FALL INTO THE DARKSIDE

FALL INTO THE DARKSIDE
Episode 7



Setelah membaca surat itu Kristoffer bingung dan bertanya tanya "mengapa Batrisyia ingin sekali Helen mati, apakah ada persaingan saudara?"


"Aku mencintai Helen tapi jika mengingat penolakan itu, hati ku hancur berkeping keping aku tidak pernah ditolak oleh siapapun. Aku calon raja tidak menerima penolakan dari siapapun! Akan ku pastikan Helen mati ditanganku!"


Flashback Off


Suara langkah kaki menggema memenuhi lorong gelap menuju penjara dan suara itu langsung dikenal oleh Helen


"Heii! Lihatlah. Saudara mu mengirim surat kepadaku, kau ingin mendengarnya tidak?" Tanya Kristoffer


Helen tak menjawab dan hanya melihat sembarang dengan wajah acuh


"Jika tidak ada jawaban aku anggap kau menginginkannya jadi biar ku beri tahu saja" Kristoffer melangkah kan kaki kesana dan kemari di luar jeruji besi


"Batrisyia menginginkan mu untuk mati, aku rasa keluarga mu tidak mengharapkan dirimu untuk pulang. Daripada Angelise menjadi wilayah kekuasaanku mereka lebih mengorbankan dirimu hahahahah" Gelak tawa Kristoffer yang membuat seluruh penjaga takut


Helen membenarkan perkataan Kristoffer daripada Angelise jatuh ditangannya lebih baik dia yang mati, namun entah mengapa hati helen seperti ditusuk pedang mendengar perkataan Kristoffer


"Maka Lakukanlah" Kata Helen


"Aku tidak akan membunuhmu begitu saja sebelum aku melihat penyiksaan untuk mu Helen yang cantik" Sahut Kristoffer sambil mengusapkan tangannya di puncak kepala Helen lalu pergi


Tak lama setelah Kristoffer pergi ada 1 tahanan laki-laki yang datang dengan 2 penjaga berbadan kekar


Helen melihatnya dengan seksama dan berucap dalam hati "Disini adalah tahanan khusus, aku pikir tidak ada tahanan lagi selain aku disini, namun jika ada tahanan baru masuk , berarti dia bukan lah orang biasa, dia mungkin dari kerajaan lain. Inilah kesempatanku untuk bekerja sama"


Setelah tahanan baru itu didorong masuk kedalam sel, 1-2 menit hanya suara hening dan hembusan angin dari ventilasi menguasai penjara hingga akhirnya pertanyaan Helen menyadarkan lamunan Tahanan baru tsb


"Hai... Perkenalkan aku Helen, siapa namamu?" Helen mengulurkan tangannya


"Namaku Jo Hui" Balas Jo hui dengan mengulurkan tangannya


"Ngomong ngomong bagaimana kau bisa masuk ke sini, dan darimana asal usulmu?" Tanya Helen dengan nada halus


"Aku adalah suruhan Raja Victor Kerajaan Hylos. Raja mendengar bahwa Kerajaan Ettiene memiliki Putra Mahkota dia adalah reinkarnasi Iblis Alphonsus, dan harus dimusnahkan sebelum dia menjadi seorang raja" Jelas Jo Hui


Raja Victor adalah Raja penguasa dari dunia kegelapan dan lebih dikenal Dewa Kegelapan, Dewa yang akan menghukum manusia manusia bengis selama hidupnya.


"Apa??!" Helen terkejut tidak ia sangka bahwa mantan kekasihnya itu adalah reinkarnasi seorang iblis yang terkenal bengis


Seluruh dunia tahu bahwa Iblis Alphonsus adalah Iblis yang tak kenal kasihan ia hanya memikirkan nafsunya saja tanpa memikirkan orang lain.


Iblis Alphonsus dahulu dibunuh oleh Dewa Finnian yang tidak lain adalah Dewa Kesucian ia tidak ingin Alphonsus memasuki wilayah manusia dan meratakan seluruh umat manusia dengan alasan manusia lebih lemah dibanding para iblis


"Mengapa sekarang menjadi tugas Raja Victor?" Tanya Helen terheran heran


"Karena Alphonsus sudah bereinkarnasi menjadi manusia, jadi tugas itu sudah menjadi kewajiban Raja Victor" Tegas Jo Hui


Helen berkata dalam hatinya "Sudah kuduga dia pasti bukan orang sembarangan, Raja Victor tidak mungkin diam saja jika mengetahui anak buahnya ditahan oleh musuhnya sendiri, mungkin aku bisa merancang sesuatu agar terbebas dari sini bersamanya"


"Terimaksih... Tapi jika aku boleh tau, asal usulmu ini darimana? Ceritakanlah kejadianmu hingga kau bisa sampai di sini" Ucap Jo hui sambil memakan sisa nasi yang Helen makan tadi pagi


Helen Pun menceritakan apa yang terjadi pada dirinya


...----------------...


Disatu sisi


seorang laki laki bertubuh tinggi besar lari terbirit birit


"Yang Mulia.... Jo Hui telah tertangkap oleh Kristoffer, Ampuni kami yang mulia" Kata Lie Huang Teman seperjuangan Jo Hui


"Aku sudah menduga nya, kalian bertindak terlalu cepat dan tidak memberikanku kabar apapun. biarkan Jo Hui disana sementara, aku akan memikirkan bagaimana melepaskan Jo hui terlebih dahulu" Jawab Victor dengan nada santai seperti tidak terjadi apapun


Victor keluar membuat janji kepada Dewa Finnian untuk menanyakan perihal pembantaian Alphonsus atau Kristoffer


"Dia tidak bisa dipertemukan dengan Dewa karena jika dia mencium bau kesucian para dewa, pasti dia akan menghipnotis seluruh manusia agar melawan Dewa tersebut" Kata Dewa Finnian menatap burung camar yang hinggap di balkon istananya


"Lalu bagaimana cara membunuhnya temanku? Anak buah kepercayaanku sudah dipenjara dikerajaannya" Tanya Victor


"Kau harus merencanakan sesuatu yang bisa membuatnya terjebak, cari tahu kelemahannya"


"Bagaimana aku bisa mencari kelemahannya jika aku tidak bisa pergi ke sana" Sahut Victor dengan nada sedikit meninggi karena rasa bingung yang melandanya


"Berusahalah Victor, Takdir sedang berjalan dan keberhasilanmu sedang diproses" Jawab Finnian dengan senyum keyakinan


Victor yang mendengar itu hanya menatap Finnian dengan wajah serius


...----------------...


Raymond merasa gundah sudah beberapa pekan ia mulai mengunjungi Kerajaan Ettiene namun tidak ada hasil, ia tidak bisa bertemu dengan Helen, jika Raymond bertanya mengenai Helen selalu saja Kristoffer menjawab dengan jawaban yang sama "Helen berada di kamar khusus dan tidak boleh dibuka selain perintah dari Kristoffer"


Dan bodohnya Raymond percaya padahal Helen berada didalam penjara


Di satu sisi Batrisyia sangat gembira karena 2 hari lagi acara pengangkatannya menjadi Ratu


"Tidak ada saingan lagi di kerajaan ini, jika saja Helen masih disini mungkin orang-orang akan membandingkan ku dengannya. aku tidak tahu apa yang ada dipikiran mereka sehingga percaya kepada Helen. Helen adalah wanita pembual yang suka mencari muka" Geretu Batrisyia mondar mandir didalam kamarnya ia juga ditemani pelayan setianya, Sian


"Tapi jika Helen lolos dan rencana mu terbongkar bagaimana Tuan Putri?" Tanya Sian


"Tidak mungkin, karena aku sudah memerintahkan Kristoffer untuk membunuhnya" Jawab Batrisyia


"Aku hanya takut sesuatu terjadi pada anda Tuan Putri" Tegas Sian


"Kau tidak usah khawatir Sian.... Semua sudah ku atur dan lihat, Rencana awal ku saja berhasil... Kita hanya menunggu kabar dari Kristoffer saja" Jelas Batrisyia meyakinkan pelayannya tersebut


"Aku tidak gelisah tentangmu bodoh! Aku hanya takut terseret atas kasusmu yang sangat busuk ini! Aku mempunyai keluarga yang harus ku hidupi" Kata Sian dalam hati nya