
" Kaka bunga di pinjem dulu yah .." pinta Radit dengan tangan memohon ...
bunga menggeleng kearah Mita ...isyarat agar Mita menolaknya ...
"boleh .... jangan malam2 pulangnya ..." jawab Mita tersenyum melihat bunga cemberut karna kakanya tidak bisa di ajak kerja sama
" makasih ka " senyum Radit mengembang karna mendapat lampu hijau dari Mita
bungapun masuk dalam kamarnya dan mengganti baju yang dia kenakan dengan stelan rok selutut dan atasan berwarna peach dengan lengan yang bolong di kedua sisinya memperlihatkan bagian pundaknya yang putih ...membuat bunga terlihat sangat cantik
merekapun pergi meninggalkan rumah bunga menuju mobil Radit yang terparkir di pinggir jalan...
" eh neng bunga sama pacar nya yah ? ganteng sekali pacar nya neng?" sapa salah satu tetangganya yang berdiri di depan warung sebelah rumah bunga .....
beberapa ibu-ibu di situ juga seperti berbisik-bisik kagum dengan kegantengan Radit.....
" iya Bu bunga duluan Bu " .... jawab bunga sopan
" aduh neng bunga bahagianya ibu liatnya .... neng bunga mah emng wajar pacarnya ganteng dan kaya ... neng bunganya juga cantik. penurut baik hati lagi .... " sambung ibu Ulfa salah satu tetangga yang lain ...
bungapun hanya tersenyum ...dan melambai tangan saat mobil Radit mulai menyalakan mesinnya ...dan langsung pergi meninggalkan kerumunan ibu-ibu rempong itu ....
Radit menggenggam tangan bunga ... sambil sesekali melirik bunga ...dan mencium punggung tangan yang di genggamnya itu ...
bunga hanya tersenyum ...saat ini mungkin hati nya sudah di atas awan karna di perlakukan seperti ini oleh Radit ... ...
bunga merasa menjadi perempuan paling beruntung yang di cintai seorang Raditya ..
karna dia yang hanya seorang yang sederhana ... dicintai oleh laki-laki yang sangat tampan dan kaya raya ....
"nonton mau ?" tanya Radit sambil mengelus-elus tangan bunga yang di genggamnya
" hmmmm" jawab bung mengangguk menandakan dia setuju ...
Radit melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang ....
tiga puluh menit kemudian dia sampai di sebuah mall yang menyediakan 21 cinema .....
Radit memasuki mall dengan menggandeng tangan bunga erat ...
saat ini mereka jadi pusat perhatian para gadis-gadis yang mereka lewati...sebagian berbisik-bisik ... memuji Radit ada juga yang meremehkan bunga ....
" cowoknya ganteng banget .... tapi ga cocok yah ceweknya biasa-biasa aja " bisik gadis yang melewatinya ...
bunga merasa tidak pantas berada bersama radit saat ini ....
tapi Radit menggenggam tangannya lebih erat ...mengisyaratkan agar bunga tidak goyah dengan ucapan gadis-gadis yang hanya iri padanya ....
" udah jangan di dengar " bisik Radit lalu mencium pelipis kepalanya.... dengan mesra.
Radit memesan tiket di loket dan memilih film yang dia ingin tonton ...
Radit memilih film horor .... karna Radit tau bunga sangat penakut ... dan Radit sangat senang melihat bunga ketakutan ...
mereka membeli popcorn dan minuman . .lalu menuju studio dua yang tertulis di lembaran tiket itu ....
Radit memilih kursi pasangan untuk nya dan bunga .... studio cukup penuh saat ini ..
" kenapa giliran kita yang nonton jadi serame ini" gumam Radit seperti tidak terlalu senang
" bagus dong...biar seru ...biar ga takut " jawab bunga puas .... raditpun mendekatkan wajah nya Pada daun telinga bunga
" padahal pengen nerusin yang tadi " bisik Radit. .menyenggolkan tubuhnya Pada bunga tapi mata nya sudah mulai fokus pada layar
" dasar mesum " timpal bunga berbisik sambil melorotkan matanya ....
" wajar lah laki-laki" saut Radit sambil fokus pada tailler film yang sudah mulai di putar
"iya laki-laki tapi kalo terlalu mesum gak wajar" kesal bunga karna sangat risih ...
film mulai di putar dengan adegan yang lucu pada awal film ... tapi seterusnya film nya mulai menegang ...
Radit menontonnya dengan sangat santai berbeda dengan bunga yang mulai tegang saat detik-detik hantu mulai menampakkan wujudnya ....
Radit tersenyum merasa lucu melihat bunga yang mulai menutup wajahnya karna ketakutan ....
radit menggenggam tangan bunga yang sedang menutupi wajahnya ...
sedetikpun Radit tidak mengalihkan pandangannya pada bunga yang menutup matanya rapat-rapat karna ketakutan mendengar suara menegangkan dari layar besar di depannya .....
bunga menarik kedua tangannya lagi lalu menutup wajahnya kembali ...
Radit hanya tersenyum melihat tingkah bunga yang sangat menggemas kan menurutnya ....
lalu bunga membuka wajahnya saat di layar mulai terdengar suara tertawa para pemainnya ....
bunga baru menyadari sedari tadi Radit terus memperhatikannya ....
" film nya di depan jangan ngiliatin aku Mulu " bisik bunga mendorong wajah Radit dengan telapak tangannya ... yang seketika di tangkap Radit ......menempelkannya lagi di pipinya ...
kalau beberapa kali Radit menciumi telapak tangan bunga sambil menajamkan pandangannya pada bunga bunga dengan penuh gairah ....
" dasar mesum " gumam bunga sambil berusaha menarik tangan yang berada di pipi Radit tapi Radit semakin kencang menggenggamnya ....
karna merasa usahanya sia-sia bunga memilih fokus pada film nya kembali .... dan selalu memakamkan matanya rapat saat adegan menyeramkan tiba ...
suara jeritan dan dengungan suara yang menggeregar dari layarpun sentak membuat semua orang di studio itu menjerit histeris ....
begitu juga bunga yang langsung mengalihkan wajah dan menyembunyikannya pada dada Radit ...
setelah sesaat terdengar suara detak jantung Radit yang berpacu cepat membuat bunga tersadar dan kembali mengangkat kepalanya ... terlihat Radit memandangnya dalam .
Radit perlahan mendekatkan wajahnya pada bunga dan mencium bibir bunga dengan lembut ...perlahan me***** bibirnya semakin lama semakin larut dalam ciuman yang memabukkan itu .
.sekarang Radit merasa bibir gadis itu adalah candu baginya ...
. sesekali Radit membiarkan bunga bernafas sejenak lalu menciumnya lagi dan lagi ....
sementara itu bunga yang belum pengalaman dalam hal pacaran .... hanya diam tanpa perlawanan ...
" bales dong ..sayang .hmmm" bisik Radit pada terlinga bunga ...
nafas beratnya seperti orang yang sedang mabuk berat
lalu Radit mengalihkan ciumannya ke arah leher bunga yang begitu indah ....
Radit menyibakkan rambut rambut di leher bunga yang menghalanginya .... lalu terus menciuminya ...
"hmmm" desahan bunga terdengar pelan terlihat bunga juga memejamkan matanya .... Radit beralih kembali ciumannya pada bibir merah bunga ....
tangan satunya memegangi belakang leher bunga m sedangkan satu tangannya berada di pinggang bunga yang tak berlemak sama sekali itu ...
Radit dan bunga sudah dipenuhi dengan gairahnya sekarng....
tangan Radit mulai memasuki baju bunga dan menjelajahi belakang punggungnya dan melepas pengait bra milik bunga ....
dan mulai mengelus-elus dan meremas lembut buah dada bunga yang kencang dan sangat kenyal ......
"hmmmm" desahan lembut bunga kembali terdengar yang sedari tadi di tahannya ....
tangan Radit berpindah mengeluskan tangannya pada paha bunga ...
mengelus-elus kan tangannya...dan mengarah pada selengkapnya bunga yang mulai di penuhi dengan cairan gairah.
Radit perlahan mengelusnya ...lalu memasukkan tangannya dengan perlahan pada celana dalam bunga ..