
"Meong" 🐈
Mereka yang ada di ruangan itu terkejut karena kedatangan kucing ini. Tiba tiba kucing itu datang menghampiri Fang yin
"Meong" 🐈
"Sepertinya dia bicara padamu Yin" ucap Xiao yao pada Fang yin
Fang yin menoleh ke arah Xiao yao sekejap dan kembali menatap kucing di depannya ini, lalu dia berjongkok di hadapan kucing itu.
"Rasanya aku pernah melihatmu. Tapi di mana ya?" tanya Fang yin pada kucing itu sambil berfikir keras mengingat kucing yang ada di depannya ini.
"Meong" 🐈
Fang yin terkejut dan mulai mengingat siapa kucing yang ada di hadapannya ini.
"Kau Jian Ying! Kenapa kau ada di sini? Seingatku kau sudah…" ucapan Fang yin terpotong karena kucing di hadapannya ini mulai bicara padanya.
"Dasar tak tahu malu! Aku ini masih hidup tahu!" ucap Jian Ying
Semua yang ada di ruangan itu terkejut begitu pula dengan Dewa petir. Karena yang ia tahu Jian Ying tak bisa bicara karena dia adalah spesies yang berbeda dengan spesies yang lainnya.
"Sejak kapan kau bisa bicara!? Mengapa aku tak tahu kalau kau bisa bicara!? Setahuku kau tidak bisa bicara karena kau berbeda, namun sekarang? Apa yang terjadi, apa kakek tua itu yang membantumu membuka segel yang ada di tubuhmu secara paksa?" tanya Fang yin bertubi tubi.
"Berhenti bertanya dan juga berhenti memanggilnya kakek tua! Aku ke sini atas perintah nya. Aku di perintahkan untuk membawamu pulang ke istana, dia bilang ini sudah saatnya dan dia akan membantumu melakukannya karena jika bukan dia yang membantumu melakukannya kau tak akan sanggup karena itu memakan banyak energi mungkin kau akan cepat lelah setelah ini" ucap Jian Ying panjang lebar.
Semua yang ada di sana terkejut tak terkecuali Tapi Kaisar Hong dan Xiao yao malah berfikir aneh aneh.
"Fang yin!" Xiao yao berteriak pada Fang yin.
"Apa?" tanya Fang yin polos
Xiao yao pun marah namun Fang yin tak tahu kenapa dia marah.
Fang yin yang bingung dengan Xiao yao yang tiba tiba marah langsung bangkit dan menggendong Jian Ying.
"Aku tak mengerti apa yang kau katakan. Tapi satu hal yang pasti aku akan pergi, lagi pula aku pergi tak sampai 1hari kok. Ya paling lama 1½hari lah" ucap Fang yin santai
Lalu dia membalikan badannya ke arah Kaisar Hong. "Dan kau, turuti apa yang pemuda ini mau jika tidak maka kau tak akan merasakan terangnya sinar matahari lagi" ancam Fang yin sambil mengeluarkan hawa membunuhnya dan itu mampu membuat Kaisah Hong keringat dingin dan tak berani menatap wajah Fang yin.
"Ba-baik" ucap Kaisar Hong terbata bata.
Fang yin menyeringai penuh kemenangan "Anak baik"ucap Fang yin sebelum akhirnya menghilang dari pandangan semua orang.
"Fang yin! Ck dia berhutang satu penjelasan padaku" decak Xiao yao kesal.
Sentara Kaisar Hong yang sedari tadi diam karena ketakutan mulai bicara dan itupun dengan nada yang ketakutan.
"Ya-yang mulia, ka-katakan saja apa yang kau mau, ha-hamba akan mengabulkannya" ucap Hong dengan gemetar dan sedikit membungkuk pada Xiao yao karena takut.
"Aku hanya ingin Putri Luo yin" ucap Xiao yao dengan penuh tekanan.
"Ta-tapi yang mulia pu-putriku itu sangat manja dan tak berguna ,dan juga belakangan ini selalu keras kepala dan suka membangkang. Apa yang mulia yakin akan membawa Luo Yi?" tanya Hong dengan gemetar ketakutan.
"Yang menginginkan putrimu itu bukan aku melainkan teman ku. Dia sangat membutuhkan Luo Yi dan aku juga ingin memastikan apa dia adalah orang yang kami cari atau bukan, jika dia adalah orang yang kami cari tolong izinkan ku untuk membawanya ke kerajaan petir" ucap Xiao yao dengan nada yang lumayan dingin
Kaisar Hong ketakutan dan membawanya ke sebuah ruang dengan beberapa kursi yang ada di sekitar meja panjang itu. Mungkin ini adalah ruang pertemuan kerajaan pelangi, pikir Xiao yao.
--------------< >-------------
Jangan lupa Like, komen Rate and Love supaya author semangat bikin kelanjutannya😘
✳❤✳