malah pergi ke sebuah meja kecil yg tingginya hanya sekitar 10cm dan lumayan lebar.


Jelas. Itu adalah ruang baca di paviliun mawar tempat Fang yin tinggal


Fang yin duduk di belakang meja itu dan terdapat Lian Zhen yg berada tepat di sampingnya lalu di meja itu pula terdapat banyak sekali tumpukan buku.


Awalnya Lian zhen berfikir bahwa tumpukan buku itu hanyalah tumpukan buku biasa yg berisi tentang kerajaan petir.


Namun dia salah. Nyatanya tumpukan buku itu adalah tumpukan laporan mengenai istana nya. Istana kerajaan cinta


(Itu adalah nama lain dari istana jodoh karena dewa/dewi jodoh juga sering di sebut sebagai dewa/dewi cinta)


#Oke back story#


Fang yin mengambil salah satu buku di hadapan nya. Lalu karena tingkat ke kepoan Lian zhen yg cukup tinggi, dia memberanikan diri untuk bertanya pada nonanya itu.


"Maaf jika Lian zhen lancang terhadap nona. Tapi tumpukan buku itu sebenranya tumpukan buku apa nona? Buku itu juga sepertinya bukan tentang kerajaan petir?" tanya Lian zhen sedikit merendah.


Fang yin menoleh ke arah Lian zhen yg duduk di sebelah nya dan itu membuat Lian zhen ketakutan


"Ma....maafkan Lian zhen nona" ucap Lian zhen gemetar ketakutan


Fang yin tersenyum


"Kau akan mengetahuinya nanti" jawab Fang yin


"Sekaran. Mari kita lihat ada kabar terbaru apa saja yg ada di dalam istana ku tercinta" lanjut Fang yin dengan Senyuman devil nya


Jelas itu di dengar oleh Fang yin karena Fang yin bisa memaca pikiran orang lain walau pun tak sedang menatap wajah lawan bicaranya atau orang yg sedang di gali informasinya


Fang yin membuka lembaran demi lebaran. Menurutnya tak ada yang menarik perhatiannya karena di dalam buku itu hanyalah gosip gosip di kalangan para dewa yang menurutnya tak terlalu penting


Karena merasa tak ada yg menarik, Fang yin mengambil buku lainnya dan membukanya kembali sama seperti yg dia lakukan sebelumnya. Hanya di lihat sekilas dan kembali meletakannya


Fang yin melakukan hal yang sama sampai 5× dan kini buku yang berada di hadapannya ini sudah mulai berkurang, walaupun tak seberapa namun dapat terlihat bahwa tumpukan buku itu telah berkurang setidaknya 8buku dari 20buku yang berada di hadapan Fang yin sekarang.


Saat Fang yin meletakan buku yg ke 9 dan hendak mengambil buku lainnya. Matanya langsung tertuju pada tumpukan buku paling bawah.


Judul dari buku itulah yang membuat Fang yin dan memutuskan untuk melewatkan yang lain dan langsung mengambil buku itu dengan mata yang berbinar


Lian zhen yang melihat tingkah aneh nonanya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya karena tak mengerti dengan tatapan mata berbinarnya pada buku yang dia ambil itu


Judul buku yang di ambil Fang yin memang tak ada yang istimewa namun bagi Fang yin buku itu sangat istimewa


*"'SANG PETIR HITAM"'*


Itulah judul buku yang di pegang Fang yin saat ini. Tanpa sadar Fang yin tersenyum melihat judul buku itu


"Ada apa ya kira kira di dalam buku ini?" tanya Fang yin sambil tersenyum


Melihat nonanya yang tiba tiba tersenyum, membuat Lian zhen bergidik ngeri karena takut akan terjadi sesuatu dengan Junjungannya itu. Namun karena takut Lian zhen hanya membungkam mulutnya


"Apa yang di temukan oleh para pengawal bayangan khusus ku itu ya....aku harap tak akan membuatku kecewa" ucap Fang yin sambil membuka halaman pertama buku itu


Pada halaman pertama buku itu Fang yin terlihat sangat antusias dan fokus karena tak ingin melewatkan satu kata pun dari buku itu. Begitu juga pada halaman lain


Saat sedang serius membaca. Wajah Fang yin tiba tiba menjadi sangat serius, lebih serius dari yang tadi lalu tanpa di duga Fang yin langsung tersenyum bahagia ketika melihat kata yang cukup mencuri perhatiannya


"Tak ku sangka dia bisa menemukan informasi sepenting ini. Memang pantas untuk menjadi pasukan bayangan khusus" ucap Fang yin dengan nada yang sedikit memuji.


Sementara Lian Zhen malah takut dengan perubahan Nona nya itu. Dia takjub sekaligus takut dengan perubahan wajah dan aura yang nonanya pancarkan


Di satu sisi dia kagum karena perubahan wajah nya yang sangat singkat namun di sisi lain dia justru takut karena perubahan nonanya itu. Dia takut akan terjadi sesuatu pada nonanya itu


-------------< >--------------


Apa yang membuat Fang yin tersenyum bahagia?


Informasi macam apa yang membuat si macan kelaparan ini tersenyum?


Dan juga siapa itu *"'SANG PETIR HITAM'"* ?


ayo dong jawab dan beri kan dukungan untuk author karena kadang kadang *"'OTAK CANTIK SEBESAR BIJI JANGUNG'"* milik author itu tidak bekerja


Itu juga yang membuat author tidak up. Ya....bisa di bilang begitu. Salah satu alasan kenapa up nya gak teratur ya itu muehehe


Ya termasuk keadaan kantong juga. Kalau kantong tipis ya mau kek mana lagi. Up juga butuh modal minna.


Tapi aku sih gk pake kuota karena aku maling hospot an:v sungguh misquin ya aku ini :")))


Ya setidaknya berikan lah Like, komen, rate, dan Love nya readers supaya author tidak Cedih karena tidac punya kuota. Inipun peke hospot an orang:")) miris sekale ya aku:)


Oke curhatnya sudah ya😘 author sayang kalian baby👋