FALL INTO THE DARKSIDE

FALL INTO THE DARKSIDE
Episode 8



Disuatu malam yang dingin Helen nyenyak dengan tidurnya tiba-tiba ia dikagetkan dengan suara kertas yang terhembus oleh angin


Helen melihat Jo Hui sedang berkutik dengan sebuah kertas Jo Hui memintannya kepada penjaga agar tidak menimbulkan rasa curiga Jo Hui tidak meminta pena, Jo Hui menulis diatas kertas menggunakan tangannya yang lusuh penuh debu dan kotoran


"Kau sedang apa?" Tanya Helen


"Menulis surat aku akan mengirimkan kepada Raja Victor" Balasnya dengan serius


"Lalu bagaimana kau mengirimkan surat itu?" Tanya Helen


"Ada salah satu penjaga dia bertugas di pagi hari, aku membantunya kala itu ketika kita bertemu di Desa Manarola. Dia sangat miskin aku mendengar mereka belum diberi uang kerja selama 2 bulan oleh Raja Javier aku memberikan 2 kantong uang untuknya beserta istri dan 3 anaknya. kami berbincang waktu itu lalu dia berkata akan membantuku jika aku membutuhkannya" Jelas Jo Hui secara seksama


"Kau akan meminta bantuan kepada Raja mu?" Tanya Helen


"Tentu saja, aku yakin beliau akan membantuku" Balas Jo Hui dengan senyum


"Bolehkah aku ikut denganmu?, Aku janji ketika keluar nanti aku akan membantumu membunuh Kristoffer" Kata Helen meyakinkan


"Tentu saja, tanpa kau suruh pun aku sudah meminta Raja ku untuk membantumu juga, kau orang baik tidak mungkin raja tidak mau membantu apalagi dia seorang dewa" Sahut Jo Hui


Setalah dirasa selesai menulis surat, Jo Hui menyembunyikannya dibalik jerami kemudian mereka berdua tertidur dengan pulas karena sangat lelah memikirkan rencana itu


Di lain sisi, Upacara pengangkatan Batrisyia menjadi Ratu dimulai semua keluarga kerajaan dan seluruh pelayan sibuk dengan pekerjaan masing masing


"Kau sudah menjadi ratu, mengingat kondisi ayah dan ibu yang sudah tidak sebugar dulu ayah harap kau bisa bertanggung jawab dan tidak menyelewengkan kekuasaanmu nak" Tegas sang Ayah


"Kini tugas kita menjadikan Batrisyia sudah selesai, apakah kita tidak ingin mencari Helen? Batrisyia.... Tolong rekrut prajurit baru sebanyak mungkin sehingga kita bisa mengalahkan Bangsa Ettiene" Kata Emily


Bagaimanapun Emily juga ibu dari Helen ia juga mencemaskan putri kedua nya itu


Batrisyia berfikir keras, agar tidak menimbulkan rasa curiga Batrisyia mengiyakan perintah ibu nya untuk merekrut prajurit baru dengan jumlah 5000 prajurit dan akan bertambah dengan bergantinya waktu


...----------------...


Seorang laki-laki membawa pedang dan juga mengenakan baju besi sebagai pakaian sehari harinya ia pergi pulang seperti biasanya tanpa menimbulkan kecurigaan setelah menerima surat dari Jo Hui pagi tadi, ia bergegas berganti pakaian lalu pergi ke Dunia Immortal atau dunia lain yang berisikan makhluk makhluk kuat supranatural


Dibekalkan dengan giok kecil bermotif serta berukir sangat indah khas giok Kerajaan Hylos


Setiba nya ia di gerbang istana ia ditanyai beberapa hal namun yang ia mau hanya bertemu dengan Raja Victor. Mengingat rasa bencinya kepada manusi penjaga tersebut melarang manusi masuk namun tak disangka Raja Victor datang dan mempersilahkan manusia itu memperkenalkan dirinya terlebih dahulu


"Siapa dirimu?, ada hal apa kau ingin menemuiku?" Kata Victor


"Salam hormat yang mulia, Saya disini hanya ingin memberikan sepucuk surat dan giok dari Jo hui, saya bertemu Jo hui dan Jo hui banyak membantu saya, saya merasa berhutang padanya untuk itu saya ingin membantu Jo Hui" dia menunduk dan memberikan surat yang masih terlipat rapih kepada Victor


Victor membuka surat itu dan membacanya sekilas


"Tugas saya telah selesai izinkan saya untuk pergi yang mulia"


"Siapa namanu?" Tanya Victor


"Nama saya Hong yang mulia" Balas Hong


Hong terkejut ia tak menyangka akan mendapatkan keberuntungan berlipat-lipat hanya dengan modal nekat


"Terimakasih yang mulia" Kata Hong dengan gembira lalu ia pergi meninggalkan wilayah Hylos


Victor berada di dalam kamarnya, ia terus saja memikirkan surat itu, JoHui berkata bahwa ia bersama seorang Tuan Putri dari kerajaan Angelise ditahanan itu


"Ada hubungan apa antara Angelise dan Ettiene, Aku yang terlaku sibuk mengurus manusia bengis sengingga lupa terhadap keadaan manusia diluar sana" Gerutu Victor sembari mumukul kepala nya dengan pelan


......................


Lapangan Kerajaan Angelise Batrisyia merapatkan barisan para calon prajurit setelah itu Batrisyia menyuruh prajurit lama mengajari teknik dasar peperangan dan memberi ilmu tentang bagaimana mengelabuhi musuh


Batrisyia juga merekrut panglima baru dari putra perdana mentri, Panglima tersebut bernama lengkap changlee.


Changlee sudah belajar selama 25 tahun dan kekuatannya tidak diragukan lagi, Batrisyia menyuruh Changlee untuk megurus perekrutan tersebut tanpa mereka sadari dari atas menara, Victor mendengar dan mengamati aktivitas mereka


"Jadi mereka mengadakan prekrutan prajurit besar besaran untuk menyerang Ettiene..... Ini bisa menjadi kesempatan besar untuk pembebasan Jo Hui" Batin Victor


Victor kemudian pergi menuju kekediaman Finnian, dan menceritakan apa yang sudah terjadi sehingga terbesit dihati victor untuk membebaskan pelayan kepercayaannya itu


"Aku akan membantumu, burung camarku ini akan mengirimkan pesan kepada Jo Hui" Kata Finnian dan Victor pun banyak berterimakasih kepada teman baiknya itu


Burung Camar terbang tinggi menembus batas Immortal ia berkeliling diatas Istana Ettiene untuk mencari keberadaan Jo Hui. Tidak butuh waktu lama Burung camar itu mencium bau khas Jo Hui dan masuk lewat jendela yang tidak tertutup


Jo Hui langsung mengenali burung camar tersebut dengan gembira Jo Hui berkata


"Sangat cepat bukan Raja Victor mengirimkan balasan pesanku"


Helen tidak tau maksud dari Jo Hui berkata seperti itu namun Helen lebih heran lagi ketika kicauan burung camar seakan-akan ia sedang berbicara kepada Jo Hui dan Jo Hui pun mengangguk tanda paham


"Kau bisa mengerti bahasa hewan?" Tanya Helen


"Kami di dunia immortal dapat berbicara walaupun itu hewan sekalipun kami bisa berinteraksi dengan baik" Jawab Jo Hui


Burung camar berkicau kembali lalu ia pergi meninggalkan mereka berdua tanda ia berpamitan kepada Jo hui


"Apa yang di katakan burung itu Jo Hui?" Tanya Helen


"Raja Victor memberitahu bahwa akan ada penyerangan di kerajaan ettiene jadi kita harus sabar menunggu waktu itu tiba" Kata Jo Hui lalu dibalas anggukan oleh Helen


"Jadi kita akan diselamatkan?"


"Iya kita hanya perlu menunggu saja" Balas Jo hui


Dalam lamunannya JoHui berfikir, jika memang benar Raja Victor melakukan penyerangan maka Kristoffer akan berubah menjadi seperti Alphonsus, itu tidak akan baik bagi kelangsungan hidup manusia.


"Tidak mungkin Raja Victor berani melangkahkan kaki kesini, ia juga pasti memikirkan manusia lain. Aku harus mencari cara agar pembunuhan Kristoffer tidak dilakukan disini" Batin Jo Hui yang masih melamun