First Love In The Past

First Love In The Past
BAB 19



 


Di balik sebuah kaca mobil sesosoklaki\-laki memandang langit yang tidak secerah biasanya ... terlihat beberapa awan berubah warna menjadi abu\-abu .... seperti mewakili perasaannya yang juga begitu mendung....saat itu


 


" aku mencintainya .... tapi kenapa aku tidak bisa bilang kalau aku mencintainya " teriak laki-laki itu yang seolah frustasi ....


" bunga kenapa begitu cepatnya kamu berpaling .... apa sebegitu murahannya kamu ...sampai dengan mudah memberikan tubuhmu padanya .... brengsek " gumamnya kesal sambil beberapa kali meninju ninju stir kemudi di depannya ...


2jam yang lalu


Radit yang mengikuti bunga gadis yang di cintai nya .. dia ingin memperbaiki semua setelah beberapa saat bunga pergi dengan menginggalkan kata-kata cintanya .... Radit ingin memberi tahunya kalau Radit juga sangat mencintai gadis itu .... tapi langkahnya berhenti saat melihat bunga yang sengaja mendatangi Liam ... dengan membawa beberapa makanan .... dia pun melihat bunga bertengkar hebat dengan lania....


Lania meninggalkan sekelompok orang yang sangat membuat nya jengkel itu ...dengan wajah memerah yang di penuhi emosi. ...


" kamu pikir kamu siapa bisa memperlakukan bunga seperti itu?" pekik nya menarik kerah baju Lania kedalam ruangan UKS .setelah pertengkaran itu berakir ...


" aku bukan siapa-siapa tapi aku tulus mencintai kamu " timpal lania


"jangan ada kata tulus selama di hati masih ada kata uang ... karna aku tahu mana orang yang takut kehilangan ornag yang dia cinta atau hanya sebatas kelilangan uang "


Radit sebenarnya sangat paham lania hanya senang bersama Radit karna Radit selalu memberikan apa yang dia mau.


" apa maksud ucapan kamu Radit "


" kamu cukup paham dengan apa yang aku ucapkan " Radit lalu berlalu meninggalkan lania dan kembali mengikuti bunga yang sudah ada di parkiran bersama Liam


Radit merasa beberapa benda tajam menghantam dadanya ...rasanya sangat sesak melihat bunga seolah takut kehilangan Liam ....


Radit tidak ingin terlambat lagi lalu kehilangan kesempatan kedua untuk kembali pada bunga .... setelah beberapa langkah bunga terlihat memasuki mobil Liam Radit berlari kembali ke dalam mobilnya ...mmuntuk mengikuti mereka ....


lalu mobil itu berhenti di sebuah danau sepi pengunjung.... tempat yang mungkin sangat romantis buat sepasang kekasih .... Radit berhenti di kejauhan dan turun dari mobilnya ....


tapi begitu hancurnya Radit ... amarah menguasainya saat itu ... kedua tangannya mengepal kencang ....melihat orang di dalamnya berciuman mesra ... Radit memalingkan pandangannya ....bersembunyi di balik pohon besar yang tidak jauh dari mobil yang terparkir itu .


beberapa saat melihat mobil itu sedikit berguncang.... entah kekuatan seperti apa sampai bisa mengguncangkan mobil yang kokoh itu ..dia mendekatkan mobilnya...dan terlihat dua sejoli di dalam sana sedang menindih satu sama lain ...


" brengsek ... an***,,******* dasar ******* " Radit mengepalkan tangannya kencang mengumpat mereka berdua lalu pergi dari tempat itu ....


hari itu hari dimana.... hati itu ....hati yang begitu kokoh mencintai..begitu besar berharap ...runtuh seketika ...rongga dada yang saat ini di penuhi rasa sesak dan sakit yang lauar biasa ... karna merasa sangat di hianati oleh gadis itu ...satu satunya gadis yang di cintai nya dengan segenap perasannya .


tapi dia juga yang dengan tega ..menghancurkan hatinya .... sampai meneteskan air mata yang begitu pilu .. bahkan lengan sobek dan kaki patahpun tidak bisa membuatnya menangis tapi sekarang ...hanya karna luka yang tidak terlihat bisa ...membuatnya lemah....


hanya karna gadis bernama bunga . dia terluka sedalam dan separah ini ....


malam itu.... malam Radit kembali ke rumah utama nya ...rumah yang sudah lama iya tinggalkan karna hiruk pikuk yang begitu menjengahkan baginya .... sebelumnya iya mendapatkan kabar kalau ayahnya terbaring koma karna serangan jantung .... memasuki pintu gerbang otomatis hamparan lapangan luas yang di tengahnya terdapat taman bunga dengan berbagai macam bunga berwarna warni yang sangat indah ...menyambutnya ....


rumah yang tidak banyak berubah ...sederet mobil mewah berjejer di sebuah bagasi luas rumah itu ....rumah dengan bernuansa Eropa dengan lampu yang hias yang besar dan indah bergantung di depannya ...rumah yang sebenarnya lebih tepat di sebut istana ..


radit memarkirkan mobilnya di sambut oleh security dan beberapa tukang kebun yang menyapa nya ramah ...


"tuan muda ..." sapa mereka sopan smbil membungkukkan..tubuh mereka ke arah radit ... Radit membalas dengan tersenyum ramah.... lalu melangkah memasuki rumahnya yang kembali di sambut oleh beberapa maid yang menyambutnya .... membungkukkan tubuh mereka ....


di sebuah ruangan dengan detail yang indah di setiap sisi ... di beberapa sisi.terdapat lukisan indah yang tergantung ...terlihat nenek dan ibunda tercintanya yang sedang duduk dengan raut kegelisahan di wajah mereka karna menunggunya .....


" mamih...eyang apa kabar ?" saut Radit yang dari kejuahan menyapa mereka ....


dengan raut bahagia dan ketenangan mereka menyambut Radit dengan pelukan dan ciuman ... bertubi-tubi dari kedua perempuan yang dia sayangi dan hormati itu


"Radit bukan anak kecil mih "


"kamu kemana aja Radit ..apa kamu lupa masih punya mamih dan eyang di sini ...teganya kamu melupakan kami berdua hik hiknhik " omel indah ibunda radit


"sekarangkan Radit kembali mih ..." saur Radit memeluk ibundanya seraya menenangkan


"papih sekarang gimana mih ? kapan kita ke singapur ?" tanya Radit memandang serius wajah ibundanya itu yang terlihat layu saat mendengar pertanyaan Radit tentang suaminya yang sedang tidak berdaya itu ...


"ya, sudah bahas nya nanti saja ..sekarang kita makan aja tadi eyang sudah menyuruh bibi menyiapkan makanan untuk kamu " ajak sesosok paruh baya itu memotong pembicaraan antara Radit dan menantunya itu ....sambil berjalan memberi isyarat untuk mereka mengikutinya


terlihat meja makan persegi panjang bernuansa klasik ..... dengan ukiran bunga keemasan di setiap sisinya ....dan di atasnya sudah ada banyak menu makanan yang sangat lezat ... di dinding terlihat foto keluarga mereka terpampang di dalam sebuah bingkai ....sejenak Radit memandang sesosok laki-laki berpakaian jas hitam rapih ...yang terlihat sangat tegas dengan senyuman mengembang di dalam bingkai itu .dengan tatapan sendu Radit membalik badannya mengalihkan pandangannya lalu


raditpun duduk di kursi utama yang biasa di kenakan ayahnya ...


dan di ikuti ibunda dan neneknya di sisi kanan dan kirinya ....


ibunya dengan semangat memasukan makanan di subuah piring di depan Radit ...lalu menyuruh putranya itu untuk segera memakannya


meskipun Radit sedang tidak merasa lapar tapi Radit memakan beberapa menu kesukaannya itu ....


sesaat Radit kembali membayangkan wajah bunga yang membuat nya sangat marah saat itu


" pelacuuurrr brengsek ..kenapa selalu ada di pikiranku " gumamnya pelan ....


"kamu ngomong apa nak ? apa masakan nya kurang enak ? " tanya neneknya yang sedikit mendengar ...uncapan cucu yang sangat dia sayangi itu ... karna sepertinya curiga melihat kekesalan di wajah gagah Radit ..


membuat ibunya pun ikut melilik ke arah radit


"kamu ada masalah nak?" tanya ibunya yang kembali mencicipi makanan di setiap menu nya ....