
Xiao yao terkejut saat mendengar jawaban Fang yin. Bagaimana tidak, bagaimana bisa seorang anak membunuh orang tuanya sendiri?
Fang yin yang melihat reaksi Xiao yao pun langsung tersenyum miris karena ini bukan pertama kalinya dia melihat wajah terkejut setelah menceritakan masa lalu kelamnya.
Dewa petir yang sedari tadi terus mengikuti Xiao yao tentunya pasti mendengar semua cerita Fang yin dan dia hanya diam karena tau apa yang dirasakan oleh Fang yin.
Karena sangat penasaran Xiao yao pun menanyakan alasan kenapa dia membunuh orang tuanya sendiri.
"Kenapa, kenapa kau membunuh orang tua mu Fang yin?" tanya Xiao yao penasaran
Karena melihat wajah penasaran Xiao yao, Fang yin pu memutuskan untuk menjawab pertanyaan temannya itu.
Sambil tersenyum tipis Fang yin berkata " karena mereka menyayangiku" ucap Fang yin singkat.
Setelah mendengar jawaban Fang yin, Xiao yao pun diam seolah dia percaya namun kenyataan nya dia masih ragu dengan jawaban yang diberikan Fang yin, tapi karena melihat wajah Fang yin yang seakan tak ingin menceritakan semuanya pun langsung mengurungkan niatnya untuk bertanya lebih lanjut.
Namun Fang yin berbeda. Dia tahu kalau Xiao yao ingin mengetahui lebih lanjut tentang alasan fmdia membunuh ayah dan ibu nya.
"Sebenarnya yang membunuh mereka bukan lah aku namun itu adalah kekuatan sisi lain ku." ucap Fang yin
"Walaupun saat ini aku adalah seorang Dewa tapi saat aku masih kecil aku ini adalah seorang iblis" ucap Fang yin
"Saat itu aku sedang kehilangan kendaliku dan untuk mencegah lebih banyak korban. Kedua orang tua ku menjadikan dirinya sebagai korban untuk menghentikan ku dan menarik kembali kesadaran ku yang pada saat itu hilang entah kemana" ucap Fang yin lagi dan tanpa sadar dia menitikan air matanya.
"Lalu bagaimana kau tau kau membunuh orang tua mu padahal kau sendiri saat itu sedang tak sadarkan diri?" tanya Xiao yao ragu
Setelah mendengar pertanyaan Xiao yao, air mata yang sedari tadi dia tahan dan hanya ada beberapa air mata yang lolos pun tumpah dengan derasnya. Namun walaupun dia menangis dia masih berusaha menjawab pertanyaan Xiao yao
"Karena seseorang yang sangat penting bagi ku memberi tahu tentang kebenarannya" ucap Fang yin
Saat Xiao yao akan melontarkan pertanyaan lain, dia dicegah oleh Dewa petir karena alasan tertentu
"Cukup, berhenti membuka satu persatu luka yang sudah lama dia tutup. Selama ini dia sudah berusaha untuk menutup masa lalu kelam nya namun secara tidak langsung kau membuka semua luka yang ada dihatinya saat ini!" seru Dewa petir menggunakan telepati.
Kerena Xiao yao yang tiba tiba diam Fang yin pun berusaha mencari topik untuk mencair kan suasana.
"Ngomong ngomong kerajaan pelangi itu seperti apa?" tanya Fang yin mencairkan suasana
"Kerajaan pelangi itu... Seperti apa ya...?" ucap Xiao yao yang mencoba menggoda Fang yin untuk menghentikan kesedihannya.
"Berhenti menggodaku!!" ucap Fang yin dengan wajah kesalnya.
Xiao yao yang melihat wajah kesal Fang yin pun tertawa terbahak bahak sementara Dewa petir hilang entah kemana bagai di telan bumi.
Fang yin yang menyadari kehilangan Dewa petir pun bertanya pada Xiao yao
"Kemana Dewa petir pergi?" tanya Fang yin
Xiao yao yang mendengar pertanyaan Fang yin pun langsung menyadari bahwa Dewa petir tak ada di sampingnya lagi
"Tadi ada di sini... Eh kemana perginya Dewa tengik itu?" tanya Xiao yao linglung
Lalu Fang yin dan Xiao yao pun saling bertatap tatapan dan menasang wajah malas nya
"Dasar hantu" ucap mereka kompak.
-------------< >--------------
**mari author tanya lagi untuk yang kedua kalinya.
Sebenarnya Kerajaan pelangi itu seperti apa? Kenapa di beri nama kerajaan pelang? Apakah karena kerajaan nya berwarna warni (bangunan) atau ada alasan lain yang membuat kerajaan itu disebut sebagai kerajaan pelangi?**
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE DAN LOVE YA... SUPAYA AUTHOR SEMANGAT BIKIN KELANJUTAN CERITANYA!!!!!❤✳❤